同态加密:隐私保护计算的关键技术

币界网Dipublikasikan tanggal 2024-08-24Terakhir diperbarui pada 2024-08-24

币界网报道:

隐私保护计算(Privacy-Preserving Computation)近年来作为一种新兴技术体系,旨在在保障隐私的前提下实现数据价值的最大化挖掘。这一体系跨越了人工智能、密码学、数据科学等多个领域,旨在解决数据计算中参与方的隐私保护问题。面对复杂的法律法规和日益增长的隐私保护需求,传统的原始数据交换分析方式逐渐失去可行性。同态加密技术正是在这一背景下应运而生,为数据合作提供了新的思路。

同态加密的基本概念

同态加密并不是单一的加密技术,而是一类加密模式的统称。其核心在于:对加密数据进行处理后所得到的加密输出,在解密后,其结果与对未加密原始数据进行相同处理的结果一致。通过这种方式,数据在加密状态下仍然可以参与计算,从而确保整个过程中输入和输出的隐私性。简单来说,同态加密让我们能够在保持数据加密的前提下对其进行操作,解密后的结果仍然是正确的。

可以将同态加密比作一个锁着的手套箱,任何人都可以戴上手套操作箱子内的物品,但只有箱子的主人才能解锁并查看结果。同态加密的目的是在不解密数据的情况下,进行数据计算,并将其转换成密文形式进行分析和处理。

同态加密的分类

同态加密可分为以下三类:

部分同态加密(PHE):仅支持无限次的加法或乘法运算,应用场景包括联邦学习中服务器的聚合操作。

某种同态加密(SHE):支持有限次数的加法和乘法运算,技术更成熟,效率更高,适用于需要多种运算的场景。

全同态加密(FHE):支持无限次的加法和乘法运算,功能最强,但效率较低,目前尚无法支撑大规模计算。

5hcPsM3I1spNSHT9ewh6DnUEfgG1t1eIvvUvNDKF.png

同态加密的应用场景

同态加密因其独特的性质,能够在多个场景下解决隐私保护与数据计算的矛盾:

联邦学习:在联邦学习中,同态加密使得各方无需集中数据即可进行联合建模。PHE(加法同态)通常用于中间结果的聚合,如FATE框架中使用的Paillier算法。

云数据加密:金融服务公司可通过同态加密将客户数据存储在云端,同时保留对加密数据进行运算的能力,从而在不信任云服务提供商的情况下实现数据安全。

投票系统的安全性:同态加密允许在不暴露具体投票内容的情况下,对投票结果进行无偏见的统计,确保选举的公平性与隐私性。

 dx3fMOS3DLfpNnSTMjmk2qnRnaNtAOuoiWw7npjK.png

结语

同态加密作为隐私保护计算中的关键技术,正在改变我们处理数据的方式。它通过允许在加密状态下进行计算,解决了隐私保护与数据价值挖掘之间的矛盾。DingPay也可以通过同态加密技术进一步保障用户的交易隐私与数据安全,在隐私保护计算的大潮中开辟出一条全新的发展路径。

Bacaan Terkait

"Upgrade Terbesar Sejak The Merge"? Bagaimana Glamsterdam Mempengaruhi Ethereum dan Pengguna Biasa?

**Rangkuman: "The Merge" Terbesar, Bagaimana Glamsterdam Mempengaruhi Ethereum dan Pengguna Biasa?** Upgrade besar Ethereum berikutnya, Glamsterdam (gabungan dari konsensus Gloas dan eksekusi Amsterdam), direncanakan masuk mainnet paruh kedua 2026. Dianggap upgrade terbesar sejak The Merge, fokusnya adalah meningkatkan kinerja dan arsitektur L1, bukan hanya sekadar "lebih murah" atau "lebih cepat". Inti perubahan ada di tiga area: 1. **ePBS (Enshrined PBS)**: Memasukkan mekanisme pemisah proposer-pembangun blok langsung ke protokol, menghilangkan ketergantungan pada perantara eksternal (relay). Ini memberi waktu lebih bagi node untuk memproses blok lebih besar, membuka jalan untuk menaikkan Gas Limit. 2. **BALs (Block-Level Access Lists)**: Setiap blok dilengkapi "peta akses" yang mendeklarasikan status mana yang akan dibaca/diubah oleh transaksi di dalamnya. Ini memungkinkan pemrosesan paralel untuk transaksi yang tidak saling bergantung dan mempercepat sinkronisasi node. 3. **Penentuan Ulang Harga Gas**: Memisahkan biaya untuk komputasi dan penyimpanan status. Operasi yang menambah data permanen (seperti buat akun/kontrak baru) mungkin lebih mahal, sementara operasi komputasi murni bisa lebih menarik. Tujuannya mengendalikan inflasi status dan membuat biaya lebih mencerminkan beban sumber daya sebenarnya. **Dampak bagi Pengguna Biasa:** * **Biaya Transaksi**: Cenderung lebih stabil dan berpotensi turun untuk transaksi sederhana karena pasokan ruang blok meningkat. Namun, operasi yang banyak menciptakan status baru mungkin jadi lebih mahal. * **Akurasi Perkiraan Gas**: Dompet dapat memperkirakan biaya gas dengan lebih akurat berkat BALs. * **Pencatatan ETH Lebih Jelas**: EIP-7708 mewajibkan log standar untuk transfer ETH non-nol, memudahkan pelacakan oleh dompet dan bursa. * **Dukungan untuk L2**: Kapasitas Blob yang lebih besar dapat membantu menstabilkan biaya data untuk Rollup dalam jangka panjang. * **Tidak Perlu Migrasi Aset**: Pengguna biasa tidak perlu melakukan apa pun pada ETH mereka. Singkatnya, Glamsterdam bukan sekadar menaikkan kapasitas, tetapi membangun ulang fondasi untuk memungkinkan peningkatan kapasitas utama yang berkelanjutan, sambil berusaha menjaga keseimbangan antara skalabilitas dan desentralisasi.

marsbit1j yang lalu

"Upgrade Terbesar Sejak The Merge"? Bagaimana Glamsterdam Mempengaruhi Ethereum dan Pengguna Biasa?

marsbit1j yang lalu

CEO Circle Tanggapi Tantangan OUSD: Bisnis Stablecoin Adalah Pemenang Menguasai Segalanya, Kami Tidak Akan Memperlambat Langkah

Penjelasan CEO Circle Jeremy Allaire tentang tantangan OUSD dan posisi USDC: Pasar stablecoin cenderung didominasi oleh pemenang tunggal karena efek jaringan. USDC telah membangun kekuatan melalui tiga lapisan: (1) Jaringan ekosistem yang luas dengan ribuan aplikasi dan pengembang, diperkuat oleh perangkat lunak seperti CCTP dan Gateway. (2) Efek jaringan likuiditas yang mendalam dan global di pasar primer dan sekunder, menempatkan USDC di antara tiga aset digital paling likuid. (3) Integrasi regulasi yang kuat dan kehadiran berlisensi di pasar utama global seperti Eropa dan Jepang. Data Artemis Q1 2026 menunjukkan USDC menangani 80% transaksi on-chain stablecoin dolar, sementara USDT 20%, dan lainnya hampir 0%. Allaire menanggapi klaim OUSD tentang keunggulan seperti penebusan gratis, berbagi pendapatan, dan model konsorsium. Ia berargumen bahwa model penebusan gratis sulit dipertahankan, berbagi semua pendapatan dapat melumpuhkan investasi infrastruktur, dan konsorsium besar sering kali lambat dan tidak efisien. Circle tetap berkomitmen pada kemitraan yang erat, termasuk dengan Coinbase, dan mengundang seluruh ekosistem, termasuk penerbit stablecoin lain, untuk membangun di atas infrastrukturnya seperti Arc dan CCTP. Ia menyambut OUSD sebagai bagian dari komunitas yang berkembang, sementara menegaskan bahwa Circle tidak akan memperlambat langkah dalam memperkuat USDC sebagai infrastruktur dolar digital yang terpercaya dan dapat diakses secara global.

链捕手1j yang lalu

CEO Circle Tanggapi Tantangan OUSD: Bisnis Stablecoin Adalah Pemenang Menguasai Segalanya, Kami Tidak Akan Memperlambat Langkah

链捕手1j yang lalu

Ulasan Pasar Kripto Q2: Bitcoin Naik 'Hampa', Uangnya Lari ke Saham AI dan On-Chain?

**Tinjauan Pasar Kripto Q2: Bitcoin Naik 'Percuma', Uang Lari ke AI dan On-Chain?** Pasar kripto memasuki kuartal kedua 2026 dengan baik, di mana Bitcoin (BTC) sempat pulih ke level sekitar $82,000 pada April. Namun, pemulihan ini tidak bertahan. BTC akhirnya turun sekitar 11% di Q2, sementara S&P 500 dan Nasdaq 100 justru naik signifikan. Penurunan ini didorong oleh tiga faktor: harga minyak yang tinggi, pergeseran pandangan suku bunga Fed yang lebih hawkish, dan perputaran modal menuju saham-saham AI. Aliran dana ke pasar melemah secara signifikan. ETF spot Bitcoin mengalami arus keluar bersih sebesar $4,08 miliar, dengan Juni sebagai bulan terburuk. Perusahaan seperti Strategy memperlambat akumulasi BTC dan bahkan melakukan penjualan, merusak sentimen pasar. Selain itu, kapitalisasi pasar stablecoin menyusut sekitar $4,2 miliar, mengurangi likuiditas yang mendukung aktivitas on-chain. Volume perdagangan spot di bursa turun 28% secara quarter-to-quarter (QoQ), sementara volume futures turun 11,6%. Rasio spot/futures yang mengecil mengindikasikan peningkatan posisi derivatif, bukan permintaan spot. Hyperliquid (HYPE) menjadi pengecualian, dengan volume futures on-chain-nya terus meningkat. Total likuidasi posisi long untuk BTC dan ETH mencapai $8,35 miliar, menyebabkan deleveraging yang signifikan. Likuiditas pasar juga memburuk, terlihat dari kedalaman order book Bitcoin yang menurun. Di tengah tantangan ini, perkembangan struktural baru muncul. Aset kelas baru seperti tokenisasi saham (diperkenalkan Coinbase) dan kontrak perpetual untuk aset dunia nyata (RWA) seperti saham dan komoditas mulai berkembang di on-chain. Selain itu, pasar pinjaman on-chain dengan vault sebagai lapisan inti untuk modal institusional juga semakin matang, menandakan perluasan ekosistem di luar aset kripto tradisional.

Foresight News2j yang lalu

Ulasan Pasar Kripto Q2: Bitcoin Naik 'Hampa', Uangnya Lari ke Saham AI dan On-Chain?

Foresight News2j yang lalu

Trading

Spot
活动图片