特朗普加密友好新政背后的隐忧

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2025-03-03Terakhir diperbarui pada 2025-03-03

Abstrak

特朗普的加密政策看似为行业打开绿灯,实则暗藏陷阱。

原文作者:Anderson Sima,Foresight News 执行主编

加密市场再次为特朗普狂欢。

但我并不亢奋,并不是因为我没有 SOL、XRP、ADA 这三个代币的持仓,而是特朗普总统上台后的一系列举措让我在兴奋之余,也隐隐为加密行业担忧。

就在 3 月 2 日,特朗普政府宣布推动加密货币战略储备举措之前,另一件全球瞩目的外交事件也值得加密行业关注。

2 月 28 日,美国总统特朗普、副总统万斯与到访白宫的乌克兰总统泽连斯基在媒体前爆发激烈争吵。这场外交惯例上不常见的争吵揭示了当今美国政府对领导世界和平的无限责任感到愤懑,其中关键争端即特朗普不愿意为他国付出不应有的代价——也就是美国优先。

是的,这就是特朗普的竞选口号与执政理念。理解了这一点,也就能看出特朗普的加密友好新政的背后,是怎样的政治动机?

「美国优先」不等于金融平权

特朗普的核心理念是「美国优先」,其政策目标始终围绕巩固美国的全球霸权与经济利益。在加密货币领域,他虽声称要推动美国成为「全球加密之都」,但其政策本质是以国家权力实行贸易保护主义,确保美国始终维持世界领先地位。

那么加密货币的本质呢?加密货币与传统金融市场在具体的产品和形态上其实无本质差别,甚至加密货币今日也被纳入大类商品类别中,可以进行 ETF 或者期货交易。但全世界金融产品如此之多,加密货币特殊在哪里呢?

作为一名从业者,我的回答是加密货币的出现本质上是一场革新的金融平权运动。从马克思经济学角度看,自诞生起,金融产品作为资本主义的衍生体系,从始至终代表的就是精英者的利益,是资本无限扩张的利器,但其并不为无产阶级服务,也偏爱大资本与权力机器。

但比特币的出现正是对这一系统的不满与革新,加密货币的设计以及智能合约的出现可以让所有投资者无需许可,也无需门槛即可进入一个崭新的金融系统,这个系统诞生起就是全球化的,无需许可的,甚至公开透明的。如果要「美国优先」,区块链技术就不会由一个匿名者发明。

如果美国真的实现比特币战略储备,我对此感到十分亢奋。但四年之后,新的美国总统还会坚持这项政策吗?到时的巨额抛压市场能否承受?民主党会重新兴起「加密货币大狱」吗?市场总是及时的,远期并不在交易者的考虑中,但作为长期从业者,这个问题很重要。

特朗普打开了潘多拉魔盒

除了相关政策的动机外,特朗普夫妇推出的 TRUMP 和 MELANIA 迷因币,不仅加大加密市场的投机泡沫,更打开了「名人发币」的潘多拉魔盒,引发连锁反应。

总统亲自发币由特朗普开创,也创造了市场超级热点,TRUMP 币上线后市值一度飙升至 800 亿美元附近,随后调整至 100 亿美元,追高者损失惨重。类似案例在其夫人 MELANIA 和阿根廷总统效仿发币后进一步蔓延,形成「名人—投机—崩盘」的恶性循环,抽干市场流动性,影响行业的正面形象和健康的市场环境。

近期,美国的名流侃爷也要迈入发币行列,一早就在社交媒体造势和预告,市场是否需要如此之多的名人 Meme 吗?一个代币的生命周期从数年到数小时的进化,即使是对专门的交易者来说,也大大提升了难度与风险。

过去,SEC 的严格监管在扼杀了行业创新的同时,也保护了投资者的资产安全问题,但现在,在特朗普的亲自带动下,极速的发币流程和极低的监管成本不就让加密行业成为「割韭菜」圣地了吗?所以我们调侃缅北诈骗集团开始转战加密货币领域。而特朗普的发币行为「让行业沦为政治操弄的工具」,削弱了外界对区块链技术的严肃认知。

前车之鉴:从马斯克到特朗普

特朗普并非首个利用影响力搅动加密市场的名人。特斯拉 CEO 马斯克是上个周期里的最强喊单者,曾通过特斯拉购买比特币推动比特币暴涨,而后续转向狗狗币又让比特币开始暴跌。而这个周期,特朗普则成了新的喊单王。

不难发现,作为极度自负的精英,特朗普与马斯克都有着变幻莫测的市场态度,特别是总统特朗普,更显商人本色,但加密货币有利于其政治影响力时,他毫不犹豫拥抱加密货币,但几年之前他还曾强烈批评加密货币一样。

如果行业过度依赖特朗普等中心化权威的背书,我们将背离「代码即法律」的初心。

加密行业需重构独立叙事

特朗普的加密政策看似为行业打开绿灯,实则暗藏陷阱。其「美国优先」逻辑将加密技术工具化,名人发币浪潮催生投机泡沫,而政策与市场的强绑定则让行业陷入周期性动荡。

我们要清醒认识到:真正的金融平权不能依赖政治强人的「恩赐」,而应回归技术中立的底层价值。唯有坚持去中心化叙事,不断进行技术创新,找到像 AI 一样改变世界的契机。

Kripto yang Sedang Tren

Bacaan Terkait

Probabilitas Menembus di Bawah 50%: Apakah RUU Clarity Tahun Ini Tidak Ada Harapan?

Tajuk: Probabilitas Turun di Bawah 50%: Clarity Act Tidak Akan Terjadi Tahun Ini? Rangkuman: Rencana awal untuk menandatangani undang-undang Clarity Act pada 4 Juli telah gagal, dan jendela peluang untuk disahkannya sebelum pemilihan paruh waktu semakin menyempit. Meskipun sebagian besar pekerjaan Senat dapat dilanjutkan di balik layar selama reses musim panas, prosedur di DPR saat ini mandek. Rancangan undang-undang ini, yang bertujuan menciptakan kerangka kerja regulasi federal pertama untuk pasar aset digital AS, telah disetujui oleh DPR. Senat juga telah meloloskan rancangan tersebut di tingkat komite dan memasukkannya ke kalender legislatif. Namun, perdebatan dan perbedaan pendapat antara partai politik terkait ketentuan pendapatan stablecoin, pengecualian tanggung jawab pengembang DeFi, serta detail penegakan hukum dan etika masih belum terselesaikan. Ini menyebabkan negosiasi tertutup pecah awal Juni. Meskipun ada faktor positif seperti perubahan sikap Asosiasi Sheriff Kabupaten AS dari oposisi menjadi netral terhadap klausul tertentu, hambatan utama tetap ada. Menurut data dari Polymarket, probabilitas Clarity Act ditandatangani menjadi undang-undang tahun ini hanya 49%, mencerminkan sikap pasar yang berhati-hati namun masih berharap. Analis dari Jefferies menilai bahwa jika undang-undang ini berhasil disahkan, hal itu akan mendorong adopsi aset digital yang lebih luas oleh lembaga keuangan tradisional. Sebaliknya, penundaan akan memperpanjang ketidakpastian regulasi. Waktu tiga minggu yang efektif setelah Kongres kembali bersidang pada 13 Juli menjadi periode kritis yang akan menentukan nasib undang-undang ini pada tahun 2026.

Foresight News10m yang lalu

Probabilitas Menembus di Bawah 50%: Apakah RUU Clarity Tahun Ini Tidak Ada Harapan?

Foresight News10m yang lalu

Laporan Mingguan Pendanaan | 9 Acara Pendanaan Terbuka, Venice AI Raih Pendanaan Seri A $65 Juta, Dipimpin Dragonfly

**Laporan Mingguan Pendanaan: 9 Acara Pendanaan Terbuka, Total Melebihi $506 Juta** Aktivitas pasar primer crypto minggu lalu menurun, dengan pendanaan tetap berfokus pada transaksi on-chain dan Web3+AI. Secara keseluruhan, terdapat **9 acara pendanaan** dengan total lebih dari **$506 juta**. **Sorotan Utama:** * **Venice AI**, platform AI berprioritas privasi, meraih **$65 juta** dalam pendanaan Seri A yang dipimpin Dragonfly, valuasi $1 miliar. Platform ini menawarkan akses ke 200+ model AI. * **Ionic Digital**, penambang Bitcoin, menyelesaikan pendanaan privat **$400 juta** yang dipimpin Attestor sebelum rencana pencatatan langsung di Nasdaq. * Di sektor **DeFi**, bursa kontrak berkelanjutan on-chain **Extended** mendapatkan $12.5 juta (dipimpin eToro), platform kredit privat **Techdollar** meraih $3 juta, dan DEX **Arcus** (dikembangkan tim dYdX) meluncur di Robinhood Chain dan mendapat investasi. * Bidang **Web3+AI** juga mencatat pendanaan untuk **THEA** ($8 juta) untuk jaringan AI prediktifnya dan **Kled AI** ($3 juta) untuk pasar data AI di Solana. * **Adjacent**, penyedia indeks pasar prediksi, mengumpulkan $2.5 juta. **Lion Group** berencana berinvestasi hingga $12 juta di pengembang stablecoin Rupiah Indonesia, **PT Nusantara Bumi Sangkara**. * Terdapat juga akuisisi di mana proyek enkripsi **Sunscreen** diakuisisi oleh **Fhenix**.

marsbit26m yang lalu

Laporan Mingguan Pendanaan | 9 Acara Pendanaan Terbuka, Venice AI Raih Pendanaan Seri A $65 Juta, Dipimpin Dragonfly

marsbit26m yang lalu

ARK Membeli Saham Perusahaan Konsep Kripto Secara Besar-besaran: Risiko Lebih Rendah, atau Beban Ganda?

ARK Invest, yang dikelola oleh Cathie Wood, secara agresif membeli saham perusahaan terkait crypto senilai $77 juta pada Juni, termasuk Coinbase, Circle, dan Bullish, meskipun Bitcoin mengalami bulan terburuknya dalam empat tahun. Logika investasinya adalah bahwa saham ini menawarkan eksposur yang sesuai aturan terhadap industri crypto tanpa perlu memegang aset kripto secara langsung. Namun, analisis data menunjukkan bahwa saham-saham crypto ini justru lebih volatil daripada Bitcoin itu sendiri. Volatilitas tahunan 30 hari mereka berkisar antara 68%–90%, hampir dua kali lipat volatilitas Bitcoin (37.6%). Selain itu, korelasi dengan harga Bitcoin seringkali rendah (misalnya, Circle hanya 0.55–0.58), artinya sebagian besar pergerakan harganya didorong oleh risiko perusahaan spesifik seperti laporan keuangan, persaingan, atau dilusi ekuitas. Hanya MSTR yang secara kuat melacak Bitcoin (beta 1.59, korelasi 0.85), bertindak seperti alat dengan leverage pada Bitcoin. Coinbase menunjukkan korelasi moderat. Sementara itu, kinerja perusahaan seperti Circle sangat dipengaruhi oleh faktor khusus perusahaan (misalnya, peluncuran stablecoin pesaing), dan Robinhood dilindungi oleh bisnis brokernya yang terdiversifikasi. Perusahaan penambangan seperti RIOT justru naik karena transisi ke layanan komputasi AI, terlepas dari penurunan harga Bitcoin. Kasus MicroStrategy menyoroti risiko tambahan dari struktur ekuitas. Rasio mNAV-nya jatuh di bawah 1, mengancam model bisnisnya untuk menerbitkan saham premium guna membeli lebih banyak Bitcoin, dan bahkan memaksa pertimbangan untuk menjual Bitcoin untuk menutupi likuiditas. Kesimpulannya, membeli saham perusahaan crypto tidak selalu lebih aman daripada memegang Bitcoin langsung. Investor mendapatkan eksposur parsial terhadap harga crypto sambil juga menanggung risiko operasional dan keuangan perusahaan yang dapat memperbesar volatilitas atau sama sekali tidak terkait dengan pasar crypto.

marsbit40m yang lalu

ARK Membeli Saham Perusahaan Konsep Kripto Secara Besar-besaran: Risiko Lebih Rendah, atau Beban Ganda?

marsbit40m yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Apa Itu XRP 2.0

XRP 2.0: Sebuah Frontier Baru dalam Lanskap Cryptocurrency Pengenalan XRP 2.0 Dalam dunia cryptocurrency yang terus berkembang, proyek baru terus muncul, bersaing untuk mendapatkan perhatian dan adopsi. Salah satu inisiatif menjanjikan adalah XRP 2.0, sebuah proyek cryptocurrency baru yang dirancang untuk memanfaatkan teknologi blockchain yang canggih dan metodologi enkripsi yang kuat. Meskipun namanya memiliki kesamaan dengan XRP dari Ripple, penting untuk dicatat bahwa XRP 2.0 beroperasi secara independen, dengan fokus pada peningkatan keamanan transaksi, privasi, dan skalabilitas. Seiring dengan semakin banyaknya solusi terdesentralisasi yang diadopsi oleh lanskap keuangan digital, XRP 2.0 bertujuan untuk berkontribusi secara bermakna pada web3 dan ekspansi keseluruhan proyek crypto. Apa itu XRP 2.0? Pada dasarnya, XRP 2.0 adalah proyek cryptocurrency yang bertujuan untuk menciptakan ekosistem mata uang digital yang aman dan terdesentralisasi. Teknologi dasarnya mengintegrasikan prinsip blockchain yang canggih dengan teknik enkripsi mutakhir. Tujuan utama dari XRP 2.0 adalah untuk menetapkan dirinya sebagai platform yang dapat diandalkan dan efisien yang memungkinkan eksekusi transaksi yang cepat sambil memprioritaskan perlindungan privasi yang lebih baik untuk para penggunanya. Proyek ini dipromosikan sebagai solusi untuk berbagai keterbatasan yang dihadapi oleh cryptocurrency yang ada, dengan mengusulkan sistem yang dapat menangani volume transaksi yang lebih tinggi dengan kecepatan dan privasi yang ditingkatkan. Fleksibilitas ini menjadikan XRP 2.0 sebagai pesaing yang signifikan di pasar yang dipenuhi dengan berbagai mata uang digital. Siapa Pencipta XRP 2.0? Identitas pencipta di balik XRP 2.0 tercatat sebagai ‘Wilbur.’ Namun, rincian komprehensif mengenai Wilbur atau entitas terkait mereka masih sulit ditemukan. Anonimitas banyak pencipta cryptocurrency bukanlah fenomena yang tidak umum dalam industri, sering kali dirancang untuk mempertahankan tingkat privasi dan keamanan. Siapa Investor XRP 2.0? Saat ini, informasi spesifik terkait yayasan investasi atau organisasi yang mendukung XRP 2.0 tidak tersedia untuk publik. Dalam sektor cryptocurrency, dukungan oleh investor terkemuka dapat secara signifikan mempengaruhi kredibilitas dan keberhasilan sebuah proyek, namun transparansi mengenai pendukung finansial XRP 2.0 belum ditetapkan. Bagaimana Cara Kerja XRP 2.0? XRP 2.0 menonjol dengan menerapkan kombinasi teknologi blockchain dan algoritma enkripsi canggih yang memastikan transaksi yang aman dan terdesentralisasi. Struktur inovatifnya mencakup fitur unik yang dirancang untuk meningkatkan keterlibatan pengguna dan memperluas fungsi di luar transaksi cryptocurrency konvensional. Di antara fitur-fitur ini, XRP 2.0 mengintegrasikan kemampuan yang ditenagai oleh AI, seperti fungsi teks-ke-gambar dan teks-ke-suara. Penambahan ini dirancang untuk meningkatkan pengalaman interaktif bagi pengguna, mendorong penerapan yang lebih luas di berbagai sektor. Dengan menjembatani kemajuan teknologi dengan desain yang berorientasi pada pengguna, XRP 2.0 bertujuan untuk menarik perhatian berbagai individu dan perusahaan yang ingin mengintegrasikan solusi cryptocurrency ke dalam kerangka operasional mereka. Garis Waktu XRP 2.0 Memahami XRP 2.0 memerlukan pemeriksaan tonggak yang telah mendefinisikan perjalanannya sejauh ini: 23 Juli 2023: XRP 2.0 diperkenalkan sebagai proyek cryptocurrency baru, bertujuan untuk merevolusi kemampuan transaksi yang aman dan terdesentralisasi di bidang blockchain. 8 September 2023: Peluncuran proyek lain, XRP20, terjadi, menandai munculnya token ERC-20 di blockchain Ethereum yang tidak terkait dengan XRP 2.0. 13 November 2023: XRP Ledger mengalami pembaruan signifikan dengan rilis perangkat lunak server rippled versi 2.0.0. Penting untuk dicatat bahwa perkembangan ini tidak terhubung dengan proyek cryptocurrency XRP 2.0. Poin Kunci Tentang XRP 2.0 Untuk mengekstrak esensi dari XRP 2.0, beberapa faktor kritis muncul: Fitur Unik: Penyertaan fitur seperti teks-ke-gambar dan teks-ke-suara yang ditenagai AI semakin memperluas aplikasi potensial XRP 2.0. Teknologi Blockchain: Kerangka kerja menggunakan mekanisme blockchain canggih dan protokol enkripsi, memastikan lingkungan yang aman dan terdesentralisasi untuk transaksi. Skalabilitas dan Privasi: XRP 2.0 memprioritaskan perlindungan privasi yang lebih baik dalam proses transaksi dan skalabilitas yang diperlukan untuk mengakomodasi basis pengguna yang berkembang. Tidak Terafiliasi dengan Ripple: Penting untuk dicatat, meskipun namanya, XRP 2.0 tidak memiliki kesetiaan atau kolaborasi dengan XRP dari Ripple, membedakan kerangka operasi dan tujuannya dalam ekosistem cryptocurrency. Kesimpulan XRP 2.0 mewakili usaha ambisius dalam lingkup cryptocurrency, bertujuan untuk menawarkan kombinasi keamanan, privasi, dan efisiensi dalam transaksi digital. Dengan mengintegrasikan teknologi canggih dan fitur yang ramah pengguna, proyek ini berupaya memperluas cakrawala apa yang dapat dicapai oleh cryptocurrency di ekonomi digital saat ini. Sementara anonimitas penciptanya dan kurangnya investor yang diungkapkan mungkin menimbulkan pertanyaan bagi beberapa orang, fokus XRP 2.0 pada fungsionalitas canggih dan desentralisasi meningkatkan daya tariknya di tengah pasar crypto yang semakin ramai. Seiring dengan terus berkembangnya lanskap cryptocurrency, XRP 2.0 mungkin akan muncul sebagai pemain kunci dalam ekspansi solusi blockchain yang aman dan skalabel.

257 Total TayanganDipublikasikan pada 2024.04.06Diperbarui pada 2024.12.03

Apa Itu XRP 2.0

Cara Membeli XRP

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian XRP (XRP) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli XRP (XRP) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan XRP (XRP) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan XRP (XRP) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading XRP (XRP)Lakukan trading XRP (XRP) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

2.0k Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.10Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli XRP

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga XRP (XRP) disajikan di bawah ini.

活动图片