上海升级后质押解锁,ETH将面临多大抛压?

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2022-12-11Terakhir diperbarui pada 2022-12-11

Abstrak

每天最大解锁5万枚ETH。

以太坊核心开发人员在本周四的 All Core Developers 会议上敲定了网络下一个硬分叉的一部分,这一升级被称为“上海”。

对普通投资者来说,上海升级除了进行一系列技术革新,更为受到瞩目的升级则在于质押解锁。自 ETH PoS 质押机制诞生以来,巨量的 ETH 被质押锁仓,这些 ETH 在未来解锁之后,又将如何冲击市场?

“上海”升级了什么?

本次升级定于 2023 年 3 月进行,将开放信标链质押的ETH提款,即 EIP 4895 。

开发人员还同意在上海升级解决 EVM 对象格式 (EOF) 的实施问题,本质上是升级以太坊虚拟机。这一改进又一系列 EIP 进行,包括 EIP 3540、EIP 3670、EIP 4200、EIP 4570、EIP 5450 。

开发人员还同意在 2023 年秋季的某个时候进行第二次硬分叉,这将解决另一个重要的扩展升级——proto-danksharding,也称为 EIP 4844 。EIP 4844 将通过分片使以太坊更具可扩展性,分片是一种将网络分成“shards”的方法,以此来增加其容量并降低 gas 费。

在周四的电话会议之后,以太坊开发人员的目标是在 12 月 15 日至 16 日左右为上海(升级)推出一个新的公共测试网。以太坊开发人员将在下个月集中精力使上海尽可能顺利,并计划在 2023 年 1 月中下旬启动主网影子分叉。

退出受限

目前,ETH 总质押量超过 1555 万枚,ETH 总供应量的 13% 已被质押。若以当前价格计算,这些面临释放的 ETH 总价值超 198 亿美元。

但所幸的是,这些 ETH 并不会被全部抛向市场——即便持有者有这种想法,他们也并不能做到。

早在 ETH 转 PoS 之初,设计者就考虑到了大量 ETH 取款对市场所造成的冲击。因此,对验证者节点取款退出做出了一些限制。

当验证节点发起退出请求之后,并不能立即退出,而是进入退出队列之中。根据退出机制的设计, ETH 提现存在一个名为“流失限制系数”(Churn Limit Quotient)的概念,该系数为验证者总数量 / 65536 。这一数字代表了以太坊链上每个 epoch 可退出的最大数量。

截至本文发布时,信标链上共有 485, 573 名以太坊验证者。即目前每个 epoch 可退出 485, 573 / 65, 536 ≈ 7 名验证者。

而所有验证者都将依序排队退出,以这一退出速度计算,每天可退出 1575 名验证者,每验证者质押 32 ETH,因此每天最多解锁 5.04 万枚 ETH。

即便是当前所有的质押 ETH 全部退出——而这是不可能的,这意味着以太坊网络已经不复存在——仍需 311 天才可完成全部质押 ETH 的提款。

ETH 质押在何处?

目前来看,质押服务提供商仍是最大的质押来源。Dune 数据显示,约三分之一的 ETH 质押来自质押服务商,而中心化交易所所占份额与其几乎相等,位列第二。此外,巨鲸独立质押的 ETH 数量也不容小觑,拥有超过五分之一的份额。

而 Lido 作为最为流行的质押服务商,拥有着 29% 的市场份额,质押了约 460 万枚 ETH,Coinbase 紧随其后,质押量超过 200 万枚。

此前,stETH 价格曾几度脱锚,与上海升级解锁所释放 ETH 抛压相比,或许 stETH 的脱锚更为值得担忧。目前,Curve 的 stETH/ETH 流动性池中 stETH 占比为 62% ,池中仅拥有 22 万枚 ETH。目前 stETH 仍存在约 1% 的负溢价。

质押风险,或更多来自监管

目前来看,质押解锁对 ETH 的抛压似乎并无人们所想象的一样巨大。

现如今加密市场已经稍趋于回暖,质押解锁的冲击或许并不值得过多关心。而更为值得关心的仍是老调重弹的监管问题。

Etherscan 的节点追踪统计显示,约一半的质押节点来自美国,监管风险或许仍是质押的最大风险。

早在今年 9 月,SEC 主席Gary Gensler 就曾表示,允许持有人“质押”其代币的加密货币和中介机构可能需要通过 Howey 测试来确定其资产是否为证券,这意味着PoS加密货币可能会受到联邦证券法规的约束。

PoS 共识的加密货币是否属于证券的问题长久以来一直悬而未决。待上海升级升级完成,ETH 解锁并产生收益,监管是否将继续发难,或会成为 PoS ETH 的达摩克利斯之剑。

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Mundur Terhitung: GPT-5.6 – Tinggalkan Khayalan API Tunggal, Iterasi Daya Komputasi Secepat Apa Pun Takkan Lawan Satu Aturan Kepatuhan

Pada pertengahan Juni, tiga peristiwa industri — pembatasan akses Fable 5 karena kepatuhan regulasi, pengumuman open-source GLM-5.2, dan kebocoran tanggal rilis GPT-5.6 — menandai titik balik dalam industri AI global. Logika dasarnya telah berubah: Pertama, **"ketersediaan" kini lebih penting daripada "kemajuan teknis"**, dengan rantai pasok model besar memasuki fase "sistem ganda": model tertutup yang dikontrol dan model open-source lokal. Kedua, **penghalang kompetisi raksasa model tertutup bergeser**. Fokus teknis beralih dari "kecerdasan bahasa" ke "kecerdasan spasial (model dunia)" yang sangat bergantung pada komputasi. Ketiga, menghadapi risiko kepatuhan regulasi lintas batas yang常态, **desain arsitektur "model-agnostic" telah menjadi kebutuhan dasar bagi pengembang aplikasi untuk menjaga keberlanjutan bisnis**. Fable 5 (Anthropic) dibatasi aksesnya bagi non-warga AS hanya 72 jam setelah diluncurkan, menunjukkan bahwa kemajuan teknologi kini berbanding lurus dengan risiko regulasi. Di sisi lain, model open-source seperti GLM-5.2 menawarkan peningkatan kinerja yang stabil dan keunggulan biaya signifikan (hingga 90% lebih murah), sekaligus menjadi cadangan penting untuk manajemen risiko kepatuhan perusahaan global. Sementara itu, GPT-5.6 dikabarkan akan fokus pada "kecerdasan spasial" atau "model dunia", berusaha membangun keunggulan baru di bidang seperti simulasi industri dan robotika yang membutuhkan daya komputasi masif. Kesimpulannya, logika evaluasi infrastruktur AI telah berubah dari sekadar kinerja teknis menjadi pertimbangan gabungan antara kinerja, kepatuhan regulasi, dan stabilitas akses. Bagi pengembang, ketergantungan pada API tertutup tunggal mengandung risiko tinggi. Menerapkan arsitektur "model-agnostic" untuk memungkinkan peralihan cepat ke alternatif open-source lokal telah menjadi prinsip dasar untuk menjaga kelangsungan bisnis.

marsbit1j yang lalu

Mundur Terhitung: GPT-5.6 – Tinggalkan Khayalan API Tunggal, Iterasi Daya Komputasi Secepat Apa Pun Takkan Lawan Satu Aturan Kepatuhan

marsbit1j yang lalu

Perang Subsidi Token "Raksasa AI", Sudah Hampir Selesai?

Perang subsidi token antara raksasa AI seperti Google, OpenAI, dan Anthropic mungkin tidak akan segera berakhir, tetapi sifatnya berbeda dari perang subsidi era internet. Analisis dari SemiAnalysis menunjukkan bahwa harga token saat ini sebenarnya sudah sangat disubsidi, dengan paket berlangganan AI premium bahkan mungkin disubsidi hingga 70 kali lipat dari biaya berlangganannya. Namun, tidak seperti layanan seperti taksi online atau pengiriman makanan, token AI hampir tidak memiliki efek "penguncian" (*lock-in effect*). Pengguna dan pengembang dapat dengan mudah beralih antara model AI karena API yang semakin standar. Ini berarti begitu subsidi dihentikan dan harga dinaikkan, pengguna bisa langsung beralih. Bill Maris dari Google Ventures memprediksi dengan keyakinan 100% bahwa Google, dengan pendapatan iklannya yang besar, bisa memotong harga token hingga 80% sebagai senjata. Bagi OpenAI dan Anthropic yang bergantung pada pendanaan investor, hal ini akan menjadi tekanan bisnis yang berat, terutama setelah mereka masuk bursa dan harus menunjukkan profitabilitas. Dua skenario akhir yang mungkin adalah: 1) skenario monopolistik ala internet di mana satu pemenang muncul dan kemudian menaikkan harga, atau 2) skenario "listrik-air-bahan bakar" di mana token menjadi infrastruktur dasar yang terstandarisasi dengan margin keuntungan yang sangat tipis. Artikel berargumen bahwa skenario kedua lebih mungkin karena kurangnya efek penguncian pada token AI. Kompetisi ini mungkin bukan perang untuk dimenangkan, melainkan permainan tanpa akhir untuk tetap berada di meja permainan. Bagi pengguna, selama perang subsidi ini berlanjut, mereka akan terus menikmati akses ke kemampuan AI canggih dengan biaya yang sangat terjangkau dibandingkan dengan biaya komputasi sebenarnya.

marsbit1j yang lalu

Perang Subsidi Token "Raksasa AI", Sudah Hampir Selesai?

marsbit1j yang lalu

Di Luar Lapangan: Permainan Mengejar Keuntungan di Sekitar Piala Dunia

Di luar lapangan, Piala Dunia bukan hanya festival penggemar sepak bola, tetapi juga jendela langka bagi spekulasi global. Turnamen ini memusatkan perhatian, emosi, identitas, kesenjangan informasi, dan sumber daya langka selama lebih dari sebulan, menciptakan ekosistem spekulasi yang luas. Pasar prediksi seperti Polymarket dan Kalshi mencatat pertumbuhan pesat, dengan volume perdagangan miliaran dolar, menawarkan narasi kekayaan baru dibandingkan taruhan olahraga tradisional yang tetap menjadi tulang punggung dengan basis pengguna yang matang. Pasar saham juga bereaksi, menciptakan "saham konsep" seperti produsen ayam goreng di Korea Selatan yang harganya melonjak terkait acara nonton bareng. Pasar sekunder tiket menjadi arena arbitrase, di mana harga bisa meroket untuk pertandingan tim populer seperti Portugal, sementara tiket lain justru turun. Barang koleksi seperti stiker Panini dan jersey edisi terbatas juga menjadi komoditas spekulasi, dengan harga melambung di platform seperti eBay. Spekulasi lebih liar muncul di crypto melalui ribuan token meme bertema Piala Dunia yang sangat volatil, meski penuh risiko penipuan. Lapisan terakhir adalah bisnis informasi: alat pelacak tiket seperti SeatSidekick dan layanan berlangganan rekomendasi taruhan memanfaatkan permintaan akan data dan keunggulan informasi. Intinya, Piala Dunia telah menjadi eksperimen spekulasi raksasa di mana aliran perhatian dan emosi menciptakan jaringan perdagangan global yang menyelesaikan transaksinya sendiri jauh dari lapangan hijau.

marsbit2j yang lalu

Di Luar Lapangan: Permainan Mengejar Keuntungan di Sekitar Piala Dunia

marsbit2j yang lalu

Bagaimana Codex Menggunakan Komputer? Tiga Pintu Masuk dan Batasan Izin

Cara Codex Menggunakan Komputer: Tiga Pintu Masuk dan Batas Izin Artikel ini menjelaskan tiga cara Codex berinteraksi dengan lingkungan eksternal: Computer Use, Ekstensi Chrome, dan Browser dalam aplikasi. Ketiganya melayani skenario tugas, batas izin, dan tingkat kepercayaan yang berbeda. 1. **Computer Use (@Computer)**: Cakupan terluas, mengontrol aplikasi desktop asli (macOS/Windows), pengaturan sistem, simulator iOS, dan alur kerja lintas aplikasi melalui antarmuka grafis. Cocok untuk proses yang tidak memiliki dukungan API, plugin, atau alat terstruktur. Namun, lebih lambat dan memiliki batas izin terlebar. Harus digunakan dengan pengawasan untuk tindakan sensitif. 2. **Ekstensi Chrome (@Chrome)**: Mengakses status Chrome yang sudah login, termasuk cookies, tab, dan profil. Ideal untuk tugas di Gmail, LinkedIn, Salesforce, dasbor internal, atau penelitian yang memerlukan status login di beberapa situs. Mendukung kontrol multi-tab dan konteks identitas browser. Batas kepercayaan penting: pisahkan tindakan berisiko tinggi seperti mengirim atau membeli. 3. **Browser dalam Aplikasi (@Browser)**: Browser terisolasi di dalam thread Codex, tidak membawa status login atau ekstensi. Sangat cocok untuk pengembangan web, debugging bug visual, memeriksa tata letak responsif, dan memberikan anotasi desain pada halaman lokal atau pratinjau berbasis file. Menciptakan siklus umpan balik yang ketat antara pengeditan kode dan pratinjau. **Prinsip Inti**: Pilih antarmuka operasi yang paling sempit, aman, dan terstruktur untuk tugas tersebut. Prioritaskan plugin atau MCP jika tersedia. Gunakan Computer Use hanya sebagai "mil terakhir" ketika alat terstruktur tidak mencukupi. **Appshots** berfungsi sebagai alat untuk memberikan konteks visual (dengan menangkap jendela depan), bukan sebagai metode kontrol keempat. Dengan mendorong pemilihan alat yang tepat, pendekatan berlapis ini menunjukkan kunci produk AI Agent: membatasi izin secara proporsional berdasarkan tugas spesifik dan mempertahankan hak pengguna untuk meninjau tindakan kritis.

marsbit3j yang lalu

Bagaimana Codex Menggunakan Komputer? Tiga Pintu Masuk dan Batasan Izin

marsbit3j yang lalu

Trading

Spot
Futures

Artikel Populer

Cara Membeli CRV

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Curve DAO Token (CRV) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Curve DAO Token (CRV) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Curve DAO Token (CRV) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Curve DAO Token (CRV) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Curve DAO Token (CRV)Lakukan trading Curve DAO Token (CRV) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

537 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.11Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli CRV

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga CRV (CRV) disajikan di bawah ini.

活动图片