$78 млрд в биткоине: резерв Strategy достиг уровня денежных запасов технологических гигантов

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-05-07Terakhir diperbarui pada 2025-10-08

Компания Strategy, владеющая биткоинами на сумму около $78 млрд, приближается к корпоративным резервам таких технологических гигантов, как Amazon, Google и Microsoft. Причем Microsoft в прошлом году отказалась от предложения добавить биткоин к своим активам.

Strategy сообщила в соцсети X, что стоимость ее 640 031 биткоинов 6 октября ненадолго превысила $80 млрд. Это произошло после того, как биткоин достиг рекордной отметки в $126 080. Для сравнения: каждая из компаний — Amazon, Google и Microsoft — держит от $95 млрд до $97 млрд в денежных средствах или их эквивалентах.

Регулярные покупки биткоина компанией Strategy в сочетании с ростом его цены уже позволили превзойти по капиталу такие компании, как Nvidia, Apple и Meta*. Последняя, кстати, рассматривала предложение об использовании биткоина в качестве резервного актива, но в июне подавляющим большинством голосов совета акционеров отклонила его.

Самой богатой компанией остается Berkshire Hathaway — она владеет около $344 млрд. Tesla — вторая компания, владеющая биткоином, которая попала в топ-10 компаний с крупнейшими денежными резервами. Однако ее 11 509 BTC стоимостью около $1,4 млрд составляют лишь малую часть от $37 млрд активов.

На прошлой неделе аналитики JPMorgan назвали биткоин и золото «защитой от обесценивания». По их мнению, эти активы могут служить хеджированием против инфляции доллара США и растущего государственного долга Америки, который продолжает расти и приближается к $38 трлн.

Глава BlackRock Ларри Финк (Larry Fink), когда-то критиковавший биткоин, в январе заявил, что криптовалюта может достичь $700 000 на фоне опасений по поводу обесценивания валюты.

Предложения о покупке биткоина для Microsoft и Meta были поданы Итаном Пеком (Ethan Peck), заместителем директора консервативного аналитического центра National Center for Public Policy Research (NCPPR). Он утверждал, что биткоин лучше защитит прибыль компаний от обесценивания валюты.

Microsoft и Meta упустили крупный рост

Microsoft отклонила предложение NCPPR о биткоине, когда он торговался по $97 170, а Meta отвергла аналогичное предложение при цене $104 800. Одной из главных причин, повлиявших на решение акционеров Microsoft проголосовать против предложения, стала волатильность биткоина.

Пек, который также занимает должность одного из топ-менеджеров в компании по управлению активами Strive, рекомендовал Microsoft выделить от 1% до 5% своих денежных средств для покупки первой криптовалюты.

NCPPR внесла аналогичное предложение совету директоров Amazon в декабре прошлого года, однако с тех пор существенного прогресса не было.

Взрывной рост институциональных инвестиций в 2025 году

Несмотря на отказ технологических гигантов от предложений купить биткоин, более 200 публичных компаний теперь владеют первой криптовалютой. Для сравнения: в начале года их было менее 100.

При текущей цене биткоина, близкой к историческому максимуму, почти все компании получают прибыль от своих инвестиций в криптовалюту.

Strategy приобрела свои 640 031 биткоин по средней цене $73 981, что означает рост на 65%, или прибыль в размере $30,4 млрд от инвестиций в биткоин.

Bacaan Terkait

Taruhan Gila-Gilaan Perusahaan Tambang di AI: Valuasi Mulai Terbelah, Perjuangan Balik Tak Mudah

Penulis: Nancy, PANews Dengan aset kripto yang terus melemah, perusahaan pertambangan kripto menghadapi tekanan hidup yang semakin berat. Untuk mencari kurva pertumbuhan baru, semakin banyak perusahaan tambang yang beralih ke bidang AI. Narasi transformasi ini dengan cepat mendapatkan daya tarik di pasar modal, mendorong kenaikan tajam harga saham banyak perusahaan tambang, bahkan mencapai rekor tertinggi baru. Namun, meskipun bisnis AI menyuntikkan imajinasi pertumbuhan baru, kebutuhan akan pengeluaran modal yang besar, investasi berkelanjutan, dan siklus pengembalian yang panjang justru mendorong perusahaan tambang ke dalam perang pengurasan dana lainnya. Di tengah profitabilitas bisnis penambangan yang terus tertekan, taruhan besar pada transformasi AI ini sedang menguji kekuatan keuangan dan kemampuan eksekusi perusahaan tambang. Harga saham perusahaan tambang telah melampaui kinerja Bitcoin, menandakan tahap diferensiasi valuasi. Perusahaan seperti CoreWeave, Applied Digital, dan Bitdeer termasuk yang lebih awal bertransformasi, sementara Iris Energy, Terawulf, Hut 8, Riot Platforms, dan Bitfarms mulai menggencarkan pada tahun 2025. Rata-rata kenaikan harga saham 11 perusahaan tambang mencapai 75,97% tahun ini, jauh melampaui Bitcoin. CoreWeave, sebagai perwakilan transformasi yang sukses, memiliki kapitalisasi pasar hingga $62,8 miliar, sementara yang lain membentuk kelompok nilai pasar antara $10-20 miliar. Pasar tampaknya lebih fokus pada ruang pertumbuhan jangka panjang sebagai operator infrastruktur komputasi daripada profitabilitas jangka pendek. Perang hidup perusahaan tambang meningkat, dan transformasi AI masih perlu melewati banyak hambatan. Profitabilitas penambangan Bitcoin terus menyusut, mendorong konsolidasi sumber daya ke pemain besar. Meskipun demikian, ledakan permintaan pusat data AI membuat pasar menilai ulang nilai perusahaan tambang, karena aset seperti sumber daya listrik, akses gardu listrik, dan infrastruktur pusat data menjadi sumber daya inti yang langka. Laporan VanEck menunjukkan bahwa klien AI bersedia membayar tarif listrik dan sewa yang jauh lebih tinggi daripada bisnis penambangan tradisional. Namun, jalan transformasi tidak mudah. Logika valuasi industri diperkirakan akan berkembang dari "kapasitas daya" menjadi "kemampuan pengiriman proyek", dan akhirnya kembali ke metrik inti seperti arus kas dan kualitas penyewa. Kesenjangan pendanaan jangka pendek untuk transformasi diperkirakan sekitar $50 miliar, dengan kebutuhan modal jangka panjang mencapai $221 miliar. Banyak perusahaan tambang mulai mengumpulkan dana melalui penerbitan obligasi konversi, penjualan Bitcoin, serta menandatangani kontrak jangka panjang AI/HPC untuk mengamankan pendapatan masa depan dan mengurangi risiko. Singkatnya, meskipun AI menawarkan jalur pengembangan yang lebih menarik, transformasi ini pada dasarnya adalah kompetisi jangka panjang yang berputar sekitar dana, sumber daya, dan kemampuan eksekusi.

marsbit10m yang lalu

Taruhan Gila-Gilaan Perusahaan Tambang di AI: Valuasi Mulai Terbelah, Perjuangan Balik Tak Mudah

marsbit10m yang lalu

Siapa yang Paling Mahir Menggunakan Claude Code? Jawabannya Mungkin Bukan Programmer

Laporan ini menganalisis sekitar 400.000 sesi Claude Code dari Oktober 2025 hingga April 2026, mengungkap pola penggunaan alat pemrograman AI ini. Inti temuan menunjukkan adanya pembagian kerja yang jelas: manusia (pengguna) bertanggung jawab atas sekitar 70% keputusan perencanaan (apa yang harus dikerjakan), sementara Claude menangani sekitar 80% keputusan eksekusi (bagaimana cara mengerjakannya). Artinya, AI mengambil alih tugas implementasi teknis seperti menulis kode, menjalankan perintah, dan debugging, namun tujuan dan penilaian hasil tetap bergantung pada manusia. Yang mengejutkan, keberhasilan menggunakan Claude Code tidak hanya bergantung pada latar belakang pemrograman. Pengguna dari profesi non-teknis seperti hukum, keuangan, manajemen, dan penelitian menunjukkan tingkat keberhasilan yang mendekati insinyur perangkat lunak dalam tugas yang menghasilkan kode. Faktor kunci keberhasilan justru adalah keahlian domain pengguna—pemahaman mendalam tentang masalah yang ingin dipecahkan. Pengguna yang dinilai sebagai "ahli" dalam suatu sesi memiliki tingkat keberhasilan terverifikasi dua kali lipat lebih tinggi daripada pengguna "pemula", dan mereka dapat memandu Claude untuk melakukan lebih banyak pekerjaan per instruksi. Selama periode tujuh bulan, penggunaan Claude Code bergeser dari sekadar memperbaiki kode (debugging) ke tugas yang lebih kompleks dan bernilai tinggi seperti pengoperasian perangkat lunak, analisis data, dan penulisan dokumen. Nilai tugas rata-rata yang dilakukan meningkat sekitar 25%. Temuan ini menunjukkan bahwa alat pemrograman cerdas seperti Claude Code menurunkan hambatan implementasi teknis, tetapi justru memperbesar nilai keahlian domain. Masa depan mungkin akan lebih menguntungkan mereka yang memahami bisnis dan konteks masalah, dibandingkan sekadar mereka yang hanya mahir menulis kode.

marsbit15m yang lalu

Siapa yang Paling Mahir Menggunakan Claude Code? Jawabannya Mungkin Bukan Programmer

marsbit15m yang lalu

STRC Saham Preferen Terlepas dari Patokan 11%, Akankah Mesin Abadi Strategy Tetap Berputar?

Penulis: Azuma, Odaily Planet Daily Saham preferen STRC milik MicroStrategy terus mengalami "de-pegging" (lepas dari patokan). Sejak 15 Mei, harga STRC telah menyimpang dari nilai target US$100, dan diskonnya semakin dalam, bahkan sempat menyentuh US$83,26 dan ditutup di US$88,59, atau terlepas lebih dari 11% dari nilai target. STRC dirancang sebagai sekuritas pendapatan yang beroperasi di sekitar nilai US$100. Pelepasannya dari patokan ini menantang logika produk ini. Sebagai saluran pendanaan utama MicroStrategy untuk menambah cadangan Bitcoin, harga STRC mencerminkan kepercayaan pasar terhadap model operasi modal perusahaan. STRC adalah mesin dari "flywheel" (roda gila) modal MicroStrategy. Ia memungkinkan penerbitan berkelanjutan melalui mekanisme ATM selama harganya stabil di atas US$100, menciptakan daya beli tanpa mengencerkan ekuitas pemegang saham biasa (MSTR). Roda gila ini bergantung pada stabilitas harga STRC di sekitar US$100. Untuk mempertahankannya, MicroStrategy menerapkan mekanisme penyesuaian dividen bulanan. Namun, meskipun dividen dinaikkan menjadi 11,5% dan frekuensinya menjadi dua minggu sekali, de-pegging tetap berlanjut. Penyebab de-pegging terutama adalah masalah kepercayaan. Selain tekanan jual dari pelaku arbitrase yang menggunakan leverage, kekhawatiran utama adalah likuiditas MicroStrategy. Laporan JPMorgan menyebut kewajiban dividen tahunan sekitar US$1,7 miliar, dengan cadangan tunai hanya cukup untuk sekitar 6,3 bulan. MicroStrategy membantah, menyatakan cadangan Bitcoin-nya dapat menutupi dividen selama 32 tahun, namun itu mengasumsikan penjualan Bitcoin jika diperlukan. Baru-baru ini, MicroStrategy untuk pertama kalinya menjual 32 Bitcoin, yang mengguncang pasar karena bertentangan dengan narasi "HODL" (hold/tahan) jangka panjang mereka. STRC yang terus terdiskonto akan melemahkan kemampuan pendanaan MicroStrategy. Jika situasi ini berlanjut sementara cadangan tunai terkuras, kekhawatiran akan penjualan Bitcoin lebih lanjut untuk membayar dividen akan meningkat. Sebagai pembeli besar Bitcoin, pergeseran potensial MicroStrategy dari pembeli menjadi penjual dapat memberikan tekanan signifikan pada harga Bitcoin.

marsbit1j yang lalu

STRC Saham Preferen Terlepas dari Patokan 11%, Akankah Mesin Abadi Strategy Tetap Berputar?

marsbit1j yang lalu

Baru Saja, Pemenang Nobel Bergabung sebagai Karyawan Baru Anthropic

Baru-baru ini, John Jumper, pemenang Hadiah Nobel Kimia dan pemimpin inti AlphaFold, mengumumkan keluar dari Google DeepMind setelah hampir 9 tahun untuk bergabung dengan Anthropic. Langkah ini terjadi hanya dua hari setelah Noam Shazeer, salah satu penulis kunci makalah "Attention Is All You Need", meninggalkan Google untuk OpenAI. Kedua kepindahan ini menjadi pukulan besar bagi Google, dengan para pengamat menilai perusahaan kehilangan dua aset berharga dalam 72 jam. Jumper bergabung dengan DeepMind pada 2017, hanya 6 bulan setelah meraih gelar PhD, dan langsung ditunjuk untuk memimpin tim AlphaFold. Di bawah kepemimpinannya, AlphaFold 2 pada 2020 memecahkan masalah pelipatan protein yang telah berlangsung 50 tahun. Pada 2024, ia dan Demis Hassabis memenangkan Hadiah Nobel Kimia atas karyanya. Prestasinya dikatakan mempercepat penemuan struktur protein hingga 1000 kali lipat. Kepindahan Jumper ke Anthropic memperkuat ambisi perusahaan tersebut di bidang ilmu kehidupan. Sebelumnya, Anthropic telah mengakuisisi Coefficient Bio seharga $400 juta dan meluncurkan produk khusus seperti Claude for Life Sciences. Di sisi lain, OpenAI juga gencar berinvestasi di sektor ini dengan model GPT-Rosalind dan komitmen dana miliaran dolar. Sementara itu, Google DeepMind melalui Isomorphic Labs tetap menjadi pemain kuat berkat teknologi AlphaFold. Perpindahan para peneliti top dari Google memicu pertanyaan tentang daya tarik perusahaan besar versus lab AI yang lebih gesit. Seorang investor berkomentar bahwa lab AI frontier menawarkan sesuatu yang tidak dimiliki Google: perasaan bahwa satu orang dapat mengubah jalur perusahaan. Industri kini menyaksikan persaingan sengit antara Anthropic, OpenAI, dan Google DeepMind untuk mendominasi revolusi AI di bidang ilmu kehidupan.

marsbit1j yang lalu

Baru Saja, Pemenang Nobel Bergabung sebagai Karyawan Baru Anthropic

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片