Analyst Calls Cardano A ‘Ghost Chain’ Amid Disappointing Network Metrics

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2025-11-20Terakhir diperbarui pada 2025-11-20

Abstrak

Cardano's price action has been trending downwards alongside the rest of the crypto market, but the on-chain side of things...

Trusted Editorial content, reviewed by leading industry experts and seasoned editors. Ad Disclosure

Cardano’s price action has been trending downwards alongside the rest of the crypto market, but the on-chain side of things shows the blockchain activity is failing to keep pace with expectations for a top-tier blockchain. 

Recent weeks have shown sluggish participation across key network indicators, and the stagnation has increased the long-standing ghost chain narrative. An example of this criticism came from a crypto observer on X, who added a more blunt assessment of why the network appears to be underperforming, calling it a “ghost chain.”

Harsh Critiques Point To Liquidity And Usage Weakness

A closer look at Cardano’s liquidity profile revealed gaps that are difficult to ignore. Its stablecoin supply of just over $30 million is exceptionally small for a blockchain with a market value in the tens of billions, making Cardano’s DeFi economy shallow compared to both its peers and even smaller networks. 

A crypto observer known as hantengri on X summarized the situation in a pointed breakdown, stating that Cardano raised $62 million, generates zero revenue, processes only about one transaction per second, and hosts an ecosystem that is described as basically one DEX and one lending protocol that maybe seven people use per day. 

The account went further, arguing that the chain operates like a ghost network guarded by a fanatical community despite sitting at a fully diluted valuation of $21 billion.

He also highlighted concerns about supply mechanics, noting that although ADA is labeled as having a fixed supply, roughly 18% is still not in circulation, and staking rewards along with treasury emissions continue to enter the market without any burn mechanism. To him, these factors reinforce the idea that no one is using the chain in a meaningful way.

A More Practical Way To View The Ghost Chain Debate

The idea of Cardano being a ghost chain is not as straightforward as a simple yes or no. The label comes from doubts about whether the network’s growth matches the scale of its ambitions and the size of its market capitalization. 

When the conversation is framed purely around visible activity, such as the total value locked in its DeFi protocols, active applications, or stablecoin liquidity, Cardano does fall behind faster-moving competitors like Solana and Avalanche. Those surface-level metrics make the ecosystem appear quieter than what one would expect from a top-tier chain.

Interestingly, Cardano founder Charles Hoskinson had addressed this disparity, noting this is due to a lack of DeFi engagement from the 1.3 million users who are actively participating in Cardano staking.

According to data from DeFiLlama, the Cardano network currently has the 25th largest TVL, with only about $215.51 million in 61 protocols. 

At the time of writing, Cardano (ADA) is trading at $0.1581, down by 0.5% in the past 24 hours. The cryptocurrency is down by 10% and 18% in the larger seven-day and 30-day timeframes. Charles Hoskinson recently appealed to the community to avoid reacting emotionally and to refrain from panic selling.

Cardano
ADA trading at $0.46 on the 1D chart | Source: ADAUSDT on Tradingview.com
Featured image from Freepik, chart from Tradingview.com
Editorial Process for bitcoinist is centered on delivering thoroughly researched, accurate, and unbiased content. We uphold strict sourcing standards, and each page undergoes diligent review by our team of top technology experts and seasoned editors. This process ensures the integrity, relevance, and value of our content for our readers.

Scott Matherson is a leading crypto writer at Bitcoinist, who possesses a sharp analytical mind and a deep understanding of the digital currency landscape. Scott has earned a reputation for delivering thought-provoking and well-researched articles that resonate with both newcomers and seasoned crypto enthusiasts. Outside of his writing, Scott is passionate about promoting crypto literacy and often works to educate the public on the potential of blockchain.

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

NASDAQ berencana memperpanjang jam perdagangan menjadi 23 jam per hari mulai 6 Desember 2026, menutupi sesi malam yang sesuai dengan jam siang di Asia. Perubahan ini bertujuan merebut pesanan dari platform perdagangan malam (ATS), sistem internal broker, dan bursa lain, serta menjadikan pasar AS sebagai tempat utama untuk bereaksi terhadap peristiwa global kapan saja. Data menunjukkan perdagangan malam AS didominasi oleh ETF (seperti SPY, QQQ) dan segelintir saham blue-chip (Tesla, Nvidia, Alibaba), lebih berfokus pada manajemen risiko makro daripada analisis perusahaan individual. Dengan kata lain, NASDAQ ingin mengubah siang hari investor Asia menjadi jam perdagangan AS. Perpanjangan jam membawa tantangan: biaya operasi yang lebih tinggi untuk seluruh infrastruktur keuangan, likuiditas terbatas, dan spread yang lebih lebar di sesi malam. Harga mungkin muncul lebih cepat, tetapi tidak selalu lebih akurat. Inisiatif ini mencerminkan perebutan pesanan dan hak penentuan harga global. Pasar AS, melalui ETF-nya, semakin menjadi tempat penetapan harga awal untuk berbagai aset global, bahkan sebelum pasar domestiknya dibuka. Sementara bursa seperti Hong Kong perlu fokus pada peningkatan kualitas aset dan konektivitas, daripada sekadar meniru perpanjangan jam perdagangan. Intinya, yang diperebutkan bukan sekadar jam operasi yang lebih lama, melainkan siapa yang mendefinisikan harga global berikutnya.

marsbit2j yang lalu

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

marsbit2j yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

Pendiri MicroStrategy Michael Saylor menyatakan Bitcoin mengubah cara menyimpan dan mentransfer kekayaan dengan mengubah kelangkaan digital menjadi nilai ekonomi. Ia menjelaskan Bitcoin menggabungkan komputer, jaringan digital, dan kriptografi untuk menciptakan jaringan moneter digital pertama dalam sejarah. Saylor membandingkan Bitcoin dengan emas, menekankan bahwa meningkatkan pasokan Bitcoin lebih sulit, sementara mengintegrasikannya dengan perangkat lunak dan mentransfernya lebih mudah. Ia menyebut mekanisme proof-of-work menghubungkan Bitcoin dengan dunia fisik dengan mengonsumsi energi nyata untuk keamanan ledger, sehingga meningkatkan biaya untuk mengubah transaksi masa lalu. Menurutnya, istilah "energi moneter digital" lebih tepat daripada "emas digital". Bitcoin dideskripsikan bukan hanya sebagai perangkat lunak tetap, tetapi sistem yang dapat beradaptasi terdiri dari penambang, node, pengembang, modal, dan pengguna. Tujuan utamanya adalah menciptakan ledger yang aman dan andal untuk aset digital langka, dengan fungsi kompleks ditinggalkan ke aplikasi lapisan lebih tinggi. Dampak mendalam Bitcoin adalah menciptakan bentuk baru kedaulatan digital di mana individu dapat mengontrol kekuatan ekonomi mereka melalui kunci privat tanpa memerlukan izin. Kepemilikan diverifikasi secara matematis, bukan oleh institusi. Perusahaan, bank, dan aplikasi dapat membangun sistem ekonomi kompleks di atas Bitcoin. Saylor menyimpulkan bahwa kelangkaan fisik membuat emas menjadi uang, dan kelangkaan digital melakukan hal yang sama untuk Bitcoin. Bitcoin lebih dari sekadar alat pembayaran; itu adalah "energi moneter" di era digital. *Ini bukan rekomendasi investasi.

cryptonews.ru2j yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

cryptonews.ru2j yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli SAMSUNGEM

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Samsung Electro-Mechanics (SAMSUNGEM) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Samsung Electro-Mechanics (SAMSUNGEM) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Samsung Electro-Mechanics (SAMSUNGEM) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Samsung Electro-Mechanics (SAMSUNGEM) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Samsung Electro-Mechanics (SAMSUNGEM)Lakukan trading Samsung Electro-Mechanics (SAMSUNGEM) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

51 Total TayanganDipublikasikan pada 2026.08.14Diperbarui pada 2026.08.14

Cara Membeli SAMSUNGEM

Apa Itu LGELECTRONICS

Aset dasar dari kontrak ini adalah LG Electronics Inc. LG Electronics Inc adalah perusahaan elektronik global yang berbasis di Korea Selatan yang bergerak di bidang elektronik konsumen, peralatan rumah tangga, dan komponen kendaraan.

76 Total TayanganDipublikasikan pada 2026.08.14Diperbarui pada 2026.08.14

Apa Itu LGELECTRONICS

Cara Membeli LGELECTRONICS

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian LG Electronics (LGELECTRONICS) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli LG Electronics (LGELECTRONICS) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan LG Electronics (LGELECTRONICS) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan LG Electronics (LGELECTRONICS) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading LG Electronics (LGELECTRONICS)Lakukan trading LG Electronics (LGELECTRONICS) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

49 Total TayanganDipublikasikan pada 2026.08.14Diperbarui pada 2026.08.14

Cara Membeli LGELECTRONICS

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga A (A) disajikan di bawah ini.

活动图片