Минюст США обвиняет двух россиян в отмывании $800 млн

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2024-02-27Terakhir diperbarui pada 2024-09-27

Двух россиян обвиняют в отмывании сотен миллионов долларов через нелегальные криптовалютные биржи и сайты по продаже украденных данных

Министерство юстиции США (DOJ) совместно с международными правоохранительными органами провело операцию, в рамках которой предъявило обвинения двум россиянам — Сергею Иванову и Тимуру Шахмаметову. По данным американских властей, они использовали криптобиржи для отмывания более $800 млн.

Что произошло

По данным Минюста США, Иванов и Шахмаметов, действовавшие под никами Taleon и JokerStash, управляли несколькими сервисами для перевода и обмена криптовалют. В их число вошли UAPS, PinPays и PM2BTC, которые предоставляют услуги по отмыванию денег и анонимизации транзакций.

Сообщается, что Иванов и Шахмаметов также продавали данные украденных платежных карт и личную информацию граждан США.

Расследование показало, что с 2013 года криптовалютные адреса, связанные с Ивановым, провели транзакции на сумму более $1,15 млрд. Из этой суммы около 32% поступили с кошельков, связанных с преступной деятельностью. Порядка $158 млн пришлись на мошеннические аферы, а $8,8 млн — на выкупы, выплаченные за атаки с использованием программ-вымогателей.

Читайте также: Рейтинг криптобирж для россиян — топ вариантов

В судебных документах также говорится, что Иванов «профессионально занимался отмыванием денег в киберпространстве, рекламируя свои услуги другим киберпреступникам на эксклюзивных русскоязычных криминальных форумах».

Тимур Шахмаметов управлял одним из крупнейших рынков «кардинга» — Joker’s Stash. Общий доход от продажи данных банковских карт через этот сайт оценивается в сумму от $280 млн до $1 млрд.

Кардинг (от англ. carding) — это вид мошенничества, при котором злоумышленники совершают операции по банковским картам без участия их владельцев.

В рамках операции правоохранители также закрыли несколько нелегальных криптобирж. Среди них — Cryptex.net. По данным следствия, через площадку отмыли более $1,4 млрд.

Представители Минюста США не уточнили, какое наказание ждет Иванова и Шахмаметова.

Bacaan Terkait

Jika MicroStrategy Benar-benar Menjual 491 Bitcoin, Seberapa Besar Dampaknya Terhadap Pasar?

Trader terkenal Lightcrypto mengklaim bahwa MicroStrategy (MSTR), perusahaan publik dengan kepemilikan Bitcoin (BTC) terbesar, mungkin telah mulai menjual aset kriptonya, yaitu sekitar 491 BTC (senilai kurang dari $30 juta). Jumlah ini sangat kecil dibandingkan total kepemilikan perusahaan yang sekitar 847.000 BTC, hanya setara dengan 0.058%. Klaim ini muncul setelah MicroStrategy mengumumkan kerangka kerja baru yang mengizinkan penjualan hingga $1,25 miliar BTC untuk tujuan seperti menambah cadangan dolar, membayar dividen saham prioritas, dan membeli kembali saham. Jika penjualan 491 BTC benar terjadi, hal ini bukanlah aksi "dump" besar, melainkan lebih seperti tetesan pertama dari saluran penjualan yang baru diresmikan. Alasan di balik potensi penjualan terkait dengan produk saham prioritas perpetual perusahaan (STRC), yang saat ini diperdagangkan di bawah nilai nominalnya. Untuk mendukung produk ini dan struktur modalnya, MicroStrategy perlu menyediakan arus kas, salah satu opsinya adalah dengan menjual sebagian BTC. Untuk pasar saham MSTR, pengumuman kerangka penjualan justru sempat dilihat positif dalam jangka pendek karena memberikan kepastian likuiditas. Namun dalam jangka menengah, ini dapat mengubah narasi perusahaan dari "pembeli Bitcoin murni" menjadi entitas yang juga harus mengelola liabilitas, yang berpotensi memengaruhi premium valuasinya. Bagi pasar Bitcoin itu sendiri, 491 BTC tidak signifikan secara teknis. Namun, secara psikologis, ini dapat mengikis persepsi bahwa MicroStrategy adalah "pembeli terakhir" yang tak tergoyahkan, karena kini perusahaan memiliki mekanisme resmi untuk menjadi penjual. Kunci ke depan adalah apakah pasar akan melihat penjualan kecil seperti ini sebagai pengecualian atau sebagai bagian dari pola baru.

marsbit23m yang lalu

Jika MicroStrategy Benar-benar Menjual 491 Bitcoin, Seberapa Besar Dampaknya Terhadap Pasar?

marsbit23m yang lalu

Milyarder yang Beli 30 Ribu Bitcoin dengan Harga Rata-rata 632 Dolar, Apa Dia Juga Mau Jual Koinnya?

Berdasarkan pemantauan rantai pada 3 Juli, sebuah alamat dompet yang diduga terkait miliuner investor ventura Tim Draper mentransfer 1000 BTC (senilai sekitar $61,8 juta) ke Coinbase Prime, memicu spekulasi penjualan. Pada April, alamat lain yang dikaitkan dengannya juga mentransfer 150,84 BTC (sekitar $11,62 juta) ke Coinbase, kemungkinan dijual dengan kerugian $2,57 juta. Tim Draper, investor awal Hotmail, Skype, Tesla, dan SpaceX, adalah paus Bitcoin terkenal di Silicon Valley. Pada 2014, ia membeli 29.656 BTC dengan harga rata-rata sekitar $632 (total $18,7 juta) dalam lelang Layanan Marshal AS. Ditambah pembelian 2000 BTC di lelang kedua, total kepemilikannya mencapai sekitar 31.657 BTC dengan biaya sekitar $19,7 juta. Pada puncaknya, aset ini bernilai sekitar $3,74 miliar, dan saat ini sekitar $1,82 miliar. Draper sebelumnya kehilangan sekitar 40.000 BTC pada 2014 karena keruntuhan Mt. Gox. Namun, dia justru membeli lebih banyak di lelang pemerintah. Dia terkenal karena prediksi harganya, seperti meramalkan Bitcoin mencapai $10.000 pada 2017, yang terbukti benar. Dia juga berulang kali memprediksi harga $250.000, meski garis waktunya terus bergeser. Meski secara publik menyatakan dirinya sebagai "pembeli bersih" dan terkenal dengan pernyataan "Mengapa saya harus menjual masa depan untuk membeli masa lalu?", transfer baru-baru ini ke exchange mempertanyakan narasi "tidak pernah menjual" yang dipegangnya selama lebih dari satu dekade. Warisan keluarganya mencakup empat generasi di industri ventura, dan dia mengalokasikan sebagian besar kekayaannya ke aset kripto, dengan hanya 5% dalam mata uang fiat.

Foresight News35m yang lalu

Milyarder yang Beli 30 Ribu Bitcoin dengan Harga Rata-rata 632 Dolar, Apa Dia Juga Mau Jual Koinnya?

Foresight News35m yang lalu

Trading

Spot
活动图片