Bisnis Blockchain Terbuka: Kepada Siapa Komisi Diberikan dan Untuk Apa Dana Dibutuhkan
Bisnis Blockchain Terbuka: Ke Mana Perginya Biaya Transaksi dan Mengapa Perlu Ada Dana?
Artikel ini menjelaskan bahwa ekonomi blockchain terbuka jauh lebih kompleks daripada perusahaan tradisional. Biaya yang dibayar pengguna tidak serta merta menjadi "pendapatan" proyek, tetapi mengalir ke berbagai pihak dengan cara yang berbeda.
**Ke Mana Pergi Biaya Pengguna?**
Di Ethereum, biaya transaksi dibagi menjadi "biaya dasar" yang dibakar (dihancurkan dari sirkulasi) dan "tip" yang diberikan kepada validator yang memproses blok. Di Solana, setengah dari biaya dasar dibakar dan setengahnya ke validator, sementara tip prioritas sepenuhnya untuk validator. Pendapatan validator juga berasal dari hadiah staking yang diciptakan dari penerbitan token baru. Jadi, uang pengguna bisa berakhir di validator atau justru dihancurkan.
**Dana Hidup dari Sumber Apa?**
Ethereum Foundation, misalnya, tidak menerima persentase dari biaya transaksi. Dana ini dijalankan oleh kasnya sendiri, yang berasal dari aset yang dialokasikan sebelumnya. Kas ini dapat menghasilkan pendapatan tambahan, misalnya dari staking ETH. Tujuannya adalah mendanai penelitian, pengembangan, dan keamanan untuk ekosistem yang lebih luas, terpisah dari insentif validator langsung.
**Bagaimana Pengembang Mendapatkan Uang?**
Kode sumber terbuka memungkinkan siapa saja menggunakan teknologi secara gratis. Namun, pengembang seperti Optimism mendapatkan pendapatan melalui model layanan komersial (misalnya, dukungan perusahaan, infrastruktur terkelola) dan melalui perjanjian ekonomi dengan jaringan yang dibangun di atas teknologinya (seperti Base milik Coinbase), yang membagikan sebagian pendapatannya.
**Apakah Pemegang Token Mendapatkan Uang?**
Kepemilikan token tidak secara otomatis memberikan hak atas bagian pendapatan jaringan. Di Optimism, sebagian pendapatan digunakan untuk membeli token OP kembali, yang mendukung nilainya tetapi bukan dividen langsung. Di Ethereum, pembakaran token dapat mengurangi pasokan dan berpotensi meningkatkan nilai, tetapi uang tidak dibagikan ke semua pemegang. Pemegang token yang ikut serta dalam staking bisa mendapatkan imbalan langsung.
**Kesimpulan untuk Investor:**
Ketika melihat metrik "pendapatan biaya" jaringan, jangan hanya fokus pada jumlahnya. Penting untuk menganalisis: (1) Siapa yang membayar dan untuk apa, (2) Ke mana uang itu mengalir (validator, operator, kas, pembakaran), (3) Pengeluaran apa yang dikeluarkan penerima, dan (4) Adakah mekanisme yang menghubungkan pendapatan ini dengan token (staking, pembakaran, pembelian kembali). Tanpa analisis ini, perbandingan antara proyek dengan jumlah biaya yang sama bisa menyesatkan, karena aliran ekonomi dan penerimanya bisa sangat berbeda.
cryptonews.ru14m yang lalu