为何稳定币 Summer 难燃 Crypto 热情?

链捕手Dipublikasikan tanggal 2025-06-23Terakhir diperbarui pada 2025-06-23

作者:Haotian

 

Arthur这篇长文把稳定币前世今生梳理得很清楚——亚马逊、沃尔玛探索发稳定币,Visa股价应声下跌,整个稳定币赛道火得不行。但让我意外的是,明明有稳定币Summer的火爆迹象,整个Crypto圈内却反应很冷淡,甚至有资金流出去美股炒概念股。Why?

——Crypto Native叙事为何对稳定币热潮“无感”?

1)这就很有意思了。回想当初川普发币,大家还在兴奋地预期总统币的溢出效应,为啥真正有Mass Adoption潜力的稳定币抓手来了,Crypto圈反倒“迷茫”了?

实际上,这个问题Arthur给出了答案:“没有发行渠道,就没有稳定币生意”。稳定币生意模式的内核是发行渠道,而Arthur总结的三种可行渠道——加密交易所、Web2巨头、传统银行。这貌似和大部分Crypto行业build方向都关联不大?

你看,Tether的成功不是因为技术多牛逼,而是抓住了刚需+渠道。Circle即使技术更规范,还得把50%利息收益分给Coinbase换取发行渠道。这么来看,没有硬核发行渠道,那些试图靠“更好技术”挑战USDT的项目,基本都是在做白日梦。

对散户而言更好理解了,稳定币太“boring”了,没有10倍100倍的暴富想象空间,Crypto圈自然无感。

——Web2巨头才是真正的“搅局者”

2)Arthur对传统银行的判断很犀利——“基本没救”。7x24无国界的美元系统 vs 冗余人员、官僚流程的银行系统,这根本不是一个量级的竞争。银行的衰落反倒给了稳定币巨大的生存空间。

而真正有颠覆潜力的是Meta、X、Google这些Web2巨头,因为他们自带用户基础和支付场景。当亚马逊、沃尔玛开始探索稳定币,这可不是简单的业务拓展,而是在把几十亿主流用户直接“投喂”给Crypto基础设施。

在我看来,这才是稳定币Summer的真正价值——不是给Crypto圈带来短期暴富机会,而是让Crypto基础设施悄无声息地渗透到主流世界。

当几十亿web2用户开始日常使用稳定币时,DeFi、DeAI、GameFi等各个赛道的infra需求会相应增强,这是短期感知不到但不能忽视的长期增长Buff。

——IPO潮背后的“润物细无声”

3)当然,所谓Summer即使冷清也一定会有炒作。Arthur提醒得很到位:Circle IPO只是第一枪,后面会有一堆"模仿者"冲进来。这些项目大多没有真实分发能力,但在稳定币叙事加持下,市梦率会很夸张。

但回到Arthur那个核心判断——没有发行渠道的项目基本没戏,关键是,这部分Summer预期可能和大部分散户都没关系,围观看戏就好。

不过从另一个角度看,这波IPO潮本质上是在向华尔街“科普”crypto价值。当传统投资者开始认真研究稳定币商业模式时,这种“润物细无声”的影响才是最值得思考的。

在我看来,稳定币Summer就是Crypto从“边缘创新试验田”变成“主流商业备选方案”的转折点。

当下,Crypto圈感受不到热度很正常,因为游戏规则变了,主角也不再是他们。但长期看,当crypto基础设施承载更多真实世界的需求时,每一个crypto原住民都会是这波基础设施升级的受益者。
 

Bacaan Terkait

Estafet 'Menyelamatkan Obligasi AS': Bessent Gagal Pekan Lalu, Pekan Ini Lihat Walsh

Upaya Menteri Keuangan AS Besant menstabilkan imbal hasil obligasi pemerintah jangka panjang melalui peningkatan pembelian kembali (buyback) ternyata hanya berdampak singkat. Alih-alih mendukung pasar obligasi, langkah tersebut justru memicu lonjakan harga emas dan Bitcoin sebagai "katup pelepas tekanan" bagi kecemasan pasar. Kini perhatian beralih ke Ketua Fed Walsh, yang diharapkan memberikan kejelasan dalam pidato Jackson Hole-nya. Pasar menantikan respons kebijakan Fed terkait inflasi yang masih tinggi dan kondisi fiskal yang memburuk. Jika Walsh gagal memberikan sinyal meyakinkan, tekanan jual pada obligasi jangka panjang bisa meningkat. Analis mengkritik langkah Besant sebagai terlalu kecil dibandingkan total utAS yang beredar. Solusi potensial yang dibahas adalah "Operation Twist" oleh Fed—menjual obligasi jangka pendek dan membeli obligasi jangka panjang untuk menekan imbal hasil—tanpa memperbesar neraca. Namun, ketegangan antara kebijakan moneter dan beban biaya bunga fiskal tetap menjadi tantangan. Data PCE yang dirilis Rabu akan menjadi petunjuk penting sebelum pidato Walsh. Sementara itu, tingkat imbal hasil obligasi 30-tahun AS di level 5% dianggap sebagai batas kritis. Jika tidak tembus, tekanan pada aset berisiko tinggi seperti sektor teknologi AI dan kredit privat akan meningkat. Investor seperti Ray Dalio menyarankan diversifikasi ke emas dan Bitcoin sebagai lindung nilai dari potensi krisis utang.

marsbit3m yang lalu

Estafet 'Menyelamatkan Obligasi AS': Bessent Gagal Pekan Lalu, Pekan Ini Lihat Walsh

marsbit3m yang lalu

Tiga Bulan Dua Putaran, "Palantir" Versi China Populer

**Ringkasan: Platform AI Cerdas Kausal versi China, "China's Palantir", Mengumpulkan Pendanaan Strategis Senilai Miliaran Yuan** Beijing Zhongshu Ruizhi Technology Co., Ltd. (Zhongshu Ruizhi), yang dianggap sebagai "Palantir-nya China", baru saja mengumumkan penyelesaian putaran pendanaan strategis senilai ratusan juta yuan. Pendanaan ini dipimpin oleh China Internet Investment Fund (CIIF) dan didukung oleh investor seperti Su Chuangtou National Social Security Fund, Financial Street Capital, ICBC Capital, dan Kunlun Capital. Ini adalah putaran pendanaan besar kedua perusahaan dalam tiga bulan, menunjukkan pengakuan pasar yang kuat terhadap teknologi inti dan kemampuan komersialisasinya. Didirikan pada tahun 2020 oleh Dr. Han Han, alumni doktoral Universitas Tsinghua dengan pengalaman di China Academy of Information and Communications Technology (CAICT), Zhongshu Ruizhi berfokus pada pengembangan AI keputusan yang andal untuk sektor industri. Perusahaan ini mengatasi tantangan kritis seperti "halusinasi AI" dan kurangnya kemampuan penalaran dalam model besar generatif dengan teknologi dasar yang orisinal, termasuk teori kognitif meta-kausal, pemodelan kausal, dan mesin ontologi dinamis. Teknologi ini memungkinkan AI membuat keputusan yang dapat dipercaya, dijelaskan, dan dapat dilacak untuk skenario industri yang kompleks dan toleransi kesalahan rendah. Zhongshu Ruizhi telah mencapai komersialisasi skala besar, melayani lebih dari 50 klien perusahaan milik negara dan grup industri di bidang tenaga listrik, minyak & gas, dan dirgantara, dengan lebih dari 800 skenario produksi kompleks yang diimplementasikan. Perusahaan melaporkan pendapatan yang berlipat ganda pada tahun 2025, menunjukkan kemampuan menghasilkan pendapatan yang kuat. Dana segar ini akan dialokasikan untuk penelitian teori dasar lebih lanjut, replikasi aplikasi percontohan yang matang untuk memperluas pasar, dan perekrutan talenta tinggi. Investor seperti CIIF melihat perusahaan sebagai pemain kunci dalam mendefinisikan paradigma AI industri yang andal dan mendorong perkembangan kekuatan produktif baru di China, terutama dalam mengamankan infrastruktur kritis dan membangun keamanan siber.

marsbit38m yang lalu

Tiga Bulan Dua Putaran, "Palantir" Versi China Populer

marsbit38m yang lalu

Proposisi Ekonomi Politik Terbesar Era AI: Robot Semakin Cakap, Bagaimana Manusia Berbagi Nilai?

Artikel dari *The Economist* memicu perdebatan dengan menyoroti kemajuan pesat China dalam robotika, AI, energi baru, dan manufaktur canggih, yang di satu sisi dikritik karena diduga mengalihkan sumber daya dari pemulihan permintaan domestik. Esai ini berargumen bahwa isu mendasarnya bukanlah tentang China atau kecepatan perkembangan teknologi, melainkan sebuah pertanyaan politik-ekonomi global yang mendesak: **bagaimana manusia membagi nilai yang diciptakan mesin ketika robot dan AI semakin canggih?** Revolusi AI mengubah logika dasar penciptaan dan distribusi kekayaan. Berbeda dengan revolusi industri sebelumnya yang tetap menempatkan manusia sebagai inti sistem produksi, AI kini mulai menggantikan pekerjaan kognitif. Jika AGI terwujud, semakin sedikit manusia yang terlibat langsung dalam penciptaan nilai, berpotensi memicu kontradiksi mendasar: produktivitas dan keuntungan perusahaan meningkat, tetapi daya beli konsumen stagnan atau turun karena berkurangnya partisipasi tenaga kerja. Masalahnya adalah terputusnya rantai penyebaran manfaat teknologi dari inovasi ke pendapatan masyarakat. Baik di China maupun secara global (misalnya, di AS dengan dominasi raksasa teknologi), kemajuan teknologi sering kali berkonsentrasi pada peningkatan nilai perusahaan dan kekayaan segelintir pemilik modal, alih-alih mendorong pertumbuhan upah dan konsumsi luas. Masa depan mungkin menawarkan tiga jalur: 1) **Kapitalisme tradisional**, di mana pemegang modal menguasai sebagian besar keuntungan AI; 2) **Kapitalisme negara**, dengan keterlibatan negara melalui investasi strategis; atau 3) **Model inovatif** seperti dana kekayaan digital, kepemilikan saham kolektif, atau bentuk pendapatan dasar baru untuk membagikan nilai tambah dari ekonomi pintar secara langsung kepada masyarakat. Bagi China, tantangannya adalah tidak hanya memenangkan persaingan teknologi, tetapi juga membangun sistem distribusi baru yang mampu mengubah kekayaan yang dihasilkan robot dan AI menjadi pertumbuhan pendapatan rumah tangga, peningkatan konsumsi, dan perlindungan sosial. Kompetisi di era AI tidak hanya soal siapa yang memiliki teknologi terkuat, tetapi terutama tentang siapa yang dapat membangun sistem ekonomi di mana kemakmuran dibagikan secara luas, sehingga kemajuan teknologi benar-benar meningkatkan kesejahteraan masyarakat banyak.

marsbit48m yang lalu

Proposisi Ekonomi Politik Terbesar Era AI: Robot Semakin Cakap, Bagaimana Manusia Berbagi Nilai?

marsbit48m yang lalu

Trading

Spot
活动图片