虚拟货币投资纠纷 通过民事诉讼有维权的希望吗?

币界网Dipublikasikan tanggal 2024-08-15Terakhir diperbarui pada 2024-08-15

币界网报道:


虚拟货币的投资纠纷,想通过民事诉讼来维权,希望大吗?经常有小伙伴来问刘律相关的问题。下文,刘律将带你一文读懂:虚拟货币投资纠纷,归不归法院管?用什么案由来立案比较合适?如果法院不管的话,还有没有维权的希望?

一 虚拟币投资纠纷,要求还币,这事儿归法院管吗?

最近,有币圈的小伙伴张三来找刘律咨询:几年前,他的朋友李四跟他说,有个稳赚不赔的理财项目,想问张三借点币投进去。张三心想:反正自己手里的币放着也是放着,出于对朋友的信任,就转了几个比特币到李四的虚拟钱包地址里。双方约好:等张三要用币的时候,李四就帮他把币转手卖掉。这些币按当时的价格来算,加起来差不多有七八万人民币。

后来,比特币的价格涨到几十万人民币一个了,张三找到李四帮他出币,但是,由于李四操作不当,这些币其实早就亏没了,李四提出要按几年前的市场价折价赔给张三。张三就不同意了:比特币的价格相比几年前,都翻了好几倍,还按原来的价格还,这我怎么愿意?于是,张三来咨询刘律:在这种情况下,我想要李四把币还回来,用什么案由去法院立案比较合适呢?以及,法院真的管这事儿吗?

二 想诉对方还币,用什么案由去法院立案更合适

(一)民间借贷纠纷

想诉对方还币,很多人可能第一反应是:俗话说“欠债还钱”,虽然要还的对象是虚拟币不是人民币,但是这不就是民间借贷嘛!关于这个看法,刘律当时就告诉张三:你要以借贷合同去法院立案,很难!因为,最高法在2020年《关于审理民间借贷案件适用法律若干问题的规定》中,第一条就规定:“本规定所称的民间借贷,是指自然人、法人和非法人组织之间进行资金融通的行为”。因此,人民币、港币、澳币、台币、外币及国库券等有价证券,能够成为民间借贷的标的物。

所以,在我国还没有明确定性虚拟币交易合法性地位的大环境下,你如果想把“借虚拟货币”的行为,认定成“资金融通”,是有点牵强的。再说了,你说是借币,你们有借条和银行转账记录吗?你只拿着转币记录去法院立案,说别人欠你币,要打借贷合同纠纷,这法院能同意吗?所以啊,以民间借贷为由,去起诉借币,法院多半是不给立案的。

那么,在这种情况下,张三还有什么办法能通过民事诉讼来维护自己的权益吗?在这里,我们给有相似经历的小伙伴支个招:根据我们的实务经验,你可以尝试以“返还原物纠纷”或者“委托合同纠纷”两个案由作为抓手。

(二)返还原物纠纷

返还原物纠纷,就是把虚拟币当成一种种类物来处理。由于虚拟货币作为商品在市场上具有交易价值,且大部分人获取虚拟货币的方式亦是通过金钱作为对价相互转让,因此虚拟货币具有经济价值。同时,虚拟货币可以通过建立电子钱包储存在公钥上,在能被任何人查询到的基础上,排除了除所有者外其他人对于虚拟货币的占有,而所有者又可以通过特定的私钥随时支付、转移其虚拟货币。因此,虚拟货币可以受所有者的支配,可以构成民法意义上的“物”。那么,根据《民法典》第235条规定,无权占有不动产或者动产的,权利人可以请求返还原物。如果是原物已经灭失的情况,虚拟货币的所有者可以请求对方返还同一种类物或者相应的折价款。

(三)委托合同纠纷

委托合同纠纷,也就是把你们之间的行为视作委托处置关系,那么理论上,作为委托人,你有权随时要求解除合同。但是需要注意的是,由于“虚拟币交易可能会增加金融炒作的风险”,按照《民法典》第153条,在实践中,你们的行为很可能被法院认定为“违背公序良俗而无效”。但是即使合同被认定为无效,根据《民法典》第157条的规定,合同被认定无效后,双方应当返还因无效民事行为取得的财产,不能返还的,折价返还。

刘律团队之前在广东就代理过一个以“委托合同纠纷”为案由,要求法院判还以太坊,最后获得胜诉的案子。该案件在二审阶段,广州中院也维持了原判。该案例也是自924通知之后,全国首例法院判还以太坊的案例。《赢了官司,虚拟币能不能执行?——刘磊律师办理首例支持还币并成功执行案》(点击查看原文)

三 去法院诉,是打“合同无效”还是打“解除合同”更合适?

既然有关虚拟货币交易的合同很可能因违背公序良俗被法院认定为无效,那么去法院起诉,是打 “合同无效”还是打“解除合同”更合适呢?我们认为:在“924通知”发布之后,目前绝大多数的公开判例都更倾向将“交易虚拟币”作为一种无效民事行为来看待。所以,相关案例也基本以“合同无效”来进行判决和认定。至于起诉的诉请里,用“合同无效”或“解除合同”其实都可以,由于“无效事由是否存在”是法院应当主动审查的事项,即使用“解除合同”起诉,法院在审理过程中发现合同存在无效情形的,也可以主动认定合同无效。

前文提到的,我们团队代理的全国首例法院判还以太坊的案件中,我们团队最初的诉讼请求是解除委托合同,之后结合具体案情提交了变更诉请,最后,诉争合同也确实被法院判定因违反公序良俗而无效了。法院依据《民法典》中对合同无效后处理方式的规定,判令被告返还原告相应的虚拟币,从客观上来看,我们主张的诉讼请求得到了支持。结合司法实践中其他虚拟货币合同纠纷的案例,我们尝试对裁判规则进行梳理,以此来洞悉司法机关对于虚拟货币合同的效力认定的态度

(一)主张合同无效

1.法院以交易行为损害公共利益为由认定合同无效

从刘思宇诉盛林林委托合同纠纷案【(2021)京03民终14106号】我们可以看到,二审法院认为案涉《资产管理顾问协议》因违反了“924通知”的有关规定,损害了社会公共利益,因此案涉《资产管理顾问协议》无效。而在丰复久信公司诉中研智创公司服务合同纠纷案【(2022)京03民终3852号】中,法院认为“挖矿”行为不仅与社会能源消耗相关,而其产生的比特币后续带来的一系列交易行为与金融秩序同样密切相关。因此,法院同样认定案涉“挖矿”合同损害社会公共利益,属于无效合同。

2.法院以交易行为或交易标的违反法律法规的强制性规定为由认定合同无效

贺亮芳、周杰买卖合同纠纷案【(2019)湘01民终6247号】中,法院依据公告的规定,认定当事人的帮呗、硒链网络虚拟货币买卖,违反了法律法规的强制性规定,应当确认无效。而在朱晓萍与张健香买卖合同纠纷案【(2018)苏05民终8325号】和李双江、黄淑敏买卖合同纠纷【(2021)粤04民终2401号】中,法院认为案涉虚拟货币不具有与货币等同的法律地位,不能且不应当作为货币在市场上流通使用,或由于案涉标的物本身的不合法性,相应买卖行为应当被禁止,因此案涉买卖合同为无效合同。

我们可以看到,损害公共利益违反法律法规强制性规定是虚拟货币交易合同无效的两大原因。若合同被认定为无效,则可能会避免复杂的解除合同程序。且法律后果明确,合同一开始就没有法律约束力,该路径对于案件的处理较为高效。但是,合同无效的证明难度较高。且若虚拟货币交易合同已经执行了一段时间,财产返还可能较为复杂。

(二)主张解除合同

也有一些法院,会认定虚拟货币买卖或委托合同是有效的。因此,会按照一般的民事合同的处理规则,去处理虚拟货币纠纷。在这样的情况下,我们主张解除合同,同样可以实现我们的诉讼请求。

如在朱瑞清与方海鹰买卖合同纠纷【(2020)京民终747号】和何红梅等与买卖合同纠纷【(2021)沪01民终11624号】案件中,两地的法院都认定案涉虚拟货币买卖合同是有效的。因此,法院按照《民法典》中“合同无法继续履行”的规则对纠纷进行了判决,对案涉合同进行了解除,让过错方退还款项或折价赔偿。但是我们要注意,由于虚拟货币在我国不具有法偿性和强制性等货币属性,哪怕是在虚拟货币合同是有效的情况下,不是中央银行发行或认可的数字货币,相关权益并不受法律保护。在李仁闯与许小梅买卖合同纠纷【(2020)苏01民终11023号】案中,许小梅以虚拟货币支付货款的行为未得到法院认可。

当前,我国法律法规并未禁止虚拟货币或代币的持有和合法流转,也未禁止私人之间正常交易虚拟货币。因此,虚拟货币的交易并不违反我国法律法规和相关政策的效力性、强制性规定,主张虚拟货币交易合同有效是具有合理性的。而虚拟货币交易合同有效,有利于按照约定好的合同条款或是《民法典》中对于合同的一般规则去处理纠纷,能够更高效、更合理地保护咱们的合法权益。并且,在合同有效的情况下,若对方当事人存在违约情况,咱们可以要求对方赔偿损失,以此来最大限度保护自身的权益,同时双方也有更大的协商空间来达成解除合同的协议。

在实务中,我们也发现,部分地方法院会回避虚拟货币合同效力的问题。在谭天与覃冬源买卖合同纠纷案中【(2020)琼民申305号】,一审认定案涉交易行为无效,而二审和再审都回避了案涉合同效力认定的问题。诚然,在当前对于虚拟货币交易的规定未十分完善的背景下,虚拟货币交易、委托合同的效力认定依旧是充满了争议。在处理虚拟货币合同纠纷时,我们应具体分析案情,区分合同的性质是虚拟货币交易还是虚拟货币委托投资?合同所涉虚拟货币或交易行为是否违反法律法规强制性规定或损害公共利益?这些问题对于我们选择“合同无效”或“解除合同”的路径是至关重要的,必须具体问题具体分析。

四 法院如果不给立案,真的一点维权希望都没有了吗?

如果按照上述路径,以“返还原物纠纷”或“委托合同纠纷”为由向法院起诉,法院仍然不予立案,就真的无法维权了吗?也不是!

(一)区法院不给立的,可以要《不予立案裁定书》,向中院申请复议

首先,根据《民事诉讼法》第126条规定,人民法院应当保障当事人依照法律规定享有的起诉权利。对符合本法第一百二十二条的起诉,必须受理。符合起诉条件的,应当在七日内立案,并通知当事人;不符合起诉条件的,应当在七日内作出裁定书,不予受理;原告对裁定不服的,可以提起上诉。因此,如果法院不予立案,你可以向受理的法院申请《不予立案裁定书》。如果对该裁定不服,还可以向上一级人民法院上诉。

(二)如果涉及刑事诈骗的,可以走刑事渠道维权

其次,如果对方向你借虚拟币的目的,就是想将你的币占为己有,根本不想还给你,即名为借币,实为骗币,那就可能构成刑事犯罪。这时候,当事人可以去公安机关报案,我们之前的公众号《“盗币”、“骗币”、“抢币”,立案难!委托律师终于成功刑事立案!》(点击查看原文)一文中提到过,公安机关并不能因为案情涉及“虚拟货币”,就可以不予立案。一方面,目前并没有明确的法律、行政法规认定虚拟货币交易系违法行为;另一方面,刑法与民法所保护和调整的法律关系有所不同,办案单位不能因为民事合同无效,或者民事诉讼未被法院受理,就否认刑事案件背后保护的法律关系。

Bacaan Terkait

Standard Chartered Lagi-lagi Menyanyikan 'Mimpi Gila' 50 Kali, Membuat 'Kue Kosong' untuk AAVE dengan Target Rp 3.500 (sekitar $3,500)

Penulis: Jae, PANews Bank Standard Chartered kembali membuat pernyataan mengejutkan di industri crypto, dengan memperkirakan token AAVE berpotensi melonjak 50 kali lipat menjadi $3.500 pada akhir 2030. Laporan mereka berfokus pada narasi makro seperti pertumbuhan besar DeFi TVL menuju $2,7 triliun dan gelombang tokenisasi aset dunia nyata (RWA), yang diyakini akan mendorong pendapatan protokol Aave. Analisis inti bank tersebut adalah: skala deposit menentukan kapasitas pinjaman, yang kemudian mendorong pendapatan biaya, dan akhirnya mengubahnya menjadi kapitalisasi pasar token. Aave, dengan arus kas yang sehat dan program pembelian kembali/burning token, dipandang sebagai aset yang didorong oleh arus kas dan saat ini dinilai terlalu rendah. Laporan terbaru dari Grayscale juga mendukung pandangan ini. Pada tingkat mikro, Aave mendominasi pasar dengan keuntungan bersih. Data menunjukkan Aave menghasilkan sekitar 80,7% dari total laba yang dipertahankan ("Earnings") di sektor peminjaman, meskipun hanya memiliki sekitar setengah dari total TVL sektor. Arsitektur teknis baru V4 dan pasar pinjaman berizin Horizon juga dilihat sebagai faktor pendukung. Namun, tantangan struktural tetap ada. Model pinjaman *peer-to-pool* Aave menyebabkan inefisiensi modal yang signifikan, dengan dana menganggur menimbulkan kerugian besar setiap tahun. Kelemahan ini membuatnya rentan terhadap risiko sistemik, seperti yang terlihat dalam insiden keamanan KelpDAO April lalu, dan membuka peluang bagi pesaing seperti Morpho yang menawarkan efisiensi lebih tinggi. Pada intinya, prediksi optimis Bank Standard Chartered mencerminkan ambisi lembaga keuangan tradisional terhadap masa depan aset yang ditokenisasi. Namun, bagi Aave, perjalanan menuju realisasi "kue" $3.500 tersebut akan bergantung pada kemampuannya mengatasi kelemahan struktural, meningkatkan efisiensi, dan menemukan jalur yang kokoh untuk mendukung pertumbuhan skala triliunan dolar.

链捕手48m yang lalu

Standard Chartered Lagi-lagi Menyanyikan 'Mimpi Gila' 50 Kali, Membuat 'Kue Kosong' untuk AAVE dengan Target Rp 3.500 (sekitar $3,500)

链捕手48m yang lalu

Investasi Pasang Surut: Kami Masih Optimis dengan Rantai Industri AI, Namun Alasannya Telah Berubah

**Investasi Pasang Surut: Kami Masih Optimis dengan Rantai Industri AI, Tapi Alasannya Berubah** Pasar saat ini dihadapkan pada gelombang penggalangan dana besar-besaran oleh perusahaan teknologi raksasa seperti SpaceX, Alphabet, dan Meta, menimbulkan kekhawatiran bahwa siklus AI mungkin telah mencapai puncaknya. Namun, analisis menunjukkan bahwa ini bukan tanda akhir, melainkan peralihan ke babak berikutnya dalam perkembangan AI. Alasan utama optimisme terletak pada intensitas investasi modal (Capex) yang terus berlanjut dan bahkan meningkat tajam. Lima penyedia cloud utama (Alphabet, Amazon, Meta, Microsoft, Oracle) semuanya telah meningkatkan panduan Capex mereka untuk tahun 2026 secara signifikan, dengan angka mencapai ratusan miliar dolar AS. Ini menunjukkan komitmen kuat untuk membangun infrastruktur AI. Siklus investasi ini diperkirakan akan lebih tahan lama dibandingkan siklus perangkat keras sebelumnya karena beberapa alasan: 1. **Kompleksitas dan Hambatan Fisik:** Investasi tidak hanya untuk chip (GPU), tetapi juga untuk listrik, transformator, pendinginan, jaringan, dan ruang data. Banyak dari komponen ini menghadapi kendala pasokan yang parah dan waktu tunggu produksi yang panjang (misalnya, transformator bisa memakan waktu 4 tahun). 2. **Sifat Proyek yang Berkelanjutan:** Proyek infrastruktur berskala besar, sekali dimulai, lebih mahal untuk dihentikan di tengah jalan daripada diselesaikan. 3. **Data Pendukung:** Perusahaan seperti Eaton melaporkan lonjakan pesanan data center lebih dari 200%, menunjukkan bahwa investasi ini didukung oleh aktivitas konstruksi nyata. Pasar memiliki dua kekhawatiran utama: 1. **ROI (Return on Investment):** Pertumbuhan Capex melampaui pertumbuhan pendapatan, menekan arus kas bebas. Namun, model bisnis cloud historis menunjukkan bahwa fase investasi masif dapat diikuti oleh monetisasi skala besar. Sinyal untuk mengubah pandangan akan muncul jika panduan Capex diturunkan atau penggunaan produk AI meleset dari ekspektasi – yang saat ini belum terjadi. 2. **Gelembung seperti tahun 2000:** Krisis dot-com dipicu oleh kelebihan pasokan infrastruktur (serat optik) yang mudah dibangun. Situasi saat ini justru sebaliknya, ditandai oleh **kekurangan pasokan** di banyak lapisan infrastruktur fisik yang kritis dan tidak dapat diproduksi secara berlebihan dengan mudah. Kesimpulannya, gelombang penggalangan dana saat ini mencerminkan kebutuhan untuk mendanai tahap ekspansi AI berikutnya yang penuh dengan hambatan teknis dan logistik. Sinyal dari perusahaan menunjukkan investasi belum melambat. Meskipun risiko selalu ada, bukti saat ini lebih mendukung narasi bahwa siklus AI masih berlanjut, hanya saja dengan dinamika dan tantangan yang telah berubah.

marsbit1j yang lalu

Investasi Pasang Surut: Kami Masih Optimis dengan Rantai Industri AI, Namun Alasannya Telah Berubah

marsbit1j yang lalu

Tidal Investment: Kami Masih Optimis dengan Rantai Pasokan AI, tapi Alasan Kami Berubah

**Investasi Pasang Surut: Kami Masih Optimis dengan Rantai Industri AI, Tapi Alasannya Berubah** Pasar saat ini dihadapkan pada gelombang besar pengumpulan modal dari raksasa teknologi seperti IPO SpaceX senilai $750 miliar dan rencana pendanaan besar-besaran oleh Alphabet dan Meta. Ini memicu kekhawatiran bahwa siklus AI mungkin telah mencapai puncaknya. Namun, menurut "Tidal Investment", ini bukan tanda akhir, melainkan peralihan ke babak baru. Alasan untuk tetap optimis telah berubah. Dua tahun lalu, cerita didorong oleh ledakan permintaan dan imajinasi industri. Pada pertengahan 2026, fokusnya beralih ke pertanyaan apakah intensitas investasi ini berkelanjutan. Kunci jawabannya terletak pada niat dan kemampuan para pemain kunci untuk terus berinvestasi. Data menunjukkan investasi justru semakin agresif. Panduan belanja modal (Capex) 2026 dari lima vendor cloud utama (Alphabet, Amazon, Meta, Microsoft, Oracle) semuanya dinaikkan secara signifikan, mencapai angka ratusan miliar dolar AS. Bahkan perusahaan dengan arus kas kuat pun mengatur ulang struktur modalnya untuk mendanai infrastruktur AI. Siklus investasi ini sulit berhenti karena beberapa alasan. Pertama, investasi tersebar di banyak lapisan fisik seperti komputasi, memori, jaringan, dan yang paling kritis: **listrik**. Kemacetan bergeser dari chip ke komponen fisik seperti transformer, pendinginan cair, dan akses jaringan listrik, yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk dikembangkan. Kedua, pesanan untuk peralatan pendukung data center (seperti dari Eaton yang melonjak 240%) membuktikan ada progres konstruksi riil di balik angka Capex yang besar. Pasar memiliki dua kekhawatiran utama: 1. **ROI**: Pertumbuhan Capex melampaui pertumbuhan pendapatan, meningkatkan beban penyusutan dan menekan arus kas bebas (seperti yang dialami Amazon). Namun, ini mirip dengan fase awal pengembangan cloud. Risiko ROI nyata, tetapi belum ada sinyal seperti panduan Capex yang diturunkan atau pesanan yang dibatalkan. 2. **Gelembung seperti tahun 2000**: Krisis dot-com disebabkan oleh kelebihan pasokan infrastruktur (seperti fiber optik) yang mudah dibangun. Situasi saat ini justru terbalik. Infrastruktur fisik yang dibutuhkan AI (listrik, transformer) sangat kompleks, membutuhkan waktu lama, dan tidak dapat "dipra-pasang" seperti fiber optic, sehingga risiko kelebihan pasokan mendadak lebih rendah. Kesimpulannya, gelombang pendanaan besar-besaran ini lebih mencerminkan **"istirahat tengah babak"** daripada akhir permainan. Tantangan di babak selanjutnya (keterbatasan listrik, pasokan transformer) justru membutuhkan lebih banyak modal dan waktu. Siklus investasi AI masih berlangsung, hanya saja alur ceritanya yang berubah dari narasi murni pertumbuhan menjadi narasi ketahanan dan realisasi nilai dalam menghadapi kendala fisik.

链捕手2j yang lalu

Tidal Investment: Kami Masih Optimis dengan Rantai Pasokan AI, tapi Alasan Kami Berubah

链捕手2j yang lalu

Grayscale: 15 Protokol Kripto Penghasil Uang Ini, Harganya Sangat Terendervaluasi

**Ringkasan: 15 Protokol Kripto Penghasil Pendapatan yang Dinilai Terlalu Rendah Menurut Grayscale** Grayscale Research melaporkan bahwa 15 protokol on-chain dengan pendapatan tertinggi saat ini diperdagangkan pada kelipatan pendapatan (revenue multiple) yang sangat rendah, banyak di antaranya hanya 1x hingga 9x. Protokol seperti Pump.fun, PancakeSwap, dan Meteora bahkan memiliki kapitalisasi pasar yang hampir setara dengan pendapatan satu tahun mereka. Rendahnya valuasi ini terjadi meskipun protokol-protokol ini menghasilkan pendapatan ratusan juta dolar dengan biaya operasional minimal. Grayscale berpendapat bahwa potensi disahkannya *CLARITY Act* (Undang-Undang Kejelasan Pasar Aset Digital) pada bulan depan bisa menjadi katalis. Regulasi yang lebih jelas diharapkan dapat mengurangi hambatan bagi lembaga keuangan tradisional, mendorong lebih banyak aktivitas dan nilai terkunci (TVL) di sektor keuangan terdesentralisasi (DeFi), yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan protokol-protokol ini. Laporan ini mengelompokkan protokol berdasarkan kelipatan pendapatannya: - **"Klub 1x"**: Pump.fun (PUMP), PancakeSwap (CAKE), Meteora (MET), Collector Crypt (CARDS). - **Kelipatan satu digit**: Raydium (RAY), Lido Finance (LDO), Aerodrome (AERO), Sky (SKY), Jupiter (JUP), Ether.fi (ETHFI), Lighter (LIT), Aave (AAVE). - **Kelipatan tinggi**: Hyperliquid (HYPE, 15x), World Liberty Financial (WLFI, 17x), dan Uniswap (UNI, 37x) yang dinilai berdasarkan narasi dan nilai opsi masa depan. Grayscale juga memberikan analisis valuasi DCF (Discounted Cash Flow) untuk Aave, dengan target harga sekitar $175. Namun, penting dicatat bahwa Grayscale memiliki kepentingan komersial dalam laporan ini sebagai perusahaan pengelola aset kripto, dan katalis regulasi (CLARITY Act) belum tentu terwujud. Investor disarankan untuk melakukan penilaian mandiri.

marsbit2j yang lalu

Grayscale: 15 Protokol Kripto Penghasil Uang Ini, Harganya Sangat Terendervaluasi

marsbit2j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片