El Salvador faces significant paper losses after a year of buying bitcoin

THE BLOCKDipublikasikan tanggal 2022-09-08Terakhir diperbarui pada 2022-09-09

Abstrak

The country’s bitcoin portfolio has lost about 58% of its value on paper, based on average purchase price and bitcoin’s value earlier on Sept. 7.

El Salvador placed a big bet on bitcoin exactly a year ago, making it an official legal tender alongside the U.S. dollar and filling its coffers with the cryptocurrency in a series of purchases. However, the country appears to be facing significant losses related to its bitcoin buys, at least on paper.

El Salvador's bitcoin portfolio is down about 58%

The public does not know exactly how much bitcoin El Salvador is holding right now, as the government has not made this official data public. But based on the bitcoin buys El Salvador's President Nayib Bukele has disclosed on Twitter since last September, the country has purchased 2,381 bitcoins. If it is still holding onto all of those, El Salvador's portfolio would be down about 58% based on the average purchase price of the assets compared with current bitcoin prices.

Source and methodology: Data calculated using a combination of information shared by El Salvador's President Nayib Bukele through Twitter, and bitcoin daily averages on the day of purchasing from Blockchain.com (where the purchase price wasn’t shared by the president). Amounts calculated using a bitcoin price of $18,930 from earlier on Sept. 7. Methodology based on the Nayib Bukele Portfolio Tracker.

Only an estimate

While the public assumed for the better part of the year that El Salvador has been hanging on to all of its bitcoin, finance minister Alejandro Zelaya revealed during a June interview that the country had sold some to fund the Chivo Pets pet hospital project. However, he maintained that the government was holding onto its bitcoin as a general strategy.

Bukele had said in October the project would be funded with part of a $4 million "surplus" in a government trust fund based on bitcoin's rising value at the time, and that it was not selling any crypto for the project. So, the exact amount the government may have actually sold is unclear.

Follow the tweets

The above data is based on Bukele's tweets about purchasing bitcoin throughout the year. One site that has been tracking the purchases, the Nayib Bukele Portfolio Tracker, estimates that the country had spent more than $107 million on bitcoin and lost more than $61 million, based on the current price of the cryptocurrency.

El Salvador bitcoin purchases, based on Bukele’s tweets

June 30, 2022 - 80 BTC

May 9, 2022 - 500 BTC

Jan. 21, 2022 - 410 BTC

Dec. 21, 2021 - 21 BTC

Dec. 4, 2021 - 150 BTC

Nov. 26, 2021 - 100 BTC

Oct. 27, 2021 - 420 BTC

Sept. 19, 2021 - 150 BTC

Sept. 7, 2021 - 150 BTC

Sept. 6, 2021 - 200 BTC

Sept. 6, 2021 - 200 BTC (first purchase)

Source: The Block's analysis of Bukele’s tweets relating to bitcoin purchases.

Bacaan Terkait

The Impossible Triad Is Fundamentally a Pseudo-Problem

**Judul: Segitiga Mustahil Sebenarnya Masalah Palsu** Industri crypto telah membangun sistem kriptografi paling kuat, tetapi ironisnya gagal melindungi privasi keuangan pengguna. Setiap transaksi dan kepemilikan terpapar secara publik. Blokchain pada dasarnya adalah komputer bersama yang lambat dan mahal, yang nilainya terletak pada akses tanpa izin dan konsensus terdesentralisasi. Selama satu dekade, industri terobsesi dengan "trilema" skalabilitas, keamanan, dan desentralisasi. Namun, kendala sebenarnya yang menghalangi masuknya modal triliunan dolar justru adalah **legalitas** dan **privasi**. 1. **Legalitas:** Sifat tanpa izin menciptakan ketidakpastian hukum. Namun, perkembangan regulasi seperti Undang-Undang GENIUS di AS mulai memberikan kejelasan kerangka hukum. 2. **Privasi:** Transparansi rantai publik bukanlah fitur, melainkan **pajak**. Setiap posisi dan transaksi yang terbuka mengundang eksploitasi seperti MEV (Miner Extractable Value), yang telah menyedot miliaran dolar dari pengguna biasa. Modal institusional besar tidak akan pernah menempatkan neracanya di tempat yang bisa dibaca pesaing secara real-time. Solusinya bukan transparansi penuh atau penyembunyian total. Kriptografi modern memungkinkan **privasi yang patuh (compliant privacy)**. Kita dapat membuktikan suatu pernyataan (misalnya, kecukupan cadangan, kepatuhan KYC, transaksi bersih) tanpa membongkar data dasarnya. Audit dan kepatuhan tetap terjaga, tetapi kebocoran informasi dan "pajak transparansi" dihilangkan. Dengan menutup dua cacat ini—melalui kemajuan regulasi dan adopsi privasi yang dapat dibuktikan—blokchain akan mengalami peningkatan murni. Ia akan berubah dari "spreadsheet Google yang mahal dan terbuka" menjadi mesin bersama yang dapat dipercaya yang akhirnya dapat menjaga rahasia. Inilah jembatan yang akan membawa sistem keuangan bernilai triliunan dolar ke dalam dunia yang sebenarnya dirancang untuknya sejak awal.

marsbit11j yang lalu

The Impossible Triad Is Fundamentally a Pseudo-Problem

marsbit11j yang lalu

Chip Optik, Perluasan Kapasitas Produksi Secara Kolektif

Kebutuhan chip optik sedang melonjak, memicu gelombang ekspansi kapasitas global di seluruh rantai pasokan. Di AS, Coherent memperluas pabrik 6 inci InP di Texas dengan pendanaan pemerintah, didukung investasi strategis dari Nvidia. Nokia menambah kapasitas pengujian dan pengemasan chip fotonik. Di Jepang, JX Advanced Metals berinvestasi besar untuk meningkatkan produksi substrat InP hingga 7-10 kali lipat. Di Eropa, IQE dan Tower Semiconductor menyepakati kesepakatan pasokan wafer epitaksial InP jangka panjang, menandakan konvergensi antara platform silicon photonics dan material III-V. Di Cina, perusahaan seperti Suzhou Ray Technology (Soluxe) dan San'an Optoelectronics secara agresif memperluas produksi chip optik dan bahan baku seperti InP. Ekspansi ini didorong oleh permintaan bandwidth yang meledak dari pusat data AI, terlepas dari jalur arsitektur masa depan seperti CPO (Co-Packaged Optics). Laporan Morgan Stanley menekankan bahwa kebutuhan konten optik akan terus tumbuh, baik dengan modul pluggable tradisional, NPO, CPO, atau arsitektur hybrid. Berbagai rute sumber cahaya seperti SiPh + Laser CW, VCSEL, dan MicroLED diperkirakan akan hidup berdampingan untuk aplikasi jarak berbeda dalam pusat data. Pada dasarnya, ini adalah perlombaan kapasitas global di mana AS membangun kembali manufaktur domestik, Jepang menguasai bahan baku, Eropa mendorong integrasi heterogen, dan Cina dengan cepat mengembangkan rantai pasokan terintegrasi secara vertikal. Perlombaan senjata di era fotonik telah memasuki tahap intensif.

marsbit13j yang lalu

Chip Optik, Perluasan Kapasitas Produksi Secara Kolektif

marsbit13j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片