Robbie Mitchnick, Kepala Departemen Aset Digital Blackrock, mengumumkan perubahan ini kemarin di siaran Bloomberg Television, dengan menyatakan:
"Sekarang pengguna bitcoin dapat menukar BTC dengan IBIT senilai minimal $1 juta. Sebelumnya, ambang batas ini adalah $25 juta."

Pertukaran in-kind memungkinkan peserta yang berwenang menyerahkan bitcoin fisik dan menerima saham IBIT sebagai gantinya, alih-alih menyelesaikan transaksi dengan uang tunai. Peserta yang berwenang biasanya adalah bank besar atau perusahaan perdagangan yang memiliki lisensi untuk membuat dan menebus saham dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) langsung dari penerbitnya.
Lebih awal di tahun 2026, regulator mengizinkan Blackrock dan penerbit lain untuk menawarkan mekanisme ini untuk spot bitcoin ETF mereka, dan sejak itu iShares Bitcoin Trust secara bertahap memperluas lingkaran pihak yang dapat memanfaatkannya.
Mengapa Ambang Batas Minimum Penting
Dengan ambang batas $25 juta, konversi in-kind pada dasarnya hanya tersedia untuk market-maker besar dan unit perdagangan institusional yang mampu memindahkan jumlah bitcoin sebanyak itu sekaligus. Penurunan ambang batas menjadi $1 juta memungkinkan lebih banyak peserta yang berwenang dan investor institusional menengah untuk berpartisipasi dalam mekanisme tersebut.
Hasil praktisnya adalah hubungan yang lebih erat antara harga saham IBIT dan harga spot dasar bitcoin. Ketika lebih banyak peserta dapat melakukan arbitrase terhadap dana secara langsung berkaitan dengan aset yang dimilikinya, perbedaan harga akan lebih cepat disesuaikan, yang pada akhirnya akan menguntungkan pemegang saham biasa IBIT melalui peningkatan likuiditas di pasar sekunder dan penyempitan spread antara harga bid dan ask.
Ada juga aspek perpajakan: misalnya, konversi langsung bitcoin menjadi saham IBIT secara in-kind memungkinkan institusi yang telah memiliki aset tersebut menghindari perpajakan yang timbul dari penjualan tunai — sebuah keunggulan struktural yang tidak dapat ditawarkan oleh ETF dengan penyelesaian tunai.
Blackrock menyatakan bahwa mereka bermaksud untuk terus menurunkan ambang batas ini; sebelumnya Mitchnick mencatat bahwa perusahaan berharap pada akhirnya membuat konversi 'in-kind' tersedia 'untuk transaksi dalam volume berapa pun'.
Seri Arus Masuk Dana ke IBIT Berlanjut
Penurunan ambang batas minimum ini terjadi di tengah kinerja yang kuat dari produk bitcoin andalan Blackrock. Pekan lalu, IBIT menarik $479 juta dalam tiga hari, yang merupakan sekitar 76% dari total arus masuk ke spot bitcoin ETF selama periode tersebut. Pada awal Agustus, spot bitcoin ETF secara keseluruhan juga mencatat lima hari berturut-turut arus masuk bersih, menarik lebih dari $750 juta dalam seminggu, meskipun harga bitcoin berfluktuasi di bawah level $65.000.
Ada kontras yang tajam dengan dana GBTC dari Grayscale: sejak konversinya menjadi ETF pada 2024, dana tersebut telah kehilangan sekitar $27,47 miliar dalam bentuk arus keluar kumulatif, karena investor beralih ke produk dengan biaya lebih rendah seperti IBIT. Mekanisme investasi in-kind yang lebih murah dan likuid memberikan Blackrock keunggulan lain dalam persaingan ini, karena investor institusional yang telah memiliki bitcoin secara langsung kini dapat beralih ke saham IBIT dengan lebih efisien tanpa harus menjual posisi mereka terlebih dahulu untuk mendapatkan uang tunai.
Sejak diluncurkan pada Januari 2024, IBIT telah berkembang menjadi spot bitcoin ETF terbesar berdasarkan aset, dan Blackrock memandang produk ini sebagai andalan dalam strategi perusahaan yang lebih luas untuk memajukan aset digital, yang sekarang mencakup ETF ethereum dan rangkaian inisiatif tokenisasi yang berkembang.
Ke depannya, penurunan ambang batas minimum ini kemungkinan besar bukan perubahan terakhir dalam mekanisme operasi IBIT, karena analis memperkirakan Blackrock dan penerbit pesaing akan terus menyempurnakan proses kreasi dan penebusan seiring dengan matangnya pasar spot bitcoin ETF dan peningkatan volume perdagangan harian. Para ahli mencatat bahwa pertumbuhan transaksi 'in-kind' adalah metrik yang perlu diwaspadai, karena peningkatan proporsi transaksi 'in-kind' dibandingkan dengan transaksi tunai dalam kreasi dan penebunan unit biasanya dipandang sebagai tanda struktur pasar yang lebih efisien dan matang.
end-content




