Analis industri kripto ini memprediksi evolusi besar dari 2024 hingga 2029, dengan fokus pada tiga masalah inti: penentuan nilai token, integrasi teknologi, dan peran kripto sebagai infrastruktur keuangan tradisional. **2026:** Aset berkualitas beralih ke kontrak berkelanjutan (perpetual) untuk ekuitas swasta (seperti SpaceX) di platform seperti Hyperliquid, karena kebanyakan token altcoin kehilangan nilai. Proyek "AI+Crypto" gagal menemukan product-market fit, sementara tokenisasi aset keuangan tradisional dimulai secara diam-diam. **2027:** Yayasan blockchain publik memfokuskan pada layanan kelembagaan dan kepatuhan. Tiga pasar utama — kontrak berkelanjutan ekuitas swasta, stablecoin, dan tokenisasi aset — menghadapi batasan pertumbuhan utama karena ketidakpastian regulasi, bukan kurangnya permintaan. **2028:** Setelah peristiwa likuidasi berantai yang mengekspos risiko kontrak sintetis tanpa underlying asset, regulasi baru memungkinkan pemasaran terbuka untuk perdagangan sekunder ekuitas swasta kepada investor yang terakreditasi. Ini menjadi terobosan besar, mengalihkan minat dari kontrak sintetis ke kepemilikan langsung aset riil. **2029:** Pasar bullish baru didorong oleh perdagangan ekuitas swasta perusahaan teknologi nyata (biotech, AI, robotika) oleh investor ritel yang terakreditasi. Token tanpa klaim hukum atas aset riil kehilangan likuiditas. Kripto sebagai infrastruktur menjadi tak terlihat dan biasa, seperti infrastruktur keuangan tradisional. Intinya: hambatan utama industri adalah hukum, bukan teknologi. Prediksi kunci untuk diverifikasi adalah apakah akses legal investor ritel ke aset privat terwujud pada akhir 2028.
Foresight News1天前




