Прогноз Pantera времен медвежьего рынка сбылся, заставив замолчать скептиков

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2025-08-12Terakhir diperbarui pada 2025-08-13

Приверженность Pantera Capital циклу халвинга биткоина позволила компании с поразительной точностью предсказать цену биткоина в 2022 году, подчеркнув, как график предложения актива может влиять на оценки, даже несмотря на растущий скептицизм по поводу циклов.

В ноябре того же года Pantera опубликовала график цены, отражающий ралли биткоина во время халвинга и показывающий снижение доходности после каждой четырёхлетней эпохи. Учитывая типичные временные интервалы между рыночными минимумами и ралли после халвинга, компания прогнозировала, что к 11 августа 2025 года биткоин достигнет отметки в $117 482.

Согласно данным Coin Metrics, на которые ссылается CNBC, 11 августа биткоин закрылся выше $119 000.


Отрывок из письма Дэна Морхеда Blockchain Letter за май 2024 года, где он ссылается на прогноз компании по цене биткоина от 2022 года. Источник: Pantera Capital

На фоне потока прогнозов цены биткоина, Pantera выделялась своей поразительной точностью. На момент первоначального прогноза биткоин стремился к циклическому минимуму ниже $16 000 — уровню, достигнутому 21 ноября 2022 года, согласно Bitbo.

Сейчас биткоин торгуется около $120 000, что более чем на 660% выше минимума 2022 года.

Это ралли подчеркивает прогнозную силу четырёхлетних циклов цены биткоина, которые тесно связаны с его халвингами и, как правило, следуют схеме: ралли после халвинга, пик цикла, коррекция и накопление.

Аналитики, такие как Боб Лукас, также применяют теорию циклов для отображения максимумов и минимумов биткоина. Лукас верно определил начало нового четырёхлетнего цикла в январе 2023 года, менее чем через два месяца после того, как биткоин достиг дна.


Твит Боба Лукаса. Источник: Боб Лукас

Изменит ли институциональное принятие цикл биткоина?

Каждый цикл халвинга биткоина приносит новые истории о том, почему «на этот раз всё иначе» и почему четырёхлетняя циклическая модель обречена на исчезновение.

К чести тех, кто предсказывает ослабление этой динамики, стоит отметить, что на этот раз они правы: биткоин никогда не был настолько институционализирован, с миллионами BTC, хранящимися в биржевых фондах (ETF) и корпорациях.

Начиная с января 2024 года, американские спотовые биткоин-ETF стали самым успешным дебютом на рынке ETF в истории. По данным Bitbo, сейчас на ETF приходится 7,1% от общего предложения биткоина — около 1,491 млн BTC. На публичные и частные компании в совокупности приходится ещё 1,36 млн BTC.

Автор и инвестор Джейсон Уильямс указал на рост числа компаний, владеющих казначейскими облигациями биткоина, как на причину, по которой он считает, что «четырёхлетний цикл биткоина завершён».


Источник: Джейсон Уильямс

Сторонник биткоина Пьер Рошар согласился с этим.

«Халвинг не имеет значения для торговли в свободном обращении, 95% BTC добыто, предложение формируется за счёт выкупа открытых биткоинов, спрос складывается из спотовой розничной торговли, добавления ETP на платформы управления благосостоянием и казначейских компаний», — отметил он.

Bacaan Terkait

Tidak Fokus pada AI dan Tidak Beli Kembali Saham, Apakah JD.com yang 'Pelit' Masih Bisa Bertahan?

Earnings triwulan kedua JD.com tahun 2026 menunjukkan kinerja yang 'stabil' namun 'datar', cocok dengan ekspektasi pasar yang sudah rendah akibat melemahnya konsumsi domestik. Total pendapatan turun 3% YoY menjadi sekitar 346,4 miliar RMB. Sementara laba operasional kelompok membaik secara YoY berkat berkurangnya kerugian dari perang layanan pesan-antar makanan (food delivery), laba dari inti bisnis e-commerce (JD Retail) justru turun sekitar 3%. Performanya lemah di beberapa area kunci: pertumbuhan pendapatan dari barang sehari-hari dan iklan melambat tajam (masing-masing ke 5,6% dan ~8%), yang menjadi perhatian untuk prospek pertumbuhan jangka menengah. Meski margin laba ritel masih naik tipis, ruang peningkatannya tampak terbatas. Kerugian dari bisnis baru (termasuk food delivery dan operasi luar negeri) tetap tinggi sekitar 9,9 miliar RMB, karena pengurangan kerugian food delivery diimbangi peningkatan investasi di bisnis luar negeri seperti JoyBuy. Dari sisi pengeluaran, perusahaan mengurangi biaya pemasaran, tetapi menaikkan belanja R&D. Yang mengecewakan investor, tingkat pengembalian kepada pemegang saham (melalui buyback) turun signifikan, sementara perusahaan memilih menempatkan kasnya dalam instrumen jangka pendek alih-alih membagikannya. Prospek ke depan bergantung pada dua hal: 1) Pemulihan kondisi e-commerce domestik di paruh kedua tahun, didukung potensi pergeseran subsidi pemerintah ke saluran online dan basis perbandingan yang lebih rendah. 2) Pengendalian kerugian bisnis baru. Kerugian food delivery diperkirakan akan terus menyusut tapi mencapai tingkat 'minimum' yang permanen, sementara investasi di bisnis luar negeri kemungkinan akan berlanjut. Kesimpulannya, JD.com saat ini adalah aset yang 'stabil' dengan visibilitas pendapatan yang relatif baik, terutama karena tidak terbebani pengeluaran modal besar untuk AI seperti pesaingnya. Namun, kurangnya kejutan positif dalam laporan ini, ditambah sikap 'pelit' dalam pengembalian ke pemegang saham, membuatnya kurang menarik sebagai pilihan investasi konvensional pada saat ini, meski bisa menjadi opsi defensif jika kondisi pasar membaik.

marsbit3m yang lalu

Tidak Fokus pada AI dan Tidak Beli Kembali Saham, Apakah JD.com yang 'Pelit' Masih Bisa Bertahan?

marsbit3m yang lalu

CEO atau "Pemimpin Spiritual"? Anthropic Terkena Imbas dari "Keyakinan"nya Sendiri

Anthropic, perusahaan AI berbintang dengan valuasi hampir satu triliun dolar AS, menghadapi tantangan internal terkait krisis kepercayaan dan visi CEO-nya, Dario Amodei. Menurut laporan dari investor awal dan blogger teknologi Brian Roemmele, moral investor dan karyawan turun ke titik terendah karena ketidakpuasan terhadap manajemen yang semakin tertutup. Beberapa karyawan terjebak antara meninggalkan perusahaan (dan kehilangan saham bernilai tinggi) atau bertahan menghadapi tekanan mental. Anthropic dikenal dengan budaya perusahaan yang kuat, berfokus pada keamanan AI dan filosofi masa depan manusia. Proses rekrutmen mencakup "wawancara budaya" yang menanyakan kesediaan karyawan menerima saham nol nilainya jika produk tidak dirilis demi alasan keamanan. CEO Dario Amodei juga mengadakan pertemuan seluruh staf rutin bernama "Dario Vision Quest" (DVQ) untuk menyampaikan visinya, yang oleh beberapa mantan karyawan digambarkan seperti "khotbah pendeta". Kekhawatiran meningkat setelah pernyataan Amodei yang bocor, bahwa Anthropic suatu hari nanti bisa menjadi "satu-satunya perusahaan swasta di dunia," sebuah visi yang mengingatkan pada perusahaan teknologi antagonis dalam fiksi ilmiah. Visi ini memicu pertanyaan tentang konsentrasi kekuasaan yang ekstrem jika AI mengontrol inti dari ekonomi dan masyarakat. Di sisi lain, Anthropic menunjukkan pertumbuhan yang kuat. Pendapatan kuartal II-2026 dilaporkan melonjak lebih dari 14 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi lebih dari $115 miliar. Perusahaan juga terus menarik talenta top, seperti peneliti Google Justin Gilmer dan insinyur Microsoft Benjamin Pasero. Intinya, sementara Anthropic tumbuh secara finansial dan produknya (Claude) tetap sangat kompetitif, aset terbesarnya—keyakinan dan misi yang menyatukan tim awal—kini justru menjadi sumber perpecahan dan tantangan tata kelola seiring perusahaan bertumbuh besar.

marsbit38m yang lalu

CEO atau "Pemimpin Spiritual"? Anthropic Terkena Imbas dari "Keyakinan"nya Sendiri

marsbit38m yang lalu

Trading

Spot
活动图片