MATIC单周上升12% 完成技术升级的Polygon能否延续涨势?

金色财经Dipublikasikan tanggal 2024-07-08Terakhir diperbarui pada 2024-07-08

作者:DeMan

Polygon近期的资产价格走势令其投资者备受振奋。

1月23日以来,Polygon代币MATIC价格从$0.71上涨至2月20日的$0.997。同时,其24小时交易量的显著增长,达到616,451,842美元,增长了25.30%,在过去7天内,MATIC的价格更是上涨了12.30%,势头强劲。

2月9日,Polygon发布了下一代zkEVM证明器的Type 1 Prover,这是Polygon的下一代证明技术,可为任何EVM链(侧链、Optimistic Rollup,甚至以太坊本身)生成证明。Polygon表示,Type 1升级将能够为以太坊主网区块生成ZK证明,每笔交易的平均成本低至0.002美元-0.003美元(比任何其他Type 1 Prover快36倍以上),随着Plonky3和zkEVM 的改进,预计明年成本将降低30至50倍。

av8aWfPM4u3i2Sm9SUT6MXYnWGjP2Yj5VzN1Knx3.jpeg

那么,Type 1 Prover到底是什么?Polygon的zkEVM技术还有哪些可以优化的空间?这对L2赛道来说意味着什么?下文就对此展开介绍。

Type 1 Prover如何作用于ZK技术?Etrog升级如何增强zkEVM功能?

Polygon能在以太坊L2赛道中占据关键的位置,靠的就是零知识证明(ZK)技术。Type 1 Prover是Polygon在零知识证明(ZK)技术方面的一次重大创新,其原理和影响如下:

1、证明生成的优化:Type 1 Prover能够为基于以太坊虚拟机(EVM)的任何链生成ZK证明,包括侧链、Optimistic Rollup,甚至以太坊本身。这种能力基于复杂的数学和密码学原理,通过生成零知识证明来验证交易,而无需公开所有交易数据,从而保证了交易的隐私性和安全性。

F4JcNQpB6r2KrWPD8OrrBegqgcF0CzbrdfcgcpVP.png

2、成本和速度的显著改进:Type 1 Prover的引入,显著降低了生成ZK证明的成本,每笔交易的平均成本预计降至0.002美元至0.003美元,同时提高了证明生成的速度,比任何其他Type 1 Prover快36倍以上。

3、未来的成本降低预期:随着技术的进一步改进,Polygon预计在未来成本将进一步降低30至50倍,这将为以太坊生态系统带来更广泛的应用可能性和更低的操作成本。

RBWLkiGkw00wcjgSouyw4CVz3sV36xaAy3myy4xg.png

另外值得关注的是,近乎同一时间Polygon借助Etrog升级,对zkEVM主网Beta版进行了关键的技术改造,主要包括以下几个方面:

1、预编译支持的扩展:Etrog升级通过引入四个额外的预编译,大大增强了Polygon zkEVM的功能,使其几乎成为一个完整的Type 2 ZK-EVM。这些预编译的加入,为开发者提供了更多的工具和资源,使他们能够更高效地构建和部署去中心化应用(dApps)。

2、新的交易处理方式:升级还包括了一种新的交易处理机制,这种机制优化了交易的验证和执行过程,从而提高了网络的整体性能和效率。

3、兼容性和无缝迁移:最引人注目的是,Etrog升级使得dApp开发者可以无需任何审计或修改,就能将他们的代码和智能合约原封不动地重新部署在以太坊上,极大地降低了迁移成本并简化了开发流程。

总之,Etrog升级和Type 1 Prover的引入,不仅提升了Polygon zkEVM的性能和兼容性,也为以太坊生态系统的扩容和优化提供了新的解决方案。

Polygon生态项目Keom正开展一系列DeFi创新,为ZK技术赋予金融方面的想象力

Polygon在开展技术升级的同时,其生态内的DeFi项目也在借助ZK技术完成Web3金融创新,这对Polygon生态的发展有着巨大的助益。

在DeFi领域,Polygon生态项目Keom正通过其在Polygon Miden平台上的开创性工作,引领一场理论和实践上的变革。利用零知识证明(ZK)技术,Keom不仅在技术层面上重新定义了去中心化金融的基础设施,而且在保障交易隐私和安全性方面树立了新标准。

Keom的核心创新在于其对链上订单簿的重新构想,这一构想基于ZK技术。通过在Polygon Miden上实现这一理念,Keom展示了如何在不牺牲用户隐私和安全性的前提下,实现去中心化交易的高效执行。这种方法的理论基础在于,ZK证明允许验证者确认一个计算的正确性,而无需了解其执行的具体内容。

Polygon Miden提供了一个独特的执行环境,它将以太坊的账户模型与比特币和Zcash等UTXO(未花费交易输出)模型的优点结合起来,并引入了ZK证明来增强隐私和安全性。在这一框架下,账户通过笔记(notes)进行通信,笔记是携带资产的消息,定义了如何消费这些资产。这种结构使得开发者能够在本地执行交易并通过ZK证明验证,从而在不公开所有交易数据的情况下保证交易的隐私性和安全性。

Keom利用Miden的这一独特执行环境,解决了将去中心化订单簿交易所放在链上的具体问题。这一解决方案的理论意义在于,它允许所有功能——如订单匹配、订单创建、买卖价差和市场深度可视化——在不实际持有流动性的情况下执行。换句话说,去中心化的订单簿将是一个组织所有这些功能执行的服务,而流动性则由任何希望在同一区块链上交换资产的账户共享。

在Miden的笔记框架下,每个笔记都像是其自己的独立合约。这种设计的理论优势在于,尽管笔记的消费条件中可能存在可利用的漏洞,但不同笔记之间的差异和笔记消费条件的选择性公开透明度意味着攻击者需要单独利用笔记,而不是批量攻击用户的资金。这为DeFi中的用户安全带来了根本性的变革。

开年以来重磅动作从未间断,Polygon能否在2024年超出投资者预期?

近期,Polygon在推动区块链技术创新方面取得了显著进展。1月28日,Polygon宣布即将升级至Type 2 ZK-EVM,这一变革将极大简化开发者在Polygon zkEVM上部署代码的流程,实现与以太坊主网相同的无缝体验。此外,Polygon还启动了Cardona测试网,为开发者提供了一个全新的测试环境。

byvrZIBEJ2wOIk4whH7pV8JdiUrOovZEtTOa3YnB.png

2月13日,Polygon进一步宣布AggLayer v1主网即将上线。AggLayer旨在利用零知识证明技术连接不同的区块链网络,标志着Polygon在区块链互操作性和扩展性方面迈出了重要一步。

此外,Polygon与比特币二层网络B² Network的战略合作,通过“B² Hub + Polygon CDK”技术栈,旨在帮助开发者构建安全且功能强大的比特币Rollups,进一步增强了Rollup之间的互操作性。

这些动态展示了Polyon在L2技术生态内的野心,但是未来成效如何,仍需通过具体实践的检验。

Bacaan Terkait

Tiga Tahun Menunda Pembaruan, Artikel Panjang Terbaru Alumni Peking University, Weng Li, Viral

Tiga tahun setelah menunda, mantan Wakil Presiden OpenAI Lilian Weng menerbitkan artikel panjang berjudul "Scaling Laws, Carefully" yang memicu perbincangan luas. Artikel tersebut mengkritisi dan menganalisis kelemahan mendasar dari Hukum Skala (Scaling Laws), yang selama lima tahun menjadi dasar investasi miliaran dolar di industri AI. Inti artikel menyoroti beberapa poin krusial: pertama, terdapat perbedaan signifikan antara kesimpulan OpenAI dan DeepMind mengenai alokasi anggaran komputasi untuk model versus data, yang ternyata bersumber dari perbedaan metode penghitungan parameter dan skala eksperimen. Kedua, bahkan formula DeepMind yang dianggap lebih akurat ternyata mengandung bug dalam fungsi loss, di mana optimizer berhenti terlalu dini. Ketiga, Hukum Skala klasik mengasumsikan pasokan data tak terbatas, sementara kenyataannya data teks berkualitas tinggi akan segera habis, sehingga mendorong industri beralih ke pembelajaran penguatan, komputasi saat pengujian, dan data sintetis. Weng juga menekankan bahwa ekstrapolasi kurva dari model kecil untuk memprediksi model besar sangat rentan kesalahan. Ia menyertakan simulator interaktif dalam blognya untuk menunjukkan betapa rapuhnya prediksi tersebut. Artikel ini menyimpulkan bahwa era ketergantungan semata pada "penskalaan buta" sudah berakhir, dan masa depan AI bergantung pada pemahaman dan penanganan detail yang lebih tepat terhadap prinsip-prinsip fundamental ini.

marsbit53m yang lalu

Tiga Tahun Menunda Pembaruan, Artikel Panjang Terbaru Alumni Peking University, Weng Li, Viral

marsbit53m yang lalu

Stablecoin Menjadi Tantangan Kebijakan Berikutnya bagi Fed Versi Wash

Gubernur The Fed Christopher Waller, dalam konferensi tentang peran dolar AS internasional pada 22 Juni, memasukkan stablecoin ke dalam agenda penelitian bank sentral. Ini menandai pergeseran perspektif: stablecoin seperti USDT dan USDC tidak lagi sekadar alat perdagangan kripto, tetapi kini dipandang sebagai saluran transmisi kebijakan dolar yang memengaruhi likuiditas global, pendanaan bank, dan permintaan aset aman jangka pendek seperti Treasury Bills. Dengan total kapitalisasi pasar USDT mendekati $186 miliar dan USDC sekitar $74 miliar, skala dan volume perdagangannya yang tinggi menarik perhatian pembuat kebijakan. Pertumbuhan stablecoin dapat memengaruhi sistem keuangan melalui beberapa saluran: apakah mengurangi deposit bank domestik, menambah permintaan dolar dari luar negeri, atau mengubah dinamika pasar aset pendukung (seperti cadangan dalam treasury jangka pendek atau dana pasar uang). Penelitian dari The Fed dan BIS menunjukkan bahwa arus masuk stablecoin berpotensi menekan imbal hasil Treasury jangka pendek, dan dalam skala besar atau kondisi tekanan pasar, aktivitas penebusan dapat mentransmisikan gejolak ke perbankan dan implementasi kebijakan moneter. Bank-bank besar mulai merespons dengan mengembangkan mata uang bank komersial ter-tokenisasi untuk mempertahankan likuiditas dalam sistem. Intinya, ketika stablecoin tumbuh cukup besar dan terhubung erat dengan infrastruktur dolar, ia berubah dari aset privat menjadi saluran dolar publik dengan konsekuensi kebijakan. Agenda penelitian The Fed kini fokus pada apakah pertumbuhan ini didorong oleh permintaan dolar luar negeri (memperkuat dominasi dolar) atau substitusi deposit domestik, serta ketahanan mekanisme cadangan dan penebusan.

marsbit56m yang lalu

Stablecoin Menjadi Tantangan Kebijakan Berikutnya bagi Fed Versi Wash

marsbit56m yang lalu

Setelah Membakar $90 Miliar, Zuckerberg Memutuskan Membuka Kasino yang Tidak Bisa Berjudi

Penulis: Max.s Seseorang yang telah rugi $900 miliar, memutuskan untuk membuat proyek di mana pengguna tidak menggunakan uang sungguhan. Menurut New York Times, Mark Zuckerberg memimpin pengembangan aplikasi pasar prediksi "Arena" - pengguna dapat bertaruh pada hasil pemilu, olahraga, atau peristiwa internasional, tetapi hanya menggunakan poin (seperti "kacang hijau" dalam permainan), bukan uang seperti dolar atau USDC. **Pelajaran dari $900 Miliar?** Sejak 2021, Meta (dulunya Facebook) telah menghabiskan hampir $900 miliar untuk Reality Labs guna membangun metaverse, dengan hasil yang mengecewakan (seperti Horizon Worlds). Sementara kerugian masih berlanjut, Zuckerberg justru membuat "lubang baru". **Dari "Mengubah Dunia" ke "Meniru Pekerjaan Orang Lain"** Ini bukan pertama kalinya Meta mencoba pasar prediksi (aplikasi "Forecast" 2020 gagal). Kini, saat pasar prediksi seperti Polymarket dan Kalshi tumbuh pesat (nilai perdagangan $1300 miliar pada 2026), Meta datang. Pola ini mirip dengan cara Meta meniru fitur Snapchat (Stories), TikTok (Reels), dan Twitter (Threads). **Jiwa Pasar Prediksi Adalah "Uang Sungguhan"** Pasar prediksi akurat karena peserta bertaruh dengan uang mereka sendiri. Rasa sakit akibat kerugian membuat orang berpikir serius. Prediksi tanpa uang sungguhan hanyalah voting, dan internet sudah penuh dengan voting yang tidak akurat. Arena menggunakan poin kemungkinan besar untuk menghindari regulasi ketat (seperti tuntutan insider trading CFTC terhadap Polymarket). Tanpa uang sungguhan, Arena seperti "restoran mewah yang menyajikan hidangan dari udara". **"Uji Coba" Termahal** Meta, yang telah membakar $900 miliar di metaverse, kini membuat "mainan sosial" tanpa risiko keuangan. Pelajaran dari metaverse seharusnya adalah biaya menciptakan jalur baru itu sangat tinggi, tetapi tanggapan Zuckerberg tampaknya adalah meniru jalur yang sudah ada orang lain. Masalahnya, kesuksesan platform lain dibangun di atas taruhan uang sungguhan dan perjuangan hukum bertahun-tahun untuk memperoleh lisensi, sesuatu yang tidak dapat disalin hanya dengan banyaknya pengguna. Dengan 3,56 miliar pengguna harian, jika prediksi berbasis poin di Arena tidak akurat, pengguna akan bosan, dan proyek ini mungkin akan dihentikan seperti pendahulunya (Forecast). **Mungkin Zuckerberg Tidak Peduli Akurasi Prediksi** Mungkin Arena tidak dimaksudkan sebagai pasar prediksi sungguhan. Tujuannya adalah menjadi platform sosial untuk peristiwa terkini: pengguna datang untuk melihat pendapat orang, berdebat dengan teman, dan memamerkan "skor prediksi". Pada dasarnya mirip berdebat di media sosial, tetapi dengan sistem skor. Dalam logika ini, poin bukanlah kelemahan, melainkan desain yang disengaja. Uang sungguhan justru akan menakut-nakuti pengguna biasa. Yang dibutuhkan Meta adalah waktu pengguna, bukan kedalaman finansial. Jika jalan ini berhasil, Kalshi dan Polymarket justru bisa diuntungkan karena Meta memperkenalkan konsep "prediksi" kepada miliaran orang, dan sebagian kecil dari mereka mungkin beralih ke platform berlisensi untuk sensasi bertaruh dengan uang sungguhan. Pertanyaannya: Apakah Zuckerberg akhirnya menjadi lebih bijak, atau hanya mengulangi kegagalan dengan cara yang lebih murah?

marsbit1j yang lalu

Setelah Membakar $90 Miliar, Zuckerberg Memutuskan Membuka Kasino yang Tidak Bisa Berjudi

marsbit1j yang lalu

Melonjak 380%, IPO Triliunan Shenzhen Berhasil Tercatat

**HKC Terdaftar di Bursa: Saham Melonjak 380%, Valuasi Capai Rp 3.500 Triliun** HKC (HKC Corporation) resmi melantai di Papan Utama Bursa Efek Shenzhen pada 26 Juni, dengan harga IPO Rp 10,12 per saham. Sahamnya langsung melonjak 400% pada pembukaan, mendorong valuasi perusahaan sempat menyentuh Rp 5.000 triliun sebelum akhirnya stabil di sekitar Rp 3.500 triliun. Perjalanan HKC dimulai dari Huaqiangbei, Shenzhen, pada 1997 oleh pendirinya Wang Zhiyong. Dari perakitan monitor, perusahaan berkembang menjadi pemain global di industri panel display. Kunci pertumbuhannya adalah peralihan dari manufaktur perangkat akhir ke produksi panel inti (semikonduktor display) mulai 2014, dengan membangun pabrik generasi tinggi di Chongqing, Chuzhou, Mianyang, dan Changsha. Menurut data, pada 2024, HKC menempati peringkat ketiga dunia untuk luas pengiriman panel TV, keempat untuk panel monitor, dan ketiga untuk panel smartphone. Pendanaan untuk ekspansi berat ini melibatkan banyak modal negara (BUMD) dari berbagai wilayah seperti Chongqing, Mianyang, Guizhou, dan Chuzhou, yang melihat HKC sebagai katalis untuk rantai industri lokal. Investor strategis seperti BOE juga hadir dalam daftar pemegang saham. Kesuksesan HKC mencerminkan tren Shenzhen dalam melahirkan raksasa industri dari kedalaman rantai pasok, tidak hanya di display tetapi juga di bidang seperti robotika (Lembah Robot Shenzhen) dan chip penyimpanan ("Lima Macan Penyimpanan" dengan valuasi kolektif triliunan). Shenzhen terus memperdalam peta industri teknologi kerasnya, menanam benih bagi calon perusahaan bernilai triliunan berikutnya.

marsbit1j yang lalu

Melonjak 380%, IPO Triliunan Shenzhen Berhasil Tercatat

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片