Keuntungan Q2 SK Hynix Melonjak Enam Kali Lipat Tapi Masih 'Tidak Memenuhi Target', Sepakat Dengan 10 Klien untuk Perjanjian Jangka Panjang, HBM4 akan Meningkat dengan Cepat di Paruh Kedua Tahun Ini
SK Hynix melaporkan laba operasional kuartal II melonjak 557% menjadi 60,5 triliun won Korea dan pendapatan naik 257% menjadi 79,3 triliun won, keduanya rekor tertinggi. Namun, angka ini masih di bawah perkiraan analis.
Perusahaan menyebut telah menandatangani perjanjian jangka panjang dengan sekitar 10 klien untuk meningkatkan stabilitas bisnis. Pemicu utama kinerja adalah lonjakan permintaan memori untuk server AI, termasuk HBM (High-Bandwidth Memory) dan eSSD.
Meski sangat menguntungkan, ada tiga faktor yang membatasi pertumbuhan laba: porsi penjualan HBM yang tinggi (yang harganya lebih stabil), melambatnya kenaikan harga memori konvensional, serta perjanjian pasokan jangka panjang yang mengunci harga jual. Margin operasi mencapai 76,3%.
Laba bersih mencapai 93,9 triliun won, didorong oleh keuntungan satu kali dari penjualan sebagian saham Kioxia. Arus kas membaik signifikan, dengan posisi kas bersih 69,4 triliun won.
Untuk ke depan, perusahaan memperkirakan pengeluaran modal tahun 2026 berada di ujung atas kisaran 40-50 triliun won guna menambah kapasitas, termasuk untuk produksi HBM generasi berikutnya (HBM4) yang akan dipercepat pada paruh kedua tahun ini. Tantangan utamanya adalah menjaga disiplin investasi agar ekspansi tidak merusak margin di masa depan.
marsbit38m yang lalu