JPMorgan, Coinbase Join Forces To Let 25M Chase Users Buy Crypto With Credit Cards

ccn.comDipublikasikan tanggal 2025-07-02Terakhir diperbarui pada 2025-07-30

Key Takeaways
  • JPMorgan Chase is partnering with Coinbase to make crypto more accessible for Chase customers.
  • Chase clients will soon be able to fund Coinbase accounts using Chase credit cards.
  • JPMorgan is also preparing to launch JPMD, a tokenized commercial bank deposit for institutional use.

JPMorgan is expanding its presence in the crypto space with a two-pronged approach targeting retail and institutional markets.

The bank is rolling out new consumer-facing features in partnership with Coinbase and introducing a tokenized deposit solution for institutional clients.

Together, the moves signal a broader strategy to bridge traditional banking infrastructure with emerging blockchain technologies.

JPMorgan and Coinbase To Bring Crypto Access to Chase Customers

In a significant move toward crypto adoption, JPMorgan Chase is teaming up with Coinbase to simplify digital asset access for Chase clients.

Soon, JPM customers can fund their Coinbase accounts using Chase credit cards.

Starting in 2026, the partnership will enable direct bank-to-wallet transfers. It will also allow Chase Ultimate Rewards points to be redeemed 1:1 for crypto—a first for a major U.S. banking rewards program.

The collaboration represents a bold step by JPMorgan into consumer-facing crypto integrations, leveraging Coinbase’s exchange infrastructure to open new channels for retail exposure to digital assets.

Following Deposit Token for Institutional Blockchain Settlement

Alongside its retail initiative, JPMorgan has already made waves in the institutional crypto space with the upcoming launch of JPMD, a so-called “deposit token” set to run on Coinbase’s Base blockchain, built on Ethereum.

JPMD represents a tokenized commercial bank deposit, offering 24/7 settlement capabilities and the potential to pay interest—differentiating it from traditional stablecoins.

Unlike USDT or USDC, JPMD is available only to institutional clients. It aims to power cross-border B2B transactions and digital asset settlements with more seamless integration into the traditional banking system.

According to JPMorgan blockchain executive Naveen Mallela , the bank chose Coinbase for its credibility and deep roots in the crypto ecosystem.

Interest from major institutions is already emerging, as JPMD is positioned as a trusted onchain cash solution with the backing of a major financial player.

Was this Article helpful? Yes No

Bacaan Terkait

Meraup $7,2 Juta Dalam Seminggu, Bagaimana pump.fun Menghasilkan Uang?

**Ringkasan: Bagaimana pump.fun Mencetak Untung Besar?** Platform penerbitan token meme di ekosistem Solana, pump.fun, baru-baru ini mengungkap data kinerja mengesankan. Dalam seminggu (29 Juni - 5 Juli), pendapatan protokol mencapai **$7,2 juta**, menandai transisi platform ke era arus kas yang stabil. **Sumber Pendapatan Utama:** Pendapatan terutama berasal dari tiga layanan inti: 1. **Bonding Curve**: Volume perdagangan $553 juta. Mekanisme ini secara otomatis menentukan harga dan menerbitkan token, dengan platform mengambil fee dari setiap transaksi. 2. **PumpSwap**: Volume perdagangan mencapai $1,65 miliar, berfungsi sebagai pusat likuiditas internal. 3. **Terminal**: Alat pengembang yang terus diperluas, mendiversifikasi sumber pendapatan. **Model Ekonomi Token Baru: Siklus Nilai PUMP** Langkah strategisnya adalah menggunakan **50% dari pendapatan bersih protokol** untuk membeli kembali dan **memusnahkan (burn) token PUMP** secara permanen. Dalam seminggu, $3,7 juta PUMP telah dimusnahkan, dengan total **41,8% pasokan yang beredar telah dihancurkan**. Ini menciptakan siklus positif di mana pertumbuhan pendapatan mendorong pengurangan pasokan, mengaitkan nilai token PUMP secara langsung dengan kinerja bisnis platform. **Evolusi Menuju Platform Ekosistem:** Pump.fun tidak hanya berfokus pada penerbitan meme. Platform ini berkembang dengan: * **Pengalaman Pengguna**: Meningkatkan kecepatan swap menjadi 300-400 milidetik dan menambahkan jalur deposit fiat dengan KYC rendah (meningkatkan volume deposit harian ~21%). * **Alat Pengembang**: Terminal terus ditingkatkan untuk menarik lebih banyak pengembang pihak ketiga. * **Komunitas**: Fitur "GO" dan sistem bounty telah menciptakan ekosistem konten yang aktif. **Kesimpulan:** Laporan ini menunjukkan bahwa pump.fun sedang membangun model bisnis Web3 yang matang dengan arus kas nyata, siklus nilai token yang terdefinisi, dan ekosistem yang berkembang, melampaui sekadar ketergantungan pada hype meme jangka pendek.

marsbit59m yang lalu

Meraup $7,2 Juta Dalam Seminggu, Bagaimana pump.fun Menghasilkan Uang?

marsbit59m yang lalu

Tiger Research: Tiga Strategi bagi Lembaga Keuangan untuk Mengikuti Gelombang Tokenisasi

Laporan Tiger Research menekankan bahwa pasar tokenisasi aset dunia nyata tumbuh pesat, tetapi banyak wilayah hukum belum memiliki kerangka peraturan yang matang. Lembaga keuangan di yurisdiksi tersebut dihadapkan pada tiga pilihan strategis: menunggu regulasi domestik, bereksperimen dalam sandbox terbatas, atau masuk lebih dulu ke pasar luar negeri yang sudah matang. Sebelum masuk, institusi harus mempersiapkan enam aspek inti: pemilihan yurisdiksi, perolehan lisensi, definisi aset, target investor, mekanisme penyelesaian, dan pengaturan operasional. Ada dua jalur utama: masuk langsung ke yurisdiksi dengan regulasi matang (seperti Hong Kong, Singapura, atau AS) atau mengadopsi jalur native-on-chain yang memanfaatkan platform berlisensi untuk mengurangi hambatan masuk. Jalur native-on-chain, seperti yang digunakan Ondo Global dan Plume Nest, memungkinkan masuk cepat dengan cakupan luas dan potensi akses ke likuiditas DeFi, meski kompleksitas desain strukturnya lebih tinggi. Intinya, tokenisasi bukanlah sihir; ini adalah proses yang membutuhkan ketepatan tinggi. Daripada menunggu kerangka regulasi sempurna, lembaga keuangan harus segera bertindak, merencanakan jalur yang layak, dan mengumpulkan pengalaman operasional nyata. Pasar tidak akan menunggu. Persiapan untuk bisnis offshore membutuhkan waktu 6-12 bulan, dan tinjauan hukum menjadi hambatan utama. Namun, kunci sukses terletak pada menyelesaikan proses penjualan yang lengkap, bukan hanya desain teknis.

Foresight News1j yang lalu

Tiger Research: Tiga Strategi bagi Lembaga Keuangan untuk Mengikuti Gelombang Tokenisasi

Foresight News1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片