时代又不打招呼了,已经有多少人在偷偷使用Web3?

白话区块链Dipublikasikan tanggal 2022-08-14Terakhir diperbarui pada 2022-08-14

Abstrak

Web3 还有数十亿的用户有待发掘。

去年以来,「Web3」开始不断出现在越来越多人的视野中,人人都在谈论 Web3,然而似乎仍有大多数人不知道 Web3 究竟是什么,也没有人能够说清 Web3 现在到底有多少用户。

据 Crypto.com 报告显示,2021 年全球加密资产人口增加了 178%,从 1.06 亿上升到 2.95 亿,预计到 2022 年底加密资产用户的数量将突破 10 亿。

但截至 7 月 26 日,以太坊域名服务 ENS 独立地址数才刚刚突破 50 万,已注册的主域名数量仅 356,567 个,作为 Web3 基础设施的 ENS,其实可以视为观察 Web3 用户及活跃体量的绝佳入口,也是最为真实的链上使用数据。

那热火朝天的 Web3 发展至今,真实的用户体量究竟到了什么级别?

Web3 世界用户几何?

我们可以从公开报道简单梳理一下 Web3 具有代表性赛道的头部项目的用户活跃数据。

「Web3 基建」的 ENS:50 万级别

上面提到,ENS 的独立地址数才刚刚超越 50 万个,而考到到较为隐藏的一人多地址等情况,真实活跃使用用户估计需要打个对折,大概在 20 万左右。

而这也是最具话题度和流量的以太坊头部 Web3 应用的用户数据。

「Web3 破圈级」的链游:300 万级别

2021 年以来,区块链游戏借助「Play To Earn」 逐步进入主流视野并实现爆发性增长,尤其是 Axie Infinity 作为新游戏经济模式的最典型范例,使世界一夜之间了解了「Play To Earn」模式,打开了区块链游戏全新的发展和想象空间。

而 Axie Infinity 的每日活跃用户数在去年 11 月达到峰值,约 300 万左右,但在 2022 年 3 月已经降至约 150 万,降幅达 45%。

而接棒成为出圈应用的 Stepn 在 2022 年 5 月宣布全球月活用户也突破 300 万,而在 7 月 15 日停止为中国大陆地区用户提供 GPS 及 IP 位置服务后,近半个月来的日活数据也维持在 5000-10000 人左右,并无太大波动。

「Web3 入口」的钱包:3000 万级别

钱包一直被视作是 Web3 流量的超级入口,而其中当之无愧的榜首 MetaMask 官方数据显示,截至 2022 年 3 月,MetaMask 月活用户已经达到 3000 万。

此外截至今年一季度,美国、巴西和菲律宾在 NFT、DeFi 和区块链游戏方面处于领先地位,而开始使用 Web3 并且增长最快的国家包括摩洛哥、阿拉伯联合酋长国、菲律宾、土耳其和中国。

最近「Web2.5」的概念相当火爆,而交易平台就是其中的典型代表——是一个帮助用户通向 Web3 的中间站。

而作为其中 Top1 的平台B,据称目前世界各地拥有约 1 亿用户,而在 2021 年里总兑换量更是高达到 34.1 兆美元,营收也创下约 200 亿美元的记录。

Web3 世界的真实用户困境

此前 Gartner 刚刚发布了 2021 年的新兴技术炒作周期曲线,其中 DeFi 仍被视为处于技术萌芽期,相比于之前并没有阶段性的变化。而作为 Web3 世界中直接和金融、交换相关的资产板块,DeFi 应该最能体现 Web3 实际的冷热现状。

从某种程度上讲,2020 年开始的「DeFi Summer」催生了后续的加密大行情,并相继轮动了 NFT、GameFi 等板块,但如今两年的牛熊之后,DeFi 自身的用户体量却并没有迎来如期的爆发。

反而在市场的自由落体中,DeFi 的用户增长更显无力,包括其中的 Synthetix 等头部 DeFi 协议也一度被诟病真实的活跃用户屈指可数(字面意义上)。

这也是一个侧面,但对如今的 Web3 而言,还处于科技采用周期中的「早期接受者」阶段:

Web2 世界里的头部应用,无论是淘宝还是亚马逊,都轻松有数亿甚至数十亿买家。而作为 Web3 顶流应用的 OpenSea,在 2021 年创下增长奇迹,交换量达到 140 亿美元,但它只有约 25 万的活跃买家和卖家,且 70% 的交换量仅来自约 2 万用户。

伴随着不断加速的野蛮扩张,Web3 世界也正在越来越真实地面临自己独特的流量困境。

Web3 的「用户增长逻辑」

Web3 究竟是什么?有多少用户?这些疑问或许本身就代表着机遇,对于一个尚处于早期蓬勃发展阶段的技术而言,用户数量和市场体量的弱点恰恰是可以争取的机会。

不过不同于 Web2 的几乎零门槛手机、电脑随意操作,Web3 的增量逻辑自带一定的门槛——由于 Web3 和资产相关,所以钱包、私钥、助记词包括 AMM、Swap、Mint 等都是必须掌握的 Web3 行业基础知识。

所以大家都在说 2020-2022 年的增长周期中,除了 NFT、GameFi 赛道外,并没有明显的圈外增量新用户进场并沉淀下来,但其实如果我们看看 Web3 用户的增长曲线,可能会发现其实我们连「圈内的自我教育」都还没有完成。

一方面,对存量用户而言,口头上的 Web3 多于实际的 Web3,对「私钥=资产」等基本概念认知不够、过于依赖CEX等等,「沉睡的圈内存量」大多只是「Web2.5 用户」;

另一方面,对增量用户而言,Web3 是个需要终身学习的行业,新用户面对这样的信息增量和庞杂知识,往往不知怎么下手,要么停留在介绍新知识的文章阅读,要么只是在网站官网浏览一番;

但私钥、DEX、AMM 等 Web3 知识看了再多,都不如亲自转一笔账、去 Uniswap 批准一笔交换的理解来地更为深刻。

当然,从产品角度,可能很多人都不需要了解什么是 Web3,绝大多数人也永远不会知道他们在与 Web3 互动,若想成为主流,Web3 需要让普通人也能轻松使用——即便大多数人不会知道 Web3 的存在,这就够了。

所以,如果说「2022 年的 Web3 就是 2002 年的 Web2」,那如今偏冷的市场环境或许正是做事的好时机,而着力点就在于如何打通学习途径,吸引越来越多的增量新用户入场。

小结

十年来,Web3 经历了多次牛熊转换,人们对它的理解和定义也不断被瓦解和重塑,但它确实是在一步步不断将更多用户带入全新的世界。

如今无论从哪个角度看,Web3 的用户都还远远不能与 Web2 相比,也正因如此,Web3 还有数十亿的用户有待发掘。

牛市为整个行业注入了充足的流动性,增长的泡沫可以凭借未来增量用户的故事来掩盖,而熊市则会揭示真相——谁抓住 Web3 世界未来的数十亿用户,谁就能赢得这场战争。

Bacaan Terkait

Harga Bitcoin Menyentuh Level Terendah dalam 20 Bulan, Investor "Bull" Terbesar Sudah Rugi 15 Miliar Dolar

Harga Bitcoin menyentuh level terendah dalam 20 bulan terakhir, jatuh di bawah $60,000 pada 25 Juni. Aset kripta utama lainnya seperti ETH dan SOL juga terkoreksi tajam. Lebih dari $1 miliar posisi leverage dilikuidasi dalam 24 jam, dengan mayoritas adalah posisi long. Indeks Fear & Greed turun ke 15, menandakan sentimen "ketakutan ekstrem". Pilar utama bull run sebelumnya—yaitu strategi pembelian berkelanjutan oleh perusahaan seperti Strategy (MSTR) dan aliran dana institusional melalui ETF spot AS—sedang melemah secara bersamaan. Strategy, pemegang Bitcoin korporat terbesar, kini mencatat kerugian mengambang lebih dari $14,6 miliar. Produk pendanaan terbarunya, STRC, telah anjlok 25% dari nilai nominalnya, mengancam kemampuan perusahaan untuk terus mengumpulkan dana dan membeli Bitcoin. Sementara itu, ETF spot Bitcoin AS mengalami arus keluar bersih besar-besaran, dengan sekitar $2,8-3,5 miliar mengalir keluar sepanjang Juni. Lingkungan makro yang ketat dengan inflasi tinggi dan penundaan ekspektasi pemotongan suku bunga AS semakin menekan aset berisiko seperti kripto. Modal institusional juga tampak beralih ke sektor AI. Faktor jangka pendek, termasuk kadaluarsa opsi Bitcoin senilai sekitar $10 miliar pada 26 Juni, diperkirakan akan terus memicu volatilitas. Analis memperingatkan bahwa ujian sesungguhnya bagi pasar mungkin datang pada awal Juli setelah likuidasi kontak berjangka kuartalan dan penurunan leverage.

Foresight News4m yang lalu

Harga Bitcoin Menyentuh Level Terendah dalam 20 Bulan, Investor "Bull" Terbesar Sudah Rugi 15 Miliar Dolar

Foresight News4m yang lalu

STRC Tembus di Bawah 80 Dolar, Masih Bisakah Investor Beli di Titik Terendah?

STRC, saham preferen Strategos yang ditargetkan pada nilai nominal $100, telah jatuh di bawah $80, menawarkan yield dividen tersirat yang tampak tinggi sekitar 13-15%. Artikel ini menganalisis apakah ini peluang beli atau perangkap. Poin utamanya: Diskon ini bukan hanya karena likuiditas, tetapi mencerminkan keraguan pasar tentang kemampuan model pembiayaan Strategos. Strategos mengandalkan siklus "menerbitkan sekuritas -> membeli BTC" untuk tumbuh. STRC, sebagai lapisan pendanaan berbiaya tinggi yang membutuhkan pembayaran dividen tunai, menjadi titik tekanan jika siklus ini melambat. Alasan utama STRC melemah: 1. Tekanan pada harga BTC dan premium saham MSTR, mengurangi efisiensi pendanaan. 2. Mekanisme penerbitan STRC terhambat saat harga jauh di bawah nominal. 3. Kompetisi dari produk pendapatan serupa (seperti SATA) menarik likuiditas. 4. Sinyal risiko: Strategos menjual sedikit BTC (32 BTC) untuk mendanai dividen, mempertanyakan komitmen "hanya beli, tidak jual". STRC bukan skema Ponzi karena didukung aset BTC nyata, tetapi memiliki risiko "Ponisifikasi" jika dividennya semakin bergantung pada penjualan BTC atau penerbitan sekuritas baru. "Ledakan" atau kegagalan bagi STRC lebih mungkin berupa keruntuhan bertahap dalam kepercayaan dan kemampuan pendanaan, dipicu oleh kombinasi: BTC turun dalam, diskon STRC yang dalam berlanjut, tekanan biaya dividen tunai, dan penjualan BTC menjadi rutin untuk membayar dividen. Kesimpulan: STRC bukan aset pendapatan tetap bebas risiko. Ini adalah taruhan pada apakah model perbendaharaan BTC Strategos dapat bertahan dalam pasar bearish. Membelinya adalah spekulasi pada pemulihan harga menuju $100 dan keberlanjutan narasi pendanaan Strategos, sambil menerima risiko dividen tertunda atau harga diskon yang berkepanjangan.

marsbit19m yang lalu

STRC Tembus di Bawah 80 Dolar, Masih Bisakah Investor Beli di Titik Terendah?

marsbit19m yang lalu

Mengapa Proyek Kripto Sering Berganti Nama?

Penulis: Gu Yu, ChainCatcher Di dunia bisnis tradisional, aset merek adalah garis hidup perusahaan. Mengganti nama secara sering hampir setara dengan menghancurkan pertahanan bisnis secara sukarela. Namun, di dunia kripto, aturannya seringkali berkebalikan. Menurut statistik RootData, lebih dari 16% proyek kripto pernah mengganti nama, termasuk banyak proyek terkenal. Artikel ini membahas alasan umum di balik fenomena ini: 1. **Loyalitas merek kripto yang rendah:** Pengguna awal banyak proyek kripto seringkali adalah investor, pemburu airdrop, atau pedagang naratif, bukan konsumen setia. Loyalitas mereka lebih terikat pada potensi keuntungan daripada pengalaman produk. Nama lama yang dikaitkan dengan penurunan harga, narasi usang, atau kontroversi bisa menjadi beban, bukan aset. 2. **Strategi pemasaran dan penyesuaian:** Beberapa pergantian nama merupakan penyesuaian strategis yang sah saat cakupan bisnis berkembang melampaui nama awal (contoh: Matic Network menjadi Polygon). Namun, banyak juga yang bertujuan "menumpang" pada tren panas pasar (seperti AI, RWA) untuk mendapatkan perhatian dan modal segar. Pergantian nama juga bisa menjadi alat hubungan masyarakat untuk memutus hubungan dengan masa lalu setelah peretasan, kerugian, atau kegagalan yang merusak kepercayaan. 3. **Ruang abu-abu "ganti nama dan ganti token":** Yang perlu diwaspadai adalah ketika pergantian nama disertai migrasi token. Ini bisa menjadi kesempatan untuk "mereset" likuiditas dan grafik harga lama, menciptakan kesan segar. Dalam proses ini, seringkali terjadi perubahan pada tokenomics yang tidak menguntungkan pemegang token lama, seperti pengenceran melalui penambahan pasokan untuk insentif baru. **Kesimpulan:** Masalah sebenarnya bukan pada pergantian nama itu sendiri, melainkan pada motif di baliknya. Pergantian nama untuk memperluas visi strategis dengan produk nyata dapat positif. Namun, jika tujuannya adalah melarikan diri dari sejarah kegagalan, menggeser narasi usang, atau mereset grafik harga dan likuiditas untuk permainan lama yang sama, maka itu adalah tanda bahaya. Ketika sebuah proyek mengganti nama, pertanyaan kritisnya adalah: Apa kemampuan atau strategi baru yang nyata? Apakah tokenomics berubah? Sejarah lama apa yang paling ingin mereka lupakan?

marsbit24m yang lalu

Mengapa Proyek Kripto Sering Berganti Nama?

marsbit24m yang lalu

Triliun Rupiah Pintu Masuk Dana Pensiun? ETF Reinvestment Dividen Bitcoin Franklin Templeton Punya Plafon Jual

**Artikel Inti (Ringkasan dalam Bahasa Indonesia):** Franklin Templeton mengajukan dua ETF baru yang dirancang untuk membawa Bitcoin ke investasi tradisional melalui mekanisme "konfigurasi default" dan rencana reinvestasi dividen (DRIP). Produk ini, yaitu Franklin US Equity Bitcoin Reinvestment Index ETF dan Franklin US Equity Innovation Sector Bitcoin Reinvestment Index ETF, akan berinvestasi di ETF Bitcoin spot, futures, dan opsi. Dengan alokasi awal 95% saham dan 5% Bitcoin, dividen dari bagian saham akan digunakan secara otomatis untuk membeli Bitcoin. Namun, terdapat batasan: porsi Bitcoin akan dijual kembali jika melebihi 5% (diturunkan ke 4,5%) selama rebalancing triwulanan, dengan batas keras maksimal 20% dari aset dana. Desain ini berarti dalam pasar bullish, dana justru menjadi penjual Bitcoin yang terprogram, berpotensi menciptakan tekanan jual. Artikel ini mengkritik dampak langsungnya yang kecil terhadap permintaan Bitcoin. Dengan yield dividen rendah (sekitar 1% atau 0,5%), daya beli tahunan untuk Bitcoin sangat minimal dibandingkan volume pasar harian. Target utama produk ini adalah penasihat keuangan, memungkinkan mereka mengalokasikan Bitcoin kepada klien secara tidak langsung dan "patuh regulasi", dengan menampilkannya sebagai produk ekuitas AS biasa. Kesimpulannya, meski mekanisme "default" yang memanfaatkan inersia investor berpotensi membuka akses besar seperti dana pensiun 401(k) di masa depan (terutama setelah perubahan regulasi AS baru-baru ini), dalam jangka pendek, aliran dana masuk dari produk ini diperkirakan sangat terbatas, dan desainnya justru bisa menjadi sumber tekanan jual pasif jika Bitcoin naik signifikan.

Foresight News27m yang lalu

Triliun Rupiah Pintu Masuk Dana Pensiun? ETF Reinvestment Dividen Bitcoin Franklin Templeton Punya Plafon Jual

Foresight News27m yang lalu

Mengapa Proyek Kripto Sering Ganti Nama?

Mengapa proyek kripto sering mengganti nama? Di dunia bisnis tradisional, mengganti merek sama dengan menghancurkan asetnya. Namun, di ekosistem kripto, statistik menunjukkan lebih dari 16% proyek pernah mengubah namanya, termasuk nama-nama besar seperti Matic (Polygon), Elrond (MultiversX), dan lainnya. Ada beberapa alasan di balik tren ini. Pertama, loyalitas pengguna di kripto rendah karena pengguna terutama adalah investor atau pencari keuntungan jangka pendek. Nama lama yang dikaitkan dengan kinerja buruk atau kerugian bisa menjadi beban. Kedua, pergantian nama bisa menjadi strategi pemasaran untuk menyegarkan narasi, menyesuaikan dengan konsep pasar yang sedang tren (seperti AI, RWA), atau menjauhi citra negatif setelah insiden seperti peretasan. Ketiga, perubahan yang lebih berbahaya adalah ketika pergantian nama disertai dengan migrasi token. Hal ini dapat digunakan untuk me-reset grafik harga lama, memberikan peluang baru bagi proyek dan pembuat pasar, dan terkadang digunakan untuk menyembunyikan perubahan tokenomics seperti pengenceran melalui penambahan pasokan. Masalah utamanya bukan pada pergantian nama itu sendiri, melainkan jika itu dilakukan untuk melarikan diri dari sejarah: melupakan kegagalan narasi, harga yang terpuruk, atau kepercayaan yang hilang. Saat sebuah proyek mengumumkan perubahan nama, pertanyaan kritis adalah: apakah ada peningkatan kemampuan nyata di baliknya, apakah tokenomics berubah, dan sejarah apa yang coba mereka tinggalkan? Pergantian nama bisa menjadi awal baru yang sah, tetapi juga bisa sekadar permainan lama dengan kemasan baru.

链捕手33m yang lalu

Mengapa Proyek Kripto Sering Ganti Nama?

链捕手33m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片