US-Based Crypto Lender ‘Figure’ Files Confidential Draft for IPO

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-08-05Terakhir diperbarui pada 2025-08-05

Figure Technology Solutions, a U.S.-based firm that builds blockchain tools for lending, has sent a confidential draft to U.S. regulators as it prepares to go public. 

On Monday, the company confirmed in an official statement that it has filed a draft registration with the U.S. Securities and Exchange Commission (SEC) for a planned initial public offering. The number of shares and price range have not yet been set. The company said the offering would depend on market conditions and SEC review.

Figure Moves Forward with Support from Top Firms

Figure says it has supported around $16 billion in home equity loans so far. It also works with major tech companies like OpenAI and Alphabet. These partnerships are part of the firm’s push to mix traditional finance with new technology.

The company’s website lists several top investors, including Apollo Global Management, 10T Holdings and Ribbit Capital.

According to earlier reports, Figure has also worked with banks such as Goldman Sachs, JPMorgan and Jefferies in the past. These banks were said to be helping the firm prepare for an IPO in 2023. It is not yet confirmed if they are involved in this latest filing.

Blockchain and Crypto Company IPOs 

Notably, various blockchain and crypto companies are trying to enter public markets this year. Following Circle’s grand and successful IPO launch earlier this year, a number of crypto exchanges and blockchain labs are planning listings as interest in crypto and financial technology keep rising.

For now, Figure’s submission is private. A full version of the filing will be shared publicly once the company is ready. The IPO is expected later in 2025. The company said in its release that the draft was submitted under Rule 135 of the Securities Act. It added that this notice was not an offer to sell shares, and any sale would follow legal steps required by US law.

Figure’s latest decision is part of a wider trend as crypto-linked businesses return to public markets after a long pause.

Also Read: UK Man Who Lost 8,000 Bitcoin Says He Hasn’t Given Up Yet



Bacaan Terkait

Securitize Melantai di Bursa Saham, Saham "RWA Pertama" yang Sebenarnya Hadir

**Securitize, Perusahaan Tokenisasi Aset RWA, Melakukan IPO di NYSE** Securitize, sebuah platform tokenisasi aset dunia nyata (RWA), telah mencatatkan sahamnya (kode: SECZ) di Bursa Efek New York pada 2 Juli. Yang menarik, pada hari pertama penawaran umumnya, perusahaan juga meluncurkan versi token dari saham SECZ di blockchain Solana dan Avalanche. Peristiwa ini bukan sekadar "saham AS di-chain", melainkan contoh penting di mana penerbit saham (*issuer*) secara aktif terlibat dalam mendemonstrasikan tokenisasi ekuitas publiknya sendiri. Berbeda dengan produk tokenisasi pihak ketiga yang seringkali hanya berupa eksposur sintetis, Securitize menyatakan token SECZ mewakili saham biasa yang sama yang diperdagangkan di NYSE. Tokenisasi ini tidak ditujukan untuk pasar tanpa izin. Akses terhadap token SECZ dibatasi untuk investor AS yang memenuhi syarat (*eligible U.S. investors*) melalui platform Securitize yang telah diatur, lengkap dengan persyaratan KYC/AML. Hal ini menegaskan bahwa kepatuhan terhadap regulasi sekuritas tradisional tetap menjadi bagian inti dari desain produk. Blockchain Solana dan Avalanche berperan sebagai lapisan eksekusi untuk mencatat kepemilikan dan aturan transfer, bekerja dalam sistem hybrid bersama infrastruktur registri dan penyelesaian tradisional. Dengan aset yang dikelola lebih dari $40 miliar dan bermitra dengan raksasa seperti BlackRock dan KKR, langkah Securitize ini memberikan *trust anchor* (jangkar kepercayaan) yang lebih kuat bagi pasar RWA. Ini memajukan narasi dari aset privat seperti obligasi ke kategori yang lebih sensitif: saham perusahaan publik. Nilai sebenarnya dari sampel ini akan diuji oleh beberapa faktor kunci: likuiditas sekunder yang berkelanjutan untuk token, eksekusi hak pemegang saham (seperti dividen dan suara), serta yang terpenting, apakah perusahaan publik non-kripto lainnya akan mengikuti jejak serupa.

marsbit8m yang lalu

Securitize Melantai di Bursa Saham, Saham "RWA Pertama" yang Sebenarnya Hadir

marsbit8m yang lalu

Membeli ETH dengan Harga Diskon, Mana yang Dipilih: Bitmine atau SharpLink?

Dalam pasar ETH yang lesu, dua perusahaan perbendaharaan besar, Bitmine dan SharpLink, telah mengalami kerugian mengambang di atas 50%. SharpLink baru-baru ini membeli kembali 39.196 ETH dengan harga rata-rata $3.609, mencatat kerugian mengambang lebih dari $1,7 miliar. Bitmine terus memperluas neracanya, memegang 5,7 juta ETH (sekitar 4,7% pasokan beredar) dengan kerugian mengambang melebihi $11 miliar. Meski biaya rata-rata dan penurunan harga saham keduanya serupa, diskon pasar terhadap nilai aset bersih (mNAV) mereka berbeda signifikan: SharpLink didiskon sekitar 21%, sedangkan Bitmine hanya sekitar 6%. Perbedaan ini berasal dari beberapa faktor kunci: 1. **Skala & Likuiditas:** Bitmine memiliki skala kepemilikan dan likuiditas perdagangan saham yang jauh lebih besar, mengurangi biaya transaksi bagi investor. 2. **Kemampuan Pendanaan:** Bitmine lebih agresif dalam mengumpulkan modal (mengumpulkan $19,2 miliar dalam setahun) dan telah diterima dalam indeks Russell 1000, menarik lebih banyak investor institusional. SharpLink bergantung pada penempatan privat dan ATM yang lebih kecil. 3. **Narasi & Eksekusi:** SharpLink fokus pada narasi tokenisasi RWA dan sahamnya sendiri di Ethereum, tetapi implementasinya masih tertunda. Bitmine berinvestasi di ekosistem yang lebih luas ("saham moonshot") dan, bersama SharpLink, mendanai Ethlabs untuk mendukung riset Ethereum. **Kesimpulan untuk Investor:** * **Bitmine** lebih unggul untuk **trading jangka pendek** karena likuiditas tinggi dan diskon mNAV yang kecil, memudahkan masuk dan keluar pasar. * **SharpLink** mungkin menawarkan **potensi pemulihan yang lebih besar untuk jangka panjang** jika ETH pulih, karena diskonnya yang lebih dalam dan struktur modal yang lebih sederhana tanpa bebas biaya dividen prioritas seperti Bitmine. Pilihan bergantung pada toleransi risiko: Bitmine membawa risiko gelembung valuasi masa lalu dan struktur modal kompleks, sementara risiko SharpLink terlihat pada diskon harga yang dalam dan likuiditas yang lebih rendah.

marsbit22m yang lalu

Membeli ETH dengan Harga Diskon, Mana yang Dipilih: Bitmine atau SharpLink?

marsbit22m yang lalu

Membeli ETH yang Terdiskon, Mana yang Lebih Baik, Bitmine atau SharpLink?

Dalam pasar Ethereum (ETH) yang melemah, dua perusahaan perbendaharaan terbesar, SharpLink dan Bitmine, mencatat kerugian mengambang lebih dari 50%. SharpLink baru-baru ini membeli 39.196 ETH dengan harga rata-rata $3.609, menanggung kerugian mengambang $1,7 miliar, sementara Bitmine memegang 5,7 juta ETH dengan kerugian melebihi $11 miliar. Meski biaya rata-rata dan penurunan harga saham keduanya serupa, diskon pasar terhadap nilai aset bersih (NAV) berbeda signifikan: SharpLink didiskon sekitar 21%, sedangkan Bitmine hanya 6%. Perbedaan ini terutama berasal dari kemampuan pendanaan, likuiditas, dan eksekusi narasi. SharpLink, dengan narasi kelembagaan yang kuat dan rencana tokenisasi saham RWA, bergantung pada pendanaan skala kecil dan memiliki likuiditas terbatas. Bitmine, dengan skala kepemilikan besar dan pencatatan di indeks Russell 1000, memiliki kemampuan pendanaan agresif dan likuiditas tinggi, namun struktur modalnya melibatkan saham preferen yang menambah biaya tetap. Untuk eksposur tidak langsung ke ETH, Bitmine menawarkan likuiditas dan efisiensi perdagangan yang lebih baik dalam jangka pendek. Namun, untuk investasi jangka panjang, SharpLink, dengan diskon lebih dalam dan struktur modal lebih sederhana, berpotensi memiliki ruang pemulihan valuasi yang lebih besar jika ETH pulih. Pilihan bergantung pada toleransi risiko: risiko likuiditas dan harga SharpLink versus risiko struktur modal dan gelembung valuasi Bitmine.

链捕手30m yang lalu

Membeli ETH yang Terdiskon, Mana yang Lebih Baik, Bitmine atau SharpLink?

链捕手30m yang lalu

Berlomba Menjajah Wilayah Bersama Robinhood, Apakah Lighter Sedang Menyusun Strategi Besar?

Lighter, bursa perdagangan berjangka perpetual dan spot terdesentralisasi, terus menunjukkan perkembangan. Proyek yang didirikan oleh Vladimir Novakovski pada 2022 ini baru saja memperbarui model ekonominya dengan fokus pada program pembakaran token LIT dan mengubah sumber imbalan staking menjadi cadangan ekosistem. Sebelumnya, protokol telah membeli kembali sekitar 15,5 juta LIT dari pendapatan, dan batch pertama pembakaran permanen direncanakan setelah Q2 2026. Kemitraan strategis dengan Robinhood menjadi sorotan utama. Lighter ditetapkan sebagai mitra resmi perdagangan berjangka perpetual Robinhood dan terintegrasi langsung ke dalam Robinhood Wallet. Ini membuka akses bagi jutaan pengguna Robinhood untuk bertransaksi kontrak perpetual secara mandiri. Lighter mengalokasikan $11 juta dalam LIT sebagai insentif bagi komunitas Robinhood. Ke depan, Lighter berencana meluncurkan produk opsi pada Q3 2024, memperluas penawarannya di pasar derivatif. Proyek ini juga sedang menjajaki kerja sama dengan regulator AS (CFTC) untuk menjadi bursa terdesentralisasi yang mematuhi peraturan. Namun, perhatian perlu diberikan pada rencana unlock token tim dan VC yang signifikan pada akhir 2026, yang berpotensi mempengaruhi harga token LIT. Kesuksesan Lighter ke depan akan sangat bergantung pada eksekusi tim, transparansi, dan kondisi pasar secara keseluruhan.

Foresight News31m yang lalu

Berlomba Menjajah Wilayah Bersama Robinhood, Apakah Lighter Sedang Menyusun Strategi Besar?

Foresight News31m yang lalu

Trading

Spot
活动图片