PIPPIN falls hard after $0.90 peak – Can bulls take back control?

ambcryptoDipublikasikan tanggal 2026-03-24Terakhir diperbarui pada 2026-03-24

Abstrak

PIPPIN's price experienced a sharp decline from its peak of $0.90, falling to around $0.0915, driven by aggressive selling pressure and long liquidations. Open Interest dropped by 40%, indicating a significant exit of speculative capital and a fragile market structure. However, the token has recently stabilized between $0.082 and $0.10, with RSI recovering from oversold levels and trading volume declining—suggesting seller exhaustion. A break above the $0.113 resistance could signal a short-term bullish reversal, potentially pushing the price toward $0.15.

Pippin’s [PIPPIN] price action reflects classic memecoin expansion followed by rapid unwinding, as momentum shifts from hype to distribution.

The rally from $0.20–$0.30 into the $0.90 peak shows aggressive speculative inflows, likely driven by social momentum and short-term positioning.

As the price approached $0.90, selling pressure intensified, leading to a sharp drop toward $0.15, which marked the first major profit-taking phase. This move weakened the structure, as buyers failed to sustain higher levels, allowing momentum to fade.

Source: TradingView

Price then consolidated briefly before breaking below $0.15, accelerating downside toward $0.0915, now acting as immediate support. RSI near 36 confirms bearish momentum, yet it is not fully oversold, which leaves room for further downside.

This decline reflects liquidity exit and fading demand, as speculative capital rotates out quickly. If $0.0915 fails, price may extend toward $0.05–$0.07, reinforcing a fragile, sentiment-driven structure.

Long liquidations accelerate as PIPPIN’s structure weakens

As price breaks below $0.15 and accelerates toward $0.0915, derivatives positioning confirms that the decline is driven by forced unwinding rather than fresh bearish bets.

Open Interest contracted to 74.14 million, dropping 12% in 24 hours and nearly 40% across major venues, which shows traders are closing positions instead of adding exposure.

Source: CoinGlass

This shift reflects a long unwind phase, where overleveraged participants exit as losses mount, amplifying downside pressure. At the same time, Funding Rates remained positive near 0.05%, which revealed that some longs still held positions, expecting a rebound despite weakening structure.

As liquidations increased, long-side wipes dominated, contributing to cascading sell pressure and reinforcing the breakdown. This imbalance highlights a fragile market, where liquidity thins as participants retreat.

With conviction fading and capital exiting, the structure becomes hollow, meaning price lacks strong support. Until Open Interest stabilizes and funding normalizes, the market remains vulnerable to further downside or sharp volatility spikes.

Short-term strength builds as PIPPIN finds a floor

After the sharp breakdown, price began stabilizing between $0.082 and $0.10, forming a clear short-term floor. As lower lows disappeared, buyers gradually absorbed remaining sell pressure, shifting structure from decline to accumulation.

The RSI recovered from oversold levels below 20 to around 50.6, signaling improving momentum as buying strength starts matching selling pressure. This transition suggests that short-term control is slowly rotating back toward bulls.

Source: TradingView

At the same time, volume declines noticeably compared to the crash on the 17th of March, indicating seller exhaustion as aggressive dumping fades. With fewer sellers, smaller buy orders can now influence price more effectively.

Price tightens below the $0.113 resistance, creating a compression range. If this level breaks, momentum could accelerate toward $0.15, confirming a short-term reversal structure.


Final Summary

  • PIPPIN’s collapse from $0.90 to $0.0915, driven by long liquidations and a 40% Open Interest drop signals liquidity exit and fragile structure.
  • PIPPIN stabilization between $0.082 and $0.10 with RSI recovery and declining volume suggests seller exhaustion, positioning for short-term rebound if $0.113 breaks.

Pertanyaan Terkait

QWhat was the peak price of PIPPIN and what does its subsequent drop to $0.0915 indicate?

APIPPIN reached a peak price of $0.90. The subsequent sharp drop to $0.0915 indicates a classic memecoin pattern of rapid unwinding, driven by profit-taking, long liquidations, and a significant exit of speculative capital, revealing a fragile market structure.

QHow did Open Interest and Funding Rates change during PIPPIN's decline, and what does this suggest about market sentiment?

AOpen Interest contracted by 12% in 24 hours and nearly 40% across major venues, indicating traders were closing positions rather than adding new exposure. Despite this, Funding Rates remained slightly positive at 0.05%, suggesting some longs were still holding, hoping for a rebound, but the overall sentiment was weak with capital exiting.

QWhat key support level is PIPPIN currently testing, and what is the significance of a break below it?

APIPPIN is testing immediate support at $0.0915. A break below this level could lead to a further decline toward the $0.05–$0.07 range, reinforcing the fragile, sentiment-driven nature of its market structure.

QWhat signs suggest that PIPPIN might be forming a short-term bottom and a potential rebound?

ASigns of a short-term bottom include price stabilization between $0.082 and $0.10, the RSI recovering from oversold levels (20) to around 50.6, and a noticeable decline in trading volume indicating seller exhaustion. A break above the $0.113 resistance could confirm a short-term reversal.

QWhat was the primary driver behind the cascading sell pressure during PIPPIN's price crash?

AThe cascading sell pressure was primarily driven by long liquidations, where overleveraged participants were forced to exit their positions as losses mounted. This created a cycle of amplified downside pressure and contributed to the rapid breakdown in price.

Bacaan Terkait

Debut Wash: Ketua FED yang Paling Paham Crypto Sepanjang Sejarah Akan Datangkan Kejutan atau Teror Bagi Pasar?

**Penampilan Perdana Kevin Warsh: Ketua Fed Paling Paham Crypto, Akan Bawa Kejutan atau Kekhawatiran?** Ketua Federal Reserve yang baru, Kevin Warsh, bersiap untuk konferensi pers kebijakan moneter pertamanya di tengah situasi sulit: inflasi yang bangkit kembali, tekanan pasar untuk menaikkan suku bunga, dan desakan Presiden Trump untuk menurunkan suku bunga. Yang unik, Warsh adalah ketua Fed pertama yang secara terbuka memiliki portofolio investasi tidak langsung yang signifikan di aset kripto dan perusahaan Web3, mencakup berbagai sektor seperti blockchain, DeFi, dan infrastruktur pembayaran. Pemahaman pribadinya tentang teknologi ini berbeda dengan pendahulunya. Analisis kebijakannya berfokus pada dua hal: **sikap hawkish melawan inflasi** yang mungkin berarti lingkungan suku bunga ketat, dan **sikap ramah terhadap aset digital** yang bisa membawa perubahan regulasi dari "pencegahan" menjadi "integrasi dan inovasi". Dampak pada pasar kripto dapat dilihat dari: **pergeseran ekspektasi regulasi** yang lebih mendukung, **penetapan ulang premi risiko** bergantung pada komunikasi kebijakan yang jelas dari Warsh, serta **aliran modal global** yang mungkin mengalir lebih deras ke aset kripto karena legitimasi yang meningkat. Dua skenario utama untuk penampilan perdananya: 1. **Kejutan:** Gabungan sikap kebijakan moneter yang relatif lunak (dovish) dan sinyal ramah kripto dapat memulihkan sentimen pasar. 2. **Kekhawatiran:** Sinyal hawkish yang lebih keras dari perkiraan, seperti isyarat kenaikan suku bunga, dapat memicu tekanan jual di aset berisiko, termasuk kripto. Meski secara etika Warsh telah menjual semua kepemilikannya terkait kripto, pemahaman mendalamnya tentang blockchain diharapkan dapat membentuk kerangka regulasi yang lebih koheren dan mendukung, menjadi infrastruktur penting bagi arus utama aset kripto dalam jangka panjang.

marsbit1j yang lalu

Debut Wash: Ketua FED yang Paling Paham Crypto Sepanjang Sejarah Akan Datangkan Kejutan atau Teror Bagi Pasar?

marsbit1j yang lalu

AGI Bukan Akhir, Makalah Baru DeepMind: Menuju ASI, Kemajuan AI yang Sesungguhnya Baru Dimulai

Jika Kecerdasan Buatan Umum (AGI) tercapai, apakah itu titik akhir? Tim Google DeepMind dalam laporan terbarunya berpendapat bahwa AGI **bukanlah akhir perjalanan**. AI diprediksi akan terus berkembang melampaui kemampuan tim ahli manusia terbaik, menuju Superintelligence (ASI). Laporan ini membedakan tiga konsep: AGI (kecerdasan setara manusia rata-rata), ASI (melampaui manusia di hampir semua bidang), dan UAI (batas teoretis maksimal). Transisi dari AGI ke ASI dapat melalui empat jalur potensial: 1. **Ekspansi Lanjutan**: Meningkatkan skala komputasi, model, dan data. 2. **Inovasi Algoritma**: Penyempurnaan paradigma yang ada atau pergeseran paradigma baru. 3. **Peningkatan Diri Secara Rekursif**: AI yang lebih kuat membantu mengembangkan generasi AI berikutnya yang lebih kuat. 4. **Koordinasi Multi-Agen**: Kecerdasan kolektif dari banyak sistem AGI yang berkolaborasi. Namun, terdapat enam kemacetan potensial: dinding data, tekanan sumber daya ekonomi & alam, batasan paradigma jaringan saraf saat ini, meningkatnya kesulitan penelitian, hambatan abstraksi, serta tantangan regulasi dan penerimaan sosial. Laporan ini juga menyoroti bahwa jika AI melampaui manusia, sistem evaluasi (benchmark) yang ada menjadi tidak relevan. Diperlukan kerangka pengukuran baru, seperti tugas kolaborasi/kompetisi multi-agen, pengujian yang dihasilkan otomatis, atau indikator tidak langsung seperti produktivitas ekonomi. ASI bukanlah sistem ajaib yang mahatahu; perkembangannya tetap dibatasi oleh hukum fisika, kompleksitas komputasi, data, sumber daya, dan umpan balik dunia nyata. Arah dan kecepatan kemajuan AI masih penuh ketidakpastian, sehingga memerlukan penelitian, prediksi, dan mekanisme evaluasi yang terus diperbarui.

marsbit3j yang lalu

AGI Bukan Akhir, Makalah Baru DeepMind: Menuju ASI, Kemajuan AI yang Sesungguhnya Baru Dimulai

marsbit3j yang lalu

Trading

Spot
Futures

Artikel Populer

Cara Membeli PIPPIN

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian pippin (PIPPIN) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli pippin (PIPPIN) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan pippin (PIPPIN) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan pippin (PIPPIN) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading pippin (PIPPIN)Lakukan trading pippin (PIPPIN) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

700 Total TayanganDipublikasikan pada 2025.01.11Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli PIPPIN

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga PIPPIN (PIPPIN) disajikan di bawah ini.

活动图片