A16z Launches $2.2B Crypto Fund Amid AI Boom

TheNewsCryptoDipublikasikan tanggal 2026-05-06Terakhir diperbarui pada 2026-05-06

Raising $2.2 billion for its sixth crypto-focused fund, the crypto-focused branch of venture capital company Andreessen Horowitz is now funding crypto startups.

The fifth Crypto Fund, according to a Tuesday blog post by a16z Crypto, will support entrepreneurs that are “turning new infrastructure into products people use every day.” This includes projects like stablecoins, prediction markets, perpetual futures, and tokenized assets.

Eddy Lazzarin, Guy Wuollet, Ali Yahya, and Chris Dixon, founder and managing partner of a16z Crypto, warned in a blog post that software is becoming more complicated and untrustworthy. More companies are putting their money into the internet’s backbone than in the past. The value of the qualities that crypto networks were intended to deliver actually increases in that setting, rather than decreasing, they noted.

Crypto Lucrative Despite AI Boom

The news that A16z has raised a new fund only one day after Haun Ventures announced a $1 billion fund for cryptocurrency and AI suggests that there is still a significant desire for crypto among venture capitalists, even if most of the money has gone toward AI.

According to a research published in April by Crunchbase, artificial intelligence (AI) companies received a record $242 billion in venture capital in the first quarter of 2026. The technology was responsible for 80% of the record $300 billion in worldwide venture capital investment during the same quarter.

Launched four years ago in May 2022, coinciding with the implosion of the Terra blockchain and triggering a domino effect of crypto firm bankruptcies and governmental crackdowns, Crypto Fund 5 is smaller than its predecessor, a16z Crypto, which had a record $4.5 billion crypto-focused fund.

“One of those quieter moments” in the cycle is upon crypto, according to A16z, and the market is looking for “what people keep using when the hype fades.”

Highlighted Crypto News Today:

Saylor Signals Possible Bitcoin Sell-Off to Calm Markets Amid Recent Q1 Earnings Call

TagsAltcoinBitcoin

Bacaan Terkait

Pengamatan Pasar Metrics Ventures: Saat "Perlombaan Mata Uang Buruk" Menjadi Norma, Bagaimana Memilih Aset Perlindungan Nilai?

**Pengamatan Pasar Metrics Ventures: Memilih Aset Safe Haven di Era "Persaingan Mata Uang yang Buruk"** Laporan bulanan Metrics Ventures untuk Juli-Agustus menyoroti tren makro ekonomi global di tengah ketidakpastian kebijakan moneter AS. Analisis menyimpulkan bahwa era "persaingan mata uang yang buruk" di antara negara-negara Barat telah menjadi norma, di mana kepercayaan terhadap mata uang fiat terus terkikis. Pasar bereaksi secara terpecah: pasar saham AS tampak percaya diri, sementara pasar obligasi dan valuta asing menunjukkan sinyal ketidakpercayaan. Logam mulia seperti emas telah menemukan dasar harga, mencerminkan konsensus bank sentral tentang tren penurunan mata uang yang tak terhindarkan. Menatap ke depan untuk kuartal III-IV, laporan ini merekomendasikan fokus pada aset-aset berikut: 1. **Sumber daya strategis** seperti tembaga dan listrik, yang terkait dengan ketegangan rantai pasokan global. 2. **Emas**, sebagai penyimpan nilai yang terus menilai ulang hilangnya kredibilitas mata uang. 3. **Aset-aset China (RMB)**, khususnya di sektor teknologi (contoh: indeks STAR 50), yang tren bullish-nya dinilai tetap kuat. 4. **Saham sumber daya komoditas** dalam pasar China, yang dianggap memiliki valuasi menarik dengan opsi imbal hasil dari kenaikan harga logam. Sementara itu, pasar cryptocurrency diperkirakan sulit mencatatkan kinerja unggul besar sebelum adanya pelonggaran likuiditas berlebih atau sebelum pertumbuhan AI sepenuhnya terharga di pasar. Inti laporan menekankan bahwa intervensi kebijakan (seperti intervensi nilai tukar AS-Jepang dan penggunaan fasilitas FIMA) menandakan pergeseran dalam pengelolaan moneter global. Dalam iklim ini, logam dan sumber daya nyata dipandang sebagai strategi berisiko rendah dengan nilai ekspektasi (EV) positif dalam jangka menengah.

marsbit1j yang lalu

Pengamatan Pasar Metrics Ventures: Saat "Perlombaan Mata Uang Buruk" Menjadi Norma, Bagaimana Memilih Aset Perlindungan Nilai?

marsbit1j yang lalu

Agustus, 'Bull Market' Wall Street Kembali, 'Sifat Judi' Juga Kembali

August menyaksikan kembalinya "bull market" di Wall Street, dengan S&P 500 mencapai rekor tertinggi baru. Sentimen investor berbalik positif dengan cepat setelah penjualan Juli, didorong oleh musim laba korporat yang luar biasa kuat (laba Q2 naik >50%) dan data inflasi AS yang lebih lembut, yang mengurangi tekanan kenaikan suku bunga Fed. Uang mengalir deras kembali ke saham teknologi dan produk leverage seperti ETF leverage dan opsi call, menandakan kembalinya "semangat berjudi". Saham chip seperti Super Micro Computer melonjak ~38% pada Agustus. Strategi leverage pada indeks luas berkinerja baik, berbeda dengan leverage pada saham tunggal. Namun, kenaikan cepat ini juga menimbulkan kewaspadaan. Pasar saat ini mematok skenario "masa keemasan" yang hampir sempurna: pertumbuhan kuat, suku bunga terbatas, dan guncangan sementara. Sinyal yang saling bertentangan muncul: harga minyak melonjak, imbal hasil obligasi pemerintah jangka panjang tetap tinggi (menandakan kekhawatiran inflasi jangka panjang), sementara indeks ketakutan VIX turun. Para analis memperingatkan bahwa kondisi ini sangat rapuh dan tidak memberikan ruang untuk kesalahan. Intinya: Pasar saham merayakan prospek soft landing dan siklus laba AI, tetapi pasar obligasi mengisyaratkan risiko yang belum terselesaikan. Pertarungan antara narasi optimis "Goldilocks" dan kekhawatiran inflasi jangka panjang akan menjadi tema utama di paruh kedua 2026.

marsbit2j yang lalu

Agustus, 'Bull Market' Wall Street Kembali, 'Sifat Judi' Juga Kembali

marsbit2j yang lalu

Trading

Spot
活动图片