The Ripple Swell 2025 Agenda Is Out—These Are The Highlights

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2025-09-05Terakhir diperbarui pada 2025-09-05

Abstrak

Ripple has published the full program for its ninth annual Swell conference, confirming a two-day, invite-only gathering in New York...

Trusted Editorial content, reviewed by leading industry experts and seasoned editors. Ad Disclosure

Ripple has published the full program for its ninth annual Swell conference, confirming a two-day, invite-only gathering in New York City on November 4–5, bracketed by a welcome reception on Monday, November 3. Sessions run in Eastern Time and span tokenization, market structure, regulation, payments, custody, stablecoins, and security.

Ripple flagged the release on X, directing the community to the detailed agenda: “The Ripple Swell 2025 agenda is live! From stablecoins and payments to regulation and real-world adoption, Swell brings together the conversations shaping the future of finance. Don’t miss your chance to join us in NYC.”

Ripple Swell Day 1 Agenda

Swell opens Tuesday with President Monica Long’s “Opening Remarks”—“Welcome to Ripple Swell!”—framing the event as Ripple’s showcase for financial-utility crypto. That flows directly into a headline fireside chat with Nasdaq Chair and CEO Adena Friedman on “the potential of digital assets and blockchain across the financial industry.” The morning then pivots to market infrastructure, with BlackRock’s Maxwell Stein and Moody’s Rory Callagy examining “the transformative influence of tokenized assets on the landscape of capital markets,” before a coffee break.

The late morning drills into two areas now shaping both liquidity and access. First, a panel on “Stablecoins and Blockchain: Revolutionizing Cross-Border Payments,” featuring AMINA Bank Chief Product Officer Myles Harrison and Schuman Financial founder and CEO Martin Bruncko, focuses on cost, speed, and financial inclusion in cross-border flows. Next, Bitwise CEO Hunter Horsley, Canary Capital CEO Steven McClurg and Bitnomial founder & CEO Luke Hoersten track how “crypto ETFs and on-chain funds are popularizing access to digital assets.” Ripple follows with a product keynote demo centered on “stablecoin payments,” spotlighting where the firm wants customers to see near-term utility.

Tuesday afternoon turns to the institutional spine of the market. “Building Secure Foundations for the Digital Asset Economy” addresses custody frictions, legacy alignment and interoperability. A cross-border view on “International Regulatory Perspectives on Digital Assets” brings together European lawmaker Billy Kelleher, Argentina’s CNV Chair Roberto E. Silva and Ripple’s Matthew Osborne.

Market plumbing takes center stage in “Unlocking the Future of Prime Brokerage and Clearing with Ripple,” with Hidden Road’s Michael Higgins, XTX Markets’ Jeremy Smart, BNY’s Carolyn Weinberg, CME Group’s Giovanni Vicioso and Ripple’s Jack McDonald and Nigel Khakoo exploring re-wiring trade finance, remittance and FX rails. A separate session on how global banks are approaching tokenization and custody features Citi’s Ryan Rugg, Franklin Templeton’s Sandy Kaul and Fidelity’s Cynthia Lo Bessette. An afternoon keynote remains TBA, before the evening “Swellebration,” which folds in the Innovation Awards.

Day 2 Agenda

Day two begins with a yet-to-be-announced morning keynote and a panel on “Maturity in Digital Asset Adoption,” reflecting that institutions are at different points on the curve from pilots to scaled integration. The policy centerpiece arrives late morning: “US Regulatory Leadership in Crypto — Global Comparisons and 2025 Priorities,” introduced with the line that “The Trump Administration has opened new opportunities for the crypto industry,” and framed around what can be done via legislation, rulemaking, supervision, international coordination and public-private pilots. The agenda lists perspectives from Summer Mersinger (Blockchain Association), Ananya Kumar (Atlantic Council) and Ripple’s policy leadership.

Ripple also places consumer-oriented adoption on the stage. In “Meet the National Cryptocurrency Association,” Ripple CLO and NCA President Stuart Alderoty outlines how the new body aims to bridge “crypto curiosity and confidence,” joined by users including a real-estate investor and a caregiver to ground the discussion in real-world use.

A marquee fireside follows: José Andrés—chef, restaurateur and humanitarian—joins Ripple Executive Chairman and Co-Founder Chris Larsen to discuss innovation in disaster relief and “delivering impact at scale.” The afternoon security block—“Decentralized Defense: Combatting Crypto Crime”—brings Elliptic CEO Simone Maini, Coinbase CISO Jeff Lunglhofer and Duke finance professor Campbell Harvey onstage.

Stablecoins recur throughout the program, culminating with “Driving Global Growth and Trust with RLUSD,” in which leading exchanges discuss integrating Ripple’s dollar-pegged token and balancing regional growth with user trust. Brad Garlinghouse delivers the event’s final substantive keynote—a fireside chat on “what’s ahead for Ripple, key crypto trends for 2026 and why he’s doubling down on crypto infrastructure for financial utility”—before the closing remarks.

At press time, XRP traded at $2.84.

XRP price
XRP price, 1-day chart | Source: XRPUSDT on TradingView.com
Featured image created with DALL.E, chart from TradingView.com
Editorial Process for bitcoinist is centered on delivering thoroughly researched, accurate, and unbiased content. We uphold strict sourcing standards, and each page undergoes diligent review by our team of top technology experts and seasoned editors. This process ensures the integrity, relevance, and value of our content for our readers.

Jake Simmons has been a Bitcoin enthusiast since 2016. Ever since he heard about Bitcoin, he has been studying the topic every day and trying to share his knowledge with others. His goal is to contribute to Bitcoin's financial revolution, which will replace the fiat money system. Besides BTC and crypto, Jake studied Business Informatics at a university. After graduation in 2017, he has been working in the blockchain and crypto sector. You can follow Jake on Twitter at @realJakeSimmons.

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Setelah Meme, "Roadmap Bertahan Hidup" dari Solana Foundation

**Ringkasan Artikel: "Peta Jalan Bertahan" Fondasi Solana Setelah Meme** Fondasi Solana baru-baru ini membuka lowongan untuk lima posisi senior (Kepala Stablecoin, Kepala Ekosistem AI, Kepala Pertumbuhan Institusional Asia, dll.), yang semuanya berfokus pada pertumbuhan kelembagaan dan sektor-sektor seperti AI, stablecoin, dan aset tokenisasi. Ini menandakan pergeseran strategis yang jelas dari ketergantungan pada aktivitas spekulatif Meme, yang selama ini menjadi penggerak utama aktivitas jaringan. Laporan Q2 2026 menunjukkan masalah mendasar: meskipun volume perdagangan aset tokenisasi (terutama saham) di Solana melonjak 114% menjadi $58 miliar, pendapatan ekonomi riil jaringan turun 43%. Pendapatan masih sangat bergantung pada platform Meme seperti Pump.fun (39% dari pendapatan aplikasi). Aplikasi terkait aset tokenisasi tidak masuk lima besar penghasil pendapatan, karena model biayanya yang lebih rendah. Lima posisi baru ini dirancang untuk membangun fondasi pendapatan yang lebih berkelanjutan: 1. **Stablecoin & DeFi:** Menangani ketertinggalan Solana dalam pasokan stablecoin ($163 miliar vs. $900 miliar di Tron) dan mendorong "pertumbuhan lompatan" dengan mengalirkan likuiditas ke produk DeFi yang menghasilkan biaya. 2. **Kelembagaan Asia:** Memanfaatkan momentum adopsi oleh bank-bank global (seperti JPMorgan, BNY Mellon) dan peningkatan teknis **Alpenglow** (konfirmasi 150ms) untuk memperluas jalur keuangan institusional di Asia. 3. **AI:** Mengembangkan aliran pendapatan baru dari pembayaran berbasis stablecoin untuk agen AI, seperti yang telah diujicobakan dengan Google Cloud (**Pay.sh**). Intinya, Fondasi Solana sedang membangun "peta jalan bertahan" untuk mendiversifikasi ekonominya. Kesuksesan akan diukur pada kuartal mendatang: apakah pangsa pendapatan dari Meme turun, dan apakah aplikasi dari sektor-sektor baru (aset tokenisasi, pembayaran AI) dapat masuk jajaran teratas penghasil pendapatan. "Pertumbuhan lompatan" yang disebutkan dalam lowongan kerja masih merupakan target yang harus dibuktikan.

marsbit17m yang lalu

Setelah Meme, "Roadmap Bertahan Hidup" dari Solana Foundation

marsbit17m yang lalu

Aparat Penegak Hukum Klaim Hukum CLARITY Membantu Penjahat. Perwakilan Industri Katakan Mereka Salah

Badan penegak hukum, termasuk Asosiasi Sheriff Nasional (NSA), menentang RUU CLARITY Act, khususnya Pasal 604 yang disebut "Blockchain Regulatory Certainty Act". Mereka menyatakan pasal ini memberikan pengecualian luas bagi pengembang perangkat lunak non-kustodial dari persyaratan anti-pencucian uang (AML) dan "Kenali Klien Anda" (KYC). Menurut mereka, ini berpotensi membuka celah bagi pelaku kejahatan seperti pedagang manusia dan pencuci uang untuk menyembunyikan transaksi aset digital. Namun, asosiasi industri blockchain, diwakili oleh Lindsey Fraser, membantah keras. Fraser menegaskan bahwa Pasal 604 hanya mencegah klasifikasi keliru pengembang perangkat lunak non-kustodial sebagai penyedia layanan pengiriman uang, selama mereka tidak menyimpan aset atau mengontrol transaksi. Dia menekankan bahwa pasal ini tidak memberi kekebalan kepada penjahat atau menghalangi penuntutan pidana. Perselisihan ini menciptakan kebuntuan dalam Senat AS menjelang pemungutan suara. Meski begitu, tidak semua kelompok penegak hukum menentang. Organisasi Pemimpin Penegak Hukum Kulit Hitam Nasional (NOBLE) mendukung penuh RUU ini. Sementara itu, Asosiasi Sheriff Kabupaten Utama Amerika (MCSA) mengubah posisinya dari menentang menjadi netral terhadap Pasal 604 setelah negosiasi lebih lanjut. Perdebatan mengenai kewajiban pengembang ini menjadi salah satu isu kritis yang akan menentukan hasil akhir undang-undang.

cryptonews.ru27m yang lalu

Aparat Penegak Hukum Klaim Hukum CLARITY Membantu Penjahat. Perwakilan Industri Katakan Mereka Salah

cryptonews.ru27m yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli SWELL

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Swell Network (SWELL) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Swell Network (SWELL) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Swell Network (SWELL) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Swell Network (SWELL) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Swell Network (SWELL)Lakukan trading Swell Network (SWELL) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

136 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.10Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli SWELL

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga SWELL (SWELL) disajikan di bawah ini.

活动图片