CGV Research:TON生态爆发的核心原因及未来趋势展望

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2024-06-26Terakhir diperbarui pada 2024-06-26

Abstrak

CGV Research团队围绕“TON 生态爆发”,深入探讨TON内部创新和外部市场因素,分析其成为领先区块链平台的关键动力。

原文来源:CGV Research

原文作者:Shigeru

引言

随着 2024 年夏季的到来,TON 网络显示出前所未有的增长势头,日活跃地址、交易量、以及总锁仓价值(TVL)连续创新高。这一系列成就预示着 TON 生态的黄金十年已经启航。CGV  Research 团队围绕“TON 生态爆发”,深入探讨 TON 内部创新和外部市场因素,分析其成为领先区块链平台的关键动力。

CGV Research:TON生态爆发的核心原因及未来趋势展望

进入 2024 年 6 月份的每一天,TON 创造的纪录,无论是用户,还是交易量和 TVL,都在被不断刷新:

--TON 的日活跃地址数连续多天超过 $ETH;

--TON 的总锁仓价值 (TVL) 突破 6 亿美元,自 2024 年以来增长了 1000 倍;

--在 47 天内,TON 上发行了 4.5 亿美金的 $USDT;

--TON 基金会主席 Steve 提出,加密的大规模采用的标志,是诞生首个拥有 1 亿 Telegram 用户的 TON 迷你应用程序;Hamster Kombat 隔天就已经实现。

CGV  Research 团队认为,这次 TON summer 2024 的到来,得益于“TON 内部”和“TON 外部”的双重利好。

TON 内部的驱动力

——钱包革新: 2023 年 7 月,TON 推出了新的钱包支付功能,让用户能够通过 TON 钱包进行各种交易和支付,提升了用户体验。随后在 9 月,TON 推出 TONSpace,这是一个自托管钱包,让用户能够自行管理自己的私钥和资产。到了 12 月,Telegram 应用中增加了钱包的二级入口,使用户能在 Telegram 内更便捷地使用 TON 钱包。

——代币锁定策略: 2023 年初,TON 社区和验证者通过链上投票,决定冻结不活跃矿工的钱包,这些钱包占了总供应量的大约 21% ,并将被锁定至 2027 年 2 月。到了 10 月,社区又启动了 TON Believers Fund,这是一个五年期的锁定计划,用户可以选择将他们的代币捐赠或存入智能合约中。此举将 26% 的供应量锁定,总计约 47% 的 TON 代币被锁定三到五年,有效减少了市场上的流通供应量,有利于代币价格的稳定。

——TON 原生 USDT 部署: 2024 年 4 月,Tether 宣布将 USDT 引入 TON 网络,这一举措为 TON 增添了与 USDT 相关的交易和金融活动,为 DeFi 应用提供了强大的支撑。TON 上的 USDT 发行量迅速超过了 Cosmos 和 Near,成为仅次于 Tron、Ethereum、Solana 和 Avalanche 的网络。

——区块链性能的突破: 2023 年 10 月 31 日,TON 在一次公开的性能直播测试中达到每秒 104, 715 笔交易的峰值,总共处理了 107, 652, 545 笔交易,这一性能经过 Certik 验证,标志着 TON 成为全球最快、可扩展性最强的区块链之一。

——市场推广: 2024 年春季,通过启动总奖金达 1.5 亿美元的#OpenLeague 超级联赛,TON 吸引了大量的用户和市场关注。此外,TON 基金会与 Telegram 共同实施的分成策略,以及 Notcoin 在多家主要交易所的上线,极大地提升了其市场表现和品牌影响力。

TON 外部因素

——Pantera 的大额投资: 2024 年 5 月,Pantera 以历史上单笔最大的投资金额投向 TON 网络,这不仅证明了 TON 技术和市场潜力的认可,也可能吸引更多资本的关注,增强了市场对 TON 生态的信心。

——全球竞争环境和市场需求:随着马斯克的 X 应用计划在 2024 年中推出加密支付功能,TON 面临着来自全球竞争者的压力。此外,整个加密市场亟需新的市场叙述和发展方向,TON 生态依靠其创新的技术和应用,为市场注入了新的活力。

——新叙事需求:加密行业需要新的叙事和方向,TON 生态通过社交裂变和飞轮效应带来的用户和交易量增长,为市场提供了新的活力。

综上,CGV  Research 团队认为,TON 生态在未来可能展现四大发展趋势。这些趋势将塑造 TON 生态的独特地位,并可能对整个加密行业产生深远影响。

趋势一:Telegram 的全生态拓展带来的黑洞效应

Telegram 最初作为即时通讯工具,现已发展成为一个多功能平台,集成了社交、支付、服务订阅和小程序等功能。随着 TON 的加入,Telegram 正沿着类似的发展轨迹迅速前进。

上游(基础设施和开发平台):TON 提供了强大的基础设施和软件开发工具包(SDKs),吸引开发者构建和部署去中心化应用(DApps),这可能会削弱其他区块链平台的开发资源。

中游(应用层和服务):TON 生态中的定制稳定币解决方案、微支付系统等,以及通过官方跨链桥无缝接入主流加密资产的能力,为用户提供一站式的资产管理和交易平台。

下游(用户采纳和市场扩展):Telegram 庞大的用户基础为 TON 提供了市场接入点,通过与金融机构、媒体公司和零售商等合作伙伴建立关系,Telegram 能够将加密技术融入更广泛的经济活动中。

趋势二:无监管障碍+最快公链+飞轮效应,让 TON 生态无天花板

TON 的全球服务能力,不受特定国家或地区金融监管的限制,结合其高性能和用户增长的飞轮效应,预示着 TON 生态的潜力可能没有上限。

流量变现:Telegram 的流量优势将为 TON 带来巨大的变现潜力,特别是在去中心化市场如 Fragment,已经促成了显著的交易量。

NFT 市场:Telegram 的贴纸转化为 NFT,通过 TON 区块链进行交易,预示着一个巨大的新兴市场。

Web3项目收入实现:TON 上的 mini app 有望成为高收入的Web3项目,利用其庞大的日活跃用户基础。

趋势三:全球金融巨头的加入:TON 生态的主流认可

随着 TON 平台的成熟和跨链功能的实现,可能会吸引传统金融机构的注意,促使它们探索区块链技术并与 TON 合作。

金融服务创新:金融机构可能会将其服务迁移到 TON 或与 TON 合作,利用其低成本和高效率的优势。

稳定币和金融产品:金融机构可能会在 TON 上开发新的贷款、保险和投资产品,甚至创建与特定资产挂钩的稳定币。

趋势四:投资逻辑的转变:代币经济的非必要性

TON 生态的成熟可能会改变一级市场的投资逻辑,使得代币不再是加密项目的必选项。

技术和业务模型:项目可能会依靠更成熟的技术和业务模型来吸引用户和投资者,而非仅仅依赖代币经济。

监管适应性:不发行代币的项目可能更容易适应监管环境,避免潜在的法律风险。

投资分析:未来对 TON 生态项目的评估可能更侧重于实际的用户数据和业务表现,如日活跃用户数(DAU)、用户留存和每用户平均收入(ARPU),而非仅仅关注代币的解锁和分配情况。

这些趋势预示着 TON 生态不仅将在加密领域内巩固其地位,还可能吸引更广泛的用户群体和传统金融机构的参与,开启一个全新的发展阶段。

结语

TON 生态的崛起,预示着加密货币和区块链技术的未来发展方向。随着 Telegram 的深度整合和 TON 的创新驱动,我们预见到一个全新的生态系统正在形成,它不仅将改变我们对金融服务、社交互动和数字资产的理解,更将为全球用户带来前所未有的便利和机遇。

关于 Cryptogram Venture (CGV)

CGV(Cryptogram Venture)是一家总部位于日本东京的加密投资机构。自 2017 年以来,其基金及前序基金已累计参与投资超过 200 个项目,其中包括投资孵化持牌日元稳定币 JPYW。同时,CGV 是多家全球知名加密基金的有限合伙人。自 2022 年以来,CGV 已成功举办了两届日本Web3黑客马拉松(TWSH),得到日本文部科学省、庆应义塾大学、NTT Docomo 等机构和专家的联合支持。目前,CGV 在香港、新加坡、纽约、多伦多等地设有分支机构。此外,CGV 还是位于日本东京的 Bitcoin Tokyo Club 的发起成员之一。

免责声明:

本文介绍的信息及资料均源于公开渠道,本公司对其准确性和完整性不作任何保证。涉及对未来情况的描述或者预测均属前瞻性陈述,任何建议及观点仅供参考,不构成对任何人的投资建议或者暗示。本公司可能采取的策略,与读者根据本文自行推测的策略,可能相同、相反或者毫无关系。

Bacaan Terkait

Mantan Direktur AI Nvidia Mengguncang Transformer, AI Fisika dengan Konteks 5 Triliun, Memprediksi Seluruh Alam Semesta

Terobosan AI Fisika: Model 5 Triliun Konteks Mampu Simulasi Alam Semesta Tim dari Accelerated Understanding, yang didirikan oleh mantan Direktur AI Nvidia Anima Anandkumar dan suaminya Benedikt Jenik, memperkenalkan model AI revolusioner. Alih-alih menggunakan arsitektur Transformer standar, model mereka memanfaatkan **Neural Operators** untuk memahami dan mensimulasikan fenomena fisika secara langsung dalam **4 dimensi (ruang 3D + waktu)**. Model ini memiliki kapasitas konteks yang belum pernah terjadi sebelumnya: **1 triliun token selama pelatihan dan lebih dari 5 triliun selama inferensi**—setara dengan 5 juta kali kapasitas model bahasa terkemuka saat ini. Ini memungkinkannya melakukan **simulasi "one-shot"** untuk sistem fisik kompleks, menghasilkan lintasan gerak lengkap sekaligus tanpa subsampling atau pembagian data. Model yang sama dapat menangani masalah fisika yang berbeda-beda, dari aliran udara hingga dinamika plasma. Dibalik terobosan ini, tim menolak tawaran menggiurkan dari Jeff Bezos (35% ekuitas, gaji $2 juta, dan janji pendanaan $20 miliar) untuk bergabung dengan Project Prometheus. Mereka memilih independensi untuk mewujudkan visi "AI Fisika". Diduga kuat mereka mendapat dukungan komputasi dari Nvidia dan CEO Jensen Huang, yang sebelumnya sangat terkesan dengan pekerjaan awal Anandkumar di bidang prediksi cuaca berbasis AI. Ini menandai pergeseran paradigma dari AI yang hanya menghasilkan teks/gambar menuju AI yang memahami kode dasar alam semesta—hukum fisika—untuk simulasi dan optimisasi dunia nyata yang akurat.

marsbit7m yang lalu

Mantan Direktur AI Nvidia Mengguncang Transformer, AI Fisika dengan Konteks 5 Triliun, Memprediksi Seluruh Alam Semesta

marsbit7m yang lalu

Analisis Cepat Laporan Keuangan Nvidia: Pendapatan Triwulanan Siap Tembus $100 Miliar, Tahun Depan Masih Bisa Tumbuh 70%

Laporan Keuangan Nvidia Q2 FY2027: Pendapatan Kuartal Mencapai $962 Miliar, Panduan 70% Pertumbuhan untuk Tahun Depan Nvidia melaporkan kinerja kuartal kedua yang luar biasa, dengan pendapatan mencapai $962,21 miliar (naik 106% YoY), melampaui ekspektasi. Laba non-GAAP adalah $539,54 miliar. Perusahaan memberikan panduan untuk Q3 sebesar $1.080 miliar, yang akan menandai era pendapatan kuartalan triliunan dolar. Yang paling mengejutkan, CFO Colette Kress memproyeksikan pertumbuhan pendapatan sekitar 70% untuk tahun fiskal 2028, jauh lebih tinggi dari perkiraan pasar 45%. Proyeksi ini bahkan diberikan dengan asumsi keterbatasan pasokan dan tidak termasuk pendapatan pusat data dari China. Struktur pendapatan didominasi oleh bisnis Pusat Data, yang menyumbang lebih dari 90% total pendapatan dengan $890 miliar (naik 117% YoY). Pertumbuhan masih didorong terutama oleh investasi dari hyperscaler cloud seperti AWS, Microsoft, Google, dan Meta. Siklus produk baru telah dimulai dengan Vera Rubin, platform komputasi rak-level untuk AI, yang telah memasuki produksi massal penuh dan mulai dikirim. Setiap 1 GW daya komputasi yang diterapkan diperkirakan menghasilkan peluang pendapatan $400 miliar. Rubin diharapkan berkontribusi sekitar 20% terhadap pendapatan Pusat Data di Q3. Manajemen menekankan bahwa permintaan AI tidak melambat, tetapi justru meluas dari pelatihan model ke inferensi, AI perusahaan, dan robotika. Namun, pertumbuhan saat ini dibatasi oleh pasokan, termasuk HBM, kemasan lanjutan, dan daya pusat data. CEO Jensen Huang menyatakan bahwa panduan pertumbuhan akan "jauh lebih tinggi" tanpa kendala ini. Untuk mengatasi hambatan infrastruktur, Nvidia bermitra dengan firma modal besar untuk memobilisasi lebih dari $500 miliar dalam pembiayaan pihak ketiga dan mengamankan sumber daya seperti lahan dan listrik. Dengan panduan pertumbuhan 70% untuk tahun depan, Nvidia menyampaikan pesan bahwa siklus AI masih jauh dari berakhir. Ambang batas pendapatan kuartalan triliunan dolar mungkin hanya titik awal untuk tahap pertumbuhan berikutnya.

Odaily星球日报10m yang lalu

Analisis Cepat Laporan Keuangan Nvidia: Pendapatan Triwulanan Siap Tembus $100 Miliar, Tahun Depan Masih Bisa Tumbuh 70%

Odaily星球日报10m yang lalu

Interpretasi Laporan Penelitian Goldman Sachs: Kinerja Nvidia Melebihi Ekspektasi, Target Harga $285 Masih Menyimpan Ruang Kenaikan 34%

Ringkasan Laporan Riset Goldman Sachs: Kinerja Nvidia Melampaui Ekspektasi, Harga Target $285 Masih Menyisakan Ruang Naik 34% Nvidia kembali melampaui ekspektasi pasar pada kuartal kedua. Pendapatan mencapai $96,2 miliar, didorong oleh segmen data center sebesar $89 miliar. Panduan untuk kuartal ketiga juga kuat, dengan titik tengah pendapatan $108 miliar, meski panduan margin kotor kuartal ketiga (74%) sedikit lebih rendah dari perkiraan. Goldman Sachs mempertahankan peringkat "Beli" dengan harga target $285, menyiratkan potensi kenaikan 34% dari harga saat ini. Target ini didasarkan pada kelipatan 30x laba per saham yang dinormalisasi sebesar $9,50, yang dianggap tidak agresif mengingat pertumbuhan pendapatan data center Nvidia masih tiga digit. Meski kinerja dan panduan kuat, laporan tersebut mencatat sinyal halus seperti peningkatan persediaan dan piutang, yang mungkin mengindikasikan tekanan margin awal dari peluncuran arsitektur GPU Blackwell baru atau permintaan yang sedikit melunak. Goldman Sachs memperkirakan saham akan bergerak dalam kisaran (*range-bound*) setelah laporan, karena ekspektasi optimis telah banyak tercermin dalam harga saham. Perhatian investor sekarang beralih ke konferensi telepon untuk rincian lebih lanjut tentang target pendapatan kumulatif data center $1 triliun, platform pendanaan kemitraan $500 miliar, dan tren margin jangka panjang. Kinerja kuat Nvidia dipandang sebagai konfirmasi positif bagi lingkungan pengeluaran AI, yang berdampak baik pada seluruh rantai pasok semikonduktor terkait AI seperti Broadcom, AMD, Marvell, Arm, dan Intel.

marsbit57m yang lalu

Interpretasi Laporan Penelitian Goldman Sachs: Kinerja Nvidia Melebihi Ekspektasi, Target Harga $285 Masih Menyimpan Ruang Kenaikan 34%

marsbit57m yang lalu

Trading

Spot
活动图片