Square & Steak ‘n Shake Lead with Bitcoin Payments – Best Wallet to Add Crypto Debit Card

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2025-05-28Terakhir diperbarui pada 2025-05-28

Abstrak

It turns out that Bitcoin ($BTC) isn’t just for the tech bros anymore but also for businesses, hamburger lovers, and...

Trusted Editorial content, reviewed by leading industry experts and seasoned editors. Ad Disclosure

It turns out that Bitcoin ($BTC) isn’t just for the tech bros anymore but also for businesses, hamburger lovers, and everyday spenders — aka, everyone.

Yesterday, Square, a payment platform by Block Inc., announced that it’ll soon enable businesses to accept $BTC and other crypto.

In other news, the popular American fast-food chain Steak ‘n’ Shake started accepting $BTC for payments two weeks ago.

And let’s not forget Best Wallet, a highly ranked secure crypto wallet that’ll soon launch its own crypto debit card.

Each of these developments highlights how $BTC is rapidly evolving from a speculative investment instrument to a practical currency built for real-world commerce.

Square Integrates Lightning for Low-Fee $BTC Payments

Square’s new hardware feature will enable merchants to accept cost-friendly and near-instant $BTC payments using the Lightning Network.

It began accepting $BTC payments at the Bitcoin Conference in Las Vegas (May 27 – 29). However, a full rollout is expected by the end of the year as part of its plan to reach all eligible sellers by 2026.

Square Bitcoin payments
Source: X (Square)

This isn’t Square’s first $BTC rodeo. It launched a Bitcoin Conversions feature last year, allowing merchants to automatically convert a portion of their daily sales into $BTC.

Additionally, its Cash App already lets you buy, sell, and send $BTC easily, and its self-custody crypto wallet, Bitkey Wallet, also supports the OG coin.

It has also launched Proto, which consists of Bitcoin mining tools and services, and Spiral, which supports open-source projects that promote $BTC as a tool for economic empowerment.

Stake ‘n’ Shake’s $BTC Payments Half Processing Fees

Square isn’t the only one on a mission to put $BTC to work in the real world. Stake ‘n’ Shake now accepts $BTC payments, claiming they’re faster and cheaper than traditional credit card payments.

Dan Edwards, the fast food chain’s COO, says the company saves approximately 50% in processing fees when customers pay with $BTC as opposed to credit cards.

Following the new payment method’s early success, Stake ‘n’ Shake is now pondering other ways to embrace cutting-edge technology to modernize its food service. Ideas include cyber-chefs, robotaxis, and drones.

Best Wallet to Add a Crypto Debit Card

Best Wallet is also pushing to make crypto available for use in daily life, and will soon launch Best Card, its own crypto debit card.

It’ll let anyone spend their crypto holdings in Best Wallet seamlessly at brick-and-mortar retailers.

This multi-chain wallet supports the best crypto presales and is getting set to accommodate over 60 blockchains – you’ll find everything you need to know in our full Best Wallet review.

Once launched, you can use your Best Card to spend $BTC and other digital assets for everyday purchases – from coffee to cab rides – without the friction of exchanges or conversions.

What’s more, you can earn cashback on every purchase, plus enjoy lower transaction fees when holding $BEST, the ecosystem’s native token.

Best Wallet to launch Best Card
Source: Best Wallet

You can buy #BEST on presale for just $0.025095. Our $BEST price prediction foresees the coin reaching $0.072 after being listed on crypto exchanges, an increase of some 186% from today’s price, so it’s best to get in now.

$BTC Is No Longer a Store of Value But Everyday Cash

$BTC is no longer just a store of value, but increasingly a payment method for everyday life.

With Square enabling low-cost $BTC payments, Stake ‘n’ Shake slashing fees by accepting crypto at the counter, and Best Wallet preparing to launch a fully-fledged crypto card, the future is here.

These developments highlight how $BTC is being integrated into real-world commerce to cut costs and give you more financial freedom. Whether for buying a burger or growing an investment portfolio, $BTC is going mainstream.

But as always, do your research before making any crypto investments; this article is not financial advice.

Editorial Process for bitcoinist is centered on delivering thoroughly researched, accurate, and unbiased content. We uphold strict sourcing standards, and each page undergoes diligent review by our team of top technology experts and seasoned editors. This process ensures the integrity, relevance, and value of our content for our readers.

Leah is a British journalist with a BA in Journalism, Media, and Communications and nearly a decade of content writing experience. Over the last four years, her focus has primarily been on Web3 technologies, driven by her genuine enthusiasm for decentralization and the latest technological advancements. She has contributed to leading crypto and NFT publications – Cointelegraph, Coinbound, Crypto News, NFT Plazas, Bitcolumnist, Techreport, and NFT Lately – which has elevated her to a senior role in crypto journalism. Whether crafting breaking news or in-depth reviews, she strives to engage her readers with the latest insights and information. Her articles often span the hottest cryptos, exchanges, and evolving regulations. As part of her strategy to attract crypto newcomers to the Web3 arena, she explains even the most complex topics in an easily understandable and engaging way. Further underscoring her dynamic journalism background, she has written for various sectors, including software testing (TEST Magazine), travel (Travel Off Path), and music (Mixmag). When she's not deep into a crypto rabbit hole, she's probably island-hopping (with the Galapagos and Hawaii being her go-to's). Or perhaps sketching chalk pencil drawings while listening to the Pixies, her all-time favorite band.

Bacaan Terkait

Apakah Ethereum Benar-Benar Sebuah "Komputer Dunia"?

Ethereum, sejak diluncurkan pada 2015, sering disebut sebagai "komputer dunia". Namun, analisis terbaru dari Four Pillars menunjukkan bahwa distribusi geografis validator utamanya terkonsentrasi di AS (38,19%) dan Jerman (13,04%), yang bersama-sama menguasai lebih dari separuh jaringan. Sebagian besar validator di AS bahkan dijalankan dari rumah menggunakan koneksi internet residensial. Di antara validator yang dioperasikan oleh lembaga profesional, distribusinya lebih seimbang. Pangsa AS turun menjadi 25,81%, sementara negara-negara Asia seperti Singapura (7,28%), Hong Kong (6,44%), Jepang (6,38%), dan Korea Selatan (4,59%) meningkat signifikan, menunjukkan upaya strategis untuk memenuhi kebutuhan klien lokal dan mengurangi latensi. Namun, wilayah seperti Amerika Selatan, Timur Tengah, dan Afrika hampir tidak terwakili. Mekanisme jaringan peer-to-peer (P2P) Ethereum dapat merugikan area dengan kepadatan node yang rendah, berpotensi menurunkan performa validator dan pendapatan staking mereka. Konsentrasi ini menantang prinsip desentralisasi Ethereum. Namun, hal ini juga membuka peluang besar. Operator yang dapat membangun infrastruktur validator yang andal di wilayah-wilayah yang kurang terlayani ini, seperti Timur Tengah, dapat memperoleh keunggulan kompetitif dengan memenuhi tuntutan peraturan dan kedaulatan data lokal, serta menawarkan latensi yang lebih rendah, mengikuti pola keberhasilan yang terlihat di Asia.

Foresight News37m yang lalu

Apakah Ethereum Benar-Benar Sebuah "Komputer Dunia"?

Foresight News37m yang lalu

Jebakan Arbitrase Kecerdasan Bittensor: Modal Hanya Spekulasi Token, AI Berkualitas Tak Ada yang Mau Bayar

**Bittensor dan Jebakan Arbitrase Kecerdasan: Modal Hanya Spekulasi Token, AI Berkualitas Tak Terbayar** Bittensor, jaringan AI terdesentralisasi yang menggunakan token TAO untuk memberi insentif pengembangan AI, menghadapi kritik mendasar: sistemnya lebih mendorong spekulasi token daripada penghargaan atas nilai AI yang sesungguhnya. Jaringan ini terbagi menjadi sekitar 128 subnet, masing-masing dengan token Alpha-nya sendiri. Alur insentifnya menciptakan siklus swaperkuat: membeli Alpha -> harga naik -> subnet dapat alokasi TAO lebih besar -> TAO dibagikan ke pemegang Alpha -> pemegang beli lebih banyak. Dengan demikian, alokasi modal ditentukan oleh harga token, bukan kualitas atau utilitas sebenarnya dari model atau layanan AI yang dihasilkan. Ini menciptakan ekonomi "uang mengejar uang". Terdapat kerentanan dalam mekanisme penilaian, seperti risiko kolusi jika suatu kelompok menguasai lebih dari setengah kekuatan stake di sebuah subnet, serta praktik "penyalinan nilai" oleh validator yang malas. Meski memiliki potensi untuk mendemokratisasi AI dan telah melahirkan inovasi nyata (seperti model Covalent yang didistribusikan), sistem saat ini masih bergelut untuk mengaitkan insentif dengan nilai riil dan penggunaan pelanggan. Dengan aplikasi ETF Bittensor dari Grayscale dan Bitwise yang sedang menunggu persetujuan SEC, risiko dan peluangnya semakin besar. Sementara ini dapat membawa modal tradisional dan pengawasan ketat yang mungkin memaksa perbaikan sistem, investor ritel perlu waspada terhadap kompleksitas dan "cacat bawaan" dalam mekanisme insentif yang belum sepenuhnya teruji ini. Potensi besar Bittensor terletak pada janjinya untuk AI terbuka dan terdesentralisasi, tetapi jalan menuju realisasi nilai berkelanjutan masih panjang.

Foresight News1j yang lalu

Jebakan Arbitrase Kecerdasan Bittensor: Modal Hanya Spekulasi Token, AI Berkualitas Tak Ada yang Mau Bayar

Foresight News1j yang lalu

Warsh Diam-Diam Membentuk Ulang Fed Melalui Lima Kelompok Kerja

Penulis: Qinbafrank Hari ini, The Fed mengumumkan susunan pemimpin lima kelompok kerja reformasi. Kesan pertama adalah Kevin Warsh sedang membangun lapisan desain kebijakan paralel yang dipimpin Ketua The Fed: kewenangan pengambilan keputusan formal tetap berada di FOMC dan Dewan Gubernur, namun kewenangan penetapan agenda, produksi pengetahuan, akses data, dan narasi publik tampak semakin terkonsentrasi pada Ketua dan para ahli eksternal pilihannya. Ada nuansa serupa dengan "kelompok kerja pusat" yang sering digunakan dalam reformasi lembaga Partai Komunis Tiongkok. Kelima kelompok kerja ini secara resmi dinamai "Kelompok Kerja Advancing Monetary Policy for the Chair." Kelima belas ko-pemimpinnya semuanya dari luar The Fed, didukung staf The Fed, melakukan penelitian secara independen, dan pada akhirnya menyampaikan kesimpulan kepada FOMC. Lima kelompok ini mencakup seluruh "sistem operasi" kebijakan moneter: input data → model produktivitas, ketenagakerjaan, dan inflasi → alat neraca keuangan → komunikasi eksternal. Karakteristik kelompok kerja ini menunjukkan keahlian Warsh: 1) Diluncurkan langsung oleh pimpinan tertinggi; 2) Melintasi batas departemen lama; 3) Membangun saluran pelaporan informasi paralel; 4) Menghindari kelambanan birokrasi rutin dan kepentingan departemen; 5) Mengatur ulang agenda kebijakan dengan cepat melalui "desain puncak"; 6) Memusatkan kewenangan koordinasi dan pengetahuan melalui organisasi khusus. Di masa depan, sebelum hasil studi kelompok kerja reformasi keluar, kemungkinan besar Warsh akan menahan diri untuk tidak bertindak. Perlu diperhatikan apakah kelompok kerja ini akan bertahan dalam jangka panjang, apakah kesimpulannya akan disamakan dengan kebijakan tetap Ketua, dan apakah FOMC akhirnya hanya bertugas mengesahkannya.

marsbit2j yang lalu

Warsh Diam-Diam Membentuk Ulang Fed Melalui Lima Kelompok Kerja

marsbit2j yang lalu

WEEX TradFi Trading Competition Sedang Berlangsung Panas, Hadiah 50,000 USDT Untuk yang Duluan, Buka Posisi Langsung Dapat 5 U

Pasar kripto saat ini sedang mengalami penyesuaian siklus, dengan Bitcoin turun lebih dari 50% dari puncaknya. Namun, pertukaran kripto seperti WEEX berhasil menghindari penurunan volume perdagangan tradisional dengan menghadirkan aset TradFi (Keuangan Tradisional) yang ditokenisasi. Melalui WEEX, pengguna dapat berpartisipasi dalam perdagangan saham global (seperti NVIDIA, Apple, Tesla), ETF (seperti SPY, QQQ), komoditas (emas, minyak), dan bahkan saham pra-IPO seperti OpenAI menggunakan USDT. Untuk memperkenalkan ekosistem TradFi-nya, WEEX meluncurkan "Kompetisi Perdagangan TradFi" dari 9 hingga 23 Juli, dengan total hadiah 50,000 USDT. Hadiahnya meliputi: 1. **Hadiah Pendatang Baru**: 200 USDT untuk pengguna baru setelah melakukan setoran dan perdagangan tertentu. 2. **Kompetisi untuk Semua**: Hadiah bertingkat (3, 10, 50 USDT) berdasarkan volume perdagangan kontrak TradFi. 3. **Hadiah Partisipasi**: 5 USDT untuk setiap pengguna yang membuka posisi kontrak TradFi apa pun. Keunggulan WEEX TradFi: * **Hedging Antar Aset**: Alihkan aset kripto ke aset TradFi selama pasar bearish. * **Akses Mudah**: Gunakan USDT, setoran instan, perdagangan fraksional (mulai dari $5). * **Perdagangan 24/7**: Perdagangan kontrak tersedia sepanjang waktu, bahkan di luar jam pasar saham biasa. Ikuti kompetisi dan tangkap peluang keuangan global dengan mudah di WEEX.

marsbit2j yang lalu

WEEX TradFi Trading Competition Sedang Berlangsung Panas, Hadiah 50,000 USDT Untuk yang Duluan, Buka Posisi Langsung Dapat 5 U

marsbit2j yang lalu

Trading

Spot
活动图片