2026-08-03 Senin

Berita Kripto - Halaman 145

Tetap selangkah lebih maju di pasar kripto. Berita real-time, wawasan, harga, cerita yang sedang tren, dan analisis ahli—semuanya di satu tempat.

Mengapa Semakin Pintar AI Menjawab, Semakin Penting Manusia untuk Berpikir Mendalam? Universitas Fudan Merilis Buku Biru Pengembangan Kecerdasan Humaniora dan Ilmu Sosial 2026

Dengan kemampuan AI yang semakin maju, kemampuan manusia untuk berpikir mendalam justru menjadi semakin kritis. Laporan Buku Biru Perkembangan Kecerdasan Humaniora dan Ilmu Sosial 2026 yang dirilis oleh Universitas Fudan mengangkat tema "Menemukan Kembali Nilai Pemikiran Mendalam". Laporan ini menekankan bahwa hubungan antara AI dan humaniora sedang bergeser dari "pemberdayaan satu arah" menuju "integrasi dua arah". AI mengubah cara penelitian dilakukan, sementara humaniora harus menentukan tujuan, penerapan, dan batasan penggunaan AI. Meskipun AI dapat membantu dalam analisis data, penulisan, dan bahkan pengambilan keputusan, tanggung jawab untuk mengajukan pertanyaan yang tepat, menilai validitas bukti, menafsirkan mekanisme yang mendasari, serta membuat pertimbangan nilai dan etika tetap berada di tangan manusia. Risiko muncul ketika AI menyederhanakan masalah kompleks menjadi format yang mudah diproses, berpotensi mengabaikan nuansa dan konteks sosial. Dalam penelitian, kecepatan generasi AI tidak sama dengan kemajuan pengetahuan. Penting untuk mempertahankan rantai bukti yang jelas, memastikan proses yang dapat dilacak, dan menjaga peran manusia dalam pengawasan kritis. Dalam tata kelola, transparansi, akuntabilitas, dan mekanisme intervensi manusia yang efektif sangat penting, terutama dalam sistem yang memengaruhi hak-hak publik. Pemikiran mendalam perlu diwujudkan dalam proses penelitian, prosedur tata kelola, dan desain sistem. Kerangka seperti STRIDES dirancang untuk mengintegrasikan pemeriksaan manusia dalam alur kerja penelitian yang melibatkan AI. Tata kelola AI harus mencakup seluruh siklus hidup sistem, dari penilaian risiko hingga mekanisme banding. Humaniora berkontribusi dengan mengonversikan konflik nilai menjadi analisis yang dapat ditimbang, mengukur konsekuensi sosial, dan menyediakan kerangka pengetahuan untuk memberikan arah bagi pengembangan teknologi. Membangun infrastruktur yang kuat untuk integrasi AI dan humaniora memerlukan lebih dari sekadar proyek-percontohan; diperlukan pengembangan data, alat, norma, talenta, dan mekanisme kolaborasi yang berkelanjutan. Kesimpulannya, di era di mana AI semakin mahir memberikan jawaban, peran manusia yang paling penting adalah menentukan pertanyaan apa yang harus diajukan, menilai jawaban yang diberikan, dan memastikan bahwa kemajuan teknologi selaras dengan nilai-nilai dan tanggung jawab manusia.

marsbit07/14 06:15

Mengapa Semakin Pintar AI Menjawab, Semakin Penting Manusia untuk Berpikir Mendalam? Universitas Fudan Merilis Buku Biru Pengembangan Kecerdasan Humaniora dan Ilmu Sosial 2026

marsbit07/14 06:15

Tiga Putaran Berturut-turut, Shanghai Melahirkan Unicorn Satelit Internet Senilai Rp 20 Triliun

**Bahasa Indonesia Ringkasan:** StarChip Semiconductor (Xingsi) telah menyelesaikan putaran pendanaan strategis baru, melibatkan investor seperti Xinhao Investment milik negara Shanghai, Zhuzifang Venture Capital, dan Full Truck Alliance. Ini adalah pendanaan ketiga perusahaan tahun ini, menjadikannya unicorn bernilai lebih dari RMB 10 miliar di Shanghai. Pendanaan ini bertepatan dengan momen penting bagi industri penerbangan komersial China, seperti keberhasilan pertama kali dalam pendaratan vertikal dan daur ulang roket tingkat pertama China, serta pembentukan aliansi industri yang luas. Artikel ini membahas pergeseran fokus dalam industri internet satelit, dari peluncuran roket dan satelit ke nilai yang lebih luas, khususnya kunci untuk menutup loop komersial: konektivitas terminal pengguna. Starlink milik SpaceX disebut sebagai contoh utama, dengan pasar potensial yang besar untuk layanan broadband dan mobile. Di China, penerapan berkembang di sektor B2B (pertanian, logistik, darurat) dan B2C (koneksi satelit langsung ke ponsel, mobil). Chipset baseband, yang memungkinkan komunikasi antara perangkat dan jaringan (termasuk satelit), diidentifikasi sebagai komponen yang sangat penting namun kompleks. Dibandingkan dengan komunikasi terestrial, komunikasi satelit LEO menghadirkan tantangan teknis unik seperti pergeseran Doppler yang besar. Xingsi Semiconductor diposisikan sebagai pemain kunci dalam ruang ini, menjadi satu-satunya perusahaan chipset baseband internet satelit 6G dalam aliansi industri nasional. Alasan investor terus mendanai Xingsi melampaui konsep teknologi, termasuk: * Kemampuan verifikasi teknis yang mapan, termasuk koneksi video HD langsung ponsel-ke-satelit berdasarkan standar 3GPP. * Pengakuan industri, dengan kerjasama strategis dengan raksasa telekomunikasi seperti ZTE dan sertifikasi produk dari vendor ponsel, produsen mobil listrik, dan produsen modul terkemuka. * Pendekatan ASIC (Application-Specific Integrated Circuit) yang menargetkan konsumsi daya rendah untuk perangkat konsumen seperti ponsel. * Keterlibatan mendalam dalam industri sejak tahap awal perencanaan konstelasi satelit, menciptakan hambatan masuk bagi pesaing. Kesempatan nyata bagi Xingsi terletak pada perluasan dari chipset tunggal ke modul, terminal, dan ekosistem yang lebih luas. Perusahaan telah meluncurkan modul komunikasi satelit broadband dan menawarkan desain referensi terminal untuk mitra. Pendanaan terbaru ini mencerminkan taruhan modal pada bagian paling mendasar dan sulit diganti dari nilai rantai komunikasi generasi berikutnya, yang didorong oleh kemajuan dalam penerbangan komersial dan komunikasi 6G terintegrasi ruang-laut-darat.

marsbit07/14 05:28

Tiga Putaran Berturut-turut, Shanghai Melahirkan Unicorn Satelit Internet Senilai Rp 20 Triliun

marsbit07/14 05:28

活动图片