US Department Of Labor Rescinds 2022 Guidance Against Crypto Investments For Retirement Plans

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2025-05-29Terakhir diperbarui pada 2025-05-29

Abstrak

The US Department of Labor (DOL) has rescinded its 2022 guidance, which discouraged fiduciaries from including cryptocurrency investments in 401(k)...

Trusted Editorial content, reviewed by leading industry experts and seasoned editors. Ad Disclosure

The US Department of Labor (DOL) has rescinded its 2022 guidance, which discouraged fiduciaries from including cryptocurrency investments in 401(k) retirement plans, citing an “overreach” by the previous administration.

DOL Rescinds Biden Admin’s Crypto Guidance

On Wednesday, the Department of Labor’s Employee Benefits Security Administration (EBSA) rescinded its 2022 compliance release. The guidance was issued in March 2022 following former US President Joe Biden’s executive order that required the government to assess the risks and benefits of cryptocurrencies.

It directed plan fiduciaries under the Employee Retirement Income Security Act (ERISA) to exercise “extreme care” before adding digital assets to their investment menus, asserting that the digital asset industry’s early stage could pose significant risks.

At this early stage in the history of cryptocurrencies, the Department has serious concerns about the prudence of a fiduciary’s decision to expose a 401(k) plan’s participants to direct investments in cryptocurrencies, or other products whose value is tied to cryptocurrencies. These investments present significant risks and challenges to participants’ retirement accounts, including significant risks of fraud, theft, and loss.

The EBSA release noted that the Securities and Exchange Commission (SEC) staff had cautioned that digital asset investments were “highly speculative.” It also cited custodial, recordkeeping, and valuation concerns as part of the reasons for the warning.

Moreover, it alleged that the evolving regulatory environment made digital asset investments for retirement plans difficult for fiduciaries to comply with the law. “Rules and regulations governing the cryptocurrency markets may be evolving, and some market participants may be operating outside of existing regulatory frameworks or not complying with them,” the guidance stated.

In 2023, Reuters reported that a US federal judge dismissed an investment adviser company’s case against the DOL. ForUsAll sued the agency over the 2022 compliance release, alleging that the guidance was “unlawful,” illegally skipped the rulemaking process, and pushed customers away from crypto offerings.

However, the judge considered that, even if it was rescinded, it would not have changed the DOJ’s view about cryptocurrencies.

A Neutral Approach To Digital Assets

According to the DOL’s May 28 release, the language used in the 2022 guidance “deviated from the requirements of the Employee Retirement Income Security Act and marked a departure from the department’s historically neutral, principled-based approach to fiduciary investment decisions.”

The DOJ highlighted that it had a neutral approach to specific investment types and strategies before the 2022 compliance release. As such, it is restoring its historical approach by neither endorsing nor disapproving of plan fiduciaries that concluded digital asset investments are appropriate for the plan’s menu.

“By rescinding the 2022 guidance, the department reaffirms its neutral stance, neither endorsing, nor disapproving of, plan fiduciaries who conclude that the inclusion of cryptocurrency in a plan’s investment menu is appropriate,” the statement reads.

Moreover, US Secretary of Labor, Lori Chavez-DeRemer, criticized the previous administration for overstepping with the 2022 guidance, affirming that “The Biden administration’s Department of Labor made a choice to put their thumb on the scale.”

“We’re rolling back this overreach and making it clear that investment decisions should be made by fiduciaries, not DC bureaucrats,” Chavez-DeRemer concluded, seemingly supporting the Trump administration’s efforts to halt the previous “regulation by enforcement” approach and turn the US into “the crypto capital of the world.”

crypto, Bitcoin, BTC, bTCUSDT

Bitcoin (BTC) trades at $108,095 in the one-week chart. Source: BTCUSDT on TradingView
Featured Image from Unsplash.com, Chart from TradingView.com
Editorial Process for bitcoinist is centered on delivering thoroughly researched, accurate, and unbiased content. We uphold strict sourcing standards, and each page undergoes diligent review by our team of top technology experts and seasoned editors. This process ensures the integrity, relevance, and value of our content for our readers.

Rubmar is a crypto enthusiast who likes learning and improving constantly. She enjoys reporting on the latest news and developments in the crypto industry. Rubmar also enjoys scrapbooking, crafting, simulation games, and watching football.

Bacaan Terkait

Setelah Aave Pergi dan TVL Berguncang Hebat, Di Mana Anchor Valuasi MegaETH Berada?

Berdasarkan data DefiLlama, TVL MegaETH mengalami fluktuasi tajam pada 9-10 Juli, turun sekitar 60% dalam 24 jam menjadi sedikit di atas $30 juta, turun sekitar 70% dari puncaknya pada Mei. Protokol teratas Aave V3 menarik sekitar 80% likuiditas. Harga MEGA turun ke sekitar $0.048, dengan kapitalisasi pasar sekitar $54 juta dan FDV sekitar $480 juta. Artikel ini menganalisis tiga ketidaksesuaian dalam valuasi MegaETH: 1. **Ketidaksesuaian valuasi dengan penggunaan nyata**: FDV $4.7 miliar tidak didukung oleh aktivitas ekonomi riil. Pendapatan protokol 30 hari kurang dari $900k dengan hanya 2.619 alamat aktif harian. Sekitar 88.7% token belum beredar, berpotensi menciptakan tekanan jual di masa depan. 2. **Ketidaksesuaian narasi token dengan kualitas ekosistem**: Meski dinarasikan sebagai blockchain DeFi berkinerja tinggi, sebagian besar pendapatannya justru berasal dari game kartu Monster (sekitar 80%). Aave hanya menyumbang sekitar $90k. Volume perdagangan DEX dan kontrak berlanjut rendah, dan stablecoin native USDM terus menyusut. 3. **Ketidaksesuaian ekspektasi jangka pendek dengan realisasi jangka panjang**: TVL awal didorong oleh insentif dan strategi arbitrase siklus (seperti yang melibatkan USDe), bukan kebutuhan riil yang stabil. Integrasi protokol besar seperti Uniswap dan Aave tidak mempertahankan TVL. Penurunan serupa terlihat pada Monad (MON), menunjukkan pasar mulai meminta dukungan nilai yang lebih jelas daripada sekadar TVL dan narasi. Kesimpulannya, setelah insentif dan modal arbitrase keluar, MegaETH kekurangan pijakan nilai yang solid antara valuasi saat ini dan fundamental on-chain-nya. Pemulihan berkelanjutan bergantung pada kemampuan tim untuk mengubah likuiditas jangka pendek menjadi penggunaan nyata dan mewujudkan hasil ekosistem yang konkret. Tanpa itu, selain pemulihan jangka pendek dari sentimen pasar, sulit menemukan alasan kuat untuk valuasi yang stabil.

链捕手1j yang lalu

Setelah Aave Pergi dan TVL Berguncang Hebat, Di Mana Anchor Valuasi MegaETH Berada?

链捕手1j yang lalu

Laporan Mendalam Goldman Sachs: Siapa yang Akan Menjadi Pemenang Jangka Panjang di Industri Model AI Besar China?

Laporan mendalam Goldman Sachs menganalisis masa depan industri AI model besar China, menilai siapa yang akan menjadi pemenang jangka panjang. China saat ini berada pada titik balik historis, dengan model sumber terbuka/berbobot terbuka yang mendekati kinerja model berpemilik global terdepan. Efek roda data dari adopsi massal perusahaan domestik dan global mendorong iterasi model lebih lanjut. Model China mencapai efisiensi biaya tinggi melalui inovasi arsitektur (seperti MoE) dan efisiensi parameter, dengan model seperti DeepSeek V4 Pro (1,6T parameter) dan GLM5.2 (0,7T). Pasar membentuk struktur dua lapis: model high-end (contoh: GLM5.2) berharga ~$1/juta token, sementara model low-end untuk agen pintar berharga serendah $0,06/juta token. Goldman memproyeksikan pendapatan API/berlangganan model AI China tumbuh dari RMB35 miliar (2026) menjadi RMB879 miliar (2030). Strategi sumber terbuka mendorong adopsi global, tetapi monetisasi terbatas. Pergeseran menuju model "berat terbuka + lisensi komunitas" diharapkan dapat meningkatkan ekonomi unit melalui pembagian pendapatan dengan platform seperti AWS Bedrock. Untuk menentukan pemenang, Goldman menggunakan kerangka kerja tiga dimensi: kemampuan penetapan harga, keunggulan biaya, dan kekuatan keuangan. Dalam model teks dasar, Zhipu (GLM) dan DeepSeek dipandang paling kuat. Dalam multimodal/generasi video, ByteDance (Seedance) menjadi pemimpin, dengan Kuaishou (Kling) dan MiniMax juga diunggulkan. MiniMax mendapat peringkat Beli karena valuasi menarik dan posisi model M3-nya. Ekspansi ke pasar internasional non-AS merupakan peluang pertumbuhan kunci.

marsbit1j yang lalu

Laporan Mendalam Goldman Sachs: Siapa yang Akan Menjadi Pemenang Jangka Panjang di Industri Model AI Besar China?

marsbit1j yang lalu

Laporan Mendalam Goldman Sachs: Siapa yang Akan Menjadi Pemenang Jangka Panjang dalam Industri Model AI Besar China?

Laporan mendalam Goldman Sachs membahas pergeseran historis dalam industri model AI besar (LLM) China. Analisis menilai bagaimana model China, melalui inovasi arsitektur (seperti MoE) dan efisiensi parameter, mencapai kinerja cerdas yang mendekati model global teratas dengan biaya lebih rendah, didorong oleh momen efisiensi biaya DeepSeek (2025) dan momen kecerdasan model GLM Zhipu (2026). Pasar membentuk struktur dua lapis: model high-end (contoh: GLM5.2, Qwen3.7 Max) dengan harga ~$1/juta token, dan model low-end untuk agen AI dengan harga serendah $0.06/juta token, yang memperluas adopsi di kalangan UKM global. Goldman memproyeksikan pendapatan API/subskripsi model AI China tumbuh dari ~¥35 miliar (2026) menjadi ~¥879 miliar pada 2030. Strategi open-source/terbobot terbuka mendominasi untuk fleksibilitas dan ekosistem, tetapi monetisasinya terbatas. Tren pergeseran ke model "bobot terbuka + lisensi komunitas" (seperti MiniMax) dengan bagi hasil diharapkan meningkatkan ekonomi unit. Ekspansi ke pasar internasional (non-AS) adalah peluang kunci, seiring pergeseran paradigma perusahaan global dari "token maksimisasi" ke prioritas ROI. Menggunakan kerangka penilaian tiga dimensi (kemampuan penetapan harga, keunggulan biaya, kekuatan finansial), Goldman mengidentifikasi pemenang jangka panjang: Zhipu AI (cakupan awal: netral) dan DeepSeek (swasta) paling kuat di domain model teks dasar. Di bidang multimodal/generasi video, ByteDance (Seedance) memimpin, diikuti Kuaishou (Kling) dan MiniMax. Goldman mempertahankan rating "beli" untuk MiniMax, melihat diskon valuasi.

链捕手1j yang lalu

Laporan Mendalam Goldman Sachs: Siapa yang Akan Menjadi Pemenang Jangka Panjang dalam Industri Model AI Besar China?

链捕手1j yang lalu

Circle mendapatkan persetujuan akhir dari OCC untuk bank trust nasional guna memperkuat infrastruktur USDC

Circle telah menerima persetujuan akhir dari Kantor Pengawas Mata Uang AS (OCC) untuk mendirikan bank trust nasional dengan nama Circle National Trust. Persetujuan ini menandai pencapaian regulasi besar yang menempatkan infrastruktur kunci untuk stablecoin USDC di bawah pengawasan perbankan federal langsung. Bank trust nasional ini, yang akan beroperasi dengan nama First National Digital Currency Bank, N.A., awalnya akan menyediakan layanan penitipan aset digital fidusia untuk Circle dan afiliasinya. Ini membuka jalan untuk menawarkan layanan serupa kepada klien institusional terbatas, seperti bank dan lembaga keuangan teratur. Persetujuan ini juga dirancang untuk mendukung manajemen cadangan USDC di masa depan di bawah pengawasan OCC, sehingga memperkuat infrastruktur USDC melalui penitipan aset yang diatur secara federal. CEO Jeremy Allaire menyebut langkah ini sebagai langkah penting dalam membawa infrastruktur blockchain ke dalam sistem keuangan AS, memberikan transparansi dan kepercayaan yang lebih besar bagi institusi. Circle termasuk di antara beberapa perusahaan aset digital, termasuk Ripple dan Fidelity Digital Assets, yang mendapat persetujuan bersyarat dari OCC pada akhir 2025, dan kini telah maju ke tahap operasional final. Ini mencerminkan tren regulator di AS yang semakin mengintegrasikan penyedia infrastruktur crypto ke dalam kerangka perbankan yang ada.

ambcrypto1j yang lalu

Circle mendapatkan persetujuan akhir dari OCC untuk bank trust nasional guna memperkuat infrastruktur USDC

ambcrypto1j yang lalu

Trading

Spot
活动图片