2026-08-10 Senin

Berita Kripto - Halaman 418

Tetap selangkah lebih maju di pasar kripto. Berita real-time, wawasan, harga, cerita yang sedang tren, dan analisis ahli—semuanya di satu tempat.

Apakah Perang XRP vs. SWIFT Sudah Selesai, atau Apakah Bank-Bank Mengambil Rute Lain?

XRP dan SWIFT sering dianggap sebagai pesaing dalam memodernisasi pembayaran global, namun argumen terbaru menunjukkan sudut pandang yang berbeda. Alih-alih pertarungan satu pemenang, perkembangan terkini mengarah pada lingkungan keuangan di mana infrastruktur perbankan tradisional dan sistem penyelesaian berbasis blockchain beroperasi berdampingan. Kunci perdebatan ini terletak pada pemisahan antara *messaging* (pesan) dan *settlement* (penyelesaian). SWIFT berfungsi sebagai lapisan komunikasi antar lembaga keuangan untuk mengirim instruksi pembayaran, tetapi tidak untuk memindahkan nilai secara langsung. Oleh karena itu, pesaing sebenarnya bagi peran komunikasi SWIFT mungkin adalah protokol interoperabilitas blockchain seperti Axelar atau Chainlink, bukan XRP sebagai aset penyelesaian. Banyak bank besar yang terlibat dalam kerangka kerja baru SWIFT juga telah menjajaki solusi berbasis blockchain melalui Ripple. Hal ini menunjukkan bahwa institusi keuangan tidak memilih satu sistem secara eksklusif, tetapi cenderung membangun model hibrida. Mereka menggabungkan teknologi yang menyelesaikan masalah berbeda: jaringan pesan untuk koordinasi dan kepatuhan, serta lapisan penyelesaian terpisah untuk pergerakan nilai yang lebih cepat. Dengan demikian, masa depan pembayaran internasional mungkin bukan tentang kemenangan XRP atau SWIFT, tetapi tentang bagaimana keduanya dapat beroperasi dalam posisi yang saling melengkapi dalam arsitektur keuangan yang lebih luas.

bitcoinist06/04 18:53

Apakah Perang XRP vs. SWIFT Sudah Selesai, atau Apakah Bank-Bank Mengambil Rute Lain?

bitcoinist06/04 18:53

China Web3 Startup, Apa Saja Jalur yang Bagus? (Lima)

Dalam seri kelima tentang peluang startup Web3 China, artikel ini membahas migrasi kemampuan dua jenis tim ke arah AI: **tim keamanan dan manajemen risiko**, serta **tim aplikasi dan komunitas**. Untuk **tim keamanan dan manajemen risiko**, fokus dapat beralih dari audit kontrak pintar dan pemantauan rantai ke **audit perilaku AI Agent**. Dengan semakin banyaknya Agent yang mengakses data, alat, dan proses otomatis, muncul kebutuhan baru akan pemantauan izin, pelacakan log, pencegahan kebocoran data, dan kontrol pembayaran otomatis—terutama di sektor seperti keuangan, kesehatan, dan hukum. Sementara itu, **tim aplikasi dan komunitas** dapat mengintegrasikan AI ke dalam produk yang sudah ada untuk meningkatkan efisiensi. Contohnya alat riset dapat menggunakan AI untuk meringkas whitepaper dan data rantai, platform edukasi dapat menawarkan jalur pembelajaran personalisasi, dan alat komunitas dapat mengotomatiskan dukungan pengguna serta analisis umpan balik. Pendekatan ini lebih berkelanjutan daripada mengubah produk menjadi "platform AI" yang sama sekali baru. Artikel juga menekankan bahwa tidak semua arah AI cocok untuk tim Web3 China. **Hindari** model AI umum skala besar, platform Agent yang terlalu luas, produk perdagangan otomatis/AI trader, atau sekadar menambahkan "lapisan AI" pada proyek yang tidak memiliki kebutuhan nyata. Kunci migrasi yang sukses adalah memanfaatkan kemampuan yang sudah ada, menemukan skenario nyata, dan memiliki pembayar yang jelas.

marsbit06/04 14:56

China Web3 Startup, Apa Saja Jalur yang Bagus? (Lima)

marsbit06/04 14:56

Dewan Bangsawan Inggris Mendesak BoE Melonggarkan Aturan Stablecoin Karena Kekhawatiran Daya Saing

House of Lords, majelis tinggi parlemen Inggris, telah mendesak regulator keuangan untuk mempertimbangkan kembali sejumlah proposal stabilcoin yang dinilai kontroversial. Mereka memperingatkan bahwa Inggris berisiko tertinggal dari pemimpin global jika regulasi tidak ditangani dengan tepat. Komite Regulasi Layanan Keuangan House of Lords dalam laporannya mendukung banyak usulan Bank of England (BoE), seperti persyaratan cadangan 1:1. Namun, komite menyoroti beberapa aspek yang dinilai perlu pertimbangan lebih lanjut. Poin-poin yang dikritik termasuk aturan alokasi aset yang mengharuskan 40% cadangan sebagai deposito bank tanpa imbalan, serta batas kepemilikan sementara sebesar £10.000-£20.000 untuk individu dan £10 juta untuk bisnis. Komite berpendapat bahwa persyaratan tersebut dapat menciptakan beban operasional yang besar, berdampak negatif pada keberlanjutan penerbit stabilcoin, serta menghambat daya saing pasar global Inggris. Mereka juga mengkhawatirkan kurangnya kejelasan dalam transisi rezim regulasi dari Otoritas Perilaku Keuangan (FCA) ke regulasi bersama BoE. Laporan tersebut menekankan bahwa rezim regulasi harus fleksibel, responsif, dan jelas agar Inggris tidak tertinggal dari yurisdiksi lain yang regulasinya lebih mapan. Tekanan ini muncul setelah sebelumnya sejumlah anggota parlemen dan pelaku industri mengirim surat kepada Menteri Keuangan Rachel Reeves untuk menentang aturan BoE. Menyusul kritik tersebut, Deputi Gubernur BoE, Sarah Breeden, menyatakan bahwa bank sentral bersiap untuk melonggarkan rencana regulasinya dan "terbuka" untuk meninjau ulang aturan. Komite mendesak regulator untuk tetap mematuhi timeline yang ada dan memastikan rezim regulasi akhir tidak tertunda. BoE dijadwalkan menerbitkan kebijakan final dan drafat aturan pada akhir bulan ini.

bitcoinist06/04 13:29

Dewan Bangsawan Inggris Mendesak BoE Melonggarkan Aturan Stablecoin Karena Kekhawatiran Daya Saing

bitcoinist06/04 13:29

活动图片