解读蓝盒子团队的BTC L2项目Merlin Chain

Odaily星球日报Dipublikasikan tanggal 2024-01-30Terakhir diperbarui pada 2024-01-30

Abstrak

Merlin Chain主网预计将于2024年2月上线。

BRC-420 协议生态项目在前段时间的整体行情回调中逆势上涨。

其中,蓝盒子(BRC 420)的价格一度从 0.15 U 飙升至 26, 000 U,市值达到 1 万 BTC,紧随 BAYC 和 CryptoPunks 之后。截至目前,蓝盒子在 Ordinals 范围内的 10 k 合集中单价仍然位居榜首。

解读蓝盒子团队的BTC L2项目Merlin Chain

解读蓝盒子团队的BTC L2项目Merlin Chain

(图源:Twitter @zad1130

蓝盒子的背后是 Bitmap Tech 团队,除了 BRC-420 协议,他们还推出了 Bitmap.Game(Bitmap 元宇宙)和 Recursiverse(基于递归协议的产品矩阵)。Bitmap 的市值最近从 300 万美元飙升至最高 2.9 亿美元,持币地址达到 3 万+,与蓝盒子一样,成为 Ordinals 生态备受关注的项目之一。

Bitmap Tech 团队在本周推出了比特币二层解决方案 Merlin Chain 的测试网,并在采访中透露其主网也将于 2024 年 2 月上线。本文旨在通过梳理 Merlin Chain 的公开信息,还原其愿景和解决路径。

旨在成为比特币二层网络的领军者

比特币一层网络的交易量在 Ordinals 生态的崛起下迅猛增长,然而设计时未充分考虑数据密集型交易,导致比特币网络拥堵不堪。为解决这一问题,近期涌现了众多比特币扩容方案,从需要自我保证安全的侧链到 DA 基于比特币一层网络的 Rollup,讨论纷纷。

解读蓝盒子团队的BTC L2项目Merlin Chain

(比特币网络日交易费,图源 token terminal)

在这众多方案中,以 EVM 侧链结合跨链桥的解决方案成为了立即可实施的方案,并在短期内成为比特币二层网络的标配。Bitmap Tech 团队深耕比特币生态多年,迅速投身到二层网络的开发中,推出了 Merlin Chain。

值得注意的是,改善一层网络的拥堵和降低交易手续费只是 Merlin Chain 要解决的问题之一。该团队正着眼于“比特币网络中新增用户数极少”这一更为深刻、复杂的问题。

解读蓝盒子团队的BTC L2项目Merlin Chain

(比特币网络日活跃地址数,图源 token terminal)

Merlin Chain 的目标不仅仅是改善比特币一层的交易环境,更是在二层引入更多原生的应用。通过在二层实现对一层资产、协议和用户生态的赋能,比如基于 Bitmap 构建用户可轻松进入的元宇宙、基于 BRC-420 构建 DeFi 协议以最大化释放其图币二象性,来放大比特币生态整体的资产潜力。

ZK-Rollup 技术集成与资产安全保障

在技术实现路径上,Merlin Chain 采用了 ZK-Rollup 技术,将大量的交易证明压缩成一个简单的校验和,从而降低 DA 上链成本。二层的 sequencer 节点负责收集和批量处理交易,通过 zkEVM 生成压缩后的交易数据、ZK 状态根以及 Proof 证明。

压缩后的交易数据和 ZK Proof 将通过去中心化 Oracle 网络上传到比特币一层的 taproot 中,面向全网公开,以确保透明度和公正性。

其中,去中心化 Oracle 网络节点将会被要求质押 BTC,以保证其不会做恶。用户则可以基于压缩数据、ZK 状态根和 ZK Proof 发起对 ZK-Rollup 的挑战。成功挑战将导致回滚到上一验证通过状态,并罚没 Oracle 节点的锁仓资产,确保系统的安全性和可信度。

通过这些技术模块的整合,Merlin Chain 有望构建一个高效、安全、原生比特币的二层解决方案。

引领原生比特币生态的整合与扩张

除了强大的技术实力之外,Merlin Chain 与其他 Layer 2 项目的不同之处还在于,团队极为注重“比特币原生”,希望最终能为比特币的发展做出贡献。因此,作为服务比特币生态的第一步,团队通过账户抽象协议,成功实现了比特币钱包在 EVM 链上的集成。

在 Merlin Chain 上,原生比特币生态系统的用户可以继续使用他们的比特币钱包,在一层和二层网络之间自由切换,还能够体验比特币与其他资产之间的无缝互换。与此同时,之前从未接触过比特币的以太坊生态系统用户也可以使用他们熟悉的 EVM 钱包,例如 MetaMask,来进行交互,支付稳定币或以太坊、BNB、MATIC 等 EVM 系代币。通过这种方式,Merlin Chain 成功降低了比特币与以太坊两个生态系统用户之间的互动门槛,有望为比特币生态系统带来新的用户增长和活跃度。

解读蓝盒子团队的BTC L2项目Merlin Chain

除此之外,Merlin Chain 还支持 BRC-20、BRC-420、Bitmap、Atomicals 等铭文协议。用户可以通过跨链桥将这些原生资产转移到 Merlin Chain,甚至可以在 Merlin Chain 上以更低的价格和至少三倍的交易速度铸造比特币一层的铭文。

解读蓝盒子团队的BTC L2项目Merlin Chain

在 Merlin Chain 上,用户在一层网络上获得的铭文资产将会自动被添加到白名单中,以确保用户在 Merlin Chain 上的交易安全。这一系列的设计使得 Merlin Chain 成为一个多元化、高效率的生态系统,吸引了各个领域的合作伙伴。

解读蓝盒子团队的BTC L2项目Merlin Chain

目前,Merlin Chain 已经公布了的生态伙伴涵盖了 DEX、DeFi、游戏、社交等多个领域,预计在主网上线后将进一步扩大其生态规模。

坚守比特币原生信仰,践行去中心化治理

在代币经济方面,Merlin Chain 坚持对“比特币原生”的信仰,否定了使用以太坊资产作为比特币二层网络治理代币的构想,转而选择采用原生的 BRC-20 协议。作为对去中心化理念的遵循,Merlin Chain 的治理代币会根据链上用户的质押和活动情况,把绝大部分代币都释放给用户和社区。

解读蓝盒子团队的BTC L2项目Merlin Chain


Bacaan Terkait

Analisis Rebalancing Terbaru "Putra Versi" Pasar Saham AS: Short Selling NVIDIA Rp1.3 Triliun, Peluru Dialihkan ke Sektor Kelistrikan dan Memori

Analis pergeseran portofolio Leopold Aschenbrenner, investor AI terkemuka, menunjukkan strategi baru: posisi short senilai $9 miliar pada NVIDIA, ASML, dan Oracle, diimbangi aliran modal ke sektor infrastruktur AI yang lebih mendasar seperti listrik, memori, jaringan data center, dan aset model seperti Anthropic. Pergeseran ini bukan tanda gelembung AI pecah, melainkan rotasi dari perdagangan "sekop" (chip) yang sudah ramai menuju "bottleneck" infrastruktur nyata berikutnya: pasokan listrik, kapasitas memori, dan kemampuan konstruksi data center. Logikanya, bahkan dengan dana melimpah, hambatan fisik seperti pembangunan, persetujuan regulasi, dan ketersediaan tenaga kerja membatasi ekspansi. Sinyal lain adalah penerbitan obligasi NVIDIA senilai $25 miliar. Meskipun perusahaan memiliki kas besar, meminjam dana murah dinilai sebagai langkah strategis untuk ekspansi, sekaligus mungkin menandakan perubahan halus dalam pembiayaan boom AI. Portofolio Aschenbrenner juga mengungkap investasi privat besar di Anthropic, yang kini bernilai ~$965 miliar, menunjukkan keinginannya untuk memiliki "tambang" AI langsung, bukan hanya "sekop". Sektor lain yang menjadi fokus termasuk perusahaan optik/fiber (seperti Coherent, Lumentum) untuk menggantikan tembaga dalam transmisi data jarak pendek yang semakin panas, serta perusahaan infrastruktur listrik seperti Bloom Energy sebagai taruhan jangka panjang yang paling tahan terhadap berbagai skenario. Kesimpulannya, uang diperkirakan akan mengalir ke perusahaan infrastruktur yang kurang seksi namun kritis—listrik, memori, jaringan, dan konstruksi—yang menjadi penghambat sesungguhnya untuk realisasi AI skala besar.

marsbit3m yang lalu

Analisis Rebalancing Terbaru "Putra Versi" Pasar Saham AS: Short Selling NVIDIA Rp1.3 Triliun, Peluru Dialihkan ke Sektor Kelistrikan dan Memori

marsbit3m yang lalu

BIT Riset: Likuiditas Sedang Menghilang, Akankah Bitcoin Mengulangi Pasar Konsolidasi 2022?

Pasar saat ini sedang dalam tahap penyesuaian yang dipicu oleh ekspektasi kebijakan dan perubahan likuiditas. Kebangkitan sementara Bitcoin dari tingkat oversold teknis terhambat oleh sinyal hawkish tak terduga dari Ketua Fed baru, Kevin Warsh, yang menghilangkan harapan akan pelonggaran kebijakan. Likuiditas stablecoin terus menyusut dengan pertumbuhan yang melambat, dan pasar memasuki fase sepi yang khas di musim panas. Dari sisi penetapan harga, masih belum ada katalis makro yang cukup untuk mendorong kenaikan baru. Volume perdagangan harian menyusut signifikan dibandingkan puncak 2025, hanya sekitar 25% dari level tersebut. Pertumbuhan stablecoin USDT dan USDC juga melambat tajam, mencerminkan melemahnya likuiditas baru. Aliran dana dari Bitcoin ETF dan pembelian oleh Strategy (sebelumnya MicroStrategy) melalui pembiayaan saham preferen STRC juga semakin melemah, dengan aliran bersih 30 hari masih negatif. Secara teknis, tren tetap bearish selama harga di bawah $73,700, dengan level support kunci di $62,446. Ketidakpastian kebijakan, kelemahan musiman, dan likuiditas yang terbatas terus membebani Bitcoin dalam jangka pendek, membuatnya sulit untuk bertahan di atas $60,000. Namun, proses penyesuaian ini berpotensi membentuk titik terendah siklus musim panas ini, membersihkan pasar dan mempersiapkan landasan untuk siklus bullish berikutnya, meskipun kenaikan berkelanjutan masih membutuhkan katalis baru.

marsbit36m yang lalu

BIT Riset: Likuiditas Sedang Menghilang, Akankah Bitcoin Mengulangi Pasar Konsolidasi 2022?

marsbit36m yang lalu

Taruhan Gila-Gilaan Perusahaan Tambang di AI: Valuasi Mulai Terbelah, Perjuangan Balik Tak Mudah

Penulis: Nancy, PANews Dengan aset kripto yang terus melemah, perusahaan pertambangan kripto menghadapi tekanan hidup yang semakin berat. Untuk mencari kurva pertumbuhan baru, semakin banyak perusahaan tambang yang beralih ke bidang AI. Narasi transformasi ini dengan cepat mendapatkan daya tarik di pasar modal, mendorong kenaikan tajam harga saham banyak perusahaan tambang, bahkan mencapai rekor tertinggi baru. Namun, meskipun bisnis AI menyuntikkan imajinasi pertumbuhan baru, kebutuhan akan pengeluaran modal yang besar, investasi berkelanjutan, dan siklus pengembalian yang panjang justru mendorong perusahaan tambang ke dalam perang pengurasan dana lainnya. Di tengah profitabilitas bisnis penambangan yang terus tertekan, taruhan besar pada transformasi AI ini sedang menguji kekuatan keuangan dan kemampuan eksekusi perusahaan tambang. Harga saham perusahaan tambang telah melampaui kinerja Bitcoin, menandakan tahap diferensiasi valuasi. Perusahaan seperti CoreWeave, Applied Digital, dan Bitdeer termasuk yang lebih awal bertransformasi, sementara Iris Energy, Terawulf, Hut 8, Riot Platforms, dan Bitfarms mulai menggencarkan pada tahun 2025. Rata-rata kenaikan harga saham 11 perusahaan tambang mencapai 75,97% tahun ini, jauh melampaui Bitcoin. CoreWeave, sebagai perwakilan transformasi yang sukses, memiliki kapitalisasi pasar hingga $62,8 miliar, sementara yang lain membentuk kelompok nilai pasar antara $10-20 miliar. Pasar tampaknya lebih fokus pada ruang pertumbuhan jangka panjang sebagai operator infrastruktur komputasi daripada profitabilitas jangka pendek. Perang hidup perusahaan tambang meningkat, dan transformasi AI masih perlu melewati banyak hambatan. Profitabilitas penambangan Bitcoin terus menyusut, mendorong konsolidasi sumber daya ke pemain besar. Meskipun demikian, ledakan permintaan pusat data AI membuat pasar menilai ulang nilai perusahaan tambang, karena aset seperti sumber daya listrik, akses gardu listrik, dan infrastruktur pusat data menjadi sumber daya inti yang langka. Laporan VanEck menunjukkan bahwa klien AI bersedia membayar tarif listrik dan sewa yang jauh lebih tinggi daripada bisnis penambangan tradisional. Namun, jalan transformasi tidak mudah. Logika valuasi industri diperkirakan akan berkembang dari "kapasitas daya" menjadi "kemampuan pengiriman proyek", dan akhirnya kembali ke metrik inti seperti arus kas dan kualitas penyewa. Kesenjangan pendanaan jangka pendek untuk transformasi diperkirakan sekitar $50 miliar, dengan kebutuhan modal jangka panjang mencapai $221 miliar. Banyak perusahaan tambang mulai mengumpulkan dana melalui penerbitan obligasi konversi, penjualan Bitcoin, serta menandatangani kontrak jangka panjang AI/HPC untuk mengamankan pendapatan masa depan dan mengurangi risiko. Singkatnya, meskipun AI menawarkan jalur pengembangan yang lebih menarik, transformasi ini pada dasarnya adalah kompetisi jangka panjang yang berputar sekitar dana, sumber daya, dan kemampuan eksekusi.

marsbit1j yang lalu

Taruhan Gila-Gilaan Perusahaan Tambang di AI: Valuasi Mulai Terbelah, Perjuangan Balik Tak Mudah

marsbit1j yang lalu

Siapa yang Paling Mahir Menggunakan Claude Code? Jawabannya Mungkin Bukan Programmer

Laporan ini menganalisis sekitar 400.000 sesi Claude Code dari Oktober 2025 hingga April 2026, mengungkap pola penggunaan alat pemrograman AI ini. Inti temuan menunjukkan adanya pembagian kerja yang jelas: manusia (pengguna) bertanggung jawab atas sekitar 70% keputusan perencanaan (apa yang harus dikerjakan), sementara Claude menangani sekitar 80% keputusan eksekusi (bagaimana cara mengerjakannya). Artinya, AI mengambil alih tugas implementasi teknis seperti menulis kode, menjalankan perintah, dan debugging, namun tujuan dan penilaian hasil tetap bergantung pada manusia. Yang mengejutkan, keberhasilan menggunakan Claude Code tidak hanya bergantung pada latar belakang pemrograman. Pengguna dari profesi non-teknis seperti hukum, keuangan, manajemen, dan penelitian menunjukkan tingkat keberhasilan yang mendekati insinyur perangkat lunak dalam tugas yang menghasilkan kode. Faktor kunci keberhasilan justru adalah keahlian domain pengguna—pemahaman mendalam tentang masalah yang ingin dipecahkan. Pengguna yang dinilai sebagai "ahli" dalam suatu sesi memiliki tingkat keberhasilan terverifikasi dua kali lipat lebih tinggi daripada pengguna "pemula", dan mereka dapat memandu Claude untuk melakukan lebih banyak pekerjaan per instruksi. Selama periode tujuh bulan, penggunaan Claude Code bergeser dari sekadar memperbaiki kode (debugging) ke tugas yang lebih kompleks dan bernilai tinggi seperti pengoperasian perangkat lunak, analisis data, dan penulisan dokumen. Nilai tugas rata-rata yang dilakukan meningkat sekitar 25%. Temuan ini menunjukkan bahwa alat pemrograman cerdas seperti Claude Code menurunkan hambatan implementasi teknis, tetapi justru memperbesar nilai keahlian domain. Masa depan mungkin akan lebih menguntungkan mereka yang memahami bisnis dan konteks masalah, dibandingkan sekadar mereka yang hanya mahir menulis kode.

marsbit1j yang lalu

Siapa yang Paling Mahir Menggunakan Claude Code? Jawabannya Mungkin Bukan Programmer

marsbit1j yang lalu

STRC Saham Preferen Terlepas dari Patokan 11%, Akankah Mesin Abadi Strategy Tetap Berputar?

Penulis: Azuma, Odaily Planet Daily Saham preferen STRC milik MicroStrategy terus mengalami "de-pegging" (lepas dari patokan). Sejak 15 Mei, harga STRC telah menyimpang dari nilai target US$100, dan diskonnya semakin dalam, bahkan sempat menyentuh US$83,26 dan ditutup di US$88,59, atau terlepas lebih dari 11% dari nilai target. STRC dirancang sebagai sekuritas pendapatan yang beroperasi di sekitar nilai US$100. Pelepasannya dari patokan ini menantang logika produk ini. Sebagai saluran pendanaan utama MicroStrategy untuk menambah cadangan Bitcoin, harga STRC mencerminkan kepercayaan pasar terhadap model operasi modal perusahaan. STRC adalah mesin dari "flywheel" (roda gila) modal MicroStrategy. Ia memungkinkan penerbitan berkelanjutan melalui mekanisme ATM selama harganya stabil di atas US$100, menciptakan daya beli tanpa mengencerkan ekuitas pemegang saham biasa (MSTR). Roda gila ini bergantung pada stabilitas harga STRC di sekitar US$100. Untuk mempertahankannya, MicroStrategy menerapkan mekanisme penyesuaian dividen bulanan. Namun, meskipun dividen dinaikkan menjadi 11,5% dan frekuensinya menjadi dua minggu sekali, de-pegging tetap berlanjut. Penyebab de-pegging terutama adalah masalah kepercayaan. Selain tekanan jual dari pelaku arbitrase yang menggunakan leverage, kekhawatiran utama adalah likuiditas MicroStrategy. Laporan JPMorgan menyebut kewajiban dividen tahunan sekitar US$1,7 miliar, dengan cadangan tunai hanya cukup untuk sekitar 6,3 bulan. MicroStrategy membantah, menyatakan cadangan Bitcoin-nya dapat menutupi dividen selama 32 tahun, namun itu mengasumsikan penjualan Bitcoin jika diperlukan. Baru-baru ini, MicroStrategy untuk pertama kalinya menjual 32 Bitcoin, yang mengguncang pasar karena bertentangan dengan narasi "HODL" (hold/tahan) jangka panjang mereka. STRC yang terus terdiskonto akan melemahkan kemampuan pendanaan MicroStrategy. Jika situasi ini berlanjut sementara cadangan tunai terkuras, kekhawatiran akan penjualan Bitcoin lebih lanjut untuk membayar dividen akan meningkat. Sebagai pembeli besar Bitcoin, pergeseran potensial MicroStrategy dari pembeli menjadi penjual dapat memberikan tekanan signifikan pada harga Bitcoin.

marsbit1j yang lalu

STRC Saham Preferen Terlepas dari Patokan 11%, Akankah Mesin Abadi Strategy Tetap Berputar?

marsbit1j yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片