吸引以太坊生态Layer2头牌等跳槽,Cosmos凭什么?

白话区块链Dipublikasikan tanggal 2022-08-15Terakhir diperbarui pada 2022-08-15

Abstrak

那就是dydx “跳槽“了,V4版本要离开Starkware或者说ETH生态,然后跑去Cosmos那边自己做一条链!

前两个月发生了一个大事儿,相信关注圈子的老朋友们都知道图片:

那就是dydx “跳槽“了,V4版本要离开Starkware或者说ETH生态,然后跑去Cosmos那边自己做一条链!

要知道dydx算是链上衍生品当前绝对的“头牌”,更是Starkware上的王牌项目,这一走,对于Starkware,包括整个以太坊L2的生态,都算是一记“小暴击”。

那么问题来了,人家dydx肯定不傻,必定是看上了Cosmos什么利益,才愿意搬家的~

那是看上了什么呢?

01

性能 VS 安全

很多人对于dydx跳槽的第一反应是,dydx的安全性会降低。

这种说法当然没毛病,毕竟在Starkware上,安全性算是基本等价ETH,去Cosmos上面自己建一个新链,安全性肯定是没法跟ETH相比,尤其是刚启动那会~

然而正所谓有失必有得,安全上的部分妥协,换来的是性能上的飞跃。

还记得Axie是怎么起飞的么?

核心就在于Ronin侧链,侧链一经推出之后,TPS相对原先大幅飙升,交易价格则是大幅下降,导致的结果便是用户量的指数级增长。

的确,安全很重要,但想要要成为一个“杀手级应用”,你可能首要关注的更多的是性能,或者更准确来说,是“用户体验”,这里包含系统性能,交易价格,体验丝滑度……

性能来说,除了像是POW,POS这些共识机制的优势,Cosmos上面还可以跳出EVM架构在性能上天生的短板,这是目前在ETH上面无论怎么折腾都绕不开的一个“性能瓶颈”。

价格更不用说,Cosmos整个生态的交易费用相对ETH那边都便宜多了,当然ETH在Merge之后,可以通过EIP4488与Danksharding等大幅降低L2的费用,但这些东西最早都是明年才能看到的东西了,当下来说,L2相对于Cosmos L1,依旧是贵。

而丝滑程度,除了性能和价格,钱包的设计也是个重要因素,有了自己的链,就可以自定义钱包的各项功能,不必非要使用像是Metamask这种通用型钱包,即便是通用型,Cosmos的Keplr在业界也是出了名的“体验好”。

所以,不管从哪个角度看,去Cosmos做一个Appchain,在用户体验这个事儿上,注定比作为一个任意一个L1上的Dapp要好得多。

02

多链 VS 跨链

V神曾经说过,未来看好多链,但不看好跨链。

怎么理解呢?

比如在ETH那边,头部应用像是Uniswap,AAVE之类的,要在每个链上都部署一次,以太坊上来一遍,大的Alt L1上来一遍,L2那边Arbitrum上来一遍,Op上来一遍,未来Zk-sync或是Starkware上了肯定还得再来一遍…

而在Cosmos这边,你看像是Osmosis这个最大的Dex,只需要部署一边即可,其他链上的资产,都可以通过IBC协议直接连接Osmosis,甚至通过Interchain Account互相调用。

近几个月像是Wormhole,Ronin桥,Hamony桥,Nomad等一系列动辄上亿美金的被黑案,也多少佐证了V神不看好的“跨链”愿景,这也忒不安全了!

当然,如果没有Alt L1的话,单纯看ETH几个L2,因为共享同一个结算层的原因,L2 - L2的安全性要比L2 - Alt L1的安全性好很多,所以勉强可以算半个“多链”形态。

真正的多链还是Cosmos 生态里面全部使用IBC通信的这种同构链形态。

不过IBC也同样是个双刃剑,至少就目前而言,它只支持Cosmos SDK做出来的同构链互联,想要连接ETH或是其他Alt L1就要麻烦的多,这也是为什么很多人看好ETH+L2多链生态 VS Cosmos多链生态的一个长期愿景。

想来dydx 迁移Cosmos,对于IBC多链生态的看好必然是其重要原因之一。

03

模块 VS 单体

使用Cosmos构建L1的另一个好处是,灵活性被大大增强了。

这里的灵活性有两层含义:

一是Cosmos SDK自身的灵活性,当你构建一条链的时候,你的共识引擎并不会去绑定Tindermint(能够在不同的机器上安全一致的复制应用的软件),也不会强制绑定IBC Protocol (Inter-Blockchain Communication Protocol 是Cosmos 推出的通用跨链信息传输协议) ,换句话说,许多参数是可以自己选的。

第二个就是模块化的选择了,在Celestia提出了模块化区块链这个概念后,执行,数据有效性,结算的三层结构已然深入人心,现在最新的模块化分层方式又把共识单独抽了出来,弄成了4层结构。

以太坊那边,如果不想成为一个Dapp,最佳选择只能是选择做一条Rollup链,但Rollup对于团队的技术要求太高了,所以到现在为止,可以看到基本上几个Rollup,无论是ZK还是OP,基本都是顶级团队在做,且多是通用合约平台型Rollup,而非真正的Appchain(除了dydx与IMX)。

而在Cosmos这边,除了自己用SDK灵活搭建一条传统L1,三层全都自己来之外,你还可以选择只做其中的一层或是两层,比如把DA扔给Celestia,结算扔给Cevmos,自己只做执行,抑或是自己做执行+结算,只把DA外包……总之你可以玩出各种花样组合来。

还有一个正在开发中的项目Dymention,在做 Rollup开发工具包 (RDK),到时候在Cosmos上启动一条Rollup链,可能会比ETH那边简单的多,Rollup as Service的既视感。

04

主权 VS 神圣

而从上面的话题,还可以引出最后一个区别,即同为Rollup,在ETH那边叫做智能合约Rollup(未来有一天可以选择升级到神圣Rollup - Enshrined Rollup),Cosmos这边则是主打主权Rollup,比如之前的L1 Celo(一个layer 1区块链),就计划选择放弃自己独立L1的身份,来到Cosmos这边做了一条主权Rollup。

区别在哪?

两个Rollup都还是一个处于讨论和建设阶段的东西,属于Rollup终局的频谱两端,我们这里简单的把当前的智能合约Rollup(OP,Arb,Zk-sync)等近似理解为神圣Rollup的前身,毕竟他们对于以太坊都是有着强依赖的。

Cosmos这边主权Rollup的特点是什么呢?

从技术上来讲,是共识层与安全交给DA(数据可用性层),比如Celstia,自己做执行与结算。

抽象一点来讲,主权Rollup是指在不失去安全性的情况下,在任何时候随意分叉的权利,即把社区共识作为Layer 0 - 最底层。

可能你听着还是很晕,再白话一点就是,如果哪天Arb或是OP这种Rollup出了什么事儿,或是社区产生了重大分歧,想分叉,那不是个容易的事儿,因为他们的核心合约是部署在ETH L1上的,想分叉就得通过复杂的治理,中心化团队的部署,甚至ETH的EIP提案等才能实现。

而主权Rollup这边,即便是少数人想要分叉,也可以有无许可分叉的权利,因为完整的数据都在DA那里。

至于你说这种权利有什么用?现在还很难说,都是走一步看一步,说不定哪天区块链发展到某个阶段,大家就意识到了这种“安全无许可分叉”权利的重要性呢?主权不一定会胜出神圣,但至少,他给了你多一个选项。

05

小结

综上所述,在Cosmos上搭建一条链,相对于ETH或是其他L1可以获得的是优势是,性能,多链,模块化,主权四点。

相信作为一个“未来的区块链杀手级应用”,这四点会是非常吸引人的,至少,四点加起来的权重,应该是高过安全这一个点的,不是么?再者,还有Interchain Security这种Cosmos Hub的共享安全作为弥补。我们有理由相信,Cosmos生态上,早晚一定会诞生“杀手级”应用的。

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Harga Bitcoin Menyentuh Level Terendah dalam 20 Bulan, Investor "Bull" Terbesar Sudah Rugi 15 Miliar Dolar

Harga Bitcoin menyentuh level terendah dalam 20 bulan terakhir, jatuh di bawah $60,000 pada 25 Juni. Aset kripta utama lainnya seperti ETH dan SOL juga terkoreksi tajam. Lebih dari $1 miliar posisi leverage dilikuidasi dalam 24 jam, dengan mayoritas adalah posisi long. Indeks Fear & Greed turun ke 15, menandakan sentimen "ketakutan ekstrem". Pilar utama bull run sebelumnya—yaitu strategi pembelian berkelanjutan oleh perusahaan seperti Strategy (MSTR) dan aliran dana institusional melalui ETF spot AS—sedang melemah secara bersamaan. Strategy, pemegang Bitcoin korporat terbesar, kini mencatat kerugian mengambang lebih dari $14,6 miliar. Produk pendanaan terbarunya, STRC, telah anjlok 25% dari nilai nominalnya, mengancam kemampuan perusahaan untuk terus mengumpulkan dana dan membeli Bitcoin. Sementara itu, ETF spot Bitcoin AS mengalami arus keluar bersih besar-besaran, dengan sekitar $2,8-3,5 miliar mengalir keluar sepanjang Juni. Lingkungan makro yang ketat dengan inflasi tinggi dan penundaan ekspektasi pemotongan suku bunga AS semakin menekan aset berisiko seperti kripto. Modal institusional juga tampak beralih ke sektor AI. Faktor jangka pendek, termasuk kadaluarsa opsi Bitcoin senilai sekitar $10 miliar pada 26 Juni, diperkirakan akan terus memicu volatilitas. Analis memperingatkan bahwa ujian sesungguhnya bagi pasar mungkin datang pada awal Juli setelah likuidasi kontak berjangka kuartalan dan penurunan leverage.

Foresight News7m yang lalu

Harga Bitcoin Menyentuh Level Terendah dalam 20 Bulan, Investor "Bull" Terbesar Sudah Rugi 15 Miliar Dolar

Foresight News7m yang lalu

STRC Tembus di Bawah 80 Dolar, Masih Bisakah Investor Beli di Titik Terendah?

STRC, saham preferen Strategos yang ditargetkan pada nilai nominal $100, telah jatuh di bawah $80, menawarkan yield dividen tersirat yang tampak tinggi sekitar 13-15%. Artikel ini menganalisis apakah ini peluang beli atau perangkap. Poin utamanya: Diskon ini bukan hanya karena likuiditas, tetapi mencerminkan keraguan pasar tentang kemampuan model pembiayaan Strategos. Strategos mengandalkan siklus "menerbitkan sekuritas -> membeli BTC" untuk tumbuh. STRC, sebagai lapisan pendanaan berbiaya tinggi yang membutuhkan pembayaran dividen tunai, menjadi titik tekanan jika siklus ini melambat. Alasan utama STRC melemah: 1. Tekanan pada harga BTC dan premium saham MSTR, mengurangi efisiensi pendanaan. 2. Mekanisme penerbitan STRC terhambat saat harga jauh di bawah nominal. 3. Kompetisi dari produk pendapatan serupa (seperti SATA) menarik likuiditas. 4. Sinyal risiko: Strategos menjual sedikit BTC (32 BTC) untuk mendanai dividen, mempertanyakan komitmen "hanya beli, tidak jual". STRC bukan skema Ponzi karena didukung aset BTC nyata, tetapi memiliki risiko "Ponisifikasi" jika dividennya semakin bergantung pada penjualan BTC atau penerbitan sekuritas baru. "Ledakan" atau kegagalan bagi STRC lebih mungkin berupa keruntuhan bertahap dalam kepercayaan dan kemampuan pendanaan, dipicu oleh kombinasi: BTC turun dalam, diskon STRC yang dalam berlanjut, tekanan biaya dividen tunai, dan penjualan BTC menjadi rutin untuk membayar dividen. Kesimpulan: STRC bukan aset pendapatan tetap bebas risiko. Ini adalah taruhan pada apakah model perbendaharaan BTC Strategos dapat bertahan dalam pasar bearish. Membelinya adalah spekulasi pada pemulihan harga menuju $100 dan keberlanjutan narasi pendanaan Strategos, sambil menerima risiko dividen tertunda atau harga diskon yang berkepanjangan.

marsbit22m yang lalu

STRC Tembus di Bawah 80 Dolar, Masih Bisakah Investor Beli di Titik Terendah?

marsbit22m yang lalu

Mengapa Proyek Kripto Sering Berganti Nama?

Penulis: Gu Yu, ChainCatcher Di dunia bisnis tradisional, aset merek adalah garis hidup perusahaan. Mengganti nama secara sering hampir setara dengan menghancurkan pertahanan bisnis secara sukarela. Namun, di dunia kripto, aturannya seringkali berkebalikan. Menurut statistik RootData, lebih dari 16% proyek kripto pernah mengganti nama, termasuk banyak proyek terkenal. Artikel ini membahas alasan umum di balik fenomena ini: 1. **Loyalitas merek kripto yang rendah:** Pengguna awal banyak proyek kripto seringkali adalah investor, pemburu airdrop, atau pedagang naratif, bukan konsumen setia. Loyalitas mereka lebih terikat pada potensi keuntungan daripada pengalaman produk. Nama lama yang dikaitkan dengan penurunan harga, narasi usang, atau kontroversi bisa menjadi beban, bukan aset. 2. **Strategi pemasaran dan penyesuaian:** Beberapa pergantian nama merupakan penyesuaian strategis yang sah saat cakupan bisnis berkembang melampaui nama awal (contoh: Matic Network menjadi Polygon). Namun, banyak juga yang bertujuan "menumpang" pada tren panas pasar (seperti AI, RWA) untuk mendapatkan perhatian dan modal segar. Pergantian nama juga bisa menjadi alat hubungan masyarakat untuk memutus hubungan dengan masa lalu setelah peretasan, kerugian, atau kegagalan yang merusak kepercayaan. 3. **Ruang abu-abu "ganti nama dan ganti token":** Yang perlu diwaspadai adalah ketika pergantian nama disertai migrasi token. Ini bisa menjadi kesempatan untuk "mereset" likuiditas dan grafik harga lama, menciptakan kesan segar. Dalam proses ini, seringkali terjadi perubahan pada tokenomics yang tidak menguntungkan pemegang token lama, seperti pengenceran melalui penambahan pasokan untuk insentif baru. **Kesimpulan:** Masalah sebenarnya bukan pada pergantian nama itu sendiri, melainkan pada motif di baliknya. Pergantian nama untuk memperluas visi strategis dengan produk nyata dapat positif. Namun, jika tujuannya adalah melarikan diri dari sejarah kegagalan, menggeser narasi usang, atau mereset grafik harga dan likuiditas untuk permainan lama yang sama, maka itu adalah tanda bahaya. Ketika sebuah proyek mengganti nama, pertanyaan kritisnya adalah: Apa kemampuan atau strategi baru yang nyata? Apakah tokenomics berubah? Sejarah lama apa yang paling ingin mereka lupakan?

marsbit27m yang lalu

Mengapa Proyek Kripto Sering Berganti Nama?

marsbit27m yang lalu

Triliun Rupiah Pintu Masuk Dana Pensiun? ETF Reinvestment Dividen Bitcoin Franklin Templeton Punya Plafon Jual

**Artikel Inti (Ringkasan dalam Bahasa Indonesia):** Franklin Templeton mengajukan dua ETF baru yang dirancang untuk membawa Bitcoin ke investasi tradisional melalui mekanisme "konfigurasi default" dan rencana reinvestasi dividen (DRIP). Produk ini, yaitu Franklin US Equity Bitcoin Reinvestment Index ETF dan Franklin US Equity Innovation Sector Bitcoin Reinvestment Index ETF, akan berinvestasi di ETF Bitcoin spot, futures, dan opsi. Dengan alokasi awal 95% saham dan 5% Bitcoin, dividen dari bagian saham akan digunakan secara otomatis untuk membeli Bitcoin. Namun, terdapat batasan: porsi Bitcoin akan dijual kembali jika melebihi 5% (diturunkan ke 4,5%) selama rebalancing triwulanan, dengan batas keras maksimal 20% dari aset dana. Desain ini berarti dalam pasar bullish, dana justru menjadi penjual Bitcoin yang terprogram, berpotensi menciptakan tekanan jual. Artikel ini mengkritik dampak langsungnya yang kecil terhadap permintaan Bitcoin. Dengan yield dividen rendah (sekitar 1% atau 0,5%), daya beli tahunan untuk Bitcoin sangat minimal dibandingkan volume pasar harian. Target utama produk ini adalah penasihat keuangan, memungkinkan mereka mengalokasikan Bitcoin kepada klien secara tidak langsung dan "patuh regulasi", dengan menampilkannya sebagai produk ekuitas AS biasa. Kesimpulannya, meski mekanisme "default" yang memanfaatkan inersia investor berpotensi membuka akses besar seperti dana pensiun 401(k) di masa depan (terutama setelah perubahan regulasi AS baru-baru ini), dalam jangka pendek, aliran dana masuk dari produk ini diperkirakan sangat terbatas, dan desainnya justru bisa menjadi sumber tekanan jual pasif jika Bitcoin naik signifikan.

Foresight News30m yang lalu

Triliun Rupiah Pintu Masuk Dana Pensiun? ETF Reinvestment Dividen Bitcoin Franklin Templeton Punya Plafon Jual

Foresight News30m yang lalu

Mengapa Proyek Kripto Sering Ganti Nama?

Mengapa proyek kripto sering mengganti nama? Di dunia bisnis tradisional, mengganti merek sama dengan menghancurkan asetnya. Namun, di ekosistem kripto, statistik menunjukkan lebih dari 16% proyek pernah mengubah namanya, termasuk nama-nama besar seperti Matic (Polygon), Elrond (MultiversX), dan lainnya. Ada beberapa alasan di balik tren ini. Pertama, loyalitas pengguna di kripto rendah karena pengguna terutama adalah investor atau pencari keuntungan jangka pendek. Nama lama yang dikaitkan dengan kinerja buruk atau kerugian bisa menjadi beban. Kedua, pergantian nama bisa menjadi strategi pemasaran untuk menyegarkan narasi, menyesuaikan dengan konsep pasar yang sedang tren (seperti AI, RWA), atau menjauhi citra negatif setelah insiden seperti peretasan. Ketiga, perubahan yang lebih berbahaya adalah ketika pergantian nama disertai dengan migrasi token. Hal ini dapat digunakan untuk me-reset grafik harga lama, memberikan peluang baru bagi proyek dan pembuat pasar, dan terkadang digunakan untuk menyembunyikan perubahan tokenomics seperti pengenceran melalui penambahan pasokan. Masalah utamanya bukan pada pergantian nama itu sendiri, melainkan jika itu dilakukan untuk melarikan diri dari sejarah: melupakan kegagalan narasi, harga yang terpuruk, atau kepercayaan yang hilang. Saat sebuah proyek mengumumkan perubahan nama, pertanyaan kritis adalah: apakah ada peningkatan kemampuan nyata di baliknya, apakah tokenomics berubah, dan sejarah apa yang coba mereka tinggalkan? Pergantian nama bisa menjadi awal baru yang sah, tetapi juga bisa sekadar permainan lama dengan kemasan baru.

链捕手36m yang lalu

Mengapa Proyek Kripto Sering Ganti Nama?

链捕手36m yang lalu

Trading

Spot
Futures

Artikel Populer

Cara Membeli ATOM

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Cosmos (ATOM) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Cosmos (ATOM) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Cosmos (ATOM) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Cosmos (ATOM) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Cosmos (ATOM)Lakukan trading Cosmos (ATOM) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

488 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.10Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli ATOM

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga ATOM (ATOM) disajikan di bawah ini.

活动图片