ERC-3475灵活身姿,扶持DeFi冲一波高峰体验?

FastDailyDipublikasikan tanggal 2022-08-31Terakhir diperbarui pada 2022-08-31

Abstrak

DeFi作为加密世界的产物,具有鲜明的Web3色彩。

传统模式下,DeFi债券工具的困局

DeFi作为加密世界的产物,具有鲜明的Web3色彩。其通常被视为是传统金融的去中心化版本。因而传统金融中的储蓄、借贷、资管、EX、保险、基金等业务,通常都可以在DeFi中找到对应的样态。

但是,作为基础金融工具的债券,却由于自身的性质问题,而未能在区块链之上获得真正意义上的去中心化拓展。

从本质而言,债券的发行需要相当复杂的数据结构,但与之对应,行业内却缺少一个支持发行复杂结构债券的技术标准和DeFi协议。在此之前,债券的发行通常以ERC-20标准作为支撑,但这无疑会受到大量的阻碍。

一方面,ERC-20标准不具备复杂的数据结构,因此,在这种标准下发行债券时,就需要按照债券类型,为每一种债券单独部署智能合约。同时,不同类别的债券几乎不可能存在兼容性。这与债券发行的复杂数据结构需求可以说背道而驰。因此,要基于现有DeFi协议发行由ERC-20 token提供流动性池的债券产品,几乎是不可能的。

另一方面,由于高昂的Gas费成本,ERC-20也很难支持将债券回报和赎回逻辑全都存储在链上。

上述的一切都在表明,DeFi如果想在链上兼容债券工具,需要一个支持复杂数据结构和多种赎回功能的新标准。

呼之欲出的全新标准ERC-3475

近期,以太坊基金会通过了一项全新的提案——EIP-3475提案。这项提案的核心涉及一项全新的应用标准——ERC-3475。在ERC-3475的标准之下,任何用户都可以自定义发行去中心化,且具有复杂结构的债券及金融衍生品,如期货、期权、权证、掉期等。

EIP-3475的基本原理在于使每个债券类别的ID都可以代表一个新的可配置代币类型,并一一对应于各个类别,使得发行具有多种赎回数据的债券具有现实的可行性。

ERC-3475所具有的复杂数据结构,使得ERC-3475 token具有存储更多债券信息的潜力,从而支持开发人员为债券赎回和回报机制构建更复杂的逻辑。

同时,这些特性也赋予了ERC-3475 token足够的灵活性,使其能够支持多种可赎回债券。在ERC-3475标准下,每个债券都将被分配独立的算法,且无需额外部署智能合约。这种一份合约管理多种债券的思路不仅高效,也更具经济性,Gas成本将大大降低。

此外,自动做市商(AMM)通常需要使用单独的智能合约和ERC-20 LP代币来管理交易对,这不仅会降低LP的整体流动性,还会浪费不必要的Gas费,同时因为网络拥堵还可能造成交易延迟。

ERC-3475标准则截然不同,它使用了多层流动性池,支持更大的LP创建众多交易对。由于每个债券都存储了所有必要的数据,ERC-3475就不需要在添加新的LP对时发布单独的合约,这不仅大大提升了LP的流动性,节约了Gas费,还在一定程度上规避了被攻击风险。

D/Bond去中心化债券生态平台

EIP-3475提案是由去中心化债券生态平台D/Bond向以太坊基金会提交的。D/Bond是一个去中心化债券生态系统平台,其致力于通过其提出的ERC-3475标准为DeFi市场构建真正的去中心化债券生态系统。

D/Bond提供了一系列基于ERC-3475标准的DEX、钱包和可视债券设计工具。任何机构或个人都可以通过可视化编程界面设计自己的债券产品进行融资,技术门槛和使用门槛都极低。

基于ERC-3475标准,不仅可以创建传统意义上的标准债券,还能创建远期、期货、期权、二元期权、权证、掉期交易等模式更为复杂的金融衍生品。用户也可以将现有债券打包为涵盖不同风险回报组合的衍生品,在D/Bond DEX上进行交易。

目前,D/Bond还发行了D/NFT,该NFT系列共11,633枚。据悉,D/NFT可以在所有D/项目中转换为投票权。通过铸造D/NFT,用户将获得访问所有D/项目初始白名单的权利。

在传统金融市场,债券的核心价值是为用户提供一种相对稳定的避险投资方式,甚至即便市场处于深熊的状态,也能保持同美元价格的锚定,但在目前,加密市场想要做到这一点仍旧十分困难。而D/bond就致力于此。

D/bond采用了多层流动性池,它的多层池采用了分级债券的策略,分为浮动利率池和稳定利率池。稳定利率池稳定性高、安全性高、利息低;浮动利率池反之,但浮动利率池的资产可以保证稳定利率池资产的可赎回性。

资产支持债券在传统金融的债券市场中是一个相当细分的赛道。因此,D/bond的债券分层实际上并非债券本身,而是债券子类中资产支持债券的子类MBS和ABS中的ABS。EIP-3475的思路其实就是通过将所有债券打包到一个池子,来化解单一的违约风险。

ERC-3475的背后

信用评级体系问题

D/bond的多层流动性池对于化解单一的违约风险的确可以达到一些成效,但系统性风险却依旧无法得到解决。因为从本质来说,加密市场同金融市场的逻辑仍存在较大的差异。

试想一下,如果债券的发行方是本就存在融资需求的项目方,其本身就缺乏资金,缺乏有价值的抵押物。在传统的金融市场中,或许它们可以选择抵押实体资产,比如房地产、生产设备等来作为价值的锚定。

但在加密市场,抵押物不可避免会变更为具有高波动率的虚拟货币,这时,债券本身的底层逻辑就存在问题。所以对于D/bond或者ERC-3475标准来说,其核心价值问题应该提早进行考虑。

图片

因此,即便EIP-3475提案的通过看似只是DeFi领域的债券问题,实际上其牵扯到整个加密市场的核心问题之一——信用评级体系问题。

目前,加密市场的信用评级系统是相当匮乏的,因此主流信用债券的发行并不存在良好的土壤。即便发行,市场用户大多也不敢参与,甚至敬而远之。这就导致主流项目团队对于该赛道燃不起兴趣。这样循环下去,信用债券在加密市场的应用场景只会越来越窄。

因此,从这个角度而言,信用债券在DeFi中的普及恐怕不能只着眼于“术”的层面,而更多的要从“道”的角度出发。但从当下的情况来看,加密市场信用评级系统的完善之路无疑还有很多路要走。

Bacaan Terkait

Standard Chartered Lagi-lagi Menyanyikan 'Mimpi Gila' 50 Kali, Membuat 'Kue Kosong' untuk AAVE dengan Target Rp 3.500 (sekitar $3,500)

Penulis: Jae, PANews Bank Standard Chartered kembali membuat pernyataan mengejutkan di industri crypto, dengan memperkirakan token AAVE berpotensi melonjak 50 kali lipat menjadi $3.500 pada akhir 2030. Laporan mereka berfokus pada narasi makro seperti pertumbuhan besar DeFi TVL menuju $2,7 triliun dan gelombang tokenisasi aset dunia nyata (RWA), yang diyakini akan mendorong pendapatan protokol Aave. Analisis inti bank tersebut adalah: skala deposit menentukan kapasitas pinjaman, yang kemudian mendorong pendapatan biaya, dan akhirnya mengubahnya menjadi kapitalisasi pasar token. Aave, dengan arus kas yang sehat dan program pembelian kembali/burning token, dipandang sebagai aset yang didorong oleh arus kas dan saat ini dinilai terlalu rendah. Laporan terbaru dari Grayscale juga mendukung pandangan ini. Pada tingkat mikro, Aave mendominasi pasar dengan keuntungan bersih. Data menunjukkan Aave menghasilkan sekitar 80,7% dari total laba yang dipertahankan ("Earnings") di sektor peminjaman, meskipun hanya memiliki sekitar setengah dari total TVL sektor. Arsitektur teknis baru V4 dan pasar pinjaman berizin Horizon juga dilihat sebagai faktor pendukung. Namun, tantangan struktural tetap ada. Model pinjaman *peer-to-pool* Aave menyebabkan inefisiensi modal yang signifikan, dengan dana menganggur menimbulkan kerugian besar setiap tahun. Kelemahan ini membuatnya rentan terhadap risiko sistemik, seperti yang terlihat dalam insiden keamanan KelpDAO April lalu, dan membuka peluang bagi pesaing seperti Morpho yang menawarkan efisiensi lebih tinggi. Pada intinya, prediksi optimis Bank Standard Chartered mencerminkan ambisi lembaga keuangan tradisional terhadap masa depan aset yang ditokenisasi. Namun, bagi Aave, perjalanan menuju realisasi "kue" $3.500 tersebut akan bergantung pada kemampuannya mengatasi kelemahan struktural, meningkatkan efisiensi, dan menemukan jalur yang kokoh untuk mendukung pertumbuhan skala triliunan dolar.

链捕手10m yang lalu

Standard Chartered Lagi-lagi Menyanyikan 'Mimpi Gila' 50 Kali, Membuat 'Kue Kosong' untuk AAVE dengan Target Rp 3.500 (sekitar $3,500)

链捕手10m yang lalu

Investasi Pasang Surut: Kami Masih Optimis dengan Rantai Industri AI, Namun Alasannya Telah Berubah

**Investasi Pasang Surut: Kami Masih Optimis dengan Rantai Industri AI, Tapi Alasannya Berubah** Pasar saat ini dihadapkan pada gelombang penggalangan dana besar-besaran oleh perusahaan teknologi raksasa seperti SpaceX, Alphabet, dan Meta, menimbulkan kekhawatiran bahwa siklus AI mungkin telah mencapai puncaknya. Namun, analisis menunjukkan bahwa ini bukan tanda akhir, melainkan peralihan ke babak berikutnya dalam perkembangan AI. Alasan utama optimisme terletak pada intensitas investasi modal (Capex) yang terus berlanjut dan bahkan meningkat tajam. Lima penyedia cloud utama (Alphabet, Amazon, Meta, Microsoft, Oracle) semuanya telah meningkatkan panduan Capex mereka untuk tahun 2026 secara signifikan, dengan angka mencapai ratusan miliar dolar AS. Ini menunjukkan komitmen kuat untuk membangun infrastruktur AI. Siklus investasi ini diperkirakan akan lebih tahan lama dibandingkan siklus perangkat keras sebelumnya karena beberapa alasan: 1. **Kompleksitas dan Hambatan Fisik:** Investasi tidak hanya untuk chip (GPU), tetapi juga untuk listrik, transformator, pendinginan, jaringan, dan ruang data. Banyak dari komponen ini menghadapi kendala pasokan yang parah dan waktu tunggu produksi yang panjang (misalnya, transformator bisa memakan waktu 4 tahun). 2. **Sifat Proyek yang Berkelanjutan:** Proyek infrastruktur berskala besar, sekali dimulai, lebih mahal untuk dihentikan di tengah jalan daripada diselesaikan. 3. **Data Pendukung:** Perusahaan seperti Eaton melaporkan lonjakan pesanan data center lebih dari 200%, menunjukkan bahwa investasi ini didukung oleh aktivitas konstruksi nyata. Pasar memiliki dua kekhawatiran utama: 1. **ROI (Return on Investment):** Pertumbuhan Capex melampaui pertumbuhan pendapatan, menekan arus kas bebas. Namun, model bisnis cloud historis menunjukkan bahwa fase investasi masif dapat diikuti oleh monetisasi skala besar. Sinyal untuk mengubah pandangan akan muncul jika panduan Capex diturunkan atau penggunaan produk AI meleset dari ekspektasi – yang saat ini belum terjadi. 2. **Gelembung seperti tahun 2000:** Krisis dot-com dipicu oleh kelebihan pasokan infrastruktur (serat optik) yang mudah dibangun. Situasi saat ini justru sebaliknya, ditandai oleh **kekurangan pasokan** di banyak lapisan infrastruktur fisik yang kritis dan tidak dapat diproduksi secara berlebihan dengan mudah. Kesimpulannya, gelombang penggalangan dana saat ini mencerminkan kebutuhan untuk mendanai tahap ekspansi AI berikutnya yang penuh dengan hambatan teknis dan logistik. Sinyal dari perusahaan menunjukkan investasi belum melambat. Meskipun risiko selalu ada, bukti saat ini lebih mendukung narasi bahwa siklus AI masih berlanjut, hanya saja dengan dinamika dan tantangan yang telah berubah.

marsbit1j yang lalu

Investasi Pasang Surut: Kami Masih Optimis dengan Rantai Industri AI, Namun Alasannya Telah Berubah

marsbit1j yang lalu

Tidal Investment: Kami Masih Optimis dengan Rantai Pasokan AI, tapi Alasan Kami Berubah

**Investasi Pasang Surut: Kami Masih Optimis dengan Rantai Industri AI, Tapi Alasannya Berubah** Pasar saat ini dihadapkan pada gelombang besar pengumpulan modal dari raksasa teknologi seperti IPO SpaceX senilai $750 miliar dan rencana pendanaan besar-besaran oleh Alphabet dan Meta. Ini memicu kekhawatiran bahwa siklus AI mungkin telah mencapai puncaknya. Namun, menurut "Tidal Investment", ini bukan tanda akhir, melainkan peralihan ke babak baru. Alasan untuk tetap optimis telah berubah. Dua tahun lalu, cerita didorong oleh ledakan permintaan dan imajinasi industri. Pada pertengahan 2026, fokusnya beralih ke pertanyaan apakah intensitas investasi ini berkelanjutan. Kunci jawabannya terletak pada niat dan kemampuan para pemain kunci untuk terus berinvestasi. Data menunjukkan investasi justru semakin agresif. Panduan belanja modal (Capex) 2026 dari lima vendor cloud utama (Alphabet, Amazon, Meta, Microsoft, Oracle) semuanya dinaikkan secara signifikan, mencapai angka ratusan miliar dolar AS. Bahkan perusahaan dengan arus kas kuat pun mengatur ulang struktur modalnya untuk mendanai infrastruktur AI. Siklus investasi ini sulit berhenti karena beberapa alasan. Pertama, investasi tersebar di banyak lapisan fisik seperti komputasi, memori, jaringan, dan yang paling kritis: **listrik**. Kemacetan bergeser dari chip ke komponen fisik seperti transformer, pendinginan cair, dan akses jaringan listrik, yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk dikembangkan. Kedua, pesanan untuk peralatan pendukung data center (seperti dari Eaton yang melonjak 240%) membuktikan ada progres konstruksi riil di balik angka Capex yang besar. Pasar memiliki dua kekhawatiran utama: 1. **ROI**: Pertumbuhan Capex melampaui pertumbuhan pendapatan, meningkatkan beban penyusutan dan menekan arus kas bebas (seperti yang dialami Amazon). Namun, ini mirip dengan fase awal pengembangan cloud. Risiko ROI nyata, tetapi belum ada sinyal seperti panduan Capex yang diturunkan atau pesanan yang dibatalkan. 2. **Gelembung seperti tahun 2000**: Krisis dot-com disebabkan oleh kelebihan pasokan infrastruktur (seperti fiber optik) yang mudah dibangun. Situasi saat ini justru terbalik. Infrastruktur fisik yang dibutuhkan AI (listrik, transformer) sangat kompleks, membutuhkan waktu lama, dan tidak dapat "dipra-pasang" seperti fiber optic, sehingga risiko kelebihan pasokan mendadak lebih rendah. Kesimpulannya, gelombang pendanaan besar-besaran ini lebih mencerminkan **"istirahat tengah babak"** daripada akhir permainan. Tantangan di babak selanjutnya (keterbatasan listrik, pasokan transformer) justru membutuhkan lebih banyak modal dan waktu. Siklus investasi AI masih berlangsung, hanya saja alur ceritanya yang berubah dari narasi murni pertumbuhan menjadi narasi ketahanan dan realisasi nilai dalam menghadapi kendala fisik.

链捕手1j yang lalu

Tidal Investment: Kami Masih Optimis dengan Rantai Pasokan AI, tapi Alasan Kami Berubah

链捕手1j yang lalu

Grayscale: 15 Protokol Kripto Penghasil Uang Ini, Harganya Sangat Terendervaluasi

**Ringkasan: 15 Protokol Kripto Penghasil Pendapatan yang Dinilai Terlalu Rendah Menurut Grayscale** Grayscale Research melaporkan bahwa 15 protokol on-chain dengan pendapatan tertinggi saat ini diperdagangkan pada kelipatan pendapatan (revenue multiple) yang sangat rendah, banyak di antaranya hanya 1x hingga 9x. Protokol seperti Pump.fun, PancakeSwap, dan Meteora bahkan memiliki kapitalisasi pasar yang hampir setara dengan pendapatan satu tahun mereka. Rendahnya valuasi ini terjadi meskipun protokol-protokol ini menghasilkan pendapatan ratusan juta dolar dengan biaya operasional minimal. Grayscale berpendapat bahwa potensi disahkannya *CLARITY Act* (Undang-Undang Kejelasan Pasar Aset Digital) pada bulan depan bisa menjadi katalis. Regulasi yang lebih jelas diharapkan dapat mengurangi hambatan bagi lembaga keuangan tradisional, mendorong lebih banyak aktivitas dan nilai terkunci (TVL) di sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi), yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan protokol-protokol ini. Laporan ini mengelompokkan protokol berdasarkan kelipatan pendapatannya: - **"Klub 1x"**: Pump.fun (PUMP), PancakeSwap (CAKE), Meteora (MET), Collector Crypt (CARDS). - **Kelipatan satu digit**: Raydium (RAY), Lido Finance (LDO), Aerodrome (AERO), Sky (SKY), Jupiter (JUP), Ether.fi (ETHFI), Lighter (LIT), Aave (AAVE). - **Kelipatan tinggi**: Hyperliquid (HYPE, 15x), World Liberty Financial (WLFI, 17x), dan Uniswap (UNI, 37x) yang dinilai berdasarkan narasi dan nilai opsi masa depan. Grayscale juga memberikan analisis valuasi DCF (Discounted Cash Flow) untuk Aave, dengan target harga sekitar $175. Namun, penting dicatat bahwa Grayscale memiliki kepentingan komersial dalam laporan ini sebagai perusahaan pengelola aset kripto, dan katalis regulasi (CLARITY Act) belum tentu terwujud. Investor disarankan untuk melakukan penilaian mandiri.

marsbit1j yang lalu

Grayscale: 15 Protokol Kripto Penghasil Uang Ini, Harganya Sangat Terendervaluasi

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片