Во Флориде подали новый законопроект о крипторезервах

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-10-12Terakhir diperbarui pada 2025-10-17

Законодатели Флориды снова предпринимают попытки легализовать государственные инвестиции в цифровые активы. Местный парламентарий Уэбстер Барнаби разработал новую версию законопроекта, которая существенно отличается от предыдущей инициативы, отклоненной правительством в июне.

Согласно представленному документу, государственные регуляторы штата смогут направлять до 10% своих средств в различные цифровые активы. Помимо биткоина предлагается включить в портфель разные криптовалютные биржевые продукты, ценные бумаги, невзаимозаменяемые токены и другое.

Законопроект предусматривает более строгие требования к хранению и документированию цифровых активов, а также детально регламентирует управление криптоактивами и порядок предоставления кредитов под их залог. Планируется, что закон вступит в силу 1 июля 2026 года, после чего административный совет штата получит право инвестировать пенсионные и целевые фонды, а также в цифровые активы.

Инициатива Флориды вписывается в общую тенденцию криптопринятия в США. В 2025 году несколько штатов уже добились успеха в этом аспекте. Например, Нью-Гэмпшир разрешил инвестировать до 5% средств в цифровые активы с капитализацией свыше $500 млрд, Техас сосредоточился на создании биткоин-резерва, а Аризона предусмотрела формирование цифрового фонда из невостребованного имущества.

Параллельно с инвестиционным законопроектом Барнаби работает над нормативной базой для стейблкоинов. Его инициатива направлена на упрощение условий работы эмитентов при соблюдении ими требований по обеспечению активов долларами США или государственными облигациями.

В Калифорнии недавно приняли закон, защищающий невостребованные цифровые активы от принудительной конвертации в наличные.

Теперь владельцы могут вернуть свои криптоактивы через специальный государственный орган, подав соответствующую заявку.

Bacaan Terkait

Ethereum Menggunakan Lebih Sedikit Daya Dibanding Museum Inggris – Inilah Perubahannya

Ethereum telah mengalami perubahan signifikan, terutama sejak *The Merge*, yang mengganti sistem Proof-of-Work (PoW) yang intensif energi dengan Proof-of-Stake (PoS). Akibatnya, konsumsi listrik Ethereum turun lebih dari 99,9%, menjadi hanya 7,87 GWh per tahun—kurang dari setengah konsumsi listrik British Museum. Jaringan ini sekarang beroperasi dengan sekitar 8.522 node fisik dan hampir 894.000 validator. Laporan Cambridge Centre for Alternative Finance (CCAF) menunjukkan bahwa infrastruktur Ethereum tetap terdesentralisasi meskipun terkonsentrasi secara geografis, dengan 62% node berada di AS, Jerman, Finlandia, dan Prancis. Selain itu, 56,4% listrik yang digunakan berasal dari sumber berkelanjutan (nuklir dan energi terbarukan), lebih tinggi dari rata-rata global sekitar 43%. Jejak karbon Ethereum juga turun drastis, sekitar 99,98%, menjadi sekitar 2,37 kiloton CO2 setara per tahun—setara dengan jejak karbon 900 rumah tangga di Inggris. Perkembangan masa depan seperti verifikasi tanpa status (*stateless verification*) dapat lebih mengurangi kebutuhan energi dan perangkat keras. Sementara itu, harga ETH menunjukkan sinyal bullish, namun perlu menembus level $1.800 untuk melanjutkan momentum positif. Rencana pengembangan jangka panjang "Lean Ethereum" juga diumumkan, bertujuan untuk menyederhanakan protokol inti dalam tiga hingga empat tahun ke depan.

ambcrypto7m yang lalu

Ethereum Menggunakan Lebih Sedikit Daya Dibanding Museum Inggris – Inilah Perubahannya

ambcrypto7m yang lalu

Tiger Research: Zuckerberg Mulai Bertaruh pada Pasar Prediksi, Sedangkan Negara-Negara Asia Masih Menganggapnya Sebagai Perjudian

Pasar prediksi telah berkembang dari konsep akademis menjadi industri yang signifikan dengan volume perdagangan bulanan melebihi $14 miliar dan valuasi gabungan sekitar $400 miliar. Keikutsertaan Meta, dengan aplikasi Arena yang dipimpin langsung oleh Mark Zuckerberg, menandakan matangnya industri ini. Pasar prediksi berakar dari taruhan politik informal abad ke-18 dan pengembangan pasar elektronik untuk penelitian akademis pada 1988. Beroperasi dengan logika kontrak biner (ya/tidak), harga yang terbentuk secara organik melalui buku pesanan mencerminkan probabilitas suatu peristiwa. Mekanisme "skin in the game" — di mana peserta mempertaruhkan uang mereka sendiri — meningkatkan akurasi prediksi dibandingkan jajak pendapat tradisional, sebagaimana terbukti dalam prediksi kebijakan moneter AS dan pemilihan Korea Selatan. Namun, pendekatan regulator di Asia sangat berbeda dengan AS. Sementara pengadilan AS mengakui pasar prediksi sebagai instrumen keuangan, banyak yurisdiksi Asia masih mengklasifikasikannya sebagai perjudian. Hal ini menciptakan tiga masalah utama: arbitrase regulasi yang mendorong pengguna ke platform luar negeri, hilangnya kedaulatan atas data informasi penting, dan kurangnya perlindungan pengguna. Artikel ini menyerukan pergeseran diskusi kebijakan di Asia dari pelarangan menjadi pengaturan yang konstruktif, untuk mengintegrasikan pasar prediksi ke dalam sistem formal, memanfaatkan data yang dihasilkannya sebagai aset nasional, dan melindungi pengguna.

marsbit5j yang lalu

Tiger Research: Zuckerberg Mulai Bertaruh pada Pasar Prediksi, Sedangkan Negara-Negara Asia Masih Menganggapnya Sebagai Perjudian

marsbit5j yang lalu

Trading

Spot
活动图片