2026-06-14 Minggu

Pusat Berita - Halaman 1131

Dapatkan berita kripto dan tren pasar secara real-time melalui Pusat Berita HTX.

Akuisisi Circle terhadap Axelar Picu Kontroversi: Raksasa Hanya Ingin Tim, Tidak Ingin Token

Circle, raksasa stablecoin, mengumumkan akuisisi terhadap tim inti pengembang Axelar Network, Interop Labs, beserta kekayaan intelektualnya. Namun, dalam pengumuman tersebut, Circle secara eksplisit menyatakan bahwa akuisisi ini TIDAK mencakup Axelar Network, yayasan pendukungnya, atau token asli proyek, AXL. Token AXL dan jaringan akan terus beroperasi secara independen di bawah tata kelola komunitas, dengan tim lain yang mengambil alih. Keputusan "mengambil tim, tapi membuang token" ini memicu penurunan harga AXL sebesar 15% dan memicu perdebatan sengit di komunitas kripto. **Pihak yang Menentang** (sebagian besar investor VC dan anggota komunitas) menyebutnya sebagai tindakan yang tidak etis, mirip "rug pull". Mereka berargumen bahwa pemegang token yang mengambil risiko dan mendukung proyek justru ditinggalkan tanpa imbalan apa pun, sementara tim inti dan pemegang saham swasta menuai keuntungan dari akuisisi tersebut. **Pihak yang Mendukung** berpendapat bahwa ini adalah perilaku pasar yang normal. Mereka menjelaskan bahwa dalam struktur modal tradisional, token secara alami berada di lapisan paling bawah (di bawah utang dan ekuitas). Dalam skenario akuisisi, jarang sekali pemegang token menerima pembayaran, mirip dengan bagaimana pemegang saham biasa seringkali kalah prioritas dibandingkan kreditur. Inti dari kontroversi ini adalah **status ambigu token digital**. Dalam masa kejayaan, token sering diperlakukan seperti "ekuitas semu", tetapi dalam situasi dunia nyata seperti akuisisi, token tidak memiliki hak hukum atau klaim yang terstruktur. Kasus Circle-Axelar menyoroti perlunya kejelasan dan struktur hukum yang lebih baik untuk mendefinisikan hak dan perlindungan bagi pemegang token.

Odaily星球日报12/16 03:30

Akuisisi Circle terhadap Axelar Picu Kontroversi: Raksasa Hanya Ingin Tim, Tidak Ingin Token

Odaily星球日报12/16 03:30

Akankah Pengembang Bitcoin Keonne Rodriguez Menjadi Orang Kripto Berikutnya yang Dimaafkan oleh Trump?

Baik, berikut adalah ringkasan dalam Bahasa Indonesia (sekitar 1500 karakter): Pengembang Bitcoin, Keonne Rodriguez, menghadapi batas waktu untuk melaporkan diri ke penjara federal pada 20 Desember untuk menjalani hukuman lima tahun. Ia adalah co-founder Samourai Wallet, dompet privasi Bitcoin yang menawarkan layanan pencampuran koin (Whirlpool) untuk memutus jejak transaksi. Meski teknis, kasusnya berubah serius karena jaksa menuduhnya menjalankan bisnis transmisi uang tanpa izin. Bukti obrolan menunjukkan mereka mengetahui dan bahkan mempromosikan penggunaan dompetnya untuk pencucian uang. Namun, harapan muncul ketika nama Rodriguez disebutkan dalam pertemuan dengan Presiden Trump di Oval Office pada 16 Desember. Trump mengatakan akan "mempelajari kasusnya" dan meminta Jaksa Agung untuk menindaklanjuti. Ini memicu spekulasi bahwa Rodriguez bisa menjadi orang berikutnya di industri crypto yang mendapat pengampunan presiden, mengikuti jejak Ross Ulbricht (Silk Road), mantan eksekutif BitMEX, dan pendiri Binance CZ. Kasus Rodriguez berada di garis batas antara inovasi privasi dan penegakan hukum. Pengampunan darinya akan menyelamatkan satu individu, tetapi tidak akan menyelesaikan ketegangan mendasar ini. Meski layanan terpusat seperti Samourai dapat ditutup, kebutuhan akan privasi akan tetap ada, mendorong lahirnya tools yang lebih terdesentralisasi dan sulit diatur.

marsbit12/16 02:58

Akankah Pengembang Bitcoin Keonne Rodriguez Menjadi Orang Kripto Berikutnya yang Dimaafkan oleh Trump?

marsbit12/16 02:58

活动图片