Cardano Founder Says Buterin’s New Ethereum Proposal ‘Makes Sense’

bitcoinistDipublikasikan tanggal 2025-04-21Terakhir diperbarui pada 2025-04-21

Abstrak

A fleeting exchange on social media has drawn two of the crypto sector’s most prominent protocol architects into unexpected alignment....

Trusted Editorial content, reviewed by leading industry experts and seasoned editors. Ad Disclosure

A fleeting exchange on social media has drawn two of the crypto sector’s most prominent protocol architects into unexpected alignment. On Sunday, Cardano creator Charles Hoskinson replied to a technical blog post from Ethereum co‑founder Vitalik Buterin with a terse endorsement: “It makes sense, we are using RISC V with BitVMX. It’s the future.”

Buterin’s Latest Proposal For Ethereum

The comment was triggered by Buterin’s newly published “Long‑term L1 execution layer proposal” on the Ethereum Magicians forum, where he argues that Ethereum should abandon the Ethereum Virtual Machine (EVM) in favour of the open‑source RISC‑V instruction‑set architecture.

In the proposal Buterin calls the idea “equally as ambitious as the beam‑chain effort is for the consensus layer,” contending that a RISC‑V transition would “greatly improve the efficiency of the Ethereum execution layer, resolving one of the primary scaling bottlenecks,” while also simplifying the core codebase. He stresses that the familiar account model and opcodes “would stay exactly the same,” explaining that opcodes such as SLOAD, SSTORE and CALL would be exposed to contracts as RISC‑V syscalls.

“Old‑style EVM contracts will continue to work and will be fully two‑way interoperable with new‑style RISC‑V contracts,” he adds, sketching implementation paths that range from a dual‑VM environment to a more radical interpreter‑based migration.

Buterin’s technical motivation centres on the cost of proving EVM execution inside zero‑knowledge circuits. He points to measurements from Succinct’s ZK‑EVM showing that four tasks—deserialising inputs, initialising the witness database, computing state roots and executing blocks—consume the bulk of prover cycles.

The last of those, block execution, alone accounts for roughly half of total proving time. “Some numbers suggest that in limited cases, this could give efficiency gains over 100 ×,” Buterin writes, suggesting that direct access to a RISC‑V virtual machine could eliminate the overhead of compiling the EVM into RISC‑V for ZK proof generation. He argues that even if pre‑compiles become the new bottleneck, the shift would still produce “very significant” performance wins.

Cardano’s Use Of RISC‑V

Hoskinson’s swift assent carries weight because Cardano has been building around the same architecture. The network’s extended UTxO model is now being paired with BitVMX FORCE, a collaborative effort designed to let Cardano dApps tap into Bitcoin’s liquidity and decentralised‑finance activity.

BitVMX emulates a general‑purpose CPU for Bitcoin using RISC‑V, which in turn lets Cardano’s domain‑specific languages—Plutus and the low‑level Aiken—compile contracts that run seamlessly on either chain. By adopting the same instruction set for its off‑chain circuits, Cardano hopes to render zero‑knowledge proofs more efficient and to facilitate cross‑chain functionality without resorting to trusted bridges.

RISC‑V’s appeal is two‑fold. As an open specification it avoids licensing constraints while offering implementers freedom to add extensions; at the same time, it’s simple, orthogonal design is friendlier to zero‑knowledge proof systems than the EVM’s eclectic opcode catalogue or Bitcoin’s austere script. Hoskinson’s “It’s the future” therefore describes not merely Cardano’s roadmap but a growing industry trend, now echoed inside Ethereum’s own research circles.

Whether Ethereum’s highly conservative core‑dev process will embrace Buterin’s proposal remains uncertain. The Beacon‑chain merge, the Cancun/Deneb upgrade and the push toward statelessness already crowd the execution‑layer agenda. Yet the fact that both a UTXO‑based competitor and the originator of account‑based smart contracts now cite RISC‑V as the optimal long‑term target suggests that the argument will not dissipate quickly. As Buterin concludes, stripping the base layer to “well within” ten thousand lines of code may require “this kind of radical change.”

At press time, Cardano traded at $0.64.

Cardano price
ADA needs to break the red resistance zone, 1-week chart | Source: ADAUSDT on TradingView.com
Featured image created with DALL.E, chart from TradingView.com
Editorial Process for bitcoinist is centered on delivering thoroughly researched, accurate, and unbiased content. We uphold strict sourcing standards, and each page undergoes diligent review by our team of top technology experts and seasoned editors. This process ensures the integrity, relevance, and value of our content for our readers.

Jake Simmons has been a Bitcoin enthusiast since 2016. Ever since he heard about Bitcoin, he has been studying the topic every day and trying to share his knowledge with others. His goal is to contribute to Bitcoin's financial revolution, which will replace the fiat money system. Besides BTC and crypto, Jake studied Business Informatics at a university. After graduation in 2017, he has been working in the blockchain and crypto sector. You can follow Jake on Twitter at @realJakeSimmons.

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Jangan Tertipu Batas 12,5 Miliar: Tiga Kolam Dana Penjualan Koin Strategy Menyembunyikan Potensi Jualan Besar

**Strategi Buka Tiga Kolam Dana Penjualan Bitcoin, Potensi Pelepasan Jauh Melebihi Batas $12.5 Miliar** Strategi baru-baru ini menjual 3.588 BTC (senilai ~$216 juta) untuk membayar dividen token STRC dan mengisi kembali cadangan dolar. Yang penting, penjualan ini **tidak mengurangi** kuota $12.5 miliar yang terkenal untuk "membangun cadangan". Rencana monetisasi Bitcoin perusahaan mengizinkan penjualan untuk tiga tujuan: 1. **Membangun Cadangan**: Maksimal $12.5 miliar. 2. **Menutup Biaya Terkait Saham Preferen** (seperti dividen, bunga): **Tidak ada batas** yang ditetapkan. 3. **Dana Buyback Saham**: Hingga $10 miliar untuk saham preferen dan $10 miliar untuk saham biasa MSTR. Hanya kategori pertama yang dibatasi $12.5 miliar. Dua jalur lainnya berpotensi melepaskan Bitcoin senilai **lebih dari $30 miliar**, bahkan sebelum termasuk kategori kedua yang tidak terbatas. Perbedaan antara "membangun" dan "mengisi kembali" cadangan lebih pada akuntansi daripada substansi. Keduanya pada akhirnya mengubah Bitcoin menjadi tunai untuk membayar kewajiban. Strategi memanfaatkan perbedaan terminologi ini untuk menjaga kuota $12.5 miliar tetap "utuh" secara teknis. Perubahan ini menandai pergeseran Strategi dari sekadar *hodler* Bitcoin pasif menjadi **manajer modal aktif**, mirip dana lindung nilai. Bitcoin kini menjadi alat leverage keuangan untuk menyeimbangkan berbagai tekanan dalam struktur modalnya yang kompleks (saham biasa, saham preferen, utang, cadangan). Investor perlu menyadari bahwa risiko baru muncul: setiap tindakan (menjual BTC, membayar dividen, buyback) menguntungkan satu bagian dari struktur modal tetapi berpotensi merugikan bagian lainnya. Batas pelepasan Bitcoin Strategi jauh lebih besar dari yang dipahami secara umum. Bertaruh pada Strategi kini adalah bertaruh pada kemampuan manajemen modal aktifnya yang rumit.

Foresight News12m yang lalu

Jangan Tertipu Batas 12,5 Miliar: Tiga Kolam Dana Penjualan Koin Strategy Menyembunyikan Potensi Jualan Besar

Foresight News12m yang lalu

Ketika Pembeli BTC Terbesar Berubah Menjadi Penjual, Siapa yang Membeli Setelah Strategy Menjual 3.588 Bitcoin?

MicroStrategy (MSTR) telah menjual 3.588 Bitcoin senilai sekitar $216 juta untuk membayar dividen saham preferennya, mengubah penjualan Bitcoin menjadi kemungkinan tindakan rutin. Diskusi dalam podcast Bits+Bips menyoroti dilema MSTR: menjual Bitcoin merusak narasi, sementara menerbitkan saham baru mengencerkan nilai pemegang saham. Para peserta—Austin Campbell, Ram Ahluwalia, dan Chris Perkins—membahas hilangnya premium mNAV MSTR yang memutus siklus "mencetak saham untuk membeli Bitcoin." Mereka juga mengeksplorasi masalah struktural token vs ekuitas, menyimpulkan bahwa sangat sulit memiliki keduanya secara bersamaan dan 99% token saat ini mungkin akan gagal. Perang stablecoin menjadi fokus lain, dengan Tether meninggalkan pasar Eropa (MiCA) dan tantangan utama terletak pada utilitas—apa yang sebenarnya bisa dibeli dengan stablecoin? Aliansi OUSD dengan 140 anggota dianggap sebagai rencana yang belum matang, melompati masalah tata kelola. Bank-bank besar AS seperti JPMorgan diprediksi akan mengadopsi stablecoin untuk mendapatkan pendapatan bunga bersih dari pasar global, mengancam bank non-AS yang menawarkan rekening deposito dolar. IPO Securitize dinilai sebagai opsi call spekulatif. Secara makro, modal terus mengalir ke sektor AI/semikonduktor, tetapi aset-aset berkualitas dengan arus kas nyata mulai rebound. Diskusi menekankan perlunya kembali ke fundamental, termasuk di pasar crypto, di mana Bitcoin menunjukkan ketahanan di tengah berita penjualan MSTR.

marsbit12m yang lalu

Ketika Pembeli BTC Terbesar Berubah Menjadi Penjual, Siapa yang Membeli Setelah Strategy Menjual 3.588 Bitcoin?

marsbit12m yang lalu

Baru Saja, Model Dunia Pertama di Dunia dengan Frame Tinggi Super Lahir, Konten NVIDIA 0, Melaju 50 FPS

MoWorld, model dunia "Flash World Model" pertama di dunia yang dikembangkan oleh MoXin Tech bersama tim akademisi Pan Yunhao dari Universitas Zhejiang, telah mencapai terobosan signifikan dalam kecepatan dan efisiensi. Model ini mampu melakukan inferensi real-time dengan kecepatan >50 FPS, mengatasi tantangan utama model dunia sebelumnya yang sering terhambat pada 5-10 FPS. Yang membedakan, MoWorld dibangun sepenuhnya menggunakan platform NPU (Neural Processing Unit) dalam negeri Tiongkok (seperti Huawei Ascend), tanpa bergantung pada GPU Nvidia. Pendekatan "full-stack" ini—mulai dari pelatihan, distilasi, hingga penyebaran—telah menurunkan biaya inferensi hingga 70% dibandingkan solusi GPU skala sebanding. Model 14B parameter ini didukung oleh pipeline data yang dikumpulkan dan diberi anotasi 3D secara mandiri, serta optimasi sistem seperti perhatian paralel ultra-padat dan kuantisasi presisi campuran dinamis untuk NPU. Kemampuannya termasuk kontrol kamera 6-DoF, konsistensi geometri tinggi, dan pembangkit adegan hingga 2000 frame. Aplikasi potensialnya mencakup: * **Game & Hiburan Interaktif:** Eksplorasi imersif real-time. * **Kecerdasan Berwujud & Mobil Otonom:** Simulator dunia virtual untuk pelatihan. * **Pembuatan Film:** Pra-preview real-time dan pengeditan lensa. * **Kembaran Digital & Rekonstruksi 3D:** Solusi rekonstruksi spasial yang presisi dan hemat biaya. Pencapaian MoWorld membuktikan kelayakan platform komputasi domestik untuk model dunia canggih dan membuka peluang untuk standar teknologi kecerdasan spasial generasi berikutnya. Model ini menandai pergeseran industri dari sekadar "kemampuan" menuju "keterjangkauan dan penerapan praktis" dalam interaksi real-time dengan dunia.

marsbit2j yang lalu

Baru Saja, Model Dunia Pertama di Dunia dengan Frame Tinggi Super Lahir, Konten NVIDIA 0, Melaju 50 FPS

marsbit2j yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli ADA

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian Cardano (ADA) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli Cardano (ADA) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan Cardano (ADA) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan Cardano (ADA) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading Cardano (ADA)Lakukan trading Cardano (ADA) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

1.5k Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.10Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli ADA

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga ADA (ADA) disajikan di bawah ini.

活动图片