如何在「链上」访问网站

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2025-06-30Terakhir diperbarui pada 2025-06-30

Abstrak

本文尝试在TON区块链上部署一个可访问的网页,探讨了购买域名、准备前端页面、绑定域名等步骤,并总结了当前体验中存在的问题与未来潜力。目前来看这种访问页面的方式在体验上效果一般,并且流程上较为繁琐,但这种去中心化的访问页面方式在未来有无限的可能。

最近发生的一件事件让笔者重新思考起了传统的域名访问服务,我们一直认为非常稳定的域名解析服务,居然也会有出问题的时候。这让笔者不禁在想,去中心化的方案或许是一个值得探索的替代方案呢?

思考了一下,在区块链上部署页面,它可能有以下几个好处:

1.去中心化:所有的修改都需要大家共同同意才能进行,没有一个单独的机构能说了算。

2.无需证书:因为区块链本身就用了加密技术,所以不需要额外的证书配置。

笔者之前看到过 TON 上的域名方案,当时觉得似乎只是好玩,实用性一般,毕竟传统的访问方式已经很稳定、常用了。但现在想想,可能真的会有用得上它的地方,所以笔者打算再好好研究一下。

在区块链中创建网站

本文将在这里尝试将一个网站部署在 TON 中,并且可以让用户在浏览器中访问这个页面。流程分为三步: 1. 购买域名;2. 准备前端页面;3. 绑定页面到域名。

区块链中的域名和 WEB2 世界中的域名概念其实是类似的,都是对某一复杂不易记的地址的别名,在区块链中是代表了用户的地址,在 WEB2 中则是服务的 IP 地址。

购买域名

以 TON 为例,域名的官方购买地址是 https://dns.ton.org/,以 TON 来计价。和 WEB2 一样,字符越短的域名价格越贵,价格在 1 - 100 TON 不等。

如果该域名没有被任何人拥有,那么你就可以以低价进行出价,并且在出价之后进入倒计时,在倒计时内所有人都可以竞价,直到倒计时结束。在拍的域名之后,域名会以 NFT 的方式存到用户的钱包里。域名 NFT 可以进行交易。域名的有效时间是 1 年,到期之后会被收回。

总结一下就是,购买域名可以通过在官网进行拍卖获得,也可以从别的用户那边交易得到。

如何在「链上」访问网站

准备前端页面

在这一步需要准备一个前端页面来作为展示。为了简单,本文只准备一个 html 文件加上 nginx 来将页面暴露出去,当然,项目还需要一台云服务器来运行前端页面。这一步和传统的前端应用部署一样。

绑定页面到 .ton

在拥有一个 .ton 域名之后,可以在 TON 的 DNS 官网绑定你的 ANDL 地址。当然你也可以使用 TON 提供的绑定工具,按照官网的介绍去绑定你的页面。

在绑定完成之后,你还需要在服务器上启动一个监听的端口,用于监听 http 请求并转发成 udp。这里可以使用官方提供的 rldp-http-proxy 工具,输入下面的命令就可以启动了:

rldp-http-proxy/rldp-http-proxy -p 8080 -c 3333 -C global.config.json

其中, 8080 是将在本地主机上监听传入 HTTP 查询的 TCP 端口,而 3333 是将用于所有出站和入站 RLDP 和 ADNL 活动的 UDP 端口(即通过 TON 网络连接到 TON 网站)。global.config.json 是 TON 全局配置的文件名,可以在这里下载

访问 .ton 域名

想要直接在浏览器中敲 .ton 的域名去访问网站是没有效果的,因为浏览器不知道要将这个域名解析到哪里。所以在这里还需要做一些额外的操作。

请求 .ton 的过程

在请求 .ton 域名的时候,首先会去链上查询对应 ANDL 地址,该地址可以简单理解为 WEB2 中的 IP 地址,在你部署网站的时候,会自动生成。这次的查询过程也可以类比为 DNS 查询过程。

之后根据 ANDL 的地址,请求会转发到你对应的机器上,这时候可以指定对应返回的页面。整体的过程和 WEB2 相当类似,主要区别在于地址和域名映射的查询方式不太一样。

通过代理访问页面

最推荐的方式使用官网提供的代理工具 Tonutils Reverse Proxy。下载安装启动之后,会启动一个 8080 端口用于代理,之后就可以去访问 .ton 的域名了。

如何在「链上」访问网站

可以看到能够访问 .ton 的域名的网站了。

使用总结

目前使用下来,遇到了以下几个问题:

  • 对网站运行的环境有要求。你的系统需要支持 glibc 2.34 版本以上,所以在部署页面前,先检查一下自己的机器是否满足要求。

  • 文档不是很清晰。有可能是因为这个 TON 运行网站的需求不是很多,所以文档写的不是很完善,需要自己摸索。另外中文的话更新不及时,落后于英文版本的内容。

  • 访问的速度较慢。访问的速度会落后于传统的网站。当然这里面涉及到的因素会很多,只能说以后的进步空间很大。

  • 没有被钱包支持。官方提供了一个简单的内嵌浏览器页面,你可以选择不安装代理就可以访问。但是目前这个网站被所有主流的钱包都认定为了钓鱼网站 o.0 。

总而言之,目前体验其实一般般,后面还有很多可以提升改进的地方,但是这个方向笔者觉得挺好挺创新的,尝试一下也是不错的。

Bacaan Terkait

Standard Chartered Lagi-lagi Menyanyikan 'Mimpi Gila' 50 Kali, Membuat 'Kue Kosong' untuk AAVE dengan Target Rp 3.500 (sekitar $3,500)

Penulis: Jae, PANews Bank Standard Chartered kembali membuat pernyataan mengejutkan di industri crypto, dengan memperkirakan token AAVE berpotensi melonjak 50 kali lipat menjadi $3.500 pada akhir 2030. Laporan mereka berfokus pada narasi makro seperti pertumbuhan besar DeFi TVL menuju $2,7 triliun dan gelombang tokenisasi aset dunia nyata (RWA), yang diyakini akan mendorong pendapatan protokol Aave. Analisis inti bank tersebut adalah: skala deposit menentukan kapasitas pinjaman, yang kemudian mendorong pendapatan biaya, dan akhirnya mengubahnya menjadi kapitalisasi pasar token. Aave, dengan arus kas yang sehat dan program pembelian kembali/burning token, dipandang sebagai aset yang didorong oleh arus kas dan saat ini dinilai terlalu rendah. Laporan terbaru dari Grayscale juga mendukung pandangan ini. Pada tingkat mikro, Aave mendominasi pasar dengan keuntungan bersih. Data menunjukkan Aave menghasilkan sekitar 80,7% dari total laba yang dipertahankan ("Earnings") di sektor peminjaman, meskipun hanya memiliki sekitar setengah dari total TVL sektor. Arsitektur teknis baru V4 dan pasar pinjaman berizin Horizon juga dilihat sebagai faktor pendukung. Namun, tantangan struktural tetap ada. Model pinjaman *peer-to-pool* Aave menyebabkan inefisiensi modal yang signifikan, dengan dana menganggur menimbulkan kerugian besar setiap tahun. Kelemahan ini membuatnya rentan terhadap risiko sistemik, seperti yang terlihat dalam insiden keamanan KelpDAO April lalu, dan membuka peluang bagi pesaing seperti Morpho yang menawarkan efisiensi lebih tinggi. Pada intinya, prediksi optimis Bank Standard Chartered mencerminkan ambisi lembaga keuangan tradisional terhadap masa depan aset yang ditokenisasi. Namun, bagi Aave, perjalanan menuju realisasi "kue" $3.500 tersebut akan bergantung pada kemampuannya mengatasi kelemahan struktural, meningkatkan efisiensi, dan menemukan jalur yang kokoh untuk mendukung pertumbuhan skala triliunan dolar.

链捕手42m yang lalu

Standard Chartered Lagi-lagi Menyanyikan 'Mimpi Gila' 50 Kali, Membuat 'Kue Kosong' untuk AAVE dengan Target Rp 3.500 (sekitar $3,500)

链捕手42m yang lalu

Investasi Pasang Surut: Kami Masih Optimis dengan Rantai Industri AI, Namun Alasannya Telah Berubah

**Investasi Pasang Surut: Kami Masih Optimis dengan Rantai Industri AI, Tapi Alasannya Berubah** Pasar saat ini dihadapkan pada gelombang penggalangan dana besar-besaran oleh perusahaan teknologi raksasa seperti SpaceX, Alphabet, dan Meta, menimbulkan kekhawatiran bahwa siklus AI mungkin telah mencapai puncaknya. Namun, analisis menunjukkan bahwa ini bukan tanda akhir, melainkan peralihan ke babak berikutnya dalam perkembangan AI. Alasan utama optimisme terletak pada intensitas investasi modal (Capex) yang terus berlanjut dan bahkan meningkat tajam. Lima penyedia cloud utama (Alphabet, Amazon, Meta, Microsoft, Oracle) semuanya telah meningkatkan panduan Capex mereka untuk tahun 2026 secara signifikan, dengan angka mencapai ratusan miliar dolar AS. Ini menunjukkan komitmen kuat untuk membangun infrastruktur AI. Siklus investasi ini diperkirakan akan lebih tahan lama dibandingkan siklus perangkat keras sebelumnya karena beberapa alasan: 1. **Kompleksitas dan Hambatan Fisik:** Investasi tidak hanya untuk chip (GPU), tetapi juga untuk listrik, transformator, pendinginan, jaringan, dan ruang data. Banyak dari komponen ini menghadapi kendala pasokan yang parah dan waktu tunggu produksi yang panjang (misalnya, transformator bisa memakan waktu 4 tahun). 2. **Sifat Proyek yang Berkelanjutan:** Proyek infrastruktur berskala besar, sekali dimulai, lebih mahal untuk dihentikan di tengah jalan daripada diselesaikan. 3. **Data Pendukung:** Perusahaan seperti Eaton melaporkan lonjakan pesanan data center lebih dari 200%, menunjukkan bahwa investasi ini didukung oleh aktivitas konstruksi nyata. Pasar memiliki dua kekhawatiran utama: 1. **ROI (Return on Investment):** Pertumbuhan Capex melampaui pertumbuhan pendapatan, menekan arus kas bebas. Namun, model bisnis cloud historis menunjukkan bahwa fase investasi masif dapat diikuti oleh monetisasi skala besar. Sinyal untuk mengubah pandangan akan muncul jika panduan Capex diturunkan atau penggunaan produk AI meleset dari ekspektasi – yang saat ini belum terjadi. 2. **Gelembung seperti tahun 2000:** Krisis dot-com dipicu oleh kelebihan pasokan infrastruktur (serat optik) yang mudah dibangun. Situasi saat ini justru sebaliknya, ditandai oleh **kekurangan pasokan** di banyak lapisan infrastruktur fisik yang kritis dan tidak dapat diproduksi secara berlebihan dengan mudah. Kesimpulannya, gelombang penggalangan dana saat ini mencerminkan kebutuhan untuk mendanai tahap ekspansi AI berikutnya yang penuh dengan hambatan teknis dan logistik. Sinyal dari perusahaan menunjukkan investasi belum melambat. Meskipun risiko selalu ada, bukti saat ini lebih mendukung narasi bahwa siklus AI masih berlanjut, hanya saja dengan dinamika dan tantangan yang telah berubah.

marsbit1j yang lalu

Investasi Pasang Surut: Kami Masih Optimis dengan Rantai Industri AI, Namun Alasannya Telah Berubah

marsbit1j yang lalu

Tidal Investment: Kami Masih Optimis dengan Rantai Pasokan AI, tapi Alasan Kami Berubah

**Investasi Pasang Surut: Kami Masih Optimis dengan Rantai Industri AI, Tapi Alasannya Berubah** Pasar saat ini dihadapkan pada gelombang besar pengumpulan modal dari raksasa teknologi seperti IPO SpaceX senilai $750 miliar dan rencana pendanaan besar-besaran oleh Alphabet dan Meta. Ini memicu kekhawatiran bahwa siklus AI mungkin telah mencapai puncaknya. Namun, menurut "Tidal Investment", ini bukan tanda akhir, melainkan peralihan ke babak baru. Alasan untuk tetap optimis telah berubah. Dua tahun lalu, cerita didorong oleh ledakan permintaan dan imajinasi industri. Pada pertengahan 2026, fokusnya beralih ke pertanyaan apakah intensitas investasi ini berkelanjutan. Kunci jawabannya terletak pada niat dan kemampuan para pemain kunci untuk terus berinvestasi. Data menunjukkan investasi justru semakin agresif. Panduan belanja modal (Capex) 2026 dari lima vendor cloud utama (Alphabet, Amazon, Meta, Microsoft, Oracle) semuanya dinaikkan secara signifikan, mencapai angka ratusan miliar dolar AS. Bahkan perusahaan dengan arus kas kuat pun mengatur ulang struktur modalnya untuk mendanai infrastruktur AI. Siklus investasi ini sulit berhenti karena beberapa alasan. Pertama, investasi tersebar di banyak lapisan fisik seperti komputasi, memori, jaringan, dan yang paling kritis: **listrik**. Kemacetan bergeser dari chip ke komponen fisik seperti transformer, pendinginan cair, dan akses jaringan listrik, yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk dikembangkan. Kedua, pesanan untuk peralatan pendukung data center (seperti dari Eaton yang melonjak 240%) membuktikan ada progres konstruksi riil di balik angka Capex yang besar. Pasar memiliki dua kekhawatiran utama: 1. **ROI**: Pertumbuhan Capex melampaui pertumbuhan pendapatan, meningkatkan beban penyusutan dan menekan arus kas bebas (seperti yang dialami Amazon). Namun, ini mirip dengan fase awal pengembangan cloud. Risiko ROI nyata, tetapi belum ada sinyal seperti panduan Capex yang diturunkan atau pesanan yang dibatalkan. 2. **Gelembung seperti tahun 2000**: Krisis dot-com disebabkan oleh kelebihan pasokan infrastruktur (seperti fiber optik) yang mudah dibangun. Situasi saat ini justru terbalik. Infrastruktur fisik yang dibutuhkan AI (listrik, transformer) sangat kompleks, membutuhkan waktu lama, dan tidak dapat "dipra-pasang" seperti fiber optic, sehingga risiko kelebihan pasokan mendadak lebih rendah. Kesimpulannya, gelombang pendanaan besar-besaran ini lebih mencerminkan **"istirahat tengah babak"** daripada akhir permainan. Tantangan di babak selanjutnya (keterbatasan listrik, pasokan transformer) justru membutuhkan lebih banyak modal dan waktu. Siklus investasi AI masih berlangsung, hanya saja alur ceritanya yang berubah dari narasi murni pertumbuhan menjadi narasi ketahanan dan realisasi nilai dalam menghadapi kendala fisik.

链捕手1j yang lalu

Tidal Investment: Kami Masih Optimis dengan Rantai Pasokan AI, tapi Alasan Kami Berubah

链捕手1j yang lalu

Grayscale: 15 Protokol Kripto Penghasil Uang Ini, Harganya Sangat Terendervaluasi

**Ringkasan: 15 Protokol Kripto Penghasil Pendapatan yang Dinilai Terlalu Rendah Menurut Grayscale** Grayscale Research melaporkan bahwa 15 protokol on-chain dengan pendapatan tertinggi saat ini diperdagangkan pada kelipatan pendapatan (revenue multiple) yang sangat rendah, banyak di antaranya hanya 1x hingga 9x. Protokol seperti Pump.fun, PancakeSwap, dan Meteora bahkan memiliki kapitalisasi pasar yang hampir setara dengan pendapatan satu tahun mereka. Rendahnya valuasi ini terjadi meskipun protokol-protokol ini menghasilkan pendapatan ratusan juta dolar dengan biaya operasional minimal. Grayscale berpendapat bahwa potensi disahkannya *CLARITY Act* (Undang-Undang Kejelasan Pasar Aset Digital) pada bulan depan bisa menjadi katalis. Regulasi yang lebih jelas diharapkan dapat mengurangi hambatan bagi lembaga keuangan tradisional, mendorong lebih banyak aktivitas dan nilai terkunci (TVL) di sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi), yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan protokol-protokol ini. Laporan ini mengelompokkan protokol berdasarkan kelipatan pendapatannya: - **"Klub 1x"**: Pump.fun (PUMP), PancakeSwap (CAKE), Meteora (MET), Collector Crypt (CARDS). - **Kelipatan satu digit**: Raydium (RAY), Lido Finance (LDO), Aerodrome (AERO), Sky (SKY), Jupiter (JUP), Ether.fi (ETHFI), Lighter (LIT), Aave (AAVE). - **Kelipatan tinggi**: Hyperliquid (HYPE, 15x), World Liberty Financial (WLFI, 17x), dan Uniswap (UNI, 37x) yang dinilai berdasarkan narasi dan nilai opsi masa depan. Grayscale juga memberikan analisis valuasi DCF (Discounted Cash Flow) untuk Aave, dengan target harga sekitar $175. Namun, penting dicatat bahwa Grayscale memiliki kepentingan komersial dalam laporan ini sebagai perusahaan pengelola aset kripto, dan katalis regulasi (CLARITY Act) belum tentu terwujud. Investor disarankan untuk melakukan penilaian mandiri.

marsbit2j yang lalu

Grayscale: 15 Protokol Kripto Penghasil Uang Ini, Harganya Sangat Terendervaluasi

marsbit2j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片