Россияне стали чаще интересоваться обучением по криптовалютам

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2021-09-19Terakhir diperbarui pada 2024-10-19

Аналитики финансового маркетплейса «Сравни» выяснили, какие направления обучения и специальности оказались наиболее востребованы в первом полугодии 2024 года и как изменился спрос на них по сравнению со вторым полугодием 2023-го. Результаты были предоставлены «Известиям» 19 октября.

Самыми популярными направлениями обучения в первом полугодии 2024 года оказались дизайн, программирование и IT. Такими учебными программами интересовались по 21% пользователей. Далее по популярности следуют направление маркетинга и продаж –– его запрашивали 11% пользователей.

В категории «Дизайн» в первом полугодии текущего года самой востребованной оказались тема «дизайн интерьера», ею интересовались 17% пользователей. 11% человек интересовались графическим дизайном, еще 8% — 3D-моделированием.

Среди IT-специальностей наиболее популярным направлением стало QA-тестирование (21%). На втором месте по популярности –– изучение Python (17%), на третьем — 1С-разработка (11%).

По направлению маркетинга и продаж больше всего пользователей (34%) интересовались продвижением на маркетплейсах. 24% пользователей рассматривали для изучения SMM-продвижение. Еще 14% интересовались изучением интернет-маркетинга.

В 49 раз увеличился интерес к специальности стилиста. Количество запросов на обучение по криптовалютам увеличилось в 42 раза. За тот же период в пять раз увеличился спрос на курсы по Таро и обучение по теме искусственного интеллекта.

В начале октября специалисты по кибербезопасности рассказали «Известиям», что в интернете наблюдается рост числа доменов и каналов, похищающих криптовалютные накопления пользователей в Telegram. Мошенники используют фейковые версии самых простых игровых приложений: Blum, Dogs, Tap Ton Game и других.

Bacaan Terkait

Bagaimana Codex Menggunakan Komputer? Tiga Pintu Masuk dan Batasan Izin

Cara Codex Menggunakan Komputer: Tiga Pintu Masuk dan Batas Izin Artikel ini menjelaskan tiga cara Codex berinteraksi dengan lingkungan eksternal: Computer Use, Ekstensi Chrome, dan Browser dalam aplikasi. Ketiganya melayani skenario tugas, batas izin, dan tingkat kepercayaan yang berbeda. 1. **Computer Use (@Computer)**: Cakupan terluas, mengontrol aplikasi desktop asli (macOS/Windows), pengaturan sistem, simulator iOS, dan alur kerja lintas aplikasi melalui antarmuka grafis. Cocok untuk proses yang tidak memiliki dukungan API, plugin, atau alat terstruktur. Namun, lebih lambat dan memiliki batas izin terlebar. Harus digunakan dengan pengawasan untuk tindakan sensitif. 2. **Ekstensi Chrome (@Chrome)**: Mengakses status Chrome yang sudah login, termasuk cookies, tab, dan profil. Ideal untuk tugas di Gmail, LinkedIn, Salesforce, dasbor internal, atau penelitian yang memerlukan status login di beberapa situs. Mendukung kontrol multi-tab dan konteks identitas browser. Batas kepercayaan penting: pisahkan tindakan berisiko tinggi seperti mengirim atau membeli. 3. **Browser dalam Aplikasi (@Browser)**: Browser terisolasi di dalam thread Codex, tidak membawa status login atau ekstensi. Sangat cocok untuk pengembangan web, debugging bug visual, memeriksa tata letak responsif, dan memberikan anotasi desain pada halaman lokal atau pratinjau berbasis file. Menciptakan siklus umpan balik yang ketat antara pengeditan kode dan pratinjau. **Prinsip Inti**: Pilih antarmuka operasi yang paling sempit, aman, dan terstruktur untuk tugas tersebut. Prioritaskan plugin atau MCP jika tersedia. Gunakan Computer Use hanya sebagai "mil terakhir" ketika alat terstruktur tidak mencukupi. **Appshots** berfungsi sebagai alat untuk memberikan konteks visual (dengan menangkap jendela depan), bukan sebagai metode kontrol keempat. Dengan mendorong pemilihan alat yang tepat, pendekatan berlapis ini menunjukkan kunci produk AI Agent: membatasi izin secara proporsional berdasarkan tugas spesifik dan mempertahankan hak pengguna untuk meninjau tindakan kritis.

marsbit1j yang lalu

Bagaimana Codex Menggunakan Komputer? Tiga Pintu Masuk dan Batasan Izin

marsbit1j yang lalu

Hukum Besi" dalam Peralatan Chip, Sedang Dihancurkan

"Aturan besi" industri peralatan semikonduktor, di mana pembeli (fab) mendominasi harga, mulai retak. Contohnya, pemasok peralatan SK Hynix meminta kenaikan harga 3%-4%, fenomena langka yang didorong oleh ledakan permintaan AI. Kebutuhan AI memicu ketidakseimbangan pasokan-permintaan peralatan kunci. Permintaan meledak untuk peralatan TCB (Thermal Compression Bonding) yang penting untuk produksi HBM4 dan pengemasan chip AI (C2S/C2W). Pemain seperti Hanmi Semiconductor, Hanwha Semitech, dan ASMPT kebanjiran pesanan. Teknologi Hybrid Bonding yang lebih maju belum menggantikan TCB dalam waktu dekat, karena TCB tetap lebih matang untuk produksi massal HBM4. Tidak hanya peralatan fab, rantai pasok pembuat peralatan tes semikonduktor juga tersendat. Mereka menghadapi kelangkaan parah komponen kunci seperti FPGA, CPU, dan Driver IC, yang justru banyak diserap oleh pusat data AI, sehingga menunda pengiriman peralatan tes. Siklus ekspansi besar-besaran didorong oleh tiga faktor utama: (1) Fab logika canggih (TSMC, Intel, Samsung) memperluas kapasitas untuk akselerator AI; (2) Produsen memori (SK Hynix, Micron) meningkatkan investasi untuk HBM; (3) Kemasan canggih (CoWoS) menjadi bottleneck dan prioritas ekspansi. Organisasi seperti SEMI memproyeksikan penjualan peralatan semikonduktor global akan mencapai rekor baru pada 2027, didorong terutama oleh investasi terkait AI. Pemain peralatan yang menguasai teknologi kunci di node proses logika canggih, HBM, dan kemasan canggih kini memiliki posisi tawar yang lebih kuat, karena mereka menjual kemampuan yang paling langka: kapasitas untuk mewujudkan produksi chip di era AI.

marsbit1j yang lalu

Hukum Besi" dalam Peralatan Chip, Sedang Dihancurkan

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片