Криптовалютный стартап Tempo привлек от инвесторов $500 млн при оценке $5 млрд

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-10-12Terakhir diperbarui pada 2025-10-17

Американский блокчейн-стартап Tempo, поддерживаемый компаниями Stripe и Paradigm, завершил раунд финансирования серии A на сумму $500 млн. По итогам сделки оценка компании выросла до $5 млрд, что делает ее одной из самых дорогих криптовалютных разработок последних лет. Раунд возглавили Thrive Capital Джошуа Кушнера и инвестиционная компания Greenoaks. В числе участников также оказались Sequoia Capital, Ribbit Capital и SV Angel. Представители Stripe и Paradigm не не принимали участия на данном этапе.

Разработчики Tempo позиционируют свой проект как блокчейн для платежей, нацеленный на использование стейблкоинов, обеспеченных долларом США. По задумке, цифровые активы должны стать базовой инфраструктурой для глобальных расчетов. Среди партнеров по дизайну проекта значатся OpenAI, Visa и Shopify. Представители Greenoaks и Thrive отметили, что их участие подчеркивает растущий интерес традиционного венчурного капитала к криптоиндустрии.

Для Stripe это уже не 1-й крупный проект в сфере цифровых валют. В феврале компания приобрела стартап Bridge за $1,1 млрд, а в июне объявила о покупке криптокошелька Privy. Организация Bridge уже подала заявку на получение банковской лицензии для выпуска стабильных монет в рамках нового закона Genius Act, регулирующего деятельность эмитентов. Tempo стал логическим продолжением стратегии Stripe по укреплению позиций в сфере цифровых платежей.

Особенность Tempo заключается в том, что сеть будет «стейблкоин-агностичной». Иначе говоря, пользователи смогут оплачивать комиссии различными токенами. Это решение должно привлечь эмитентов и разработчиков, трудящихся с разными стандартами и активами. Представители компании пока не сообщили, планируется ли выпуск собственного токена. По данным источников Fortune, Tempo может составить конкуренцию не только Ethereum и Solana, но и Circle с Tether.

Партнер Paradigm Мэтт Хуан, который также входит в совет директоров Stripe, возглавляет проект Tempo. По его словам, новая блокчейн-платформа станет современной основой для цифрового доллара и позволит компаниям безопасно и быстро проводить международные переводы. Запуск сети пока не объявлен, но внутреннее тестирование уже началось. Ожидается, что основной релиз состоится в первой половине 2026 года.

Bacaan Terkait

Ethereum Menggunakan Lebih Sedikit Daya Dibanding Museum Inggris – Inilah Perubahannya

Ethereum telah mengalami perubahan signifikan, terutama sejak *The Merge*, yang mengganti sistem Proof-of-Work (PoW) yang intensif energi dengan Proof-of-Stake (PoS). Akibatnya, konsumsi listrik Ethereum turun lebih dari 99,9%, menjadi hanya 7,87 GWh per tahun—kurang dari setengah konsumsi listrik British Museum. Jaringan ini sekarang beroperasi dengan sekitar 8.522 node fisik dan hampir 894.000 validator. Laporan Cambridge Centre for Alternative Finance (CCAF) menunjukkan bahwa infrastruktur Ethereum tetap terdesentralisasi meskipun terkonsentrasi secara geografis, dengan 62% node berada di AS, Jerman, Finlandia, dan Prancis. Selain itu, 56,4% listrik yang digunakan berasal dari sumber berkelanjutan (nuklir dan energi terbarukan), lebih tinggi dari rata-rata global sekitar 43%. Jejak karbon Ethereum juga turun drastis, sekitar 99,98%, menjadi sekitar 2,37 kiloton CO2 setara per tahun—setara dengan jejak karbon 900 rumah tangga di Inggris. Perkembangan masa depan seperti verifikasi tanpa status (*stateless verification*) dapat lebih mengurangi kebutuhan energi dan perangkat keras. Sementara itu, harga ETH menunjukkan sinyal bullish, namun perlu menembus level $1.800 untuk melanjutkan momentum positif. Rencana pengembangan jangka panjang "Lean Ethereum" juga diumumkan, bertujuan untuk menyederhanakan protokol inti dalam tiga hingga empat tahun ke depan.

ambcrypto7m yang lalu

Ethereum Menggunakan Lebih Sedikit Daya Dibanding Museum Inggris – Inilah Perubahannya

ambcrypto7m yang lalu

Tiger Research: Zuckerberg Mulai Bertaruh pada Pasar Prediksi, Sedangkan Negara-Negara Asia Masih Menganggapnya Sebagai Perjudian

Pasar prediksi telah berkembang dari konsep akademis menjadi industri yang signifikan dengan volume perdagangan bulanan melebihi $14 miliar dan valuasi gabungan sekitar $400 miliar. Keikutsertaan Meta, dengan aplikasi Arena yang dipimpin langsung oleh Mark Zuckerberg, menandakan matangnya industri ini. Pasar prediksi berakar dari taruhan politik informal abad ke-18 dan pengembangan pasar elektronik untuk penelitian akademis pada 1988. Beroperasi dengan logika kontrak biner (ya/tidak), harga yang terbentuk secara organik melalui buku pesanan mencerminkan probabilitas suatu peristiwa. Mekanisme "skin in the game" — di mana peserta mempertaruhkan uang mereka sendiri — meningkatkan akurasi prediksi dibandingkan jajak pendapat tradisional, sebagaimana terbukti dalam prediksi kebijakan moneter AS dan pemilihan Korea Selatan. Namun, pendekatan regulator di Asia sangat berbeda dengan AS. Sementara pengadilan AS mengakui pasar prediksi sebagai instrumen keuangan, banyak yurisdiksi Asia masih mengklasifikasikannya sebagai perjudian. Hal ini menciptakan tiga masalah utama: arbitrase regulasi yang mendorong pengguna ke platform luar negeri, hilangnya kedaulatan atas data informasi penting, dan kurangnya perlindungan pengguna. Artikel ini menyerukan pergeseran diskusi kebijakan di Asia dari pelarangan menjadi pengaturan yang konstruktif, untuk mengintegrasikan pasar prediksi ke dalam sistem formal, memanfaatkan data yang dihasilkannya sebagai aset nasional, dan melindungi pengguna.

marsbit5j yang lalu

Tiger Research: Zuckerberg Mulai Bertaruh pada Pasar Prediksi, Sedangkan Negara-Negara Asia Masih Menganggapnya Sebagai Perjudian

marsbit5j yang lalu

Trading

Spot
活动图片