$IP 将以200亿美元的FDV启动?,市场会以多少的价格买单?

链捕手Dipublikasikan tanggal 2025-02-11Terakhir diperbarui pada 2025-02-11

Abstrak

其中 58.4% 的 $IP 代币将分配给社区,用于支持生态发展?

作者:defizard
来源:defizard X 账号
编译:深潮 TechFlow

$IP 将以 200 亿美元的 FDV 启动?


其中 58.4% 的 $IP 代币将分配给社区,用于支持生态发展?


以下是关于代币经济学与价格预测的探讨。


「等等,$IP 是什么?」


简单来说,$IP 是知识产权 (Intellectual Property) 的代币,由 @StoryProtocol 推出。


「知识产权?具体指什么呢?」


知识产权涵盖的范围非常广,包括:专利(例如发明、化学解决方案)、商标(如标志、文字、短语)、版权(如照片、表情包)、商业机密(例如专有信息、商业方法)、设计权(产品的视觉设计、工业设计)、以及植物育种者权利(新植物品种)等。


@jasonjzhao 发布了他们的新白皮书。他们的白皮书内容非常精彩,我对 @StoryProtocol 的多核心层架构印象深刻:

  • 执行层
  • 存储层
  • 共识层


推文详情

  • 执行层:负责处理交易和智能合约的执行任务。这一层由多个核心模块组成,协同工作以确保协议的正常运行。
  • 存储层:位于执行层和共识层之间,类似于网络的数据库。它屏蔽了底层数据组织的复杂性,为用户提供简化的存储体验。
  • 共识层:采用权益证明 (Proof-of-Stake) 机制,委托者和验证者共同参与,以维护网络的安全性和数据完整性。

「那简单来说,@StoryProtocol 是做什么的?」


@StoryProtocol 的目标是通过代币化让知识产权 (IP) 实现可编程化,解决诸如知识产权盗窃等现实问题,为 IP 拥有者提供真正的所有权和控制权。
附注:主网可能会在几周(甚至几天)内上线。


「那么,$IP 的实际用途是什么?」

  1. 用于质押以支持网络运行;
  2. 作为 @StoryProtocol 上的 Gas 代币,支付交易费用;
  3. 参与 $IP 生态系统的治理,协助决策制定。

此外,$IP 在每笔交易中都会被部分销毁,在某些条件下可能导致代币供应的通缩,从而提升代币的稀缺性和价值。


推文详情


「可以将 @StoryProtocol 与类似项目进行比较吗?」


由于 @StoryProtocol 是一个 L1,我们可以将其与以下项目进行对比:

  • $NEAR:主打人工智能的 L1 区块链;
  • $AR:专注于存储解决方案的 L1 区块链;
  • $PEAQ:聚焦于去中心化物联网 (DePin) 的 L1 区块链。

「如果对比 FDV 和市值,$IP 的价格可能是多少?」

  • 如果 $IP 的完全稀释估值 (FDV) 与 $NEAR 相同,则 $IP = $4;
  • 如果 FDV = $AR,则 $IP = $0.64;
  • 如果 FDV = $PEAQ,则 $IP = $1;
  • 如果 $IP 的市值与 $NEAR 相同,则 $IP = $15.24;
  • 如果市值 = $AR,则 $IP = $2.56;
  • 如果市值 = $PEAQ,则 $IP = $0.672。

Bacaan Terkait

Pendiri Baixing.com: Saya Percaya Setengah pada Pernyataan "Model Bahasa Besar Melahap Segalanya"

Pendiri 58 Tongcheng (situs rakyat): Saya Percaya Setengah dengan Pernyataan "Model Bahasa Besar Menelan Segalanya". Banyak orang berbicara tentang "model besar adalah segalanya", tetapi penulis tidak sepenuhnya percaya. Pernyataan "menelan segalanya" sering kali muncul karena pemahaman terbatas tentang masa depan. Internet pun disebutkan akan menelan segalanya, namun kenyataannya tidak. Penulis lebih setuju melihat model bahasa besar sebagai fondasi penting, seperti jaringan tulang punggung internet atau pembangkit listrik. Tanpa fondasi ini, dunia tidak bisa berkembang. Namun, setelah fondasi terbentuk, hal yang menarik justru terjadi di atasnya. Seperti listrik: setelah ditemukan, aplikasi pertamanya adalah bola lampu. Tapi kemudian muncul berbagai peralatan seperti mesin cuci, TV, dan penyedot debu. Listrik adalah dasar, tetapi peralatan spesifik itulah yang benar-benar mengubah dunia. Demikian pula, model bahasa besar menyediakan kecerdasan dasar, tetapi kecerdasan ini harus dimasukkan ke dalam "mesin" atau "alat" yang ditujukan untuk skenario spesifik agar dapat berfungsi dan mengubah dunia. Claude Code untuk menulis kode, Claude Design untuk desain, VoiceDrop untuk menulis artikel — meski menggunakan model dasar yang sama, mereka menyelesaikan masalah yang berbeda. Hanya memiliki listrik atau air tidak cukup untuk mencuci pakaian tanpa mesin cuci. Kecerdasan itu bagus, tetapi sebagian besar hal di dunia memerlukan kombinasi berbagai elemen untuk bekerja. Model bahasa besar mungkin bisa menggantikan banyak hal di bidang perangkat lunak, tetapi tidak banyak skenario yang hanya membutuhkan satu elemen. Saat ini, selain model besar, diperlukan lapisan seperti "Harness" untuk menghubungkannya dengan kode dan membentuk sesuatu yang benar-benar bisa digunakan. Lapisan antarmuka ini membantu memasukkan kecerdasan, seperti listrik atau air, ke dalam aplikasi spesifik, mengubahnya menjadi mesin yang memecahkan masalah konkret. Penulis mengakui bahwa ada logika tertentu di balik "menelan segalanya", terutama terkait perangkat lunak yang ada saat ini. Banyak perangkat lunak, seperti CRM, sistem informasi rumah sakit (HIS), dan berbagai sistem lainnya, dibangun dari aturan, formulir, alur kerja yang tetap. Lapisan ini memang mungkin banyak "ditelan" oleh model bahasa besar karena terdiri dari instruksi jelas yang dapat dieksekusi komputer — sesuatu yang sangat dikuasai model bahasa besar. Namun, di lapisan ini, selain perangkat lunak, ada banyak hal lain: informasi pelanggan, kemampuan eksekusi (seperti memesan tiket pesawat), kepercayaan, dan banyak hal di dunia fisik. Ini tidak akan ditelan. Setelah "menelan" lapisan perangkat lunak lama, justru terbuka ruang yang lebih besar untuk perangkat lunak baru di atasnya. Perangkat lunak baru kemungkinan akan memiliki antarmuka yang lebih "mengalir", tidak terlalu kaku dengan aturan. Jika bagian aturan diserahkan kepada AI, seperti yang dilakukan Salesforce dengan CRM-nya, maka imajinasi dan kemungkinan baru akan terbuka — bagian yang saat ini belum kita lihat. Kesalahan umum adalah, ketika teknologi baru datang, karena kita belum melihat jalan yang lebih besar di depannya, kita hanya fokus pada apa yang ada di depan mata. Penulis mengingatkan bahwa pada 2004, banyak yang mengira internet hampir berakhir dan perusahaan seperti Sina, Sohu, NetEase akan memonopoli segalanya. Beberapa tahun kemudian, segalanya berubah drastis. Kesimpulannya, model besar itu penting — ia adalah fondasi dan titik fokus utama saat ini. Namun, begitu menjadi sesuatu yang stabil dan dapat disediakan secara berkelanjutan, dibutuhkan berbagai "mesin" dan "alat" di atasnya untuk memecahkan masalah spesifik. Lapisan tebal itulah — di mana dan bagaimana ia digunakan — yang akan menjadi arus utama gelombang kedua. "Menelan segalanya" adalah istilah yang tidak tepat. Yang penting adalah menemukan peluang di area yang "ditelan"nya.

marsbit2j yang lalu

Pendiri Baixing.com: Saya Percaya Setengah pada Pernyataan "Model Bahasa Besar Melahap Segalanya"

marsbit2j yang lalu

Akankah Klaim BTC Satoshi Noah Doe ‘Mengganggu Seluruh Industri’? Para Tergugat Menyatakan…

Setelah empat belas tahun, Bitcoin dari era Satoshi kembali menjadi pusat gugatan hukum. Pada 6 Juli, amicus brief kedua diajukan untuk menentang upaya "Noah Doe" mengklaim kepemilikan atas koin Satoshi sebagai "properti terlantar." Tiga penggugat dengan nama samaran—Noah Doe, ABC Company, dan XYZ Company—berusaha memperoleh kepemilikan hukum atas 39.069 dompet Bitcoin yang tidak aktif. Mereka mengklaim telah memberi pemberitahuan lewat fungsi OP_RETURN Bitcoin, memberi pemilik dompet 90 hari untuk menanggapi. Setelah periode itu, sekitar 2.900 dompet dihapus, menyisakan 39.069 yang mereka anggap terlantar. Namun, para tergugat menentang gugatan ini. Mereka menekankan bahwa penggugat tidak memiliki kunci privat untuk mengakses Bitcoin dan tidak punya bukti bahwa pemilik dompet melihat pemberitahuan tersebut. Hanya mengandalkan ketidakaktifan dompet sebagai bukti penelantaran dinilai berbahaya, karena banyak investor sengaja menyimpan Bitcoin tanpa bergerak selama bertahun-tahun. Mereka memperingatkan bahwa mengabulkan tuntutan penggugat akan mengganggu seluruh industri dan hak properti digital. Argumen ini diperkuat oleh aktivitas baru-baru ini di dompet Satoshi dengan alamat *1LwWtSs7tMCwcRczQd5kVMv3xpWw6w4Sxe*, yang baru saja memindahkan 15 BTC. Dompet ini termasuk dalam daftar tergugat. Para ahli seperti Alex Thorn menegaskan bahwa kepemilikan Bitcoin bergantung pada kontrol kunci privat, bukan riwayat transaksi, sehingga ketidakaktifan dompet tidak membuktikan penelantaran. Singkatnya, penggugat berusaha mendapatkan kendali hukum atas dompet yang dianggap terlantar, sementara tergugat menolak dengan alasan klaim tersebut lemah dan berpotensi merusak hak properti digital.

ambcrypto2j yang lalu

Akankah Klaim BTC Satoshi Noah Doe ‘Mengganggu Seluruh Industri’? Para Tergugat Menyatakan…

ambcrypto2j yang lalu

Trading

Spot
活动图片