The Crypto Council Sends Letter to SEC Seeking Clear Staking Rules

TheCryptoTimesDipublikasikan tanggal 2025-05-01Terakhir diperbarui pada 2025-05-01

The Crypto Council for Innovation (CCI)’s Proof of Stake Alliance (POSA), along with 30 other major cryptocurrency exchanges, wrote a letter on April 30, 2025, pushing for clearer and more favorable regulations for cryptocurrency. The letter, addressed to SEC Commissioner Hester Peirce, responds to her request for public input on whether staking and liquid staking should fall under federal securities regulations.

In a letter, the group asserts that staking, similar to proof of work mining, should not be classified as an investment activity. Instead, it says that staking is a technical process that helps secure the blockchain. Participants validate transactions and help secure the network in exchange for rewards based on the amount of cryptocurrency they stake.

The group also mentions that while there are technical risks involved, these risks are inherent in the staking process itself and not the result of a financial investment. They advocate for responsible inclusion of staking in exchange-traded products (ETPs) and against overly prescriptive rules that could stifle innovation.

The letter also talks about how the other countries, like Canada and the United Kingdom, have already provided regulatory clarity on staking. The SEC itself made a statement regarding mining activities back in March. The CCI is now urging the SEC to follow suit and clarify the regulatory framework around staking services. 

Also read: Canary Capital Files for First-Ever Staked SEI ETF With SEC



Bacaan Terkait

Bagaimana Cara Stabil Menghasilkan Uang dari Game Blockchain? Pengembang Proyek Membongkar Logika Untung Ganda untuk Pemain dan Proyek

**Ringkasan:** Dalam wawancara dengan GMA, Leo dari Gamebank membahas tantangan dan visi untuk Web3 game. Web3 game sering dianggap gagal karena siklus pengembangan yang panjang, arus kas yang tidak pasti, dan sifat spekulatif yang melekat. Namun, Leo percaya kombinasi game dan Web3 adalah tren jangka panjang. Leo memperkenalkan **Pump Snake**, sebuah game kompetitif multiplayer yang terinspirasi oleh ular tangga. Tujuannya adalah menciptakan game yang mudah dimainkan, kompetitif, dan memungkinkan pemain menjadi stakeholder, bukan sekadar konsumen. Game ini berfokus pada pengalaman bermain terlebih dahulu sebelum aspek finansial. Untuk monetisasi, Pump Snake menggabungkan model Web2 dan Web3, seperti biaya transaksi per game, langganan, skin, dan mekanisme **"Loss is Mining"**. Mekanisme ini memberikan poin (untuk membuka kotak misteri) kepada pemain yang kalah, meningkatkan retensi dan mengurangi rasa frustrasi. Tim sengaja menjaga profil rendah di sisi Web3 untuk fokus pada pengembangan produk. Mereka berencana untuk menerbitkan token, tetapi waktu peluncurannya akan bergantung pada kondisi pasar, regulasi, dan skala pengguna. Leo menekankan pentingnya menghindari spiral kematian ekonomi token dengan mengutamakan pengalaman pemain dan keberlanjutan jangka panjang. AI juga berperan dalam mendeteksi kecurangan dan di masa depan dapat diintegrasikan sebagai bagian dari gameplay, seperti ular yang dikendalikan AI. Data awal menunjukkan pertumbuhan yang positif. Leo menolak klaim "Web3 game mati", meyakini bahwa masa depan game terletak pada integrasi Web3 dan AI, di mana aset digital, distribusi nilai, dan partisipasi komunitas diselesaikan oleh blockchain, didukung oleh game yang benar-benar menyenangkan dan memiliki retensi tinggi.

marsbit10m yang lalu

Bagaimana Cara Stabil Menghasilkan Uang dari Game Blockchain? Pengembang Proyek Membongkar Logika Untung Ganda untuk Pemain dan Proyek

marsbit10m yang lalu

Trading

Spot
活动图片