Ditulis oleh: Ma Mengniu, Deep Tide TechFlow
Indeks Dolar AS: Jatuh di Bawah 96, Rekor Terendah Tiga Bulan
Pada Senin, indeks dolar AS turun 0,84%, ditutup pada 96,219, jatuh di bawah level 96, mencapai rekor terendah tiga bulan. Ini merupakan kelanjutan tren pelemahan dolar yang berlanjut sejak awal 2026, turun dari sekitar 103 poin di awal tahun, dengan total penurunan hampir mendekati 7%.
Ini juga tidak lepas dari kontribusi Trump. Pada Selasa, ketika ditanya apakah ia menganggap dolar telah turun terlalu jauh, Trump mengatakan kinerja dolar "sangat baik". Komentar Trump ini meningkatkan tekanan pada dolar, dan nilai tukar dolar segera jatuh ke titik terendah dalam hampir empat tahun.
Selain itu, pasar sedang menanti dengan napas tertahan pertemuan kebijakan suku bunga Fed pada 29 Januari. Semua ekonom sepakat memperkirakan Fed akan mempertahankan suku bunga pada 3,50%-3,75% tidak berubah, tetapi fokus sebenarnya terletak pada sikap Powell. Di bawah tekanan politik pemerintahan Trump (Departemen Kehakiman bahkan mengancam akan melakukan penyelidikan kriminal terhadap Powell), bagaimana Ketua Fed menyeimbangkan independensi kebijakan dengan ekspektasi pasar akan secara langsung mempengaruhi pergerakan dolar selanjutnya.
Di balik kelemahan dolar terdapat masalah struktural: porsi dolar dalam cadangan devisa global jatuh di bawah 60%, porsi cadangan devisa emas naik menjadi 25,94%. Kebijakan tarif Trump (mengancam memberlakukan tarif 100% untuk Kanada, tarif untuk Korea Selatan telah dinaikkan menjadi 25%) semakin melemahkan kepercayaan terhadap dolar. Pasar sedang menyaksikan kembalinya "hak istimewa dolar" menjadi "mata uang normal".
Logam Mulia: Emas Bertahan di Atas $5000, Perak Hentikan Pembelian
Emas spot bertahan di atas $5000, sempat menembus $5200, porsi cadangan devisa emas naik menjadi 25,94% pada Januari 2026, rekor tertinggi sepanjang masa. Bank Sentral China telah menambah pembelian emas selama 14 bulan berturut-turut, menunjukkan percepatan tren "de-dolarisasi" global.
Perak naik lebih dari 5% pada Senin, menembus $110/ons. Permintaan ritel dari China dan India kuat, produsen telah mengalihkan produksi dari perhiasan perak ke produk investasi. Perlu dicatat, dana futures perak Silver Fund China mulai 28 Januari menghentikan pembelian, yang biasanya merupakan sinyal pasar yang terlalu panas.
Pandangan institusi terbelah: Citibank melihat perak naik hingga $120, CICC memperingatkan bahwa jika risiko geopolitik tidak meningkat, emas mungkin mengalami tekanan jangka pendek, tetapi ruang penyesuaian terbatas. Huaxi Securities memprediksi kenaikan harga emas pada tahun 2026 mungkin berada di kisaran 10%-35%.
Saham AS: Saham Teknologi Terbelah, Sektor Kesehatan Anjlok
Pada Senin, saham AS dibuka dengan perbedaan jelas, Dow Jones turun 0,62%, Nasdaq naik 0,57%, indeks S&P 500 naik 0,27%. Sektor teknologi menunjukkan kinerja kuat, Apple naik 3%, Meta naik 2,1%, Microsoft naik 0,9%, tetapi saham konsep rencana kesehatan memimpin penurunan, UnitedHealth anjlok hampir 17%, Humana turun lebih dari 16%, CVS Health turun hampir 10%, menyeret kinerja Dow Jones.
Ini adalah hari perdagangan terakhir sebelum pertemuan kebijakan Fed pada 28 Januari. Pasar sedang mencerna dua informasi kunci: pertama, Trump mungkin menunjuk ketua Fed baru minggu ini (masa jabatan Powell berakhir Mei), kedua, risiko penutupan pemerintah kembali memanas.
Tahun 2026 saham AS menunjukkan perputaran gaya yang jelas: indeks Russell 2000 untuk saham berkapitalisasi kecil secara berturut-turut 14 hari mengungguli S&P 500, menciptakan rekor kemenangan beruntun terpanjang sejak 1996. Investor sedang beralih dari raksasa teknologi AI ke sektor defensif dan saham berkapitalisasi kecil, di baliknya adalah kekhawatiran atas valuasi saham teknologi yang terlalu tinggi dan profitabilitas AI — pengeluaran modal Microsoft, Alphabet, Amazon, dan Meta diperkirakan tumbuh 34% menjadi $440 miliar, tetapi siklus pengembalian masih belum jelas.
Pendiri Bridgewater Associates, Dalio,直言, demam AI berada dalam "tahap awal gelembung". Pasar sedang menunggu jawaban, setelah tiga tahun pasar bull, dapatkah AI terus mendorong indeks mencapai rekor baru?
Kripto: Berjuang dalam Bayangan Logam Mulia
Bitcoin dan Ethereum terus mengalami tekanan, pasar sedang memilih dengan kaki, ketika kebutuhan lindung nilai yang sesungguhnya datang, dana mengalir ke logam mulia berusia ribuan tahun, bukan ke kripto yang berusia belasan tahun. Narasi "emas digital" terlihat sangat pucat dibandingkan dengan kenaikan perak lebih dari 50% dan emas naik 17% sepanjang tahun.
Perubahan lain adalah, berbagai bursa sedang gencar meluncurkan pasangan perdagangan untuk saham AS dan logam mulia, likuiditas ada di mana, perhatian ada di mana, kripto masih dalam konsolidasi, menunggu pemulihan.
Logika Inti: Restrukturisasi Sistem Kepercayaan
Inti dari perubahan pasar ini adalah kontraksi struktural sistem kepercayaan dolar. Ketika pemerintahan Trump merusak tatanan global melalui kebijakan tarif, ketika Departemen Kehakiman mengancam menyelidiki Ketua Fed, pasar sedang menilai kembali nilai jangka panjang dolar.
Pertemuan kebijakan suku bunga Fed akan mengungkap bagaimana pembuat kebijakan menanggapi dilema ini: terus menurunkan suku bunga dapat memicu inflasi dan depresiasi dolar, tetapi mempertahankan suku bunga tinggi dapat merusak ekonomi. Hilangnya "jalur bebas risiko" ini正是 merupakan ketidakpastian terbesar pasar saat ini.
Peringatan Risiko: Volatilitas logam mulia meningkat, risiko koreksi perak naik; dolar mungkin rebound teknis karena sikap "hawkish" Fed; likuiditas kripto rapuh.
Artikel ini hanya sebagai observasi pasar, bukan merupakan saran investasi.





