Sementara mata uang kripto terkemuka Bitcoin sulit bertahan di atas level $60.000, laju adopsinya terus meningkat.
Saat ini, seorang analis menyatakan bahwa laju adopsi $BTC akan tetap stabil, dan bahwa pertumbuhan ini didorong oleh tiga faktor utama.
Kepala Departemen Riset Grayscale, Zach Pandl, menerbitkan laporan yang menyatakan bahwa meskipun ada tekanan baru-baru ini pada harga bitcoin, ia percaya bahwa adopsi bitcoin meningkat dan akan terus meningkat dalam jangka menengah dan panjang karena tiga alasan.
Pertama, adalah pertumbuhan utang pemerintah AS yang tidak berkelanjutan. Ini meningkatkan risiko inflasi dan depresiasi mata uang, yang dapat mendorong berbagai investor untuk mencari aset langka dan penyimpan nilai.
Kedua, stablecoin dan tokenisasi telah dipertimbangkan. Menurut Pandl, stablecoin akan memastikan adopsi luas teknologi blockchain dalam layanan keuangan. Dan seiring penyebaran teknologi, semakin banyak perantara yang akan memiliki infrastruktur dan kondisi peraturan yang diperlukan untuk menyimpan dan memperdagangkan bitcoin.
Ketiga, investor muda menunjukkan minat yang jauh lebih besar pada aset digital, dan investasi alternatif telah menjadi komponen standar dari portofolio investasi. Dalam hal ini, investor institusional, platform manajemen aset, dan individu akan terus memasukkan bitcoin ke dalam portofolio yang terdiversifikasi melalui instrumen seperti ETF yang tersedia saat ini.
Apakah Pasar Bear Bitcoin Berakhir?
Pandl juga menyatakan bahwa pasar bear bitcoin tidak mengubah harapan kami terhadap pertumbuhan penggunaannya seiring waktu, seraya menambahkan bahwa pasar bear $BTC mungkin akan segera berakhir.
Analis ini percaya bahwa pasar bear baru-baru ini mungkin mendekati akhir karena harga $BTC mulai stabil. Menurut Pandl, meskipun fluktuasi harga bitcoin jangka pendek bersifat volatil, basis investor jangka menengah dan panjang terus berkembang. Ini menunjukkan bahwa kelemahan pasar saat ini tidak mengubah sentimen investor bitcoin jangka panjang.
Pada tahap ini, Pandl percaya bahwa mempertimbangkan siklus empat tahun klasik halving saja tidak cukup untuk memahami masa depan bitcoin. Dari sudut pandang ini, analis melihat periode saat ini bukan sebagai periode di mana bitcoin secara otomatis harus mengalami penurunan lebih dalam karena siklus empat tahun, tetapi lebih sebagai fase konsolidasi yang ditentukan oleh kondisi makroekonomi.
Dengan demikian, Pandl mencatat bahwa penilaiannya tidak berarti dimulainya tren naik baru yang tegas dalam bitcoin, tetapi stabilisasi harga dan perluasan berkelanjutan basis investor jangka panjang memperkuat harapannya bahwa pasar bear saat ini mungkin memasuki tahap akhirnya.
*Ini bukan rekomendasi investasi.
end-content






