How This Cardano Holder Lost $6.09 Million In Minutes Due To On-Chain Liquidity Issues

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2025-11-19Terakhir diperbarui pada 2025-11-19

Abstrak

A Cardano holder has experienced a staggering financial blow this week, losing over $6 million worth of ADA in just...

Trusted Editorial content, reviewed by leading industry experts and seasoned editors. Ad Disclosure

A Cardano holder has experienced a staggering financial blow this week, losing over $6 million worth of ADA in just minutes due to on-chain liquidity issues. The funds, which had been sitting dormant for nearly five years, vanished almost instantly during the massive swap. The incident raises alarm regarding the risks involved in using Decentralized Exchanges (DEXs) and the importance of understanding liquidity and slippage before executing large trades. 

Cardano Holder Loses Over $6 Million ADA In Minutes

A new report from a famous on-chain sleuth, ZachXBT, revealed a jaw-dropping loss for a Cardano investor. The user had swapped 14.4 million ADA, valued at approximately $6.9 million, for 847,000 USDA, a stablecoin pegged to ADA.  The transaction occurred just two hours before the report became public, revealing that the investor had lost approximately $6.05 million, wiping out more than 80% of his initial investment. 

ZachXBT has said that the dramatic loss was likely due to extremely thin liquidity in the trading pool, which caused the price of ADA to spike temporarily during the swap. Vladimir S., a threat researcher who shared ZachXBT’s findings on X from his Telegram group, speculated that the Decentralized Exchange interface where the transaction occurred probably did not provide clear, low-liquidity warnings for a swap of that magnitude. 

Cardano
Source: Chart from ZachXBT on X

Vladimir suggested that an Over-The-Counter (OTC) deal would have been a much safer alternative for a $6.9 million ADA swap. Notably, this case highlights how even long-term crypto holders can suffer major losses when they do not fully understand how DEXs work.

Community Weighs In On Liquidity Issues And Slippage Warnings

ZachXBT’s report sparked extensive discussions among crypto traders and analysts, who pointed out that the $6.9 million ADA swap carried a staggering high price impact of 87.433%. Many in the community noted that the transaction was executed on the Minswap DEX, where users are required to actively acknowledge and consent to high slippage warnings to confirm trades.

Some members argued that the $6.05 million loss could have been avoided if the user paid attention to the interface and the obvious warnings displayed for transactions exceeding typical slippage thresholds. Responding to Vladimir’s speculation about a lack of clear liquidity warnings, other community members confirmed that Minswap always provides visible alerts for low liquidity swaps. Large slippage percentages, typically above 3-5%, are displayed in bright red texts, making it almost impossible for traders to miss. 

Some observers suggested that the Cardano holder may have misunderstood the interface, possibly due to language barriers or a lack of familiarity with decentralized finance mechanisms. Regardless of the reasons, this incident serves as a clear reminder for crypto users to pay attention to liquidity and slippage alerts when executing high-value swaps.

Cardano
ADA trading at $0.46 on the 1D chart | Source: ADAUSDT on Tradingview.com
Featured image from Adobe Stock, chart from Tradingview.com
Editorial Process for bitcoinist is centered on delivering thoroughly researched, accurate, and unbiased content. We uphold strict sourcing standards, and each page undergoes diligent review by our team of top technology experts and seasoned editors. This process ensures the integrity, relevance, and value of our content for our readers.

Scott Matherson is a leading crypto writer at Bitcoinist, who possesses a sharp analytical mind and a deep understanding of the digital currency landscape. Scott has earned a reputation for delivering thought-provoking and well-researched articles that resonate with both newcomers and seasoned crypto enthusiasts. Outside of his writing, Scott is passionate about promoting crypto literacy and often works to educate the public on the potential of blockchain.

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

NASDAQ berencana memperpanjang jam perdagangan menjadi 23 jam per hari mulai 6 Desember 2026, menutupi sesi malam yang sesuai dengan jam siang di Asia. Perubahan ini bertujuan merebut pesanan dari platform perdagangan malam (ATS), sistem internal broker, dan bursa lain, serta menjadikan pasar AS sebagai tempat utama untuk bereaksi terhadap peristiwa global kapan saja. Data menunjukkan perdagangan malam AS didominasi oleh ETF (seperti SPY, QQQ) dan segelintir saham blue-chip (Tesla, Nvidia, Alibaba), lebih berfokus pada manajemen risiko makro daripada analisis perusahaan individual. Dengan kata lain, NASDAQ ingin mengubah siang hari investor Asia menjadi jam perdagangan AS. Perpanjangan jam membawa tantangan: biaya operasi yang lebih tinggi untuk seluruh infrastruktur keuangan, likuiditas terbatas, dan spread yang lebih lebar di sesi malam. Harga mungkin muncul lebih cepat, tetapi tidak selalu lebih akurat. Inisiatif ini mencerminkan perebutan pesanan dan hak penentuan harga global. Pasar AS, melalui ETF-nya, semakin menjadi tempat penetapan harga awal untuk berbagai aset global, bahkan sebelum pasar domestiknya dibuka. Sementara bursa seperti Hong Kong perlu fokus pada peningkatan kualitas aset dan konektivitas, daripada sekadar meniru perpanjangan jam perdagangan. Intinya, yang diperebutkan bukan sekadar jam operasi yang lebih lama, melainkan siapa yang mendefinisikan harga global berikutnya.

marsbit5j yang lalu

NASDAQ Berdagang 23 Jam Sehari, Bisnis Siapa yang Diambil?

marsbit5j yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

Pendiri MicroStrategy Michael Saylor menyatakan Bitcoin mengubah cara menyimpan dan mentransfer kekayaan dengan mengubah kelangkaan digital menjadi nilai ekonomi. Ia menjelaskan Bitcoin menggabungkan komputer, jaringan digital, dan kriptografi untuk menciptakan jaringan moneter digital pertama dalam sejarah. Saylor membandingkan Bitcoin dengan emas, menekankan bahwa meningkatkan pasokan Bitcoin lebih sulit, sementara mengintegrasikannya dengan perangkat lunak dan mentransfernya lebih mudah. Ia menyebut mekanisme proof-of-work menghubungkan Bitcoin dengan dunia fisik dengan mengonsumsi energi nyata untuk keamanan ledger, sehingga meningkatkan biaya untuk mengubah transaksi masa lalu. Menurutnya, istilah "energi moneter digital" lebih tepat daripada "emas digital". Bitcoin dideskripsikan bukan hanya sebagai perangkat lunak tetap, tetapi sistem yang dapat beradaptasi terdiri dari penambang, node, pengembang, modal, dan pengguna. Tujuan utamanya adalah menciptakan ledger yang aman dan andal untuk aset digital langka, dengan fungsi kompleks ditinggalkan ke aplikasi lapisan lebih tinggi. Dampak mendalam Bitcoin adalah menciptakan bentuk baru kedaulatan digital di mana individu dapat mengontrol kekuatan ekonomi mereka melalui kunci privat tanpa memerlukan izin. Kepemilikan diverifikasi secara matematis, bukan oleh institusi. Perusahaan, bank, dan aplikasi dapat membangun sistem ekonomi kompleks di atas Bitcoin. Saylor menyimpulkan bahwa kelangkaan fisik membuat emas menjadi uang, dan kelangkaan digital melakukan hal yang sama untuk Bitcoin. Bitcoin lebih dari sekadar alat pembayaran; itu adalah "energi moneter" di era digital. *Ini bukan rekomendasi investasi.

cryptonews.ru5j yang lalu

Michael Saylor Membandingkan Bitcoin dan Emas!

cryptonews.ru5j yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli ADA

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Cardano (ADA) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Cardano (ADA) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Cardano (ADA) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Cardano (ADA) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Cardano (ADA)Lakukan trading Cardano (ADA) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

1.8k Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.10Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli ADA

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga ADA (ADA) disajikan di bawah ini.

活动图片