Майнинговые компании начали избавляться от биткоин-зависимости — Bloomberg

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-10-15Terakhir diperbarui pada 2025-10-19

Главными бенефициарами нынешнего цикла крипторынка стали не долгосрочные держатели биткоина, а публичные майнинговые компании, заявили опрошенные агентством Bloomberg эксперты.

Акции крупных майнинговых компаний опережают динамику добываемой ими же первой криптовалюты. Все больше игроков рынка переходит к гибридным моделям, основанным на искусственном интеллекте и высокопроизводительных вычислениях, пишет Bloomberg.

«Теперь главными бенефициарами цикла стали не держатели цифрового золота, а майнинговые компании. Отслеживающий их акции индекс с начала года вырос более чем на 150%. Инвесторы оценивают добытчиков биткоина в контексте их потенциала на рынке высокопроизводительных вычислений», — объяснили собеседники издания.

Сейчас инвесторы воспринимают крупных майнеров как полноценные технологические инфраструктурные фирмы. Чтобы компенсировать падение рентабельности добычи биткоина, майнеры активно инвестируют в развитие дата-центров и диверсификацию бизнеса.

Многие компании уже предоставляют мощности для обучения моделей ИИ, превращаясь в важных игроков на стыке криптоиндустрии и высоких технологий. Такая трансформация повышает устойчивость рынка майнинга криптовалюты и делает его все менее зависимым от волатильности курса биткоина, считают эксперты Bloomberg.

Ранее сенатор штата Нью-Йорк Лиз Крюгер (Liz Krueger) заявила, что налог на электроэнергию для майнинговых компаний нужно диверсифицировать с целью снижения уровня экологического ущерба от энергозатратных операций, а затем предложила поправки в местные нормативные акты.

Bacaan Terkait

SK Hynix, Melarikan Diri dari Korea

SK Hynix, produsen memori terkemuka asal Korea Selatan, telah mencatatkan diri di Nasdaq dengan penawaran umum perdana (IPO) senilai $265 miliar. Langkah ini mencatat rekor sebagai IPO terbesar oleh perusahaan asing di AS. Yang menarik, perusahaan ini sebenarnya tidak kekurangan dana, karena pada kuartal pertama tahun ini saja mereka meraih laba bersih sekitar $300 miliar dengan margin keuntungan mencapai 77%, bahkan melampaui Nvidia. Alasan utama di balik IPO ini bukanlah sekadar mengumpulkan modal, melainkan untuk mendapatkan penilaian ulang yang lebih tinggi dari pasar global. Di Bursa Efek Korea, SK Hynix diperdagangkan dengan rasio harga terhadap laba (PE) hanya sekitar 8x, jauh di bawah pesaingnya di AS seperti Micron Technology yang memiliki PE di atas 23x. Perbedaan ini mencerminkan "Korea Discount", sebuah fenomena diskon valuasi bagi perusahaan-perusahaan berkualitas yang terdaftar di Korea akibat likuiditas terbatas dan hambatan bagi investor global. SK Hynix mendominasi pasar HBM (High-Bandwidth Memory) global dengan pangsa 56.4%. Memori HBM adalah komponen kritis untuk mempercepat pelatihan model AI, menjadikannya pemain sentral dalam rantai pasokan AI, terutama untuk chip Nvidia. Namun, persaingan teknologi di era AI membutuhkan pendanaan yang sangat masif. Dengan transisi ke HBM4 yang memerlukan proses fabrikasi canggih dari pihak ketiga seperti TSMC, kebutuhan biaya modal menjadi jauh lebih besar. Dengan mendaftar di Nasdaq, SK Hynix membuka akses bagi dana pensiun global, reksa dana, dan investor institusional AS yang lebih luas. Ini memungkinkan perusahaan untuk memanfaatkan valuasi yang lebih tinggi guna mendanai ekspansi dan inovasi secara agresif. Pada akhirnya, keputusan ini menunjukkan pergeseran paradigma: dalam persaingan AI yang ketat, efisiensi modal dan akses ke pasar keuangan global menjadi sama pentingnya dengan keunggulan teknologi.

marsbit2j yang lalu

SK Hynix, Melarikan Diri dari Korea

marsbit2j yang lalu

8 Triliun, IPO Terbesar Kedua dalam Sejarah Tiba

Momen bersejarah lainnya. SK Hynix, raksasa memori global, resmi melantai di Nasdaq pada 10 Juli. Kapitalisasi pasar penutupannya mencapai 1,22 triliun USD (sekitar 83 triliun RMB). IPO ini mengumpulkan dana 26,5 miliar USD, menjadi yang terbesar untuk perusahaan asing di AS dan kedua terbesar sepanjang sejarah global. Perjalanan SK Hynix adalah sebuah cerita bangkit dari keterpurukan. Bermula dari Hyundai Electronics pada 1983, perusahaan ini pernah nyaris bangkrut sebelum diselamatkan oleh SK Group pada 2012. Fokus pada pengembangan HBM (High Bandwidth Memory), yang awalnya dianggap niche, akhirnya membuahkan hasil. Gelombang AI yang dipicu ChatGPT pada 2022 mendorong permintaan meledak, menjadikan SK Hynix pemasok utama HBM untuk chip Nvidia. Kini, mereka menguasai 58% pasar HBM global. Laba mereka juga fenomenal. Pada Q1 2026, margin operasi mencapai 72% dan margin laba bersih 77%, bahkan melampaui Nvidia. Karyawan pun mendapat bagian, dengan bonus tahunan rata-rata diperkirakan mencapai ratusan juta won. Siklus "super memori" sedang berlangsung, didorong kebutuhan komputasi AI. Pasar memori global diprediksi tumbuh pesat hingga 2028. Ini adalah peluang besar bagi pemain China. Di dalam negeri, Changxin Memory Technology (CXMT) bersiap IPO di Bursa Shanghai pada 16 Juli, dengan valuasi diperkirakan mencapai 3 triliun RMB. Sebagai produsen DRAM terintegrasi terbesar di China dengan pangsa pasar global sekitar 8%, CXMT diperkirakan bisa melampaui Micron pada 2026. Pemain lain seperti YMTC juga bersiap go public. Meski masih ada jarak dengan pemimpin global seperti Samsung, SK Hynix, dan Micron, perusahaan memori China seperti CXMT dan YMTC terus mengejar dalam perlombaan yang menantang ini.

marsbit2j yang lalu

8 Triliun, IPO Terbesar Kedua dalam Sejarah Tiba

marsbit2j yang lalu

Trading

Spot
活动图片