房子到底买不买,华语加密圈怎么看

深潮Dipublikasikan tanggal 2025-06-23Terakhir diperbarui pada 2025-06-23

要收益率还是要安心?

⌈买房⌋一直是人生的主线任务之一。只是对于当代人来说,买房已经从绝对主线逐渐变成需要考虑良久的难题。

对于生活富足的人群来说,买不买房貌似是不用额外过多考虑的事情。而对于还在奋斗的群体,过高的房价也令买房这事被迫变得“没那么着急”。而对于收益中间层已经对住房有刚需的适龄人士来说,买房往往是幸福与痛苦参半的一件人生大事。一方面,拿到房本代表有了真正属于自己的一块空间,安心之感无需多言。另一方面,在住房市场走势不明朗的大环境下,买房意味着可能要承受持续亏损,掏空几个钱包买了房子,却每天睁眼就要亏钱。面对忽明忽暗的未来,⌈买房还是租房?⌋成为经久不衰的社会话题。

而作为对资产收益十分敏感的加密群体,对于房产这类重资产也有更加激进的观点碰撞。周末,华语加密圈就买房一事产生诸多讨论,其中各方观点都有独到的看法。

1.不买房派:买房收益太低,不买!

Yuyue(@yuyue_chris):现在选择买房每年只会面临亏损

本次讨论起源于 X 用户 Yuyue。

Yuyue 表示,从资产规划的最优路径来看,当前买房(尤其是非必要住房)并不是好的理财选择。以美债当前 4% 的利率为参考,现在购买 1000 万的房子一年能亏 40 万利息,而如果选择租同样的房子会划算非常多,买房在当前只能算作一种消费,不能算作投资。

0xTodd (@0x_Todd):买房相当于 2-4 倍杠杆顶着费率做多

“买个 1000w 的房子,实际的建筑成本不超过 10%,剩下的 90% 全是看涨期权的期权费。而且,按照租售比在 2.5% 来算,你等于每年倒亏 2.5% 也就是 25w rmb 的利息,这还没算人民币印得比美元更多的那部分通胀差。更别说,如果是贷款的话,那每年亏的利息就更多了。”

“如果你 1000w 买了 100 平的房子,相同地段,别人拿 1000w 领的利息的可以租 200 平房子。虽然自己买的更幸福,但是后者更大啊。或者后者也租 100 平的房子,多出的 25w 各种消费,创造的美好回忆只比前者更多,而不是更少。所以,如果要认识到买房子这个行为,它就是 2x-4x 杠杆顶着费率做多。”

还有更多有房族现身说法:

X 用户 @weishimaomao@PlusTBV 用自身经历阐述“买房爆亏”的感觉,与其用重资金买房不如把钱花在自己的生活上。

 

2.可以买房派:自己的房子有不一样的情绪价值+资产价值,值得!

冰蛙(@Ice_Frog666666):如果条件允许,自己买房能承载许多情感积累

“房子除了能给家庭带来生活品质的变化以外,还能承载和记录美好回忆,如果买的是郊区大院子别墅,可能会更直接明显。

特别是当家里有几个小朋友的时候,这套房子可能就是他们童年的全部,是他们从小到大所有快乐时刻的发生地,这个房子会像是一本无形的家庭相册。

房子承载和记录的这些温馨时刻的,这些跨越时间的温暖记忆,这些情感积累,可能就是一种真正意义上的“传承”。”

汤汤(@lichuan679):买房是资产配置,自有房产的可抵押性被低估

“买房虽然一次性成本高,但本质上是“强制储蓄+长期持有的硬资产”。如果你买的是核心地段稀缺标的,这个资产的抗通胀能力和对冲风险能力就更强。”

“房产,尤其是一线城市优质房产,在系统性金融危机下依然可以找银行借出低息资金。这相当于你多了一把“进可攻、退可守”的大刀。这背后其实是:中国和很多地区的金融系统对房子信贷偏好远高于其他资产。这不是市场效率问题,是制度红利。”

“长期租房的“临时感”会让人下意识地排斥投入。这种“不安定的氛围”会逐渐影响你对生活的掌控感。稳定生活节奏 = 更强的心理抗压能力 + 更好的资产持有力。不是“为了买而买”,而是懂得利用“买房”这个动作达成一套资产管理体系,它是反消费的、是杠杆优化的、是抗周期的、也是情绪免疫系统的一环。”

upzhu.eth(@bubblegold2):房产从资产保存的角度来说更有优势

“如果单从租售比看当然是租房划算,而且越是豪宅租售比越低,租房就越划算。

但是,从资产保存的角度看,持有房产有天然的优势,尤其是一线城市的好房子。相对币圈虚无的资产来说,好房子亏起来没那么容易没那么快,还能够从银行获得现金流。

所以如果你在币圈赚到钱了,还是需要买一套好房子的,至少万一哪天在币圈亏光了,还有房子保底,不至于返贫。”

3.混合观点派:买不买看个人,只看收益率也不一定是好事

SweetY(@shirleyusy):买房能比买 NFT 少亏点

“换个角度想,买猴地的亏99%了,用猴地割出来钱买一线城市豪宅的顶多亏20%。当投资被迫成了消费,那就不如去消费”

cryptoolddog(@CryptoOlddog):纯金融角度来看不买,但手中有房心中不慌

“1.纯金融角度,房子是一个较差的金融产品,如果资金紧张,不要买房

2.房子是有情绪价值在的,就跟买豪车一样:

情绪一:

可以自己装修,上仓位买一些改善生活的物品,比如 3 万块钱的床垫,也不需要担心被赶走

情绪二:

住在屋子里的安心感,在最差的情况,也有个地方住

情绪三:

防守类资产,cryptocurrency 高危行业,出了问题,现实里,也有资产

情绪四:

结婚,谈恋爱,身边人互动,说一千,道一万,都没有,那个红本本,能降低沟通成本,就跟你开个迈巴赫出门,很多时候,自然有物品替你说话。”

BY(@By_Web3):购房需求还夹杂人性问题

对于普通人来说,买房不仅仅是经济问题,还包含结婚等人生需求。

TingHu(@TingHu888):投资还需考虑人性问题,持有房产比梭哈投资稳妥

“其实很简单,当房子在总资产中的占比不多的时候,你不会考虑这种性价比的。

很多人把房子卖了或者抵押去投资,结局99.9%都很惨烈,而出金买房子的虽然遇到了回撤,但起码保住了大部分盈利。

投资在很多时候不光要考虑盈亏性价比,还要考虑人性在其中的负面作用,无法控制过于贪婪的人性,还是稳妥为上。”

购房与否,其实是件很个人的事。

从讨论内容来看,各方都在用事实作例证来阐述自身观点的正确性。而跳脱单一视角来看,其实⌈房产收益低⌋和⌈有房很幸福⌋本身就是两件不冲突的事。现在许多人对购房没想法或许也并不是单纯因为房子作为资产“不够优秀”,房价本身过高、经济环境预期差是更主要的因素。

房子作为生活必需品,或买或租都基于个人情况或观念选择。经济实力足够,当作消费品购置房产不考虑收益率无可厚非;经济实力差点,以租代买缓解生活压力更是正确的环境做正确的事。

只是⌈坚决要买房⌋或者⌈坚决不买房⌋都不该沦为某种政治正确。

Bacaan Terkait

Triliun Rupiah Masuk ke Dana Pensiun? ETF Reinvestasi Dividen Bitcoin Franklin Templeton Bawa Langit-Langit Tekanan Jual

Franklin Templeton telah mengajukan dua ETF yang memasukkan Bitcoin ke dalam portofolio melalui mekanisme "konfigurasi default" dan reinvestasi dividen. Produk ini dirancang terutama untuk penasihat keuangan, memungkinkan klien memegang Bitcoin tanpa menyadarinya, dengan struktur awal 95% saham dan 5% Bitcoin. Dividen dari bagian saham akan otomatis digunakan untuk membeli Bitcoin. Namun, analisis menunjukkan dampak pembeliannya kecil. Dengan yield dividen rendah (sekitar 1% untuk dana luas dan 0.5% untuk sektor inovasi), aliran pembelian tahunan diperkirakan hanya beberapa juta dolar, yang terserap pasar dalam hitungan menit. Desainnya justru menciptakan tekanan jual saat harga Bitcoin naik, karena aturan rebalancing kuartalan akan menjual Bitcoin jika porsinya melebihi 5% untuk kembali ke 4.5%, dengan batas maksimal 20%. Produk ini berpotensi menjadi penjual pasif di pasar bullish. Produk ini memanfaatkan kemalasan manusia dan celah peraturan, menawarkan cara bagi penasihat untuk mengalokasikan Bitcoin secara "tidak langsung" dan mematuhi aturan internal yang melarang aset kripto. Meski ada potensi aliran dana pensiun setelah perubahan regulasi AS baru-baru ini, dampak langsungnya terhadap permintaan Bitcoin dianggap terbatas, dan produk semacam ini justru dapat menciptakan "langit-langit tekanan jual" jika banyak diterapkan.

marsbit24m yang lalu

Triliun Rupiah Masuk ke Dana Pensiun? ETF Reinvestasi Dividen Bitcoin Franklin Templeton Bawa Langit-Langit Tekanan Jual

marsbit24m yang lalu

Harga Bitcoin Menyentuh Level Terendah dalam 20 Bulan, Investor "Bull" Terbesar Sudah Rugi 15 Miliar Dolar

Harga Bitcoin menyentuh level terendah dalam 20 bulan terakhir, jatuh di bawah $60,000 pada 25 Juni. Aset kripta utama lainnya seperti ETH dan SOL juga terkoreksi tajam. Lebih dari $1 miliar posisi leverage dilikuidasi dalam 24 jam, dengan mayoritas adalah posisi long. Indeks Fear & Greed turun ke 15, menandakan sentimen "ketakutan ekstrem". Pilar utama bull run sebelumnya—yaitu strategi pembelian berkelanjutan oleh perusahaan seperti Strategy (MSTR) dan aliran dana institusional melalui ETF spot AS—sedang melemah secara bersamaan. Strategy, pemegang Bitcoin korporat terbesar, kini mencatat kerugian mengambang lebih dari $14,6 miliar. Produk pendanaan terbarunya, STRC, telah anjlok 25% dari nilai nominalnya, mengancam kemampuan perusahaan untuk terus mengumpulkan dana dan membeli Bitcoin. Sementara itu, ETF spot Bitcoin AS mengalami arus keluar bersih besar-besaran, dengan sekitar $2,8-3,5 miliar mengalir keluar sepanjang Juni. Lingkungan makro yang ketat dengan inflasi tinggi dan penundaan ekspektasi pemotongan suku bunga AS semakin menekan aset berisiko seperti kripto. Modal institusional juga tampak beralih ke sektor AI. Faktor jangka pendek, termasuk kadaluarsa opsi Bitcoin senilai sekitar $10 miliar pada 26 Juni, diperkirakan akan terus memicu volatilitas. Analis memperingatkan bahwa ujian sesungguhnya bagi pasar mungkin datang pada awal Juli setelah likuidasi kontak berjangka kuartalan dan penurunan leverage.

Foresight News32m yang lalu

Harga Bitcoin Menyentuh Level Terendah dalam 20 Bulan, Investor "Bull" Terbesar Sudah Rugi 15 Miliar Dolar

Foresight News32m yang lalu

STRC Tembus di Bawah 80 Dolar, Masih Bisakah Investor Beli di Titik Terendah?

STRC, saham preferen Strategos yang ditargetkan pada nilai nominal $100, telah jatuh di bawah $80, menawarkan yield dividen tersirat yang tampak tinggi sekitar 13-15%. Artikel ini menganalisis apakah ini peluang beli atau perangkap. Poin utamanya: Diskon ini bukan hanya karena likuiditas, tetapi mencerminkan keraguan pasar tentang kemampuan model pembiayaan Strategos. Strategos mengandalkan siklus "menerbitkan sekuritas -> membeli BTC" untuk tumbuh. STRC, sebagai lapisan pendanaan berbiaya tinggi yang membutuhkan pembayaran dividen tunai, menjadi titik tekanan jika siklus ini melambat. Alasan utama STRC melemah: 1. Tekanan pada harga BTC dan premium saham MSTR, mengurangi efisiensi pendanaan. 2. Mekanisme penerbitan STRC terhambat saat harga jauh di bawah nominal. 3. Kompetisi dari produk pendapatan serupa (seperti SATA) menarik likuiditas. 4. Sinyal risiko: Strategos menjual sedikit BTC (32 BTC) untuk mendanai dividen, mempertanyakan komitmen "hanya beli, tidak jual". STRC bukan skema Ponzi karena didukung aset BTC nyata, tetapi memiliki risiko "Ponisifikasi" jika dividennya semakin bergantung pada penjualan BTC atau penerbitan sekuritas baru. "Ledakan" atau kegagalan bagi STRC lebih mungkin berupa keruntuhan bertahap dalam kepercayaan dan kemampuan pendanaan, dipicu oleh kombinasi: BTC turun dalam, diskon STRC yang dalam berlanjut, tekanan biaya dividen tunai, dan penjualan BTC menjadi rutin untuk membayar dividen. Kesimpulan: STRC bukan aset pendapatan tetap bebas risiko. Ini adalah taruhan pada apakah model perbendaharaan BTC Strategos dapat bertahan dalam pasar bearish. Membelinya adalah spekulasi pada pemulihan harga menuju $100 dan keberlanjutan narasi pendanaan Strategos, sambil menerima risiko dividen tertunda atau harga diskon yang berkepanjangan.

marsbit46m yang lalu

STRC Tembus di Bawah 80 Dolar, Masih Bisakah Investor Beli di Titik Terendah?

marsbit46m yang lalu

Mengapa Proyek Kripto Sering Berganti Nama?

Penulis: Gu Yu, ChainCatcher Di dunia bisnis tradisional, aset merek adalah garis hidup perusahaan. Mengganti nama secara sering hampir setara dengan menghancurkan pertahanan bisnis secara sukarela. Namun, di dunia kripto, aturannya seringkali berkebalikan. Menurut statistik RootData, lebih dari 16% proyek kripto pernah mengganti nama, termasuk banyak proyek terkenal. Artikel ini membahas alasan umum di balik fenomena ini: 1. **Loyalitas merek kripto yang rendah:** Pengguna awal banyak proyek kripto seringkali adalah investor, pemburu airdrop, atau pedagang naratif, bukan konsumen setia. Loyalitas mereka lebih terikat pada potensi keuntungan daripada pengalaman produk. Nama lama yang dikaitkan dengan penurunan harga, narasi usang, atau kontroversi bisa menjadi beban, bukan aset. 2. **Strategi pemasaran dan penyesuaian:** Beberapa pergantian nama merupakan penyesuaian strategis yang sah saat cakupan bisnis berkembang melampaui nama awal (contoh: Matic Network menjadi Polygon). Namun, banyak juga yang bertujuan "menumpang" pada tren panas pasar (seperti AI, RWA) untuk mendapatkan perhatian dan modal segar. Pergantian nama juga bisa menjadi alat hubungan masyarakat untuk memutus hubungan dengan masa lalu setelah peretasan, kerugian, atau kegagalan yang merusak kepercayaan. 3. **Ruang abu-abu "ganti nama dan ganti token":** Yang perlu diwaspadai adalah ketika pergantian nama disertai migrasi token. Ini bisa menjadi kesempatan untuk "mereset" likuiditas dan grafik harga lama, menciptakan kesan segar. Dalam proses ini, seringkali terjadi perubahan pada tokenomics yang tidak menguntungkan pemegang token lama, seperti pengenceran melalui penambahan pasokan untuk insentif baru. **Kesimpulan:** Masalah sebenarnya bukan pada pergantian nama itu sendiri, melainkan pada motif di baliknya. Pergantian nama untuk memperluas visi strategis dengan produk nyata dapat positif. Namun, jika tujuannya adalah melarikan diri dari sejarah kegagalan, menggeser narasi usang, atau mereset grafik harga dan likuiditas untuk permainan lama yang sama, maka itu adalah tanda bahaya. Ketika sebuah proyek mengganti nama, pertanyaan kritisnya adalah: Apa kemampuan atau strategi baru yang nyata? Apakah tokenomics berubah? Sejarah lama apa yang paling ingin mereka lupakan?

marsbit52m yang lalu

Mengapa Proyek Kripto Sering Berganti Nama?

marsbit52m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片