Эксперты Glassnode и Fanara Digital назвали причину снижения волатильности биткоина

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-01-03Terakhir diperbarui pada 2025-12-04

Долгосрочная волатильность биткоина снизилась с пиковых 84% в 2021 году до 43%. Причина — приход институциональных игроков и запуск регулируемых криптоинструментов, заявили аналитики Glassnode и Fanara Digital.

По данным экспертов, медвежьи рынки, как правило, начинаются с роста волатильности криптовалюты и снижения ликвидности. На данный момент наблюдается обратная ситуация: уменьшение колебаний цены биткоина указывает на переход монеты в категорию институциональной.

С 2022 года первая криптовалюта смогла привлечь свыше $732 млрд. Текущая фаза (2023-2025 годы) по объему притока средств продемонстрировала самый высокий показатель в сравнении с предыдущими.

Реализованная капитализация актива превысила $1,1 трлн. Пик цены биткоина в рамках рассматриваемого периода составил $126 000 по состоянию на 6 октября, после чего последовало падение на 36%. Однако данные указывают на отсутствие признаков затяжного медвежьего цикла, считают эксперты.

Биткоин должен закрепиться выше отметки $93 000, чтобы продолжить ралли. Сейчас в этой зоне сконцентрированы значительные объемы на ликвидацию коротких позиций, что может помочь бычьему тренду, заключили аналитики.

Ранее американский бизнесмен, инвестор и соучредитель компании Morgan Creek Digital Энтони Помплиано (Anthony Pompliano) заявил, что волатильность нужна первой криптовалюте для продолжения роста котировок.

Bacaan Terkait

Jika MicroStrategy Benar-benar Menjual 491 Bitcoin, Seberapa Besar Dampaknya Terhadap Pasar?

Trader terkenal Lightcrypto mengklaim bahwa MicroStrategy (MSTR), perusahaan publik dengan kepemilikan Bitcoin (BTC) terbesar, mungkin telah mulai menjual aset kriptonya, yaitu sekitar 491 BTC (senilai kurang dari $30 juta). Jumlah ini sangat kecil dibandingkan total kepemilikan perusahaan yang sekitar 847.000 BTC, hanya setara dengan 0.058%. Klaim ini muncul setelah MicroStrategy mengumumkan kerangka kerja baru yang mengizinkan penjualan hingga $1,25 miliar BTC untuk tujuan seperti menambah cadangan dolar, membayar dividen saham prioritas, dan membeli kembali saham. Jika penjualan 491 BTC benar terjadi, hal ini bukanlah aksi "dump" besar, melainkan lebih seperti tetesan pertama dari saluran penjualan yang baru diresmikan. Alasan di balik potensi penjualan terkait dengan produk saham prioritas perpetual perusahaan (STRC), yang saat ini diperdagangkan di bawah nilai nominalnya. Untuk mendukung produk ini dan struktur modalnya, MicroStrategy perlu menyediakan arus kas, salah satu opsinya adalah dengan menjual sebagian BTC. Untuk pasar saham MSTR, pengumuman kerangka penjualan justru sempat dilihat positif dalam jangka pendek karena memberikan kepastian likuiditas. Namun dalam jangka menengah, ini dapat mengubah narasi perusahaan dari "pembeli Bitcoin murni" menjadi entitas yang juga harus mengelola liabilitas, yang berpotensi memengaruhi premium valuasinya. Bagi pasar Bitcoin itu sendiri, 491 BTC tidak signifikan secara teknis. Namun, secara psikologis, ini dapat mengikis persepsi bahwa MicroStrategy adalah "pembeli terakhir" yang tak tergoyahkan, karena kini perusahaan memiliki mekanisme resmi untuk menjadi penjual. Kunci ke depan adalah apakah pasar akan melihat penjualan kecil seperti ini sebagai pengecualian atau sebagai bagian dari pola baru.

marsbit1j yang lalu

Jika MicroStrategy Benar-benar Menjual 491 Bitcoin, Seberapa Besar Dampaknya Terhadap Pasar?

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片