Awal Agustus bagi Bitcoin ternyata menjadi periode tekanan yang cukup signifikan dari para penjual. Dalam beberapa hari, investor ritel menjual sekitar 32 ribu BTC dengan mencatat kerugian. Hal ini diungkapkan kepada "Izvestia" pada 3 Agustus oleh analis keuangan Bitbanker, Andrei Poroshin.
"Sementara investor perorangan keluar dari pasar di tengah penjualan emosional, pelaku jangka panjang secara bertahap mengakumulasi penawaran. Secara historis, periode seperti ini tidak selalu menjadi sinyal langsung untuk kenaikan, namun justru pada fase-fase inilah fondasi untuk siklus naik berikutnya sering terbentuk," kata ahli tersebut.
Salah satu faktor utama untuk pasar kripto minggu ini adalah data makroekonomi Amerika Serikat. Pada hari Senin, investor menantikan publikasi indeks aktivitas bisnis sektor manufaktur AS ISM Manufacturing PMI. Jika indikator ini ternyata di atas 50 poin, hal ini akan mengindikasikan ketahanan sektor industri ekonomi Amerika. Namun, data yang kuat secara bersamaan dapat mengurangi kemungkinan pelonggaran kebijakan Federal Reserve (The Fed) yang cepat, yang akan menjadi faktor penghambat bagi aset berisiko, termasuk Bitcoin.
Peristiwa penting lainnya, tambah ahli tersebut, adalah publikasi laporan ketenagakerjaan Non-Farm Payrolls pada hari Jumat. Data ini secara tradisional mempengaruhi ekspektasi pasar terkait keputusan Fed selanjutnya dan mampu menyebabkan volatilitas yang meningkat.
Menurut Poroshin, situasi fundamental di sekitar Bitcoin masih ambigu. Tekanan pada aset tersebut diberikan oleh tingginya biaya uang di AS dan penjualan dari sebagian investor ritel. Sementara itu, cryptocurrency diperdagangkan di bawah biaya produksi mayoritas penambang AS, yang diperkirakan berada dalam kisaran $73–75 ribu.
Secara historis, bertahannya BTC di bawah tingkat biaya produksi penambangan untuk waktu lama jarang terjadi dan secara bertahap menarik pembeli jangka panjang, ungkap analis tersebut. Dari sudut pandang teknis, situasi saat ini masih rumit: penjual mempertahankan inisiatif, sementara pembeli belum berhasil mengambil kembali kendali atas pasar.
Skenario dasar untuk beberapa hari ke depan, menurut ahli tersebut, adalah penurunan Bitcoin ke area $60–61,5 ribu, di mana terdapat zona permintaan yang kuat. Dari level ini, menurutnya, pembentukan rebound teknis dimungkinkan.
Wakil Menteri Keuangan Ivan Chebeskov pada 16 Juni mengumumkan bahwa investor non-kualifikasi di Rusia akan segera dapat membeli Bitcoin, Ethereum, dan stablecoin populer secara legal. Selain itu, wakil menteri itu menjelaskan bahwa untuk investor 'non-kualifikasi' diusulkan batas 300 ribu rubel per tahun melalui satu perantara.
end-content




