这轮DeFi项目UNI和CRV等能否破前高?|疑问解答

金色财经Dipublikasikan tanggal 2024-07-08Terakhir diperbarui pada 2024-07-08

1. Base链的Degen是什么?

Base链的Degen我前面曾经写过一篇文章专门介绍。它原本只是Base链上的一个MEME币,但后来Farcaster上面越来越多的应用开始用它作为消费代币,并且有团队专门用Degen为原生代币开发了基于Base链的第三层网络。

Degen可能未必是Base链上涨幅最大的MEME币,也未必是Base链上现在最热门的MEME币,但它大概率是Base链上现在使用得最广的MEME币。

2. SSV如何?

这个币我在以前的文章中聊过,它也算质押这一大类的项目吧。

质押类项目的商业模式都非常清晰,风险收益也比较容易分析,项目的天花板在哪里也比较容易看得到。

这类项目代币的估值是否合理,或者是否超过了项目的合理范围是很容易估算出来的。这样的项目一旦价格过于离谱很容易被套现、砸盘,所以币价的涨幅很容易顶到天花板。

对这样的项目它们的代币除了短暂的炒作可能会导致价格飙高以外,一旦热潮过后,它们代币的走势大概率就是那种稳步前进的状况,或许会比比特币、以太坊稍微好点,也或许还比不上。

所以这类代币还是更符合大机构的口味、适合大资金参与,对散户而言意义一般。

对我自己参与的质押类项目比如EigenLayer、Ether.Fi等我也是这个看法,要不是这些项目有薅羊毛的机会,我大概率也不会太关注它们。

3. 这轮DeFi表现太差了,UNI、SUSHI、CRV之类的还有破前高的机会吗?

在这轮走势中,经典DeFi项目的代币确实很不尽如人意,不过一些次新的项目比如Pendle表现还是不错的。

Oh2UioR8kFhjy45qNB2dOZDfSCbJvQtEFA1DMLve.png

不过总体而言,我还是认为DeFi项目代币的价格被压抑了。

DeFi项目是目前所有的细分领域中唯一能实现正营收的细分领域。但可能因为监管方面的障碍,这些项目的营收很难被正大光明地赋能到代币,所以它们代币的价格被严重限制了。

这个问题不解决,整个DeFi生态的代币其上涨空间恐怕都有限。

至于说它们能不能在接下来的牛市中破前高,我就猜不到了。

4. 在司法、财务、合同、档案等方面太多资料需要保存20年以上,去中心化存储在这些领域有多大发展空间?

我认为去中心化存储(尤其是永久存储)有很大的空间。但这个问题中提到的司法、财务、合同等这些材料是否能用到现在的永久存储(比如Arweave),技术上肯定是可以,但在现阶段,使用的障碍恐怕主要还是在成本和操作门槛。

我相信未来类似应用的成本和使用门槛降到足够低时,这个应用一定会爆发。

5. PEPE会不会成为第二个狗狗币或者屎币?

我觉得PEPE想成为第二个屎币可能性不大,因为它缺乏一个强有力的团队建设生态。能不能成为狗狗币那就要看有没有像马斯克这样的人不停地关注它。

如果没有这些条件,PEPE恐怕只能是被蹭热点的项目:大家想起来的时候就蹭一波,忘掉的时候就晾一边。

Bacaan Terkait

Hubei State-Owned Assets Menikmati Pengembalian Terbesar dalam Sejarah

Momen yang telah lama ditunggu akhirnya tiba. Perusahaan patungan memori terkemuka China, Changcun Konggu (diulas sebagai "Changcun Holdings" dalam artikel), telah mengajukan IPO di Papan Sains dan Teknologi STAR dengan target pendanaan 33 miliar yuan, berpotensi menjadi IPO terbesar dalam sejarah pasar tersebut. Ini akan menggeser rekor yang baru dibuat oleh Changxin Technology dari Hefei. Didirikan pada 2016, kedua perusahaan ini dijuluki "Bintang Kembar Memori Dalam Negeri". Keberhasilan IPO Changxin Technology, dengan valuasi melonjak hingga 4 triliun yuan, telah membawa imbal hasil triliunan yuan bagi modal negara Hefei. Kini, giliran Wuhan dan modal negara Hubei. Changcun Holdings berakar dari pendirian Wuhan Xinxin pada 2006. Pada 2016, dengan dukungan dana industri negara, perusahaan ini dibentuk sebagai basis memori nasional. Perjalanannya cepat: dari terobosan chip memori 3D NAND, arsitektur Xtacking, hingga chip flash 3D 128-layer. Data Q1 2026 menunjukkan pendapatan 47,042 miliar yuan dan laba bersih 33,379 miliar yuan. Dalam prospektus IPO terungkap, lima dari tujuh pemegang saham utama (memegang >1%) adalah entitas milik negara Hubei, seperti Hubei Changsheng, Xintek, Guochuang Fund, Guanggu Chantou, dan Changjiang Industry Group. Mereka telah mendampingi perusahaan selama satu dekade, dengan total dukungan dana melebihi 30 miliar yuan, bahkan saat perusahaan merugi. Jika valuasi pasca-IPO mencapai triliunan yuan seperti perkiraan pasar, nilai kepemilikan modal negara Hubei akan bernilai ratusan miliar yuan. Kisah keberhasilan serupa terlihat pada Huagong Tech (kini bernilai >100 miliar yuan), yang sebelumnya diakuisisi oleh dana negara Wuhan. Pendampingan jangka panjang dan investasi strategis di titik terendah kini menuai hasil. Di balik ledakan perusahaan unggulan ini, muncul klaster industri raksasa. Lembah Optik dan Elektronik (Optics Valley) Wuhan kini menjadi rumah bagi 16.000 perusahaan di bidang ini, dengan total skala industri melampaui 850 miliar yuan dan menuju target triliunan yuan. Gelombang IPO tahun ini juga mengubah peta kota. Hefei, dengan keberhasilan Changxin Technology, melompat dari peringkat ke-19 ke peringkat ke-4 dalam total valuasi pasar perusahaan A-shares di China, melampaui 15 kota besar. Anhui, provinsi tempat Hefei berada, juga kembali masuk 10 besar ekonomi nasional. Kisah Changcun Konggu dan Changxin Technology membuktikan bahwa transformasi industri membutuhkan visi jangka panjang, kesabaran, dan keberanian untuk bertanggung jawab dari investor negara. Satu perusahaan dapat mengubah sebuah industri, dan satu industri dapat mengubah nasib sebuah kota.

marsbit9m yang lalu

Hubei State-Owned Assets Menikmati Pengembalian Terbesar dalam Sejarah

marsbit9m yang lalu

Mitos Investasi AI Runtuh

**Investasi AI yang Dianggap Mitos, Ambruk: Kisah Dana SA Situational Awareness** Dana lindung nilai Situational Awareness (SA), yang didirikan oleh mantan peneliti OpenAI Leopold Aschenbrenner, nyaris runtuh total pada akhir Juli. Dana yang pernah menjadi legenda dengan aset kelolaan melesat dari $1,5 miliar menjadi $45 miliar dalam setahun itu, kehilangan 67% keuntungannya hanya dalam seminggu selama koreksi pasar semikonduktor. Strategi SA sangat sederhana: membeli saham perusahaan perangkat keras dan komputasi AI (seperti SK Hynix, CoreWeave) dan menjual short saham perusahaan perangkat lunak yang dianggap akan tergantikan AI (seperti Adobe). Namun, strategi ini bukan lindung nilai sebenarnya, melainkan taruhan satu arah yang diperkuat leverage. Baik posisi long maupun short sama-sama bergantung pada satu faktor: keyakinan pasar terhadap AI. Ketika sentimen berbalik, dana mengalami kerugian dari kedua sisi sekaligus. Dengan leverage tinggi (menggunakan $1 modal untuk mengendalikan $3 aset), konsentrasi portofolio yang berat pada sedikit saham AI, dan kepemilikan aset privat (Anthropic) yang tidak likuid, SA sangat rentan. Saat pasar berbalik, mereka langsung menghadapi krisis margin dan terpaksa menjual seluruh portofolio publiknya kepada Citadel dengan diskon, hanya 20 menit sebelum pasar dibuka, untuk menghindari likuidasi paksa oleh bank. Kegagalan SA menjadi peringatan keras tentang risiko sistemik dalam euforia investasi AI. Ini menunjukkan bagaimana strategi "lindung nilai palsu" (Texas hedge), leverage berlebihan, dan ketergantungan pada narasi tunggal dapat dengan cepat melumatkan dana, bahkan jika logika investasi jangka panjangnya mungkin benar. Kisah ini mengingatkan pada pepatah pasar: pasar bisa tetap irasional lebih lama dari kemampuan Anda untuk tetap solvent (mampu bayar).

marsbit10m yang lalu

Mitos Investasi AI Runtuh

marsbit10m yang lalu

Trading

Spot
活动图片