Australia’s ASIC Proposes Regulatory Framework for Crypto Platforms

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-09-25Terakhir diperbarui pada 2025-09-25

Australia has proposed a regulatory framework to inculcate financial services laws for the crypto industry. The primary aim of this regulation is to ensure consumer protection via clarified laws and licenses for the space. The new framework would amend the existing Corporations Act 2001. 

According to the proposal by the Australian Treasury and the Securities and Investment Commission (ASIC), it would require crypto operators to obtain an Australian Financial Services License (AFSL). They would also be required to comply with the same regulatory framework as traditional financial (TradFi) institutions. 

This novel framework introduces two new categories: digital asset platforms and custody platforms. These platforms aim to resolve subjects related to conflict of interest, dispute resolution, and custody and settlement practices. The framework would cover packaged tokens, public token infrastructure, and staking services. It also comes at the same time when the ASIC has already rolled out a licensing exemption for stablecoin intermediaries. 

“The focus of the framework is businesses that hold assets on behalf of clients, rather than on the digital assets themselves,” said the Treasury, adding that crypto assets already fall within the country’s existing frameworks and are treated in the same way as other assets. 

The framework is open for public consultation, offering industry players and stakeholders an opportunity to provide feedback before the rules are finalized. 

Last week, ASIC proposed changes to its Corporations (Stablecoin Distribution Exemption) Instrument 2025/631. The new rules state that intermediaries distributing stablecoins from individuals holding an Australian Financial Services (AFS) license are exempt from obtaining their own AFS, market, or clearing and settlement facility licenses. 

If adopted, the new measures would place Australia in the same boat as the European Union (EU) and Hong Kong. These are economies that have comprehensive regulatory regimes for digital assets.

Stricter laws globally 

With increased digital asset adoption, countries are also increasing their focus to set stricter and clearer rules. Earlier this year, Hong Kong proposed a comprehensive four-document regulatory framework for all stablecoin issuers operating in the region. These regulations provided strict licensing requirements for the issuers. However, earlier this month, simplified rules for stablecoins were introduced. 

Last year, the EU passed the Markets in Crypto-Assets Regulation (MiCA). These were licensing requirements for issuers of asset-referenced tokens (ARTs) and e-money tokens (EMTs) within the EU. MiCA aimed to harmonize the previously fragmented landscape, enhancing legal certainty and consumer protection.

Also Read: Senate Finance Committee to Hear Crypto Tax Plans on October 1


Mobile Only Image

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Baru Saja, Pertandingan Tenis Manusia vs Robot Pertama di Dunia Dimulai, Robot Selamatkan Bola Ekstrem Membuat Zheng Jie Terpukau

Baru saja, pertandingan tenis manusia vs robot pertama di dunia dimulai. Dalam acara pembukaan World Humanoid Robot Olympics kedua yang disiarkan secara global, robot humanoid asal Tiongkok, "Xingzai" dari Galaxy General, bertanding melawan juara tenis manusia, Zheng Jie. Pertandingan ini menampilkan duel ganda campuran manusia-robot dan tunggal. Robot tersebut menunjukkan kemampuan luar biasa: bergerak lincah, mengembalikan pukulan forehand dan backhand, serta beradaptasi dengan taktik Zheng Jie seperti moonball dan pukulan slice. Meski sempat terjatuh, robot itu mampu bangkit dengan cepat sendiri. Ia bahkan melakukan penyelamatan spektakuler dengan langkah besar, memukau penonton. Kecepatan servenya mencapai lebih dari 100 km/jam, dengan waktu reaksi hanya sepersekian detik. Pertandingan ini bukan sekadar demonstrasi keterampilan, melainkan tes tekanan ekstrem untuk *embodied AI* (kecerdasan berwujud). Tenis menuntut integrasi real-time dari persepsi, pengambilan keputusan, kendali gerak seluruh tubuh, dan strategi melawan lawan hidup dalam lingkungan fisik yang dinamis—jauh lebih kompleks daripada permainan papan seperti Go yang dimainkan AlphaGo. Kunci keberhasilan ini adalah model AI terpadu "Galaxy Star Brain" (AstraBrain). Berbeda dengan arsitektur tradisional yang memisahkan "otak" (perencanaan) dan "otak kecil" (kendali gerak), AstraBrain menggabungkan keduanya dalam satu model, menghilangkan penundaan dan kehilangan informasi. Model ini dilatih melalui dua tahap: pertama, belajar pola gerak dasar dari data manusia yang tidak sempurna; kedua, melalui evolusi dan pertandingan melawan agen AI lain di lingkungan simulasi virtual jutaan kali. Di sinilah keterampilan seperti menyelamatkan bola atau bangkit setelah jatuh "muncul" dengan sendirinya. Momen "AstraTennis" ini menandai tonggak sejarah: AI tidak hanya berpikir, tetapi sekarang bertindak dan berinteraksi dalam dunia fisik dengan ketangkasan dan ketahanan yang menakjubkan, menunjukkan kekuatan inovasi Tiongkok di era baru kolaborasi manusia dan mesin.

marsbit2j yang lalu

Baru Saja, Pertandingan Tenis Manusia vs Robot Pertama di Dunia Dimulai, Robot Selamatkan Bola Ekstrem Membuat Zheng Jie Terpukau

marsbit2j yang lalu

Pemain Gelap Terbesar dalam Pembayaran AI, Mungkin adalah Coinbase yang Memberikan Dompet kepada Agent

Dalam perlombaan pembayaran AI, Coinbase muncul sebagai pemain tak terduga yang memimpin dalam transaksi Agent. Data menunjukkan lebih dari 90% transaksi Agent on-chain terjadi di Base, 99% transaksi bisnis Agent diselesaikan dengan USDC, dan lebih dari 97% menggunakan protokol x402. Inti dari posisi Coinbase adalah "Agentic Wallets", infrastruktur dompet yang dirilis Februari 2026, yang memberikan identitas keuangan mandiri kepada AI Agent. Berbeda dengan Visa atau Stripe yang menghubungkan Agent ke jaringan pembayaran manusia, Coinbase memberikan dompet sendiri untuk Agent, memungkinkannya memegang aset dan melakukan transaksi secara otonom dalam batasan yang ditetapkan. Kebutuhan ini muncul karena karakteristik transaksi Agent: mikro, frekuensi tinggi, dan otomatis antara mesin. Pembayaran kartu tradisional memiliki masalah biaya tinggi, kebutuhan otorisasi berulang, dan kesulitan penelusuran. Dompet berbasis stablecoin seperti USDC di Base menawarkan biaya rendah, otorisasi berbasis kode, dan identitas transaksi yang jelas. Coinbase membangun ekosistem tertutup yang lengkap: Base (jaringan Layer 2), Agentic Wallets, protokol x402, dan aset seperti cbBTC. Ini memungkinkan pengalaman pembayaran Agent yang mulus sepenuhnya dalam ekosistemnya. Posisi terdepan ini terbentuk bukan dari perencanaan khusus untuk pembayaran Agent, tetapi dari investasi bertahun-tahun dalam infrastruktur on-chain (Base, x402) yang kebetulan sangat cocok untuk kebutuhan ekonomi Agent yang meledak. Ini menunjukkan bahwa dalam adopsi teknologi baru, pihak dengan infrastruktur siap pakai yang paling matang seringkali menuai manfaat pertama, bahkan sebelum standar akhir ditetapkan. Coinbase saat ini adalah yang terdepan dalam menjalankan pembayaran Agent secara aktual.

marsbit3j yang lalu

Pemain Gelap Terbesar dalam Pembayaran AI, Mungkin adalah Coinbase yang Memberikan Dompet kepada Agent

marsbit3j yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli LA

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Lagrange (LA) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Lagrange (LA) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Lagrange (LA) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Lagrange (LA) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Lagrange (LA)Lakukan trading Lagrange (LA) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

724 Total TayanganDipublikasikan pada 2025.06.04Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli LA

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga LA (LA) disajikan di bawah ini.

活动图片