Is Robinhood making the same ‘memecoin’ bet that made Solana a winner?

ambcryptoDipublikasikan tanggal 2026-07-09Terakhir diperbarui pada 2026-07-09

Abstrak

Robinhood CEO Vlad Tenev's promotion of the new Robinhood Chain for memecoin activity has drawn criticism, despite the chain's initial focus on real-world assets (RWA). Critics, including some venture capitalists, question the need for another Ethereum L2. However, memecoins are a major driver of blockchain activity, accounting for 40%-50% of trading volume on chains like Solana and BNB. Following Tenev's viral post, memecoins on Robinhood Chain saw massive price surges (up to 1100%), and the L2's total value locked (TVL) and DEX volumes skyrocketed, growing 10x and 5x respectively in a short period. While this memecoin-driven hype has generated significant initial traction, its sustainability and ability to help Robinhood Chain compete with rivals like Base remain uncertain.

Robinhood CEO Vlad Tenev has sparked mixed community reactions after he pushed the newly launched Ethereum L2, Robinhood Chain, as a great option for memecoin activity. Initially positioned as focused on real-world assets (RWA) tokenization, his openness to trying memecoins was met with strong criticism and little support.

While we’re building Robinhood Chain to be the best chain for RWA ... it works great for memes too.

Some venture capitalists in the sector slammed the move, questioning the viability of another Ethereum L2. Simon Dedic of Moonrock Capital retorted,

Just another L2 that offers no real value over the existing ones is exactly what we were missing. But hey, you can trade memes on it too. Someone tell Vlad it’s not 2024 anymore.

Some even drew comparisons to Coinbase CEO Brian Armstrong, whose centralized platform has been slow to list memecoins. However, for Base, the L2 has been onboarding some memecoins.

For perspective, Solana became a key spotlight at the early stage of this current market cycle because of the memecoin mania, driven by PumpFun.

Unfortunately, retail investors incurred heavy losses, and some became scam victims. Memecoin issuers like Trump-affiliated World Liberty Financial pocketed most of the gains. So, it’s understandable why some hate memecoins.

Can Robinhood L2 dominate memecoin activity?

Still, memecoins command blockchain activity. Besides, they are the best way to gain market share, especially for a new chain like Robinhood Chain.

For perspective, memecoin activity accounts for 40%-50% of the total trading volume across Solana and BNB Chain. Apart from Ethereum, Solana and BNB Chain are some of the top chains by total value locked (TVL).

Source: Dune

In fact, Base has also been ranking fourth in terms of memecoin dominance with less than a 2% market share.

In other words, Tenev may be betting on memecoins to catch up with his rivals and has been onboarding even new DEX platforms. Surprisingly, the hype seems to be working, at least after his post went viral.

For example – Cash Cat [CASHCAT] and 4663, two of the memecoins on Robinhoood Chain, have exploded by 1100% and 800% in the last 24 hours as traders rushed to bridge into the L2.

Amid the FOMO, the L2 saw its TVL grow 10x in less than a week from $10M to $105M. Similarly, DEX volumes increased from $10M to $52M, further underscoring the growing traction.

Source: DeFiLlama

It remains to be seen whether the traction will be sustainable and help rival Base and other top chains.


Final Summary

  • Robinhood CEO wants its new L2 to dominate RWA and memecoins
  • Memecoin mania has sparked traction on the Robinhood Chain, driving activity by 10X

Kripto yang Sedang Tren

Pertanyaan Terkait

QWhat was Robinhood CEO Vlad Tenev's initial focus for Robinhood Chain, and what additional use did he promote?

AVlad Tenev initially positioned Robinhood Chain to be focused on real-world assets (RWA) tokenization, but he later promoted it as a great option for memecoin activity as well.

QAccording to the article, what was a major criticism from some venture capitalists regarding Robinhood Chain?

ASome venture capitalists criticized Robinhood Chain as being just another Ethereum L2 that offers no real value over existing ones, questioning its viability.

QWhy is the memecoin strategy considered important for new chains like Robinhood Chain, according to the article?

AMemecoins are considered the best way for a new chain to gain market share because they command significant blockchain activity and trading volume, as seen on chains like Solana and BNB Chain.

QWhat evidence does the article provide that the memecoin hype is working for Robinhood Chain?

AThe article provides evidence such as specific memecoins on Robinhood Chain exploding in value by 1100% and 800%, the L2's TVL growing 10x from $10M to $105M, and DEX volumes increasing from $10M to $52M in a short period.

QWhat cautionary example related to memecoins does the article mention from the Solana ecosystem?

AThe article mentions that during the Solana memecoin mania, retail investors incurred heavy losses and some became scam victims, while memecoin issuers like Trump-affiliated World Liberty Financial pocketed most of the gains.

Bacaan Terkait

ZORA Anjlok 95%, Coinbase Akhirnya Akui Koin Kreator Tidak Berhasil

ZORA turun 95%, Coinbase Akhirnya Akui Koin Kreator Gagal. Pada 13 Juli, CEO Coinbase Brian Armstrong mengakui di X bahwa strategi koin konten (content coins) selama lebih dari setahun di jaringan Base telah gagal. Base mendorong koin konten melalui platform Zora sejak 2025, menjadikannya fitur inti di dompet mereka, dan sempat menjadikan Base sebagai chain L2 dengan penerbitan token terbesar. Armstrong menyatakan, "Itu tidak berhasil, kami sudah beralih awal tahun ini. Kami salah, saatnya melangkah maju." Token ZORA, penyedia infrastruktur inti, telah turun sekitar 95% dari puncaknya Agustus lalu, dengan kapitalisasi pasar menyusut dari sekitar $550 juta menjadi sekitar $30 juta. Eksperimen dimulai ketika Coinbase Wallet berganti nama menjadi Base App pada Juli 2025, menambahkan fitur sosial, pembayaran, dan perdagangan. Zora menyediakan alat untuk membuat "token konten" (terkait posting) dan "token kreator" (terkait akun). Sistem mencetak 1 miliar token per posting/akun, dengan alokasi untuk kreator. Pembeli hanya mendapatkan token yang nilainya bergantung pada permintaan pasar, bukan kepemilikan atau royalti. Awalnya, model ini mendorong aktivitas tinggi. Pada Agustus 2025, lebih dari 1,6 juta token konten dicetak, dengan volume perdagangan melebihi $470 juta. Namun, pola ini terbukti tidak berkelanjutan. Contohnya, token yang dibuat untuk posting resmi Base meledak lalu anjlok 95% dalam beberapa jam. Token kreator populer, seperti milik Nick Shirley, juga mengikuti pola serupa: melonjak karena viral lalu jatuh. Pengembang lain di Base mengeluh bahwa fokus berlebihan pada Zora dan koin kreator mengabaikan proyek lain. Armstrong membela model ini hingga Januari 2026, tetapi pada Februari, Base App menghentikan "Creator Rewards" dan menghapus feed sosial. Fokus beralih ke aset yang dapat diperdagangkan dan pembayaran stablecoin. Pada Maret, Armstrong mengakui fitur SocialFi "tidak bekerja dengan baik." Dalam 15 bulan, dari eksperimen hingga pengakuan kegagalan, kapitalisasi pasar ZORA menguap hampir $500 juta. Coinbase kini memprioritaskan perdagangan, pembayaran, dan AI agents, meninggalkan eksperimen koin kreator yang menyebabkan kerugian bagi banyak pengguna.

Foresight News15m yang lalu

ZORA Anjlok 95%, Coinbase Akhirnya Akui Koin Kreator Tidak Berhasil

Foresight News15m yang lalu

Kilas Balik Insiden Bonzo Lend: Bagaimana Sebuah Kelemahan Tanda Tangan Nol Bisa Menyebabkan Kerugian Protokol Senilai 9 Juta Dolar?

Insiden Bonzo Lend: Bagaimana Satu Kerentanan Tanda Tangan Nol Menyebabkan Protokol Rugi 9 Juta Dolar AS? Sebuah protokol pinjaman berbasis Hedera, Bonzo Lend, terpaksa mengunci penarikan setelah kerentanan pada oracle validator memungkinkan eksploitasi besar-baru. Dompet pelaku menyetor 250 token SAUCE (senilai hanya beberapa dolar) sebagai jaminan, lalu mengirim pembaruan harga palsu yang secara drastis melambungkan nilainya sekitar 12 digit. Kunci masalahnya ada pada validator oracle Supra yang menerima bukti dengan bidang tanda tangan [0,0] dan kunci publik nol (titik tak terhingga). Validator ini mengirim input ke kontrak *pairing* Hedera. Karena kedua titik mewakili identitas matematika, persamaan *pairing* mengembalikan `true` sesuai desain. Validator secara keliru menafsirkan hasil ini sebagai bukti tanda tangan yang sah dari komite orakel, tanpa menolak input nol dan identitas terlebih dahulu. Dengan harga SAUCE yang dimanipulasi disimpan di oracle, protokol pinjaman Bonzo, mengikuti aturan rasio pinjaman terhadap nilai (LTV) yang terprogram, mengizinkan dompet pelaku untuk meminjam 6,63 juta USDC dan 34,5 juta wrapped HBAR, dengan total sekitar 9,05 juta dolar AS berdasarkan harga referensi Bonzo. Dompet lain (B) meminjam sekitar 1 juta dolar AS saat harga tidak normal masih berlaku dan telah menghubungi Bonzo mengklaim sebagai penanggap *whitehat* dengan niat mengembalikan dana. Bonzo melaporkan sekitar 1 juta dolar AS telah "dipulihkan" meskipun dana belum dikembalikan. Supra telah memperbaiki validatornya. Namun, Bonzo Lend tetap ditutup sementara, dengan penyedia likuiditas tidak dapat menarik dana mereka. Protokol belum mengumumkan rencana kompensasi, tanggal pembukaan kembali, atau syarat penarikan bagi pengguna, sehingga pemulihan penuh masih tertunda.

marsbit1j yang lalu

Kilas Balik Insiden Bonzo Lend: Bagaimana Sebuah Kelemahan Tanda Tangan Nol Bisa Menyebabkan Kerugian Protokol Senilai 9 Juta Dolar?

marsbit1j yang lalu

Semifinal, Prediksi AI Mencampur Aduk: Prancis Sudah Pasti Menang? Laga Sengit Inggris vs Argentina Belum Pasti

Setelah berhasil memprediksi dengan tepat keempat pemenang perempat final Piala Dunia, enam model AI—ChatGPT, Claude, Gemini, DeepSeek, Qwen, dan Grok—memberikan prediksi yang berbeda untuk semifinal. **Prancis vs. Spanyol: Konsensus Hampir Bulat** Lima dari enam AI (ChatGPT, Claude, Grok, DeepSeek, Qwen) memprediksi Prancis menang dengan skor 2-1 dalam waktu normal. Mereka melihat kekuatan serangan balik cepat Prancis pimpinan Mbappé sebagai kunci melawan sistem penguasaan bola Spanyol. Hanya Gemini yang berbeda pendapat, memperkirakan pertandingan akan imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu dan dimenangkan Spanyol lewat adu penalti. **Inggris vs. Argentina: Perbedaan Pendapat Tajam** Prediksi untuk laga ini terbelah sama rata. Tiga AI (Grok, DeepSeek, Qwen) mendukung Inggris menang (skor 2-1 atau 2-0) dalam waktu normal, mengandalkan fisik, bola mati, dan performa Kane serta Bellingham. Tiga AI lainnya (ChatGPT, Gemini, Claude) memilih Argentina, dengan alasan pengalaman, pengorganisasian permainan oleh Messi, dan ketangguhan mental di laga knockout. Claude dan ChatGPT bahkan melihat potensi kuat pertandingan masuk ke perpanjangan waktu atau adu penalti, dengan ChatGPT meramalkan kemenangan Argentina 4-3 lewat titik putih. Intinya, semifinal pertama dianggap lebih mudah diprediksi dengan dukungan mayoritas untuk Prancis, sementara semifinal kedua antara Inggris dan Argentina dipandang sangat seimbang dan sulit dipastikan, membuat prediksi AI pun terpecah.

Odaily星球日报1j yang lalu

Semifinal, Prediksi AI Mencampur Aduk: Prancis Sudah Pasti Menang? Laga Sengit Inggris vs Argentina Belum Pasti

Odaily星球日报1j yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli T

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Threshold Network Token (T) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Threshold Network Token (T) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Threshold Network Token (T) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Threshold Network Token (T) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Threshold Network Token (T)Lakukan trading Threshold Network Token (T) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

922 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.10Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli T

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga T (T) disajikan di bawah ini.

活动图片