Bitcoin diperdagangkan lebih tinggi pada Kamis setelah laporan pekerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan memperkuat harapan bahwa Federal Reserve dapat mulai menurunkan suku bunga pada tahun ini, yang memperbaiki prospek untuk aset-aset yang sensitif terhadap likuiditas.
Laporan ketenagakerjaan bulan Juni menunjukkan pasar tenaga kerja AS terus mendingin tanpa tanda-tanda penurunan tajam.
Imbal hasil Treasury dan dolar AS turun setelah rilis tersebut. Pada saat yang sama, para pedagang meningkatkan taruhan mereka pada pelonggaran moneter, menyediakan latar belakang yang mendukung untuk cryptocurrency.
Perkrutan AS Melambat Seiring Revisi Penurunan Perolehan Penggajian Sebelumnya
Ekonomi AS menambahkan 57.000 pekerjaan non-pertanian pada bulan Juni<span style="font-weight: 400;", turun dari revisi 129.000 pada bulan Mei<span style="font-weight: 400;", menurut Biro Statistik Tenaga Kerja<span style="font-weight: 400;". Tingkat pengangguran turun sedikit menjadi 4,2% dari 4,3%<span style="font-weight: 400;", sementara pendapatan rata-rata per jam naik 0,3% selama sebulan<span style="font-weight: 400;", dan 3,5% dari tahun sebelumnya<span style="font-weight: 400;".
Laporan tersebut juga merevisi angka penggajian untuk April dan Mei<span style="font-weight: 400;", turun secara gabungan sebesar 74.000<span style="font-weight: 400;", menunjukkan bahwa perekrutan lebih lemah dari yang diperkirakan sebelumnya.
Sementara itu, tingkat partisipasi angkatan kerja turun menjadi 61,5% dari 61,8%<span style="font-weight: 400;". Hal ini menunjukkan bahwa lebih sedikit orang Amerika yang bekerja atau aktif mencari pekerjaan.
Perolehan pekerjaan terkonsentrasi pada layanan profesional dan bisnis, perawatan kesehatan, dan bantuan sosial. Sektor rekreasi dan perhotelan kehilangan 61.000<span style="font-weight: 400;", mencerminkan perekrutan musiman yang lebih lemah dari biasanya.
Imbal Hasil Treasury, Dolar Mundur Seiring Pasar Memasukkan Kebijakan yang Lebih Longgar
Pasar keuangan menafsirkan laporan tersebut sebagai dukungan bagi jalur kebijakan moneter yang kurang restriktif.
Bitcoin dan Ether keduanya bergerak lebih tinggi setelah rilis laporan saat investor berputar ke aset berisiko. Pada saat yang sama, imbal hasil Treasury AS menurun, dengan imbal hasil dua tahun yang sensitif terhadap kebijakan turun bersamaan dengan imbal hasil patokan 10 tahun.
Indeks Dolar AS juga melemah saat para pedagang menilai ulang prospek suku bunga.
Laporan tersebut memperkuat harapan bahwa Fed dapat mulai melonggarkan kebijakan jika data inflasi yang akan datang terus moderat. Suku bunga yang lebih rendah umumnya memperbaiki kondisi keuangan dengan mengurangi biaya pinjaman dan mendukung likuiditas.
Latar belakang ini secara historis telah menguntungkan cryptocurrency dan aset berisiko lainnya.
Harapan Terhadap Fed Tetap Jadi Fokus
Meskipun laporan pekerjaan saja tidak mungkin menentukan keputusan kebijakan berikutnya dari Fed, laporan tersebut menambah bukti bahwa pasar tenaga kerja secara bertahap kehilangan momentum daripada terlalu panas.
Itu membuat rilis inflasi yang akan datang, termasuk data Indeks Harga Konsumen dan Pengeluaran Konsumsi Pribadi, sebagai katalis utama berikutnya bagi pasar dalam menilai waktu pemotongan suku bunga pertama bank sentral.
Bagi investor kripto, kombinasi perekrutan yang lebih lembut, imbal hasil Treasury yang lebih rendah, dan dolar yang melemah memperkuat kondisi makro yang telah mendukung aset digital selama siklus pelonggaran sebelumnya.
Ringkasan Akhir
- AS menambahkan 57.000 pekerjaan pada bulan Juni, sementara penggajian April dan Mei direvisi turun secara gabungan sebesar 74.000, menunjukkan pasar tenaga kerja yang mendingin.
- Bitcoin menguat seiring imbal hasil Treasury dan dolar AS yang turun, memperkuat harapan bahwa Federal Reserve dapat bergerak lebih dekat untuk memotong suku bunga jika inflasi terus mereda.







