Gary Gensler’s Bitcoin ETF position is ‘inconsistent’… says Gary Gensler

CointelegraphDipublikasikan tanggal 2023-10-29Terakhir diperbarui pada 2023-10-31

Abstrak

Gary Gensler once criticized the United States securities regulator for its “inconsistent” approach to spot Bitcoin (BTC) products, according to a resurfaced video of Gensler from 2019.

Gary Gensler once criticized the United States securities regulator for its “inconsistent” approach to spot Bitcoin (BTC) products, according to a resurfaced video of Gensler from 2019.
The video clip, which has recently made the rounds again on social media, shows the pre-SEC Gensler discussing blockchain regulation at the 2019 MIT Bitcoin Expo in a fireside chat with Securities and Exchange Commission (SEC) commissioner Hester Peirce.
“Bitcoin futures, and I think Ethereum futures and so forth, will exist and Bitcoin ETFs have not and that feels a little inconsistent to me [...]It feels a little inconsistent,” Gensler said.
“Even though the laws aren’t exactly the same, they’re quite similar,” he added.
Meanwhile, on X (Twitter), the crypto community couldn’t help but highlight the contrast with Gensler’s views toward spot Bitcoin ETFs today.
​​​​”​​Gary Gensler says Gary Gensler is wrong,” market analyst Zack Voell posted. “We missed out on chill and normal Gensler,” another X user remarked.
Gary Gensler says Gary Gensler is wrong. pic.twitter.com/sHGzHcUyIC
— Zack Voell (@zackvoell) October 28, 2023
To date, the SEC has only approved Bitcoin and Ethereum futures ETFs.
From as far back as 2017 the SEC has rejected spot Bitcoin ETF applications, a tradition carried on under Gensler who has denied, delayed or pushed back recent spot Bitcoin ETF applications claiming the funds don’t have protections for market manipulation.
Gensler’s SEC was sued by asset manager Grayscale for rejecting its bid to convert its existing Bitcoin trust into a spot ETF.
A court ruled the SEC was “arbitrary and capricious” to reject the application. The SEC did not appeal the decision.

Bacaan Terkait

Jika STRC Tidak Kembali ke Anchor, Maka Tidak Ada Bull Run untuk BTC

Penulis menganalisis situasi saham preferen STRC MicroStrategy yang terus "terlepas" dari nilai target $100, kini diperdagangkan sekitar $75. Penyusutan nilai ini mengancam saluran pendanaan utama perusahaan. STRC dirancang sebagai alat pendanaan efisien untuk terus membeli Bitcoin (BTC). Namun, pelepasan nilai berarti MicroStrategy kesulitan menerbitkan saham preferen baru dengan harga penuh. Lebih buruk lagi, STRC yang beredar ($10,49 miliar) membebani arus kas dengan dividen tunai tahunan sekitar $1,2 miliar. Dengan cadangan tunai sekitar $14 miliar, perusahaan hanya dapat menutupi pembayaran dividen ini kurang dari setahun. Untuk mengatasi kekurangan uang tunai dan tetap membeli BTC, MicroStrategy kini mengandalkan penerbitan saham biasa (ATM Offering). Namun, dalam penawaran terbaru, hanya 10% dana yang digunakan untuk membeli BTC, sementara 90% untuk menambah cadangan kas. Praktik ini mengakibatkan pengenceran kepemilikan BTC per saham bagi pemegang saham biasa, yang dapat melemahkan proposisi nilai inti perusahaan. Sebagai pembeli marginal terbesar BTC, perubahan strategi MicroStrategy dari pembeli agresif menjadi perusahaan yang berfokus pada pelestarian kas berisiko mengurangi tekanan beli yang stabil di pasar BTC. Jika tekanan keuangan memburuk, kemungkinan penjualan BTC oleh perusahaan dapat menjadi risiko baru bagi pasar, mengubah perannya dari pendorong menjadi ancaman potensial.

marsbit10m yang lalu

Jika STRC Tidak Kembali ke Anchor, Maka Tidak Ada Bull Run untuk BTC

marsbit10m yang lalu

STRC Tidak Kembali ke Anchor, BTC Tidak Akan Ada Bull Market

Strategi Keuangan MicroStrategy (STRC) terus mengalami de-anchoring dari nilai targetnya sebesar $100, dengan harga jatuh hingga mendekati $75. Artikel ini menganalisis implikasi seriusnya bagi MicroStrategy dan pasar Bitcoin (BTC). STRC adalah alat pendanaan utama MicroStrategy, dirancang untuk mendanai pembelian BTC secara berkelanjutan. De-anchoring yang terus-menerus merusak kemampuan pendanaan ini. Lebih berbahaya lagi, STRC kini menjadi beban arus kas karena mewajibkan pembayaran dividen tunai tahunan lebih dari $1,2 miliar. Dengan cadangan tunai sekitar $1,4 miliar, MicroStrategy hanya dapat menutupi pembayaran dividen ini kurang dari setahun. Untuk mengatasi tekanan likuiditas, MicroStrategy telah beralih ke penjualan saham biasa (ATM Offering). Namun, dana yang terkumpul kini lebih banyak digunakan untuk menambah cadangan kas daripada membeli BTC, yang menyebabkan dilusi nilai BTC per saham bagi pemegang saham biasa. Jika tren ini berlanjut, model bisnis inti perusahaan—terus menambah kepemilikan BTC per saham—akan terancam. Sebagai pembeli marjinal terbesar BTC, perubahan ini memiliki dampak signifikan. Aliran pembelian baru MicroStrategy ke pasar BTC melemah. Lebih mengkhawatirkan, tekanan arus kas dapat memaksa perusahaan untuk menjual sebagian dari kepemilikannya yang besar, mengubahnya dari pendorong utama harga menjadi risiko potensial di atas pasar. Artikel menyimpulkan bahwa selama masalah STRC tidak terselesaikan, tekanan pada model bisnis MicroStrategy akan terus membayangi prospek pemulihan harga Bitcoin.

Odaily星球日报10m yang lalu

STRC Tidak Kembali ke Anchor, BTC Tidak Akan Ada Bull Market

Odaily星球日报10m yang lalu

Tornado Cash Kembali Terkena Serangan Governance: Proposal Palsu Menargetkan Treasury Komunitas Senilai $23 Juta

**Tornado Cash Kembali Menghadapi Serangan Governance: Proposal Palsu Targetkan Perbendaharaan Komunitas Senilai $23 Juta** Pada 25 Juni 2026 pukul 06.18, Proposal #67 muncul di halaman voting DAO Tornado Cash. Proposal yang tampak resmi dan rinci ini mengusulkan pembaruan model ekonomi, tetapi kode kontraknya tidak diverifikasi, sehingga logika eksekusi sebenarnya tidak dapat ditinjau. Peneliti keamanan menemukan bahwa tujuan sebenarnya dari proposal ini adalah mengganti alamat administrator protokol secara diam-diam. Fungsi dalam kode akan mengembalikan alamat milik penyerang yang sangat mirip dengan alamat governance yang sah, sehingga sulit dibedakan. Jika disetujui, penyerang dapat mengambil alih kendali, menguras sekitar 2300 USD jutaan token TORN dari perbendaharaan komunitas, dan mengosongkan saldo relayer. Alamat pembuat proposal didanai melalui Railgun, protokol privasi pesaing, sehingga menyembunyikan identitas asli. Saat ini, proposal telah mendapatkan 100% suara menolak (27.163 TORN), tetapi kuorum 100.000 TORN belum tercapai. Voting akan ditutup pada 30 Juni. Ini adalah serangan governance kedua yang dihadapi Tornado Cash, setelah insiden serupa pada Mei 2023 yang merugikan $2,17 juta. Serangan ini menyoroti kerentanan berulang dalam struktur governance-nya, yang tidak dilengkapi dengan timelock untuk memberikan jeda pemeriksaan keamanan. Artikel ini juga memberikan saran untuk pengguna: ikuti peringatan peneliti keamanan, tolak proposal dengan kontrak tidak terverifikasi, dan delegasikan hak suara jika tidak aktif. Bagi pengembang, implementasi timelock adalah pertahanan penting.

Foresight News32m yang lalu

Tornado Cash Kembali Terkena Serangan Governance: Proposal Palsu Menargetkan Treasury Komunitas Senilai $23 Juta

Foresight News32m yang lalu

Trading

Spot
Futures
活动图片