Should traders track FLOKI, memecoins to see where Bitcoin’s price will go?

ambcryptoDipublikasikan tanggal 2026-02-13Terakhir diperbarui pada 2026-02-13

Abstrak

The memecoin sector, characterized by high volatility and speculation, can serve as a leading indicator for Bitcoin and the broader crypto market. Analysis shows that memecoin rallies often precede broader market advances, while their declines can signal structural weakness. Currently, the correlation between top memecoin FLOKI and Bitcoin has reached a perfect positive coefficient of 1, a pattern last seen in February 2024 which preceded significant gains. Technical indicators and a recent 3.56% rise in memecoin trading volume suggest renewed speculative interest and potential early accumulation. Furthermore, an increase in stablecoin supply indicates more capital is available to deploy into risk assets, potentially acting as a catalyst for market-wide price expansion. In summary, memecoins often establish directional trends that the wider market follows, and current conditions suggest the market may be approaching a significant inflection point.

The memecoin sector, characterized by high volatility and limited intrinsic value, remains largely driven by speculative flows.

Despite this, it represents a sizable portion of the digital asset market, with a valuation of $29.51 billion in comparison to the broader $2.3 trillion crypto market. This positioning allows it to function as a proxy for shifts in risk appetite and potential cycle bottoms.

Memecoin index and directional signals

An analysis of the memecoin index, which tracks the weighted average of a basket of memecoins, indicated that it can serve as a leading indicator for Bitcoin and altcoins’ price action.

According to Alphractal, Bitcoin [BTC] and other altcoins tend to follow memecoin trends after these assets establish directional momentum.

In prior cycles, memecoin rallies have preceded broader market advances, while sustained declines have hinted at weakening structure across risk assets.

In fact, according to Alphractal’s Joao Wedson,

“Historically, they tend to mark their tops before other altcoins. When performance starts to deteriorate in this highly speculative sector, it is often one of the earliest signals of structural market weakness.”

This relationship remains relevant in the present environment. Especially since trading volume across the memecoin segment rose by 3.56% to $3.32 billion, alongside a shift in price sentiment – Illustrative of renewed speculative participation.

FLOKI–Bitcoin correlation

To assess the current market direction, Alphractal compared FLOKI, the leading memecoin by trade count, with Bitcoin.

Both assets have declined in tandem recently, with FLOKI down 31% and Bitcoin down 28%. The correlation coefficient between the two assets hit 1 too – A perfectly positive correlation.

The last time the coefficient hit 1 was back in February 2024. Following the same, FLOKI recorded cumulative gains of 890%, gains that coincided with the wider market swinging north too.

Additional technical alignment is visible in the Accumulation/Distribution (A/D) indicator too.

During the previous breakout rally, the A/D metric remained in negative territory but trended upwards, signaling early accumulation before price expansion.

At the time of writing, a similar structure seemed to be developing – A sign of positioning ahead of a larger move.

Liquidity and stablecoin supply

Finally, liquidity conditions remain central to assessing upside potential. Stablecoin supply can be used as a proxy for available capital within the ecosystem.

An increase in stablecoin supply typically reflects investor readiness to deploy capital into risk assets.

At the time of writing, total stablecoin supply stood at $306.1 billion, up from $302.9 billion in January according to Artemis. This represented an additional $3.2 billion in capital capacity.

A sustained rotation of stablecoin liquidity back into crypto assets would likely act as a catalyst for renewed price expansion across the market.


Final Thoughts

  • Memecoins often move ahead of Bitcoin and major altcoins, establishing directional trends that the wider market later follows.
  • Market may be approaching a structural inflection point, similar to patterns observed in early 2024.

Kripto yang Sedang Tren

Pertanyaan Terkait

QAccording to the article, what is the total valuation of the memecoin sector and how does it compare to the broader crypto market?

AThe memecoin sector has a valuation of $29.51 billion, which is a portion of the broader $2.3 trillion crypto market.

QWhat role does the memecoin index play in relation to Bitcoin and altcoins, as described by Alphractal?

AThe memecoin index serves as a leading indicator for Bitcoin and altcoins' price action, as these assets tend to follow memecoin trends after they establish directional momentum.

QWhat was the correlation coefficient between FLOKI and Bitcoin, and what historical event followed the last time it hit this level?

AThe correlation coefficient between FLOKI and Bitcoin hit 1, indicating a perfectly positive correlation. The last time this happened in February 2024, FLOKI recorded cumulative gains of 890%, which coincided with a wider market upswing.

QWhat does an increase in stablecoin supply typically indicate, and what was the total stablecoin supply at the time of writing?

AAn increase in stablecoin supply typically reflects investor readiness to deploy capital into risk assets. At the time of writing, the total stablecoin supply stood at $306.1 billion.

QWhat are the two key takeaways listed in the 'Final Thoughts' section of the article?

A1. Memecoins often move ahead of Bitcoin and major altcoins, establishing directional trends that the wider market later follows. 2. The market may be approaching a structural inflection point, similar to patterns observed in early 2024.

Bacaan Terkait

PA Gambar Berbicara | Pahami Peristiwa Besar Web3 Agustus 2026 dalam Satu Gambar

**Gambar PA | Pahami Peristiwa Besar Web3 Agustus 2026 dalam Satu Gambar** Agustus 2026 diprediksi akan diwarnai oleh berbagai peristiwa penting di pasar Web3 dan crypto, berpusat pada empat tema utama: ekspektasi makro, regulasi, *unlocking* token, dan konsolidasi industri. **📊 Data Makro & Kebijakan:** Pasar akan menyimak rilis data ekonomi AS seperti Non-Farm Payrolls dan CPI Juli, serta menantikan risalah rapat Fed dan konferensi tahunan Jackson Hole. Di sisi regulasi, draf baru *CLARITY Act* dijadwalkan terbit di AS, sementara larangan crypto UE terhadap Belarusia mulai berlaku penuh. **🪙 Unlock Token:** Sejumlah aset kripto, termasuk ENA, AVAX, CONX, ZRO, dan KAITO, akan mengalami periode *unlock* besar-besaran, berpotensi memengaruhi volatilitas harga. **⚠️ Penyesuaian Proyek & Layanan:** Beberapa platform seperti Exchange Art, Ctrl Wallet, Zapper, NFTfi, dan Summer.fi akan menghentikan layanan atau melakukan penyesuaian, mengharuskan pengguna untuk mengamankan aset mereka. **💼 Keuangan Perusahaan & Acara:** Laporan kuartalan dari perusahaan seperti SpaceX, Circle, dan Nvidia akan dirilis. Sementara itu, perusahaan robotika China, Unitree Robotics, akan memulai penawaran IPO-nya. Konferensi penting seperti Bitcoin Asia 2026 dan *2026 Digital Expo* juga akan berlangsung. Secara keseluruhan, dinamika pasar Agustus akan terbentuk dari interaksi faktor makroekonomi, perkembangan regulasi, tekanan penjualan dari *unlocking* token, serta proses penyaringan alami dalam industri.

marsbit40m yang lalu

PA Gambar Berbicara | Pahami Peristiwa Besar Web3 Agustus 2026 dalam Satu Gambar

marsbit40m yang lalu

Si 'Mulut Buruk' Terkenal di Wall Street, Kali Ini Mengincar NVIDIA

Disclosur terbaru Michael Burry, legenda "The Big Short", mengungkap daftar saham yang dibetotnya, termasuk Nvidia, Tesla, dan ETF semikonduktor SOXX. Alasannya berpusat pada isu akuntansi di balik ledakan AI: klaim bahwa perusahaan cloud seperti Microsoft dan Meta memperpanjang masa depresiasi chip AI menjadi 6 tahun (vs 2-3 tahun realistis), merapikan laba mereka. Burry juga mencurigai adanya pembiayaan "di luar neraca", di mana Nvidia diduga membantu klien membeli chipnya sendiri, menciptakan permintaan buatan. Reaksi pasar beragam. Harga Nvidia berfluktuasi setelah pengumuman Burry, sempat turun tajam pada akhir Juli menyusul laporan tentang jaminan pembiayaan Nvidia ke OpenAI, yang dikomentari Burry. Secara keseluruhan, posisi short-nya terhadap Nvidia masih sedikit rugi. Artikel ini menelusuri rekam jejak Burry pasca-kesuksesan 2008, menunjukkan campuran hit dan miss. Ia akurat dalam krisis struktural (subprime, pandemi), tetapi sering keliru waktu dalam short berbasis valuasi (seperti Tesla sebelumnya). Meski vokal, short interest di Nvidia masih rendah (~1.4% saham beredar), dan para investor seasoned lain memiliki pendekatan berbeda. Steve Eisman (juga dari "The Big Short") tidak membetot Nvidia untuk saat ini, sementara Jim Chanos setuju dengan kekhawatiran akuntansi tetapi memilih target short di tempat lain (perusahaan private equity). Kesimpulan kunci: Analisis Burry menyoroti risiko akuntansi dan siklus yang valid dan layak dipertimbangkan investor. Namun, mengidentifikasi masalah struktural berbeda dengan memprediksi waktu dan kedalaman koreksi pasar, yang juga dipengaruhi sentimen, permainan industri, dan katalis acak. Bagi investor, nilai terbesar terletak pada kerangka berpikir kritis ini—mempertanyakan angka, mencari risiko tersembunyi—bukan sekadar meniru posisi trading seorang "superstar" short-seller.

marsbit1j yang lalu

Si 'Mulut Buruk' Terkenal di Wall Street, Kali Ini Mengincar NVIDIA

marsbit1j yang lalu

Kurasi Minggu Ini | Guncangan Epik di Pasar Saham, IPO Changxin Technology Ubah Peta Penyimpanan, Saylor Targetkan STRC Re-Anchor Sekitar 8 September

**Ringkasan Pilihan Mingguan PANews** Pasar keuangan global mengalami volatilitas signifikan minggu ini. Saham Korea mengalami beberapa *circuit breaker* dengan saham teknologi seperti SK Hynix menjadi penyebab utama, memicu gelombang likuidasi di pasar derivatif kripto. Di tengah gejolak ini, mata uang kripto seperti Bitcoin justru menunjukkan stabilitas relatif. Sektor AI tetap menjadi fokus. Laporan Tiger Research menyoroti pertempuran dompet pintar agen AI untuk pembayaran mikro, dengan raksasa seperti Coinbase memasuki arena. Di China, konvergensi GPU domestik dan gelombang Agent menandakan fase baru di industri komputasi. Dari sisi makro,上市 (IPO) Changxin Technology (C长鑫) dengan valuasi triliunan menjadi sorotan, mencerminkan keberhasilan panjang pengembangan DRAM domestik. Sementara itu, Citigroup memperingatkan sembilan risiko ekstrem komoditas untuk paruh kedua 2026, dan Fed mengirim sinyal hawkish meski menjaga suku bunga. Figur seperti Tom Lee (Fundstrat) yakin koreksi AI hanyalah "deleveraging paksa" dan siklus bull belum berakhir. Raoul Pal (Real Vision) menekankan logika jangka panjang industri kripto tetap kuat. CEO Marathon Digital (MARA) membahas transisi penambang Bitcoin ke pengelola aset energi di era AI. Di ekosistem Web3, mekanisme "tarik kartu" dari proyek seperti Fake World Assets ($FWA) menghidupkan kembali perdagangan NFT. Analisis menunjukkan pendapatan protokol kripto tumbuh, namun hal itu tidak serta-merta mendorong harga token. Hyperliquid menghasilkan pendapatan besar dari mekanisme "biaya prioritas". Aset tokenisasi riil (RWA) telah mencapai skala besar, namun menghadapi tantangan utilisasi. Perkembangan penting lain termasuk peta jalan Ethereum 2030 untuk skalabilitas dan privasi, migrasi staking ETH besar-besaran oleh Lido, serta perang stablecoin yang semakin sengit. **Berita Singkat:** Saham AS menguat; Saham penambang kripto yang beralih ke AI meroket; Meta berkomitmen belanja besar untuk AI; Michael Saylor menargetkan realignment STRC sekitar 8 September; Aksi korporasi besar-besaran di Bitcoin dan Ethereum; Pendanaan besar untuk startup AI Simile dan Perceptron; Saham Korea dan Changxin Technology melonjak; Pertukaran Korea Upbit dan Bithumb menambahkan token baru.

marsbit1j yang lalu

Kurasi Minggu Ini | Guncangan Epik di Pasar Saham, IPO Changxin Technology Ubah Peta Penyimpanan, Saylor Targetkan STRC Re-Anchor Sekitar 8 September

marsbit1j yang lalu

Saat Pasar Mulai Mempertanyakan Pengeluaran Modal AI: Analisis Lengkap Laporan Keuangan Kuartal II Lima Raksasa Teknologi

Analisis Laporan Kuartal II 2026 Lima Raksasa Teknologi AS menunjukkan tren utama: pertumbuhan pendapatan dan laba melampaui ekspektasi, didorong oleh permintaan kuat untuk bisnis terkait AI, namun pasar mulai mempertanyakan pengeluaran modal besar-besaran untuk infrastruktur AI. Google melaporkan pertumbuhan pendapatan dua digit selama 12 kuartal berturut-turut, dengan Google Cloud melonjak 82%. Namun, pengeluaran modal yang berlipat ganda menyebabkan arus kas bebas negatif untuk pertama kalinya, membuat saham turun 7%. Intel mencatat pertumbuhan pendapatan terkuat dalam 15 tahun, tetapi kenaikan panduan pengeluaran modal juga menekan sahamnya. Microsoft menjadi pengecualian positif. Azure mencapai pendapatan tahunan $100 miliar, dan perusahaan menurunkan panduan pengeluaran modal untuk 2026 sambil menjanjikan arus kas bebas positif, mendorong saham mencapai kinerja terbaik dalam 18 tahun. Sebaliknya, Meta menghadapi penjualan terberat karena pengeluaran modal yang melonjak dan arus kas bebas yang menyusut drastis, dengan saham anjlok hampir 10%. Apple mencatat rekor pendapatan dan laba, namun panduan untuk kuartal berikutnya yang lebih rendah dari ekspektasi karena kendala rantai pasokan dan fluktuasi mata uang menyebabkan kapitalisasi pasarnya terkikis $300 miliar dalam sehari. Kesimpulannya, meskipun permintaan AI tetap kuat, fokus pasar telah bergeser dari pertumbuhan pendapatan ke jalan menuju pengembalian arus kas dari investasi besar-besaran tersebut, yang tercermin dari reaksi harga saham yang berbeda-beda.

Odaily星球日报1j yang lalu

Saat Pasar Mulai Mempertanyakan Pengeluaran Modal AI: Analisis Lengkap Laporan Keuangan Kuartal II Lima Raksasa Teknologi

Odaily星球日报1j yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli FLOKI

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian FLOKI (FLOKI) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli FLOKI (FLOKI) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan FLOKI (FLOKI) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan FLOKI (FLOKI) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading FLOKI (FLOKI)Lakukan trading FLOKI (FLOKI) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

309 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.12Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli FLOKI

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga FLOKI (FLOKI) disajikan di bawah ini.

活动图片